AHMAT WAHYUDI, ST, M.

Si

Pencemaran udara adalah masuknya atau dimasukkannya zat, energi, dan/atau komponen lain ke dalam udara ambien oleh kegiatan manusia, sehingga mutu udara ambien turun sampai ke tingkat tertentu yang menyebabkan udara ambien tidak dapat memenuhi fungsinya (PP 41/1999) Pengendalian pencemaran udara adalah upaya pencegahan dan/atau penanggulangan pencemaran udara serta pemulihan mutu udara; (PP 41/1999) Sumber pencemar adalah setiap usaha dan/atau kegiatan yang mengeluarkan bahan pencemar ke udara yang menyebabkan udara tidak dapat berfungsi sebagaimana mestinya Pencemaran udara (PP 41/1999) Emisi adalah zat, energi dan/atau komponen lain yang dihasilkan dari suatu kegiatan yang masuk dan/atau dimasukkannya ke dalam udara ambien yang mempunyai dan/atau tidak mempunyai potensi sebagai unsur pencemar (PP 41/1999) Perubahan iklim adalah berubahnya kondisi fisik atmosfir bumi antara lain suhu dan distribusi curah hujan yang mernbawa dampak luas terhadap berbagi sektor kehidupan manusia (KLH, 2001)

tekanan. mingguan. kelembaban. kelembaban. angin. hujan. dsb. dsb. Iklim adalah rata-rata kondisi fisis udara(cuaca) pada kurun waktu tertentu (harian.nya) . hujan.nya) secara global terhadap normalnya. angin. bulanan. Perubahan Iklim Global adalah perubahan unsur-unsur iklim (suhu. tekanan.Pemanasan Global adalah indikasi naiknya suhu muka bumi secara global (meluas dalam radius ribuan kilometer) terhadap normal/rata-rata catatan pada kurun waktu standard (ukuran Badan Meteorologi Dunia/WMO: minimal 30 tahun). musiman dan tahunan yang diperlihatkan dari ukuran catatan unsur-unsurnya (suhu.

7. 4. 6. 2. debu. kegiatan transportasi. dll 1. 3. dll .POLUTAN ALAMI ANTROPOGENIK 1. 3. industri. pancaran garam dari laut dekomposisi biotik. 4. 2. letusan gunung berapi. asap kebakaran hutan. debu meteorit. pembuangan sampah (dekomposisi atau pembakaran) pertanian. spora. 5.

.

pembakaran daerah pertanian). pesawat. industri kertas. dan kilang minyak) Disposal limbah padat (bahan dari rumah. metalurgi.1. Proses Industri (kimia. batu bara. Transportasi kendaraan (motor. 3. . dan penanganan dan evaporasi minyak) Pembakaran tetap (perumahan. 2. 4. kapal. kereta api. tenaga industri termasuk pemanas. termasuk pusat tenaga listrik). tempat komersial.

.

Formaldehid. butana).PARTIKULAT: PADAT CAIR : Debu (Dust). Abu Terbang (Fly ash). HF. (Fumes) : Halimun (Mist). Aseton. Ammonia . oksida nitrogen (NOx). Chlorinated Hydrocarbon : Oksida karbon (CO. etilen. H2S. CO2). oksida sulfur(SOx). benzene. Percikan (Spray) GAS: ORGANIK ANORGANIK : Hidrokarbon (hexane. metana. Uap asap. Asap (Smoke).

