KATA PENGANTAR Kebijakan pokok Direktorat Pembinaan SMK mengacu pada tujuan strategis Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan yaitu tersedianya dan terjangkaunya layanan pendidikan menengah kejuruan yang bermutu, relevan, dan berkesetaraan di semua provinsi, kabupaten, dan kota. Tujuan strategis tersebut akan dicapai melalui program dan kegiatan secara bertahap sesuai Indikator Kinerja Utama (IKU) dan Indikator Kinerja Kunci (IKK) dalam Rencana Strategis Direktorat Pembinaan SMK 2010-2014. Pada tahun anggaran 2013, pendanaan Program Pembinaan SMK dialokasikan melalui dana pusat (Direktorat Pembinaan SMK) dan dana dekonsentrasi (Dinas Pendidikan Provinsi). Program Bantuan yang dialokasikan melalui dana pusat akan disampaikan melalui bantuan langsung ke Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dan Institusi terkait dalam bentuk uang atau barang/jasa. Sedangkan program yang dialokasikan melalui dana dekonsentrasi akan dimanfaatkan untuk kegiatan pembinaan SMK secara swakelola oleh Dinas Pendidikan Provinsi. Petunjuk Teknis (Juknis) ini memuat penjelasan tentang tujuan program, tugas dan tanggung jawab pihak-pihak terkait, persyaratan, mekanisme pelaksanaan, pemanfaatan dana, ketentuan pertanggungjawaban fisik, administrasi, keuangan, dan pelaporan hasil pelaksanaan. Juknis ini diharapkan dapat membantu Dinas Pendidikan Provinsi, Dinas Pendidikan Kab/Kota, SMK, atau Institusi terkait untuk memahami dan menjalankan program dengan baik sesuai ketentuan yang berlaku. Kami menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah berpartisipasi dan menyampaikan pemikirannya dalam pembuatan Petunjuk Teknis ini. Apabila dalam Petunjuk Teknis ini masih terdapat kekurangan atau kekeliruan, maka akan diperbaiki sesuai ketentuan yang berlaku. Jakarta, April 2013 Direktur Pembinaan SMK Ir. Anang Tjahjono, MT NIP. 19641119 198803 1 001

i

2. PRINSIP DASAR PEMBERIAN BANTUAN a. c. d. Kewenangan penetapan penerima bantuan sepenuhnya oleh Direktorat Pembinaan SMK. c. b. Penerima bantuan adalah sekolah yang memenuhi persyaratan.000. Memberdayakan TUK SMK sebagai Tempat Uji Kompetensi kelulusan siswa SMK d. Meningkatkan jumlah siswa SMK yang lebih profesional melalui sertifikasi internasional 4. b. Menyiapkan program dan peralatan pendukung SMK sebagai tempat uji kompetensi b.DESKRIPSI PROGRAM BANTUAN PEMBELAJARAN PENGEMBANGAN TUK dan SERTIFIKASI INTERNASIONAL 1. TUJUAN PROGRAM : .00 (tiga ratus juta rupiah) a. 6. Menjadikan TUK SMK sebagai embrio Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) first party c. KODE JUKNIS NAMA PROGRAM : : 03 – PS – 2013 BANTUAN PEMBELAJARAN PENGEMBANGAN TEMPAT UJI KOMPETENSI (TUK) dan SERTIFIKASI INTERNASIONAL a.000. 7. SASARAN NILAI BANTUAN PEMANFAATAN DANA : : : 30 (tiga puluh) SMK Rp 300. Pembenahan sarana dan infrastruktur tempat uji kompetensi di SMK Akreditasi TUK oleh institusi/provider yang berwenang berskala internasional Pelatihan dan sertifikasi keahlian internasional bagi calon assessor di SMK Sertifikasi keahlian bagi siswa SMK Bantuan diberikan dalam bentuk uang. 5. ii 3.

d. h.6000). Diprioritaskan yang telah memiliki rata-rata nilau UN di atas 7. g. Diprioritaskan bagi SMK yang memiliki peralatan dan infrastruktur untuk dijadikan TUK.8. f. b. Telah ditetapkan oleh Direktur Pembinaan SMK sebagai Penerima Bantuan Pengembangan TUK dan Sertifikasi Internasional. Diprioritaskan yang telah memperoleh Nilai Akreditasi A untuk 75% Program Keahlian/Kompetensi Keahlian yang dibuka Diprioritaskan yang telah berprestasi selama 3 tahun terakhir.id iii . e. PERSYARATAN PENERIMA : a.dikmen. i. Diprioritaskan bagi SMK yang melampirkan surat pernyataan kepala sekolah bahwa SMK telah meng-unggah (upload) data Paket Aplikasi Sekolah (PAS) SMK melalui pendataan. Dinyatakan layak berdasarkan hasil verifikasi oleh Direktorat PSMK dengan melibatkan tim yang ditunjuk.kemdikbud. Diprioritaskan yang telah memiliki ISO 9001:2008 IWA2.go. c. Surat pernyataan kesanggupan dari Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota untuk melakukan pencatatan aset hasil Bantuan TUK dan Sertifikasi Pengembangan Internasional (bermaterai Rp.00.

13 Jl. Senayan.9. Kemdikbud Gedung E Lt.net E-mail : pembelajaransmk@yahoo. JADWAL KEGIATAN : No 1 2 3 4 5 6 7 8 KEGIATAN WAKTU (2013) Penerimaan Usulan Evaluasi Usulan Verifikasi Lokasi Penetapan SMK Penerima Bantuan Bimbingan Teknis dan MoU Penyaluran Dana Supervisi Pelaksanaan Laporan Akhir s. Mei Mei-Juni Juni Juni-Juli Juni-Juli Juni – Agustus Oktober s. 021 – 5725477. 10.5725474 Website : www.ditpsmk. Jenderal Sudirman.d.com iv .d Desember Desember Catatan : Jadual dapat berubah sesuai dengan situasi dan kondisi. Jakarta 10270 Telp. LAYANAN INFORMASI : Subdit Pembelajaran Direktorat Pembinaan SMK Direktorat Jenderal Pendidikan Menengah Komp.

..... Sasaran ........ Karakteristik Program Bantuan .. 7 6.................................................................................................................................................17 v ................................................. Hasil yang diharapkan .................................................................................................................................... 2 C...................................................... Organisasi ................................................... Tim ...................................................... 3 E................ 8 BAB III PERSYARATAN................................................................. Jadwal Kegiatan........ 5 2.............................................. Bimbingan Teknis ....................10 A........................... Dasar Hukum dan Kebijakan ................................ 6 4.........................................................................................5 A............................... Latar Belakang ......................... Nilai Bantuan .............. 3 G.............................................................................. Ketentuan Penggunaan Dana ..................................................................... 10 B.................................................. 13 B.............................................................................. 10 C......................................................................................................................... Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota .............................. 1 B............................ 3 F............................................... Komite Sekolah ............................. MEKANISME PENGAJUAN DAN PENETAPAN PENERIMA BANTUAN SERTA PENYALURAN DANA .......................................... Direktorat Pembinaan SMK .......................................................... Persyaratan Penerima Bantuan ........................................................................................... ..............................................DAFTAR ISI KATA PENGANTAR ........................................................................13 A........ Tujuan . 5 B.............................15 BAB VI PENUTUP .............................. 2 D...............................................1 A.......... ii DAFTAR ISI ...... 4 BAB II ORGANISASI........................................ i DESKRIPSI ...................... Penyaluran Dana .................... 13 BAB V PELAPORAN .........................................................16 LAMPIRAN .............................. v BAB I PENDAHULUAN . 12 BAB IV KETENTUAN PENGGUNAAN DAN PERTANGGUNGJAWABAN DANA .......................... 6 5....... Tugas dan Tanggungjawab ............. Dinas Pendidikan Provinsi .. Mekanisme Pengajuan dan Penetapan Penerima Bantuan .................. TUGAS DAN TANGGUNGJAWAB ............................ 6 3.......................... Pertanggungjawaban Penggunaan Dana ................................................ Sekolah .................... 5 1........................................... 4 H........................................ 12 D.........................................

