Anda di halaman 1dari 41

MATEMATIKA XII IPA | From Asimtot For You Indikator : Menentukan penarikan kesimpulan dari beberapa premis

Modus Ponens Bentuk ekuivalen :

Modus Tollens ~ ~ ~ ~ ~

Silogisme

Soal 1 : Diketahui premis : Premis 1 : Jika Ali tidak rajin belajar, maka Ali tidak mendapat hadiah Premis 2 : Jika Ali tidak mendapat hadiah, maka Ali bersedih Kesimpulan dari kedua premis tersebut yang sah adalah ... a. Jika Ali tidak rajin belajar, maka Ali bersedih b. Jika Ali rajin belajar, maka Ali bersedih c. Ali bersedih d. Ali tidak rajin belajar e. Ali mendapat hadiah Soal 2 : Kesimpulan dari argumentasi berikut : ~ adalah ... a. b. ~ c. d. e. ~ Soal 3 : Diketahui premis : 1 : Jika guru tidak datang, maka semua siswa senang 2 : Ada siswa yang tidak senang Kesimpulan dari kedua premis tersebut yang sah adalah ... a. Semua siswa senang b. Ada siswa yang tidak senang c. Guru datang d. Guru tidak datang e. Guru senang

Solusi 1 : Misalkan : : Ali tidak rajin belajar : Ali tidak mendapat hadiah : Ali bersedih Argumentasi : Bentuk Silogisme Kesimpulannya adalah Jika Ali tidak rajin belajar maka Ali bersedih (A)

Solusi 2 : Perhatikan dua argumentasi pertama Bentuk Silogisme, kesimpulannya ~ Bentuk modus Tollens Kesimpulan : ~ (B)

Solusi 3 : Misalkan : Guru tidak datang : Semua siswa senang Perhatikan bahwa Ada siswa yang tidak senang merupakan negasi dari Semua siswa senang, maka ~ : Ada siswa yang tidak senang ~ Modus Tollens, kesimpulannya adalah ~ Guru datang (C) 1

MATEMATIKA XII IPA | From Asimtot For You Indikator : Menentukan ingkaran atau kesetaraan dari pernyataan majemuk atau pernyataan berkuantor Kuantor Universal () : semua, untuk setiap, seluruh, ... Kuantor Eksistensial () : ada, beberapa, terdapat, ... bentuk Konjungsi Disjungsi Implikasi Biimplikasi baca dan atau Jika maka jhj ingkaran ~( ) ~ ~ ~( ) ~ ~ ~( ) ~ ~( ) ( ~) ( ~)

Ingkaran dari Kuantor Universal () adalah Kuantor Eksistensial () Kesetaraan ~ ~ ~ ( ) ( ) ( ) ( ) ( ) ( ) ( ) ( ) Soal 4 : Ingkaran dari Jika banjir terjadi, maka semua orang mengungsi adalah ... a. Banjir terjadi dan semua orang tidak mengungsi b. Banjir tidak terjadi atau ada orang mengungsi c. Banjir terjadi dan ada orang mengungsi d. Banjir terjadi dan ada orang tidak mengungsi e. Banjir tidak terjadi dan semua orang mengungsi Misalkan : Semua orang afrika berkulit hitam maka (ingkarannya) ~ : Ada orang Afrika yang tidak berkulit hitam Misalkan : jika ada guru yang tidak masuk, maka semua siswa senang : ada guru yang tidak masuk : semua siswa senang ~ : semua guru masuk ~ : ada siswa yang tidak senang Solusi 4 : Misalkan : Banjir terjadi : Semua orang mengungsi Ingkaran dari adalah ~ ~ : Ada orang tidak mengungsi Sehingga ingkarannya adalah Banjir tejadi dan ada orang tidak mengungsi

: , maka ~ : ~ maka (ingkarannya) ~ : ada guru yang tidak masuk dan ada siswa yang tidak senang Misalkan implikasi , maka Konvers : (tukar posisi) Invers : ~ ~ (beri negasi) Kontaposisi : ~ ~ (tukar posisi dan beri negasi)

konvers invers implikasi kontraposisi

MATEMATIKA XII IPA | From Asimtot For You Indikator : menggunakan aturan pangkat, akar, dan logaritma Aturan pangkat 1. = + 2. =

3. ( ) = 4. . / = / =

5. () = 1 6. =

Bentuk akar ) + = ( + ) = ( ) = Merasionalkan penyebut = = = = 2 + + + + = = + + 2 = + dengan + = dan = Soal 5 : Bentuk rasional dari
6 15 10

3+2 2=1+ 2 = 1, = 2 Solusi 5 : adalah ...


6 15 10 15 10 15+ 10 6.15+ 6.10 3.2.3.5+ 2.3.2.5 5

+ = 3
6

= 2
15+ 10 6 15+ 10

=
Soal 6 : Dalam bentuk pangkat positif,
1

15 10 3 10+2 15 5

Solusi 6 : 1 + 1
1

1 1

= = 1 1 1 + + + 2 ( )() 2 = = + +

Soal 7 : Jika
2 3 2+ 3

= + 6 ; dan adalah bilangan

Solusi 7 : Dengan merasionalkan penyebut


2 3 2+ 3

bulat, maka + =

2 3 2+ 3

2 3 2 3

2 3

22 63 = 1 23 12 6 = =1+ 1

2 6

= 1, = 2, maka + = 1 + 2 = 3

MATEMATIKA XII IPA | From Asimtot For You Logaritma = log = log + log log = log log log = . log log 1 log = = log log Soal 8 : Jika log 3 = 0,4771 dan log 2 = 0,3010 maka nilai dari log 75 adalah a. 0,7781 b. 0,9209 c. 1,0791 d. 1,2552 e. 1,8751 =

, > 0, > 0, 1 log log = log 1 = 0 log = 1 log = log

log

Solusi 8 : log 75 = log (3 52 ) = log 3 + log 52 = log 3 + 2 log 5 Mencari log 5. Dari log
10 2

= log 10 log 2

log 5 = 1 0,3010 = 0,6990 log 75 = log 3 + 2 log 5 = 0,4771 + 2 0,6990 = 1,8751 ( )

Soal 9 : 2 log 4 + a. 8 b. 6 c. 5 d. 4 e. 3

log 12

log 6 =

Solusi 9 : 2 log 4 + 2 log 12 2 log 6 = 2 log 22 + 2 log (22 3) 2 log (2 3) = 2 2 log 2 + 2 2 log 2 + 2 log 3 2 log 2 2 log 3 = 2 . 1 + 2 . 1+ 2 log 3 1 2 log 3 = 3 ( ) Solusi 10 :

Soal 10 : Jika 7 log 2 = dan 6 log 98 = a. + b. c. d. e.


+1 +2 +2 +1 +2 ( +1) +2 ( +1)

log 3 = , maka

2 log 98 log (2.72 ) = 2 log 6 2 log(3.2) 2 log 2 + 2 . 2 log 7 = 2 log 2 + 2 log 3 6

log 98 =

Karena
6

log 2 = , maka
2

log 7 =

log 98 = 2 1 + 1 + =

log 2 + 2 . 2 log 7 2 log 2 + 2 log 3 ()

+ 2 (1 + )

Soal 11 : Nilai yang memenuhi a. 0,25 b. 0,5 c. 1 d. 2 e. 4


1 log 16

= 2 adalah ...

Solusi 11 : Sesuai definisi, 1 log = 2 16 1 1 = 16 2 = 16 2

2 =

1 16

= 4 Karena basis yang memenuhi hanya yang positif, maka = 4 (E)

MATEMATIKA XII IPA | From Asimtot For You Indikator : Menggunakan rumus jumlah dan hasil kali akar-akar persamaan kuadrat Jika diketahui persamaan kuadrat 2 + + = 0 mempunyai akar-akar 1 dan 2 , maka 1 + 2 = 1 2 = Beberapa hubungan yang perlu diketahui : ( + )2 = 2 + 2 + 2 ( )2 = 2 + 2 2

2 + 2 = ( + )2 2 2 + 2 = ( )2 + 2 Solusi 12 : 2 2 + 6 = 1 2 2 + 6 1 = 0 2 + 2 = ( + )2 2 = . 2/ 2 . 2/ = +1 = 10 (D)
9 1 6 2 1

Soal 12 : Akar-akar persamaan dari 2 2 + 6 = 1 adalah dan . Nilai dari 2 + 2 adalah a. 2 b. 8 c. 9 d. 10 e. 12 Soal 13 : Jumlah kebalikan akar-akar persamaan 3 2 9 + 4 = 0 adalah a. 9 b. 4
9 c. 4 3 d. 4 9 e. 4 3 4

Solusi 13 : Jumlah kebalikan akar-akar, yaitu 1 1 1 + 2 + = 1 2 1 2 2 persamaan 3 9 + 4 = 0, maka 1 + 2 = 1 2 =


1 1 4 3 1 2 (9) 3

=3
3
4 3

1 + 2 1 2

9 4

(C)

Soal 14 : Akar-akar persamaan kuadrat 2 8 + = 0 adalah 1 dan 2 . Jika 2 = 31 , maka nilai c sama dengan a. 10 b. 12 c. 14 d. 16 e. 18 Soal 15 : Persamaan kuadrat yang akar-akarnya dua kali dari akar-akar persamaan kuadrat 2 + 3 + 4 = 0 adalah ... a. 2 6 + 8 = 0 b. 2 + 6 + 16 = 0 c. 2 6 8 = 0 d. 2 6 + 16 = 0 e. 2 + 3 + 8 = 0

Solusi 14 : 1 + 2 =
(8) 1

=8

Karena 2 = 31 , maka 1 + 2 = 1 + 31 = 41 = 8 1 = 2 Maka, 2 = 31 = 3 2 = 6 Sehingga, 1 2 = = 2 6 = 12

Solusi 15 : Misalkan akar-akar dari persamaan kuadrat 2 + 3 + 4 = 0 adalah 1 dan 2 Persamaan kuadrat baru yang akar-akarnya adalah 21 dan 22 adalah 2 (21 + 22 ) + 21 22 = 0 2 2(1 + 2 ) + 41 2 = 0 2 2(3) + 4.4 = 0 2 + 6 + 16 = 0 ()

MATEMATIKA XII IPA | From Asimtot For You Indikator : menyelesaikan masalah persamaan atau fungsi kuadrat dengan menggunakan diskriminan Jika diberikan fungsi kuadrat () = 2 + + , maka Diskriminan (D), adalah = 2 4 Jika, < 0, maka dua akar kompleks / tidak ada akar real (grafiknya tidak memotong sumbu- ) = 0, maka akar kembar (grafiknya memotong sumbu- di satu titik) > 0, maka dua akar real berbeda (grafiknya memotong sumbu- di dua titik) Soal 16 : Tentukan nilai sehingga grafik fungsi = 2 2 + tidak memotong sumbu- di dua titik ... a. < 1 b. > 1 c. 1 d. 1 e. 1 Soal 17 : Persamaan kuadrat 2 + 4 mempunyai akar-akar bukan bilangan real. Maka nilai yang memenuhi jika adalah bilangan asli adalah ... a. {1, 2} b. *0, 1, 2, 3, 4+ c. {1, 2, 3, 4} d. *1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8+ e. *1, 2, 3+ Solusi 16 : Tidak memotong sumbu- di dua titik, artinya grafik tersebut, Memotong sumbu- di satu titik ( = 0) ; Atau tidak memotong sumbu- ( < 0) Sehingga 0, yaitu 2 4 0 4 4 0 1 (C) Solusi 17 : Akar-akar bukan bilangan real, artinya < 0 2 4 < 0 2 16 < 0 ( 4)( + 4) < 0 = 4 = 4 + +

4 4 Bilangan asli yang memenuhi adalah {1, 2, 3} (E) Solusi 18 : () = 2 2 + 2 4 = 2 4 = 4 4(2)(4) = 4 32 = 28 < 0 < 0 menunjukkan bahwa grafik fungsi tersebut tidak memotong sumbu- Karena masih belum diperoleh solusi, maka kita perhatikan nilai , = 2 menunjukkan bahwa grafik fungsi menghadap ke bawah. Karena tidak memotong sumbu- dan grafik fungsi menghadap ke bawah, maka fungsi tersebut selalu bernilai negatif (D)

Soal 18 : Manakah pernyataan yang benar untuk fungsi berikut : () = 2 2 + 2 4 a. Memotong sumbu di dua titik b. Memotong sumbu di satu titik c. Selalu bernilai positif d. Selalu bernilai negatif e. mempunyai nilai maksimum ketika = 1

MATEMATIKA XII IPA | From Asimtot For You Indikator : menyelesaikan masalah sehari-hari yang berkaitan dengan sistem persamaan linear SPL (Sistem Persamaan Linear) Metode Eliminasi, Substitusi (Gabungan) Misalkan : 2 = 6 3 3 6 = 18 3 + 4 = 8 1 3 + 4 = 8 _ 10 = 10 = 1 Menggunakan Kaidah Sarrus Pada contoh di atas! =

2 = 6 , karena = 1 , maka 2(1) = 6 + 2 = 6 = 4

dan =

dengan, 1 = 3 6 = 8 1 3

2 6 2 , = , 4 8 4 2 4 = 24 + 16 = 40 = 4 2 4+6 10 4

6 8 1 = 3 1 3

1 3

6 8 = 8 18 = 10 = 1 2 4+6 10 4

Soal 19 : Nilai dari , dari sistem persamaan 3 + 4 = 17000 5 + 7 = 28000 adalah ... a. 8000 b. 9000 c. 11000 d. 15000 e. 21000

Solusi 19 : 3 + 4 = 17000 5 + 7 = 28000 Gabungan antara kaidah Sarrus dengan Substitusi. Menggunakan kaidah Sarrus, diperoleh 17000 4 119000 112000 = 28000 7 = = 7000 3 4 21 20 5 7 Dengan substitusi = 7 ke persamaan 3 + 4 = 17000 Diperoleh, 3(7000) + 4 = 17000 = 1000 Sehingga = 7000 (1000) = 8000 (A) Solusi 20 : Misalkan, : harga apel : harga jeruk 2 + 2 = 8800 = 600 Sehingga bisa ditulis : + = 4400 = 600 _ 2 = 5000 = 2500 Sehingga = 600 = 2500 600 = 1900

Soal 20 : Harga 2 buah apel dan 2 buah jeruk adalah 8800. Jika harga sebuah apel adalah 600 lebih murah dari pada harga sebuah jeruk. Maka, harga sebuah apel adalah ... a. 1400 b. 1600 c. 1900 d. 2000 e. 2500

MATEMATIKA XII IPA | From Asimtot For You Indikator : menentukan persamaan lingkaran atau garis singgung lingkaran Lingkaran Persamaan Lingkaran yang berpusat di (, ) dan berjari-jari ( )2 + ( )2 = 2 Persamaan Umum Lingkaran 2 + 2 + + + = 0 dengan, Pusat Lingkaran di . 2 , 2 / dan jari-jari lingkaran = 1 2 1 2 + 4 4
1 1

Garis Singgung Lingkaran Diketahui Titik Singgungnya Persamaan Garis Singgung melalui titik (1 , 1 ) pada lingkaran ( )2 + ( )2 = 2 adalah ( )(1 ) + ( )(1 ) = ^2 Diketahui Gradiennya (Kemiringannya) Persamaan Garis Singgung dengan kemiringan (gradien) pada lingkaran ( )2 + ( )2 = 2 adalah ( ) = ( ) 2 + 1 Soal 21 : Agar lingkaran 2 + 2 4 + 6 + = 0 mempunyai jari-jari 5, maka = a. 20 b. 12 c. 3 d. 12 e. 20 Soal 22 : Lingkaran 2 + 2 + 2 + 4 + 1 = 0 menyinggung sumbu di titik a. (1,0) b. (1,0) c. (0,0) d. (2,0) e. (2,0) Solusi 21 : = 1 2 1 2 + = 4 4 1 1 (16) + (36) 4 4

5 = 4 + 9 25 = 13 = 12

Solusi 22 : Menyinggung sumbu- , yaitu ketika = 0 , 2 + 2 + 2 + 4 + 1 = 0 Untuk = 0, maka 2 + 2 + 1 = 0 ( + 1 )2 = 0 = 1 Jadi, lingkaran tersebut menyinggung sumbu- di titik (1, 0) Solusi 23 : Mencari jari-jari, yaitu jarak antara pusat dengan titik singgung. Sumbu- adalah = 0. Sehingga = 2 0 = 2. Persamaannya ( 1)2 + ( 2)2 = 22

Soal 23 : Persamaan lingkaran yang berpusat di (1, 2) dan menyinggung sumbu- adalah ...

MATEMATIKA XII IPA | From Asimtot For You Kedudukan garis terhadap lingkaran Misalkan lingkaran dengan persamaan 2 + 2 + + + = 0 dan garis dengan persamaan = + Substitusi nilai dari persamaan garis ke persamaan lingkaran akan didapatkan suatu persamaan kuadrat baru. Jika, < 0 , garis tersebut tidak memotong dan tidak menyinggung lingkaran = 0 , garis tersebut menyinggung lingkaran (memotong di satu titik) > 0 , garis tersebut memotong lingkaran di dua titik berbeda. Soal 24 : Lingkaran 2 + 2 4 + = 0 mempunyai jari-jari 2. Garis = menyinggung lingkaran tersebut. Nilai positif yang memenuhi adalah ... a. 2 b. 2 2 c. 4 d. 2 e. 4 2 Solusi 24 : Garis menyinggung lingkaran, yaitu = 0 2 + 2 4 + = 0 = Substitusi, diperoleh 2 + 2 4 + = 0 2 2 4 + = 0 = (4)2 4. . 2 = 162 8 = 0 22 = 1) Jari-jari 2, artinya = 2=
1 162 4 1 2 4

+ 4 2 = 2 4 = 42 2)

Substitusikan pers. ...1) ke pers. ...2) 4 = 42 22 4 = 22 2 = 2 = 2 Nilai yang positif adalah 2 Soal 25 : Persamaan garis singgung lingkaran yang berpusat di (0,0) dan berjari-jari 5, yang tegak lurus terhadap garis 2 = 1 adalah ... a. = 2 5 5 b. = 3 2 5 c. = 4 5 5 d. = 2 5 2 e. = 2 5 2 Solusi 25 : Persamaan lingkaran yang dimaksud adalah 2 + 2 = 25 Garis singgung yang dimaksud tegak lurus terhadap garis 2 = 1 2 = + 1 = 2 + 2 1 = 2 Karena tegak lurus, 2 yang digunakan adalah 1 = 1 2 1 = 2 2 2 = 2 p.g.s yang dimaksud adalah ( ) = ( ) 2 + 1 = 2 5 5
1 1 1 1

MATEMATIKA XII IPA | From Asimtot For You Garis singgung melalui sebuah titik di luar lingkaran

(1 , 1 )

Lingkaran berpusat di dan berjari-jari . Kemudian diberikan suatu titik (1 , 1 ) di luar lingkaran. Menentukan p.g.s yang terbentuk. Langkah-langakhnya : Misalkan p.g.s. tsb. mempunyai persamaan 1 = ( 1 ) (karena melalui (1 , 1 )) Karena garis tersebut menyinggung lingkaran, maka kita substitusikan p.g.s pada langkah awal ke persamaan lingkaran, kemudian kita anggap = 0 Soal 26 : Salah satu persamaan garis singgung pada lingkaran 2 + 2 = 4 yang melalui titik (0, 4) adalah ... a. = 6 + 4 b. = 2 3 + 2 c. = 3 + 4 d. = 3 + 3 e. = 2 3 4 Solusi 26 : Titik (0,4) berada pada luar lingkaran. Karena 2 + 42 = 16 dan 16 > 4 Misalkan p.g.s. yang terbentuk adalah 4 = ( 0) = + 4 Untuk mencari , kita substitusikan p.g.s. di atas ke pers. lingkaran. Diperoleh, 2 + ( + 4)2 = 4 2 + 2 2 + 8 + 16 = 4 (1 + 2 ) 2 + 8 + 12 = 0 Karena menyinggung, maka = 0, yaitu (8)2 4. (1 + 2 ). 12 = 0 642 48 482 = 0 162 48 = 0 2 3 = 0 2 = 3 = 3 Sehingga, p.g.s yang dimaksud adalah = 3 + 4 Kedudukan titik terhadap lingkaran Misalkan titik (1 , 1 ) dan persamaan lingkaran ( )2 + ( )2 = 2 Substitusikan titik tersebut ke ( )2 + ( )2 , bandingkan nilainya dengan 2 Jika kurang dari 2 , maka letaknya di dalam lingkaran. Jika sama dengan 2 , maka letaknya pada lingkaran. Jika lebih besar dari 2 , maka letaknya berada di luar lingkaran.

10

MATEMATIKA XII IPA | From Asimtot For You Indikator : menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan teorema sisa atau teorema faktor Teorema Sisa Suku banyak () dibagi oleh ( ), maka akan diperoleh hasil bagi () dan sisa pembagian , yang mempunyai hubungan () = ( ) . () + Untuk menentukan sisa (), maka kita bisa mencari nilai () , karena () = ( ) . () + () = Soal 27 : Suku banyak () dibagi oleh ( 2) sisanya 8. Dan jika dibagi oleh ( + 3) sisanya 7. Sisa pembagian suku banyak () oleh ( 2 + 6) adalah ... a. 3 + 2 b. 2 + 3 c. 3 + 3 d. 2 + 2 e. + 3 Solusi 27 : () = ( 2) . () + 8 (2) = 8 () = ( + 3) . () 7 (3) = 7 Misalkan () = ( 2 + 6) . () + ( + ) Untuk = 2, (2) = 2 + 8 = 2 + ... 1) Untuk = 3, (3) = 3 + 7 = 3 + ... 2) Substitusi kedua pers. diperoleh : = 3 dan = 2 Sehingga, sisa yang dimaksud adalah 3 + 2 Solusi 28 : Mencari sisa pembagian tersebut, sama dengan mencari nilai (1). (1) = 2(1)3 4(1)2 + 1 + 8 =24+1+8 =7

Soal 28 : Sisa pembagian jika suku banyak () = 2 3 4 2 + + 8 dibagi oleh 1 adalah ... a. 3 b. 1 c. 4 d. 6 e. 7 Soal 29 : Suku banyak jika dibagi oleh ( 2) bersisa 11. Jika dibagi oleh ( + 1) sisanya adalah 4. Sisa pembagian suku banyak tersebut jika dibagi dengan ( 2 2) adalah ...

Solusi 29 : Misalkan suku banyak tersebut adalah () () = ( 2) . () + 11 (2) = 11 () = ( + 1) . () 4 (1) = 4 Misalkan () = ( 2 2) . () + ( + ) () = ( 2)( + 1) . () + ( + ) Untuk = 2, (2) = 2 + 11 = 2 + ... 1) Untuk = 1, (1) = + 4 = + ... 2) Substitusi 1) dan 2) diperoleh = 5 dan = 1 Sehingga sisa yang dimaksud adalah 5 + 1

11

MATEMATIKA XII IPA | From Asimtot For You Teorema Faktor Jika () adalah suatu suku banyak, maka ( ) merupakan faktor dari () jika dan hanya jika () = 0 Misalkan bentuk () = + + 2 2 + 1 + 0 Kita bisa mencoba mencari faktor dari () yaitu ( ) dengan adalah faktor-faktor bilangan bulat dari 0 Jika () = 0 , maka ( ) adalah faktor dari (). Soal 30 : Suku banyak () = 3 2 9 + 9 jika dituliskan dalam bentuk perkalian faktor linearlinearnya menjadi ... a. () = ( 1)( + 3)( 3) b. () = ( + 1)( + 3)( 3) c. () = ( + 1)( 3)( 2) d. () = ( 1)( 2)( 3) e. () = ( 1)( + 3)( 2) Solusi 30 : Faktor-faktor dari 9 yang berupa bilangan bulat adalah : 1, 3, 9 Oleh karena itu kita coba dari yang terkecil. +1 Kita gunakan 1 1 1 9 9 1 0 9 1 0 9 0 Sisanya 0. Maka = 1 atau ( 1) adalah salah satu faktor dari (). Hasil pembagian () dengan ( 1) bisa dilihat di atas yaitu 2 + 0 9 Atau sama dengan 2 9 Dengan pemfaktoran kuadrat, kita peroleh 2 9 = ( 3)( + 3) Jadi, () = ( 1)( + 3)( 3)

Soal 31 : Salah satu faktor dari () = 3 + 2 2 adalah + 2. Salah satu faktor yang lain dari () adalah ... a. ( 2) b. ( + 1) c. ( + 4) d. ( 3) e. ( + 3)

Solusi 31 : () = 3 + 2 2 Karena + 2 adalah salah satu faktornya, maka (2) = 0 (2) = (2)3 + (2)2 (2) 2 0 = 8 + 4 = 2 Jadi, () = 3 + 2 2 2 Hasil bagi () oleh + 2 adalah 2 1 2 1 2 2 0 2 1 0 1 0 yaitu () = ( + 2)( 2 1) Dengan pemfaktoran () = ( + 2)( + 1)( 1)

12

MATEMATIKA XII IPA | From Asimtot For You Indikator : menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan komposisi dua fungsi atau fungsi invers Fungsi Komposisi () = ( )() = () Sifat-sifat penting Umumnya tidak komutatif ( )() = ( )() Bersifat asosiatif ( ) () = ( ) () Soal 32 : Diketahui () = 3 2 4 + 6 dan () = 2 1. Jika nilai ( )() = 101 maka, nilai yang memenuhi adalah ... a. 2 dan 2 b. c.
11 3 11 3

Solusi 32 : ( )() = () () = (2 1) = 3(2 1)2 4(2 1) + 6 = 3(4 2 4 + 1) 8 + 4 + 6 = 12 2 12 + 3 8 + 10 = 12 2 20 + 13 101 = 12 2 20 + 13 12 2 20 88 = 0 3 2 5 22 = 0 (3 11)( + 2) = 0 =


11 3

dan 2
7 7 3

dan 2

d. 2 dan 3 e.
11 3

dan

atau = 2

Soal 33 : Jika diketahui () = + 1 dan diketahui ( )() = 2 + 3 + 1 , maka , () = a. () = 2 + 1 b. () = 2 2 + 1 c. () = 2 2 3 d. () = 2 + 2 5 e. () = 3 2 2 1

Solusi 33 : ( )() = 2 + 3 + 1 () = 2 + 3 + 1 ( + 1) = 2 + 3 + 1 Misalkan + 1 = maka, = 1 Sehingga, () = ( 1)2 + 3( 1) + 1 = 2 2 + 1 + 3 3 + 1 = 2 + 1 Jadi, () = 2 + 1 Solusi 34 : ( )() = 12 2 () = 12 2 4 () + 2 = 12 2 4 () = 12 4 () = 3 1 Jadi, () = 3 1

Soal 34 : Diketahui ( )() = 12 2 dan diketahui () = 4 + 2. Maka () = a. 2 + 1 b. 3 + 1 c. 3 1 d. 3 + 2 e. 2 + 3

13

MATEMATIKA XII IPA | From Asimtot For You Fungsi Invers Syarat memiliki fungsi invers adalah fungsi tersebut adalah fungsi berkorespondensi satu-satu Langkah-langkah menentukan fungsi invers Ubah = () dalam bentuk sebagai fungsi Bentuk tersebut dinamakan 1 () Mengganti pada 1 () dengan , sehingga diperoleh 1 () Soal 35 : Diketahui () =
1 2 +1

Solusi 35 : . Jika
1 ()

adalah suatu

() = 2 +1 2 + 1 =
1 1 2 1 2 1

= 2 +1

fungsi invers dari , dan 1 () = 1, maka nilai adalah ... a. 1 b. 0 c. 1 d. 2 e. 3

2 = 1 = , maka 1 () =
1 1 1 2

1 () = 2 2
1 1 + 2


1 2

1 = = 2
1

1 2 1 1 2 2

1 2

2 = 2 = 1 Jadi, nilai = 1 Misalkan diberikan () = Maka, = Soal 36 : Misalkan diketahui () = 1 () = ... a. b. c. d. e.


3 +5 23 3 +5 2 +3 3 +3 25 3 +2 53 5 +3 32 3 +5 23

+ +

+ Solusi 36 : Dengan rumus di atas, maka 3 + 5 1 () = 2 3

, maka

Soal 37 : Nilai 1 (2) dari () = a. b. c. d. e. 3 4 5 6 7


3 +4 21

Solusi 37 : adalah ... () = 21 , dengan menggunakan rumus di atas, maka diperoleh 1 () = 23 1 (2) = 2(2)3 = 43 =6 Jadi, nilai 1 (2) = 6
6 2+4 +4 3 +4

14

MATEMATIKA XII IPA | From Asimtot For You Invers dari Fungsi Komposisi ( )1 () = 1 () 1 () Soal 38 : Diketahui () = a. b. c. d. e.
+3 2 7 +3 22 +3 22 2 +7 22 3 +3 2 +4 6

dan () = 2 1

maka, ( )1 () adalah ...

Solusi 38 : Ada 2 cara yang bisa dilakukan. Bisa mencari terlebih dahulu kemudian diinverskan. Bisa juga menggunakan rumus di atas. Kita akan menggunakan rumus di atas! 1 () = 1 ()
6 +4 +1 dan 1 () = 2 1 1 () 1 1 ()

= 2 + 2

Jadi, ( Indikator : menyelesaikan masalah program linear

6 +4 / 1 1 6 +4 1 = 2 . 1 / + 2 3 +2 1 = 1 + 2 6 +4+(1) = 2(1) 7 +3 = 22 7 +3 1 () ) = 22

= 1 .

Langkah-langkah menyelesaikan permasalahan program linear Menggambar semua daerah yang diketahui (Jika soal cerita, ubah terlebih dahulu permasalahannya ke dalam bentuk matematika / persamaan/pertidaksamaan linear) Menentukan titik ekstrim Melakukan unji titik ekstrim Soal 39 : Nilai maksimum 4 + 5 dengan 0, 0, + 2 10 dan + 7 adalah ... a. 28 b. 30 c. 31 d. 35 e. 40 Solusi 39 :

15

MATEMATIKA XII IPA | From Asimtot For You Indikator : menyelesaikan operasi matriks Ordo/Ukuran Matriks Matriks berukuran ditulis (dengan banyak baris dan banyak kolom) 1 2 3 23 = . / 2 0 0 Matriks Persegi : matriks dengan ukuran baris = kolom Transpose Matriks 1 2 Misal = . 2 0 1 2 3 /, maka = 2 0 ... Baris menjadi kolom, dan kolom menjadi baris 0 3 0

Penjumlahan / Pengurangan Syarat : ordo harus sama 1 2 3 2 1 . /+. 2 0 0 1 2

1+2 2+1 0 /= 2+1 0+2 3

3+0 3 3 3 =. / 0 + (3) 3 2 3

Perkalian Skalar Bilangan real , dikalikan dengan matriks 1 2 Misalkan = 2 , dan = . / 3 4 maka 1 2 21 = 2 . /=. 3 4 23

22 2 4 /=. / 24 6 8

Perkalian Matriks harus memenuhi syarat: Jumlah kolom matriks sama dengan jumlah kolom matriks ( ) hasilnya nanti adalah matriks berukuran + + = . /. /= + + Sifat-sifat Matriks ( ) = ( + ) = + () = Soal 40 : Jika diketahui = 2 +
1

+ +

Solusi 40 : dan 2 +
1

8 + 2 + 5 2 3 = 0 1, dan = . maka nilai adalah ... 9 11 1 a. 2 b. 1 c.


3 2

8 + 2 + 5 Kesamaan matriks, syaratnya adalah elemenelemen yang seletak bernilai sama. 8 + = 9 , maka = 1 + = 3 , maka 1 + = 3 2 + 5 = 11 , maka 2 . / + 5 = 11
1 2 1 1 1

=0

2 3 1 9 11

= 2 = 2

d. 2 e. 3

1 + 5 = 11 = 2

5 = 10 Jadi, nilai = 2

16

MATEMATIKA XII IPA | From Asimtot For You Determinan dan Invers Matriks Syarat suatu Matriks mempunyai invers adalah determinan dari matriks tidak sama dengan 0. Minor Misal adalah matriks persegi Minor anggota adalah determinan suatu matriks yang masih tersisa setelah baris ke- dan kolom ke- dihilangkan dari 11 12 2 3 Contoh : = . / = . / 4 5 21 22 11 = 5 , 12 = 4 , 21 = 3 , 22 = 2 Kofaktor Kofaktor anggota sama dengan (1) + 11 = (1)1+1 5 = 5 , 12 = 4 , 21 = 3 , 22 = 2 Determinan Misal adalah matriks persegi. Dengan perluasan kofaktor det() = 1 1 + 2 2 + + Perluasan kofaktor di sepanjang kolom ke- det() = 1 1 + 2 2 + + Perluasan kofaktor di sepanjang baris ke- det() = 11 11 + 12 12 = 2(5) + 3(4) = 10 12 = 2 Matriks Kofaktor Matriks kofaktor dari . Misal adalah matriks dan adalah kofaktor dari , maka matriks 11 21 1 12 22 2 1 2 5 3 , pada contoh di atas, . / 4 2

Adjoin Misal adalah matriks persegi. Adjoin ditulis () adalah transpose dari matriks kofaktor 5 4 dari . Pada contoh di atas, () = . / 3 2 Invers Matriks 1 =
1 det ()

() , pada contoh di atas, 1 =

1 5 . 2 3

4 / = 32 2
2

2 1

Sifat-sifat Determinan dan Invers Matriks = = = = 1 =


1

17

MATEMATIKA XII IPA | From Asimtot For You Indikator : menyelesaikan operasi aljabar beberapa vektor dengan syarat tertentu Panjang Vektor Misalkan = (1 , 2 ) maka panjang yaitu = Misalkan = (1 , 2 ) maka panjang yaitu = Sifat Operasi Vektor = + + = + + + = + + Perkalian Skalar + = + () = () ( + ) = + Soal 41 : 1 5 Diketahui vektor = 3 , = 1 , dan 2 4 4 = 1 . maka vektor 3 + 2 adalah ... 1 1 1 a. 2 d. 2 7 3 1 1 b. 13 e. 2 2 13 1 c. 2 13
2 2 1 + 2 2 2 1 + 2

Soal 42 : Diketahui = 3 , = 1 dan = 1 , panjang vektor + adalah ... a. 3 b. 5 c. 7 d. 2 2 e. 3

18

MATEMATIKA XII IPA | From Asimtot For You Indikator : menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan besar sudut atau nilai perbandingan trigonometri sudut antara dua vektor Perkalian Skalar Dua Vektor = cos Dengan, =sudut terkecil antara dua vektor Misalkan 1 = 2 3 Sifat-sifat = + = + = 2

1 = 2 3

maka = 1 1 + 2 2 + 3 3

Soal 43 : Jika vektor dan vektor membentuk sudut 60 . = 2 dan = 5. Maka + = a. 5 b. 7 c. 8 d. 9 e. 10

Soal 44 : Jika sudut antara vektor = + 2 + dan = 2 + adalah 60 , maka nilai adalah ... a. 2 atau 2 b. 1 atau 1 c. 2 atau 2 d. 5 atau 5 e.
1 2 1 1

5 atau 2 5

19

MATEMATIKA XII IPA | From Asimtot For You Indikator : menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan panjang proyeksi atau vektor proyeksi Misalkan vektor diproyeksikan terhadap vektor . Dan misalkan hasilnya adalah vektor . Tentu saja vektor adalah vektor yang searah dengan vektor . Panjang vektor =

Vektor = Soal 45 : Diketahui vektor adalah vektor hasil proyeksi dari vektor = 3, 3, 1 pada vektor = a. c. e.
3 2 2 3 4 3

Solusi 45 : = 3 (3) + 3.2 + 1.3 = 3 + 6 + 3 = 6 = = Sehingga, = 6 3 = = 4 2 3


2

3, 2, 3 . Maka panjang vektor adalah ...

+ (2)2 + (3)2 = 3 + 4 + 9 = 16 = 4

b. 2 d. 3

Soal 46 : Panjang proyeksi ortogonal vektor = 3 + + pada vektor = 3 + 2 + adalah


3 . 2

Solusi 46 :

Nilai =

a. 3 b. 2 c. 3 d. 2 e. 3 Soal 47 : Diketahui : = (1, 2, 2), = (0, 1, 0) dan = (2, 1, 1) maka panjang proyeksi pada adalah ... a. 4 6 b. 6 c. 8 6 d. 2 3 e. 3 3
4 3 1 1

20

MATEMATIKA XII IPA | From Asimtot For You Indikator : menentukan bayangan titik atau kurva karena dua transformasi atau lebih Transformasi Oleh Matriks = ./ =. /. / Dengan adalah matriks transformasi yang digunakan. Pergeseran Matriks translasi = . / = . / + ./ 1 0 =. / ./ 0 1 1 0 =. /. / 0 1 1 0 =. / ./ 0 1 0 1 =. /. / 1 0 0 1 =. / ./ 1 0 cos =. sin sin / ./ cos sin / . / + . / cos

Pencerminan Terhadap sumbu- Terhadap sumbu- Terhadap titik asal (0,0) Terhadap garis = Terhadap garis =

Perputaan (Rotasi)

(Dilatasi) Perkalian

Dengan pusat (0,0) dan Sudut yang ditentukan Dengan pusat (, ) dan sudut yang ditentukan Titik pusat (0,0) dan Faktor skala Titik pusat (, ) dan Faktor skala

cos =. sin 0 =. /. / 0 0 =. /. /+. / 0

Komposisi Dua Transformasi Transformasi 1 dilanjutkan Transformasi 2 terhadap suatu titik ditulis (2 1 )() = 2 1 () Soal 48 : Garis + = 3 dicerminkan terhadap sumbu- kemudian dicerminkan terhadap sumbu- . Maka persamaan bayangannya adalah ... a. = + 3 b. = 3 c. = 3 d. = 3 e. = 3 + 3

21

MATEMATIKA XII IPA | From Asimtot For You Indikator : menentukan penyelesaian pertidaksamaan eksponen atau logaritma Pertidaksamaan Eksponen Jika () > () , maka : () > () , untuk > 1 () < (), untuk 0 < < 1 Pertidaksamaan Logaritma Jika log () > log () , maka : () > () , untuk > 1 () < (), untuk 0 < < 1 Langkah-langkah penyelesaiannya : Perhatikan syarat-syaratnya. Misalkan pada pertidaksamaan logaritma, () > 0 dan () > 0 Kemudian iriskan dengan aturan di atas! Soal 49 : log ( 2 3) < 0 Nilai yang memenuhi adalah ... a. 2 < < 2 b. 2 < < 3 c. 2 < < 3 d. 3 < < 3 e. 2 < < 2
1 2

Solusi 49 :
1 2 1 2

log ( 2 3) < 0
1

log ( 2 3) < 2 log 1 Perhatikan Syaratnya, yaitu : ( 2 3) > 0 2 > 3 Diperoleh 3 < < 3 Perhatikan aturan di atas. Karena 0 < < 1 Maka 1 < 2 3 2 > 4 Diperoleh 2 < < 2 Iriskan kedua hasil! Jadi, HP : 3 < < 3

Soal 50 : Nilai yang memenuhi pertidaksamaan 1 +1 32 +2 9 adalah ... a. 2 b. 1 c. 0 d. 2 e. 1


1 3

22

MATEMATIKA XII IPA | From Asimtot For You Indikator : menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan fungsi eksponen atau fungsi logaritma Fungsi Eksponen () = , dengan > 0, 1 dan Jika > 1, maka grafik fungsi eksponen adalah fungsi naik Jika 0 < < 1, maka grafik fungsi eksponen adalah fungsi turun Fungsi Logaritma () = log , dengan > 0, > 0 dan 1 Jika > 1, maka grafik fungsi logaritma adalah fungsi naik Jika 0 < < 1, maka grafik fungsi logaritma adalah fungsi turun Persamaan Eksponen Jika () = ( > 0 dan 1) maka () = Jika () = () ( > 0 dan 1) maka () = () Jika () = () (, > 0 ; , 1 dan ) maka () = 0 Jika () = () , maka kemungkinannya adalah : () = () () = 1 () = 0. Asalkan () dan () positif () = 1. Asalkan () dan () keduanya ganjil / keduanya genap Jika () = () , maka kemungkinannya adalah : () = () () = 0 . Asalkan () 0 dan () 0
() () () ()

Persamaan Logaritma Jika log () = log , maka () = (asalkan () > 0) Jika log () = log () , maka () = 1 (asalkan ) Jika log () = log () , maka () = () (asalkan () > 0 dan () > 0) Jika () log () = () log () , maka () = () (asalkan () > 0, () > 0, () > 0 dan () 1) () () Jika log () = log () , maka () = () asalkan () 1, () > 0 () = () asalkan () = 1, () > 0, () > 0, () 1, () 1 Soal 51 : Nilai yang memenuhi persamaan log (6 8) 2 = 0 adalah ... a. 4 atau 2 b. 4 atau 4 c. 3 atau 4 d. 4 atau 8 e. 6 atau 7 Solusi 51 : log (6 8) 2 = 0 log (6 8) = 2 log (6 8) = log 2 Syarat-syarat 6 8 > 0 >
8 6

dan 2 > 0 > 0

Dan 1 Maka, 6 8 = 2 2 6 + 8 = 0 ( 4)( 2) = 0 = 4 atau = 2 23

MATEMATIKA XII IPA | From Asimtot For You Indikator : menyelesaikan masalah deret aritmetika Barisan dan Deret Aritmetika Jika adalah suku ke- dan adalah beda, yaitu = 1 , maka nilai suku ke- dirumuskan = 1 + ( 1) Jumlah suku pertama sampai suku ke-, disimbolkan , yaitu = (21 + ( 1)) = (1 + ) 2 2 = 1 Suku tengah , = 2 (1 + ) , untuk banyak ganjil.
1

Jika diketahui rumus , dan ditanya rumus , maka 1 = 2 dengan, adalah turunan pertama dari , dan adalah turunan keduanya. Soal 52 : Diketahui barisan aritmetika dengan suku ke-4 adalah 21 dan suku ke-10 adalah 57. Suku ke-19 adalah ... a. 123 b. 99 c. 111 d. 88 e. 100 Solusi 52 : 4 = 1 + 3 = 21 10 = 1 + 9 = 57 Eliminasi 1 dari kedua persamaan, diperoleh 6 = 36 = 6 Sehingga, 1 + 3(6) = 21 1 = 3 Maka, 19 = 1 + 18 = 3 + 18(6) = 111

Soal 53 : Barisan (2 + 25), ( + 9), (3 + 7), adalah barisan aritmatika untuk nilai ... a. 2 b. 1 c. 0 d. 1 e. 2 Soal 54 : Panjang sisi sebuah segitiga siku-siku membentuk barisan aritmatika. Jika kelilingnya adalah 84, maka luasnya sama dengan ... a. 216 b. 294 c. 363 d. 382 e. 390

Solusi 53 : = ( + 9) (2 + 25) = 3 16 = (3 + 7) ( + 9) = 4 2 Substitusi kedua persamaan, 3 16 = 4 2 14 = 7 = 2

Solusi 54 : Tripel Pythagoras yang membentuk barisan aritmetika adalah (3, 4, 5) dengan bilangan asli. Mencari nilai , 3 + 4 + 5 = 84 12 = 84 = 7 Ukuran segitiga tersebut adalah (21, 28, 35) Sisi miring adalah sisi terpanjang, sehingga luasnya adalah = 2 21 28 = 21 14 = 294
1

24

MATEMATIKA XII IPA | From Asimtot For You Beda barisan aritmetika jika diketahui Misalkan = 2 + , maka beda = = 2 Soal 55 : Diketahui jumlah suku pertama dari barisan aritmatika dirumuskan oleh = 22 6. Maka beda deret dari barisan aritmetika tersebut adalah ... a. 4 b. 2 c. 0 d. 2 e. 4 Soal 56 : Indikator : menyelesaikan masalah deret geometri Deret Geometri adalah rasio, yaitu =
2 1

Solusi 55 : Dengan rumus di atas, kita peroleh bahwa beda dari barisan aritmatika yang dimaksud adalah = 2 2 = 4 Dengan penjabaran rumus = 22 6 = (2 6) = (4 12) = 2 (8 + ( 1)4) Bandingkan dengan rumus = 2 (21 + ( 1)) Maka, = 4
2

3 2

==

Suku ke- dirumuskan dengan = 1 1 Jumlah suku pertama dirumuskan dengan ( 1) = ; > 1 1 (1 ) = ; < 1 1 Suku tengah, = 1 Deret Geometri Tak Hingga Banyak sukunya sebanyak tak hingga Jumlahnya yaitu

1 Deret geometri tak hingga akan konvergen (mempunyai jumlah) jika 1 < < 1 = Suku ke-3 dan suku ke-10 dari barisan geometri berturut-turut adalah 24 dan 3072. Suku ke-7 barisan tersebut adalah ... a. 384 b. 428 c. 626 d. 680 e. 880 Solusi 56 : 3 = 1 2 = 24 maka, 1 =
24 2

... 1) 2)

10 = 1 9 = 3072 Substitusi ... 1) ke ... 2)


24 2

9 = 3072 24 7 = 3072 = 2

Maka, 1 = Sehingga,

24 22

24 4

=6

7 = 6 26 = 384

25

MATEMATIKA XII IPA | From Asimtot For You Indikator : menghitung jarak dan sudut antara dua objek (titik, garis dan bidang) di ruang dimensi 3 Kubus dengan panjang rusuk Panjang Diagonal Bidang = 2 Panjang Diagonal Ruang = 3 Rumus Pythagoras Segitiga siku-siku siku-siku di , maka 2 = 2 + 2 Soal 57 : Kubus . . Jika adalah sudut antara diagonal dan rusuk . Maka cos = a. 2
1 2 1 c. 2

d. 3 3 2 e. 3

b.

Soal 58 : Diketahui bidang empat . dengan = = 5, = 2, = = 4 , = 6. Jika adalah sudut antara dan bidang . Maka cos = a. 16 b. 16 c.
11 16 13 15

d. 16 e. 16
7

Soal 59 : Kubus . dengan panjang rusuk cm. Jika merupakan proyeksi titik pada bidang , maka jarak titik ke titik adalah ... a. 3 d. 3
3 b. 3 2 c. 3

6 6

e.

2 2

Soal 60 : Kubus . dengan panjang rusuk 12 cm. adalah titik tengah rusuk . Jarak titik ke garis adalah ... a. 4 6 cm b. 6 3 cm c. 6 5 cm d. 9 2 cm e. 5 6 cm

26

MATEMATIKA XII IPA | From Asimtot For You Indikator : menyelesaikan masalah geometri dengan menggunakan aturan sinus dan kosinus Pada setiap segitiga ABC berlaku :

Aturan Sinus = = sin sin sin Aturan Kosinus 2 = 2 + 2 2 cos 2 = 2 + 2 2 cos 2 = 2 + 2 2 cos Soal 61 : Jika panjang sisi segitiga berturut-turut adalah = 4 cm , = 6 cm dan = 6 cm. Dan = , = , = . Maka sin sin sin adalah ... a. 4 : 5 : 6 b. 5 : 6 : 4 c. 6 : 5 : 4 d. 4 : 6 : 5 e. 6 : 4 : 5 Soal 62 : Diketahui segitiga dengan = 5 cm, = 7 cm dan = 120. Keliling segitiga adalah ... a. 14 cm b. 15 cm c. 16 cm d. 17 cm e. 18 cm Soal 63 : Diketahui segitiga dengan panjang sisi = 7 cm, = 5 cm, = 3 cm. Nilai dari sin = a. 2 3 b. 2 c. 2
1 1 1

d. 3 3 e. 3 3
2

27

MATEMATIKA XII IPA | From Asimtot For You Indikator : menyelesaikan persamaan trigonometri Persamaan Trigonometri 1. sin = sin 1 = + 360 atau 2 = (180 ) + 360 2. cos = cos = + 360 3. tan = tan = + 180 cos + sin = dengan, = 2 + 2 dan tan = Dengan syarat : 2 2 +
2

cos ( ) =

Soal 64 : Himpunan penyelesaian dari persamaan cos 2 sin = 0 untuk 0 360 adalah ... a. *30, 150, 270+ b. *60, 120, 270+ c. *90, 180, 300+ d. *30, 120, 270+ e. *30, 180, 300+

Solusi 64 : Gunakan cos 2 = 1 2 sin2 Sehingga cos 2 sin = 1 2 sin2 sin = 0 Misalkan sin = , maka 1 22 = 0 ( + 1)(2 1) = 0 = 1 atau = 2 sin = 1 , maka = 270 sin = 2 , maka = 30 atau = 150 Jadi, HP = *30, 150, 270+
1 1

Soal 65 : Diketahui sin cos = 25 . Maka, nilai dari 1 1 = sin cos 3 9 a. 5 d. 25


15 8 5 c. 8 8

b.

e.

3 25

Soal 66 : Diketahui + = 270 Maka a. cos + sin = 0 b. cos sin = 0 c. cos + cos = 0 d. sin sin = 0 e. sin + sin = 1

28

MATEMATIKA XII IPA | From Asimtot For You Indikator : menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan nilai perbandingan trigonometri yang menggunakan rumus jumlah dan selisih sinus, kosinus dan tangen serta jumlah dan selisih dua sudut Nilai perbandingan trigonometri Untuk segitiga siku-siku ABC seperti berikut,

sin = miring cos =


Rumus Jumlah dan Selisih sin ( + ) = sin cos + cos sin sin ( ) = sin cos cos sin cos ( + ) = cos cos sin sin cos ( ) = cos cos + sin sin + cos 2 + sin sin = 2 cos sin 2 + cos + cos = 2 cos cos 2 + cos cos = 2 sin sin 2 sin + sin = 2 sin Soal 67 : Nilai dari cos 75 + cos 15 = a. 0
1 4 1 c. 2 1 d. 2 1 e. 4

depan

samping miring depan samping

tan =

2 2 2 2

b.

2 2 6 6

Soal 68 : Nilai dari sin 75 + sin 15 = a. 0 b. 4 2 c. 1 d. 2 6 e. 1


1 1

29

MATEMATIKA XII IPA | From Asimtot For You Indikator : menghitung nilai limit fungsi aljabar dan fungsi trigonometri Teorema Lhospital Misalkan limx a () menghasilkan bentuk tak tentu .0/, maka bisa menggunakan rumus
x a f (x ) 0

lim

() () = lim () x a ()
0 0

Jika limx a

() ()

masih menghasilkan bentuk tak tentu . /, maka


x a

lim

() () = lim () x a ()

Aturan Pencarian Limit : 1. Substitusi 2. Jika menggunakan langkah substitusi (langkah 1) menghasilkan bentuk tak tentu, maka faktorkan! / jika bertemu bentuk akar, kalikan dengan sekawan. , 0 , , untuk > untuk = untuk < , 2 , untuk > , untuk = untuk <

lim

+ + =

lim

2 + + 2 + + =

Soal 69 :
x 2

lim

a. 0 b. 2 c. 4 Soal 70 :
x 0 1 a. 5 1 b. 5

3 2 6 = 2 d. 6 e. 8

lim

1 cos = 5 2 1 d. 10 e. 10
1

c. 1 Soal 71 :
x 0

lim

sin 2 3 2 + 9 d. 3 e. 6

a. 0 b. 1 c. 3

Untuk bilangan asli dan bilangan real, maka : limx

=0

30

MATEMATIKA XII IPA | From Asimtot For You Indikator : menyelesaikan soal aplikasi turunan fungsi Persamaan Garis Singgung Kurva Misalkan titik (1 , 1 ) pada kurva, maka persamaan garis singgung di titik tersebut adalah 1 = ( 1 ) ( ) dengan = 1 Fungsi Naik dan Fungsi Turun () > 0 untuk , maka fungsi () naik pada () < 0 untuk , maka fungsi () turun pada () = 0 untuk , maka fungsi () stasioner pada Maksimum, Minimum dan Belok Maksimum di , jika () = 0 dan () < 0 Minimum di , jika () = 0 dan () > 0 Titik Belok di , jika () = 0 dan () = 0 Soal 72 : Nilai maksimum dari 4 3 18 2 + 15 5 adalah ketika = ... a. c.
1 2 5 2

b. 2 d. 4 e. 5

Solusi 72 : = 4 3 18 2 + 15 5 () = 12 2 36 + 15 Stasioner untuk () = 0 Maka, 12 2 36 + 15 = 0 3(2 5)(2 1) = 0 1 = 2 2 = 2 () = 24 36 (1 ) = . / = 12 36 = 24 (2 ) = = 60 36 = 24


5 1 2 5 .2/ 1 5

Jadi, maksimum ketika = 2 = 2 Soal 73 : Titik belok dari fungsi = 3 + 6 2 + 9 + 7 adalah ... a. (2, 3) b. (2, 7) c. (2, 5) d. (2, 5) e. (2, 10) Soal 74 : Persegi oanjang dengan keliling (2 + 24) cm dan lebarnya (8 ) cm. Agar luasnya maksimum, maka panjangnya = ... a. 4 cm b. 8 cm c. 10 cm d. 12 cm e. 13 cm

31

MATEMATIKA XII IPA | From Asimtot For You Indikator : menentukan integral tak tentu dan integral tentu fungsi aljabar dan fungsi trigonometri Integral = +1 +1 + | Integral Tentu Misalkan () = (), maka
1 1

= ln +

= + |

= ln

() = ,()- = () () = () () =

()

Integral Substitusi () () = Contoh : ( 2 + 1)5 Jawab : ( 2 + 1)5 = ( 2 + 1)5 ( 2 + 1) = 2 1 2 ( + 1)5 ( 2 + 1)5 = 2 1 5 2 () = () + = () +

Tips Integral substitusi Umumnya kita menggunakan substitusi ketika bertemu bentuk perkalian () ,()- Kalau turunan dari () bisa menghilangkan variabel pada (), kita bisa gunakan substitusi Seperti pada contoh di atas.. () = dan () = ( 2 + 1) Karena turunan dari 2 + 1 adalah 2 . dan kita bisa menghilangkan pada (), maka kita bisa gunakan substitusi Kalau turunan () tidak bisa menghilangkan pada (), gunakan parsial, seperti di bawah ini Integral Parsial = Contoh : ( + 1)5 1 = ( + 1)5 = ( + 1)6 6 1 1 5 6 6 ( + 1) ( + 1) = ( + 1) 6 6 1 = ( + 1)6 ( + 1)7 + 6 42 bentuk perkalian () ,()- tetapi turunan dari () tidak bisa menghilangkan variabel pada () turunan dari () = + 1 adalah 1 , tidak bisa menghilangkan pada (). Jadi, gunakan parsial = = , Soal 75 : ( + 1)( 2 + 2 + 10)7 = a. ( 2 + 2 + 10)8 + b. c.
1 ( 2 + 2 + 10)8 + 8 1 ( 2 + 2 + 10)8 + 4 ( 2 )8

Solusi 75 : ( 2 + 2 + 10) ( + 1 + 2 + 10 2 + 2 2 +2 +10 = ( + 1)( 2 + 2 + 10)7 2( +1) )( 2 )7 = ( 2 + 2 + 10)7 ( 2 + 2 + 10) = 7 = 8 8 + = 8 ( 2 + 2 + 10)8 +


1 1

d. 2 + 2 + 10 + 2 e. 3( + 2 + 10)8 +

32

MATEMATIKA XII IPA | From Asimtot For You Integral trigonometri cos = sin + sec 2 = tan + tan sec = sec + sin = cos + csc 2 = cot + cos csc = csc +

Bentuk atau Kalau ganjil, ubah dulu menjadi sin1 sin . Kemudian manfaatkan identitas trigonometri, = . Gunakan Aturan Substitusi : Contoh sin5 = = sin4 sin = (1 cos 2 )2 sin

(1 2 cos2 + cos4 ) (cos )