SO. korosi logam. pembakaran. kendaraan bermotor DAMPAK Mengurangi visibilitas. korosi logam Hujan asam. gangguan pernafasan/kesehatan NOX Berwarna kemerahan. mengganggu pernafasan SOX Tidak berwarna. gunung berapi . relatif stabil di atmosfer. SO2 Pembakaran terutama batubara dan minyak bumi. NO2 Pembakaran. kendaraan bermotor Menghambat pertumbuhan tanaman. hujan asam pemanasan global. lebih berat dari udara. berbau tajam. merusak tumbuhan dan batuan. korosi logam. merusak bangunan.PENCEMAR Partikulat KARAKTERISTIK Partikel padatan tersuspensi di udara SUMBER Unit penggilingan. NO. gangguan kesehatan. pengeringan.

tidak mudah terbakar. CH4 terlibat dalam pemanasan global Hidrokarbon Tidak berwarna. kendaraan bermotor DAMPAK Penipisan ozon. pembakaran tidak sempurna. gangguan pernafasan. tidak berasa. sawah. CF2Cl2 Tidak berwarna. relatif stabil di atmosfer. tidak berbau. Kanker. CFCl3. CO2 menangkap panas di atmosfer. produkproduk spray Pembakaran BBF. pemanasan global.penambangan batubara. minyak dan gas bumi . tidak beracun. GRK (pemanasan global) Karbon Oksida CO beracun. CO2 SUMBER Refrigeran dan propelan. kendaraan bermotor. bereaksi dgn haemoglobin dgn afinitas 300X dibanding dgn oksigen.PENCEMAR CFC KARAKTERISTIK Stabil. berbau tajam Tangki penyimpanan. CO.

.

N2O. HC) PROSES ANAEROBIK (CH4) REFRIGERAN (CFC. PFC) PROSES LAIN EMISI GRK PEMANASAN GLOBAL (SUHU) PERUBAHAN IKLIM MITIGASI ADAPTASI CUACA EKSTRIM SLR LONGSOR KESEHATAN/ PENYAKIT SUPLAI MAKANAN BIODIVERSITAS .PROSES PEMBAKARAN (CO2.

.

.

.

CFC.  SEBAGIAN KOMPONEN POLUTAN PENCEMAR UDARA JUGA MERUPAKAN GRK PENYEBAB PERUBAHAN IKLIM (CO2. N2O) MITIGASI PERUBAHAN IKLIM JUGA MERUPAKAN MITIGASI PENGENDALIAN PENCEMARAN UDARA (PENGENDALIAN EMISI. CLEAN TECHNOLOGY) . PENGHIJAUAN.

UARA .   MITIGASI : MENGURANGI KONSENTRASI GRK DI ATMOSFIR ADAPTASI : MENYESUAIKAN DIRI DENGAN KONDISI AKIBAT DAMPAK PERUBAHAN IKLIM MITIGASI PERUBAHAN IKLIM= PENGENDALIAN PENC.

.

pengipasan dan absorpsi merupakan mekanisme untuk mengurangi pencemaran udara. Proses dispersi oleh angin akan menjadikan konsentrasi plutan mengecil dan jatuhan gravitasi untuk jatuhan partikel yang besar. 2. adsorpsi dll. jatuhan gravitasi. demikian mekanisme lainnya yang juga sangat dipengaruhi oleh kondisi lainnya seperti hujan angin. flokulasi. Pengendalian polusi udara Dilusi kontaminan di atmosfir Pengendalian kontaminan dari sumbernya. .  Dispersi. 1. adsorpsi.

  Pengendalian dengan dilusi kontaminan di atmosfir dilakukan dengan menggunakan cerobong asap yang dapat dirancang berdasarkan sifat dispersi dan sifat atmosfir lokasi tempat pembuangan kontaminan ke udara. . Pengendalian kontaminan dari sumbernya dapat dilakukan dengan menggunakan alat pengendali kontaminan partikulat dan gas.

.

.

kendaraan hibrid • Menggunakan transportasi masal • Waste to energi • • • • • .meningkatkan efisiensi alat/mesin Substitusi bahan bakar non fosil Menggunakan energi bersih dan terbaharui Menghemat listrik Menggunakan kendaraan yang irit BBM.

“BUMI INI CUKUP UNTUK KEBUTUHAN SELURUH MANUSIA TETAPI TIDAK CUKUP UNTUK SEMUA KEINGINAN MANUSIA” (MAHATMA GANDHI) .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful