Anda di halaman 1dari 18

REFERAT

Mola hidatidosa ialah suatu kehamilan yang berkembang tidak wajar, dimana tidak ditemukan janin dan hampir seluruh vili korialis mengalami perubahan hidropik.

Kehamilan mola merupakan gambaran histologi abnormal dari vili korionik yang terdiri dari proliferasi trofoblas dan edema stroma vili.

Secara umum, kira-kira 80% dari penyakit trofoblas gestasional merupakan mola hidatidosa. Insiden mola hidatidosa relatif konstan di USA dan eropa yaitu 1-2 per 1000 kehamilan

Jumlah kehamilan mola meningkat pada beberepa negara di asia, yaitu 2 dari 1000 kelahiran.

Sampai sekarang belum diketahui dengan pasti.


Sitogenetik fertilisasi normal dan fertilisasi abnormal Kelainan ekspresi gen defisiensi protein

Sosioekonomi

TEORI-TEORI PATOGENESIS
Mudigah mati (uk 3 5 minggu) gangguan peredaran darah penimbunan cairan dalam jaringan mesenkim dari villi terbentuk gelembung-gelembung Kematian mudigah kekurangan gizi berupa asam folik dan histidine pada kehamilan hari ke 13 dan 21 gangguan angiogenesis

Teori missed abortion

Teori neoplasma dari Park

Yang abnormal adalah sel-sel trofoblas fungsi abnormal juga terjadi resorpsi cairan yang berlebihan ke dalam villi timbul gelembung. Hal ini menyebabkan gangguan peredaran darah dan kematian mudigah

Teori dari Acosta Sicon

Defisiensi protein mola hidatidosa Pembuahan sebuah sel telur dimana intinya telah hilang atau tidak aktif lagi oleh sebuah sel sperma yang mengandung 23 X (haploid) kromosom, kemudian membelah menjadi 46 XX Kadang-kadang terjadi pembuahan oleh dua sperma, sehingga terjadi 46 XX atau 46 XY

Teori Consanguity

KOMPLIT
semua materi genetik berasal dari laki-laki dan dihasilkan dari fertilisasi pada empty oocyte yang kekurangan DNA maternal. Jumlah kromosom biasanya adalah 46XX, yang dihasilkan dari 1 sperma yang melipatgandakan DNAnya atau yang jarang terjadi berupa 46XX atau 46XY yang berasal dari 2 sperma yang berbeda

PARSIAL
triploid dengan dua set kromosom dari kromosom ayah dan satu set kromosom dari kromosom ibu sehingga berjumlah 69 kromosom.

Gambaran Kariotip

Gambaran mola hidatidosa komplit dan parsial Mola hidatidosa parsial Mola hidatidosa komplit Umumnya 69,XXX atau 46,XX atau 46,XY 69,XXY Ada Ada Fokal, variabel Fokal Ada Tidak ada Tidak ada Difus (menyeluruh) Difus (menyeluruh) Tidak ada Molar gestasion usia 50% lebi besar dari usia kehamilan 25-30% 20% Sering 20%

Patologi Embrio-fetus Amnion, RBC fetus Edema vili Trofoblastik hyperplasia Inklusi stroma trofoblas Gambaran klinis Diagnosis Ukuran uterus

Missed abortion Lebih kecil dari kehamilan Kista theca-lutein Jarang Peningkatan -HCG 0,5% Komplikasi Jarang Neoplasia trofoblas <5-10% gestasional

KOMPLIT
Perdarahan Tidak adanya DJJ Ukuran rahim >>UK Nyeri perut Anemia Kista teka-lutein gejala abdominal akut Hiperemesis Hipertiroidisme

PARSIAL
Perdarahan Ukuran rahim lebih dari UK tanda toksemia Tidak khas

Anamnesis Pemeriksaan Radiologi : USG Pemeriksaan Fisis

DIAGNOSIS
Pemeriksaan Histologi Pemeriksaan Kadar -hCG

a. Molahidatidosa komplit degenerasi hidropik dan ketiadaan pembuluh darah pada vili yang bengkak b. Mola hidatidosa parsial Vili berisi kapiler dengan inti sel darah merah

Mola hidatidosa komplit

Mola hidatidosa parsial

Perbaiki KU

Koreksi dehidrasi Tranfusi bila perlu Obati preeklampsi & hiperemesis sesuai protokol R/ hipertiroidisme jika gejala tirotoksikosis berat

EVAKUASI KEMOTERAPI PROFILAKSIS

Kuretase isap Histerektomi Masih Kontroversial

Perforasi Perdarahan Gangguan koagulasi

Emboli paru
Edema paru Sepsis

48 jam setelah evakuasi

Tiap bulan hingga 6-12 bulan

Tiap minggu hingga normal selama 3-4x

Di negara maju, kematian mola hampir

tidak ada lagi, tetapi dinegara berkembang masih cukup tinggi yaitu berkisar 2.2% dan 5.7%. Hampir 20% mola hidatidosa komplit akan berlanjut menjadi neoplasia trofoblas kehamilan.