Kalau genap, manfaatkan kesamaan setengah sudut + = , = 1 cos 2 1 1 2 Contoh sin = = cos 2 2 2 2 Bentuk Kalau atau ganjil : pisah bagian ganjil menjadi perkalian yang salah satunya pangkat satu. Kemudian manfaatkan identitas trigonometri Contoh sin3 cos2 = = sin2 cos 2 sin (cos ) = sin (1 cos2 ) cos2 (cos )

(1 cos2 ) cos2 sin

Kalau dan genap : gunakan kesamaan setengah sudut + = , = Bentuk : ; ; 1 sin cos = ,sin( + ) + sin( )2 1 sin sin = ,cos( + ) cos( )2 1 cos cos = ,cos( + ) + cos( )2 Soal 76 : cos 2 sin 5 = a. 14 cos 7 + 6 cos 3 + b. c.
1 cos 7 14 1 1

cos 3 +

1 6

1 1 cos 7 + cos 3 + 14 6 1 1 d. 14 cos 7 6 cos 3 + 1 1 e. 14 cos 7 + 3 cos 3 +

33

MATEMATIKA XII IPA | From Asimtot For You Indikator : menghitung luas daerah dan volume benda putar dengan menggunakan integral Integral Luas Luas daerah yang dibatasi oleh = () 0 (ada di atas sumbu-) dan dibatasi oleh garis = , = dan sumbu- adalah

()

Seperti contoh pada gambar di bawah,


5 5

Luas I =
4

=
4

1 2 ( 3 4) 2

kalau dibatasi oleh = () < 0 (ada di bawah sumbu-) dan dibatasi oleh garis = , = dan sumbu- adalah

() atau
4 4

() 1 2 ( 3 4) 2

Seperti contoh pada gambar di bawah, Luas II =


2

=
2

Untuk daerah yang dibatasi oleh dua kurva, (seperti contoh di bawah) maka kita bisa menggunakan :
4

1 2
2

34

MATEMATIKA XII IPA | From Asimtot For You Beberapa tips mengerjakan integral luas seperti berikut ini : Ketika bertemu dengan daerah yang dibatasi : 1. Persamaan Kuadrat dan Persamaan Kuadrat 2. Persamaan Kuadrat dan Sumbu- 3. Persamaan Kuadrat dan Persamaan Linear Substitusikan pada kedua persamaan, kemudian kita gunakan rumus = 62 dengan, = 2 4 Rumus 1/3 Kalau bertemu dengan daerah seperti gambar di samping, kita bisa menggunakan rumus 1 = 3 Syarat terpenting adalah daerahnya seperti itu!!! Fungsi kuadratnya mempunyai minimum yang menempel pada garis dasar pada daerah yang dimaksud. Kalau pada gambar tersebut, menempel pada sumbu- Contoh : = 3 4 8 =
1 32 3

= 10 3

Rumus 2/3

Kalau daerahnya dibatasi oleh fungsi kuadrat dan sumbu seperti gambar di bawah ini, kita bisa gunakan 2 = 3 Contoh : 2 16 1 = 4 4 = =5 3 3 3

Soal 77 : Luas daerah yang dibatasi oleh kurva = 9 2 , dan garis = + 3 adalah ... a.
125 6

satuan luas

b. 20 satuan luas c. 22 satuan luas d.


62 3

satuan luas

e. 21 satuan luas

Solusi 77 : Karena dibatasi oleh fungsi kuadrat dan fungsi linear, maka kita bisa menggunakan rumus = 62 Substitusi kedua persamaan 9 2 = + 3 2 + 6 = 0 2 = 1 4(6) = 25 Sehingga, luas yang dimaksud adalah 25 25 25 5 = = = 62 6.12 6 125 = 6

35

MATEMATIKA XII IPA | From Asimtot For You Indikator : menghitung ukuran pemusatan atau ukuran letak dari data dalam bentuk tabel, diagram atau grafik Ukuran Pemusatan Mean (Rataan) 1 + 2 + 3 + + Pada data yang berupa tabel distribusi frekuensi, maka yang digunakan adalah nilai tengah = Median Jika ganjil, maka = +1 , yaitu data ke2

+1 2

Jika genap, maka =

1 2

+ +1
2 2

Tentu saja dengan syarat data harus sudah diurutkan. Untuk data yang berupa tabel distribusi frekuensi, maka = + 2 Keterangan : : tepi bawah kelas modus : banyaknya data : frekuensi kumulatif sebelum kelas median : frekuensi kelas median : panjang kelas Modus = + 1 1 + 2

Keterangan : 1 : selisih frekuensi kelas modus dengan kelas sebelumnya 2 : selisih frekuensi kelas modus dengan kelas sesudahnya Ukuran Letak Kuartil Kuartil ke- dirumuskan 4 = + Ukuran Penyebaran Jangkauan/Rentang :
=1

Jangkauan Antar Kuartil : 3 1 Simpangan Kuartil : (3 1 )


1 2

Simpangan Rata-rata Ragam

2 =1( )

Simpangan Baku = 36

Ragam

MATEMATIKA XII IPA | From Asimtot For You Soal 78 : Nilai rataan dari data pada tabel berikut Nilai Frekuensi 150-154 155-159 160-164 165-169 170-174 175-179 adalah ... a. 145,87 b. 173,84 c. 153,87 d. 183,84 e. 163,88 3 4 16 10 6 1 Solusi 78 : Nilai 150-154 155-159 160-164 165-169 170-174 175-179 = 40 = 6555 Jadi, =
6555 40

Frekuensi 3 4 16 10 6 1

152 157 162 167 172 177

456 628 2592 1670 1032 177

= 163,875 163, 88

37

MATEMATIKA XII IPA | From Asimtot For You Indikator : menyelesaikan masalah sehari-hari dengan menggunakan kaidah pencacahan, permutasi atau kombinasi Kaidah Perkalian Jika tempat pertama dapat diisi dengan 1 cara, tempat kedua dapat diisi dengan 2 cara, ... , sampai tempat ke- dapat diisi dengan cara. Maka banyaknya cara untuk mengisi tempat yang disediakan adalah 2 2 Faktorial ! = ( 1) ( 2) 2 1 dengan bilangan asli. dan 0! = 1 Permutasi Permutasi unsur dari unsur (, ) = Permutasi Unsur Sama ! 1 ! 2 ! ! Permutasi Siklis (permutasi dengan susunan melingkar) Banyaknya permutasi siklis dari unsur yaitu ( 1)! (, 1 , 2 , , ) = Kombinasi Kombinasi unsur dari unsur (, ) = Soal 79 : Banyaknya bilangan bulat positif yang lebih kecil dari 300 yang dapat disusun dari angkaangka 1, 2, 3, 4 dan 5 adalah ... a. 50 b. 60 c. 120 d. 180 e. 210 ! ! ( )! Solusi 79 : Ada 3 tempat, mulai dari ratusan, puluhan dan satuan 2 5 5 Tempat ratusan hanya bisa diisi oleh 1 dan 2 Tempat puluhan bisa diisi oleh 1, 2, 3, 4, 5 Tempat satuan bisa diisi oleh 1, 2, 3, 4, 5 Sehingga, banyaknya bilangan yang dimaksud adalah 2 5 5 = 50 ! ( )!

38

MATEMATIKA XII IPA | From Asimtot For You Indikator : menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan peluang suatu kejadian Suatu kejadian dapat terjadi sebanyak (). Sedangkan semua kemungkinan (ruang sampel) dari hasil percobaan dapat terjadi sebanyak (). Maka peluang terjadinya kejadian dalam percobaan tersebut adalah () () = () Frekuensi Harapan Frekuensi Harapan kejadian yaitu () = () dengan, () : peluang kejadian : banyaknya percobaan yang dilakukan Komplemen () + () = 1 dengan, () : peluang kejadian () : peluang kejadian bukan Soal 80 : Sebuah kantong berisi 5 bola merah, 3 bola putih dan 2 bola hijau. Diambil sebuah bola secara acak, peluang terambilnya bola merah atau hijau adalah ... a. b. c. d. e.
7 10 1 10 1 5 2 5 4 5

Solusi 80 : Peluang terambil bola merah adalah 10 Peluang terambil bola hijau adalah 10 Peluang terambil bola merah atau hijau adalah
5 10 2 5

+ 10 = 10

39

Anda mungkin juga menyukai