Untuk dapat diterima bekerja di dunia kerja seseorang harus kompeten antara lain dibuktikan dengan sertifikat kompetensi melalui uji kompetensi. akreditasi. Nilai komponen produktif diperhitungkan untuk menentukan nilai rata-rata kelulusan. Konsekuensi atas tuntutan tersebut adalah bahwa sistem diklat pada Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) harus mampu menyiapkan lulusannya memiliki kompetensi sesuai dengan standar industri baik secara nasional maupun internasional.BAB I PENDAHULUAN A. Mekanisme pelaksanaan sertifikasi bekerjasama 1 . Pendidikan kejuruan merupakan pendidikan menengah yang mempersiapkan peserta didik terutama untuk bekerja dalam bidang tertentu sesuai tuntutan dunia usaha/industri. Konsep pengujian dan sertifikasi kompetensi keahlian pada Ujian Nasional (UN) tahun pelajaran 2008/2009 untuk jenjang sekolah menengah kejuruan (SMK) merupakan rumusan kebijakan baru. Uji kompetensi yang dilakukan SMK saat ini belum sepenuhnya mendapat pengakuan dari industri. dan sertifikasi. Artinya bahwa sertifikat kompetensi lulusan SMK belum diakui oleh dunia usaha/ industri. Terkait hal tersebut di atas maka perlu dibahas strategi dan mekanisme pengujian serta sertifikasi terhadap siswa SMK dari perspektif pengguna atau industri. Selanjutnya dalam Peraturan Pemerintah Nomor 19 tahun 2005 Pasal 2 ayat 2 menyebutkan untuk penjaminan dan pengendalian mutu pendidikan sesuai dengan Standar Nasional Pendidikan dilakukan evaluasi. 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional Pasal 61 ayat 2 bahwa Sertifikat kompetensi diberikan oleh penyelenggara pendidikan dan lembaga pelatihan kepada peserta didik dan warga masyarakat sebagai pengakuan terhadap kompetensi untuk melakukan pekerjaan tertentu setelah lulus uji kompetensi yang diselenggarakan oleh satuan pendidikan yang terakreditasi atau lembaga sertifikasi. Untuk itu Pemerintah melalui Direktorat Pembinaan SMK pada tahun anggaran 2013 akan memberikan dana bantuan kepada beberapa sekolah untuk membenahi Tempat Uji Kompetensi dan sertifikasi internasional. Pembaharuan yang dilakukan dalam kerangka ini adalah dimasukkannya nilai komponen produktif dalam nilai akhir UN. Latar Belakang Sesuai Undang-Undang Republik Indonesia No.

dengan provider tertentu atau profesi lain yang telah diakui secara internasional B. Peraturan Menteri Keuangan RI Nomor 190/PMK. Undang-Undang RI Nomor 19 Tahun 2012 tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Tahun Anggaran 2013. Memberdayakan TUK SMK sebagai Tempat Uji Kompetensi kelulusan siswa SMK 4. 2 . 9. Meningkatkan jumlah siswa SMK yang lebih profesional melalui sertifikasi internasional C.05/2012 tentang Tata Cara Pembayaran Dalam Rangka Pelaksanaan APBN. Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2010 Tentang Pengelolaan dan Penyelenggaraan Pendidikan dan perubahannya. Menjadikan TUK SMK sebagai embrio Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) first party 3. Menyiapkan program dan peralatan pendukung SMK sebagai tempat uji kompetensi 2. Dasar Hukum dan Kebijakan Dasar hukum pemberian program bantuan adalah : 1. 5. Peraturan Pemerintah Nomor 48 Tahun 2008 tentang Pendanaan Pendidikan. Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 Tentang Standar Nasional Pendidikan. 7. 2. 3. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 1 tahun 2012 tentang Organisasi dan Tata Kerja Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. 6. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 48 tahun 2010 tentang Rencana Strategis Kementerian Pendidikan Nasional 20102014 dan perubahannya. Peraturan Pemerintah RI Nomor 38 tahun 2008 tentang Perubahan atas Peraturan Pemerintah Nomor 6 tahun 2006 tentang Pengelolaan Barang Milik Negara/ Daerah 8. 4. Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. Peraturan Presiden RI Nomor 54 Tahun 2010 tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah beserta perubahannya. Tujuan Tujuan bantuan Tempat Uji Kompetensi dan Sertifikasi Internasional adalah sebagai berikut: 1. 10.

13. 666053/2013 tanggal 5 Desember 2012 dan revisinya. Adanya TUK SMK sebagai embrio Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) first party.A3/KU/2013 tanggal 02 Januari 2013 tentang Pengangkatan Pejabat Perbendaharaan/Pengelola Keuangan pada Direktorat Pembinaan SMK.1.. Adanya peserta didik/masyarakat yang memanfaatkan TUK SMK dalam memperoleh sebagai lembaga sertifiksi keahlian internasional. 4. 14. 12. berfungsinya TUK SMK sebagai Tempat Uji Kompetensi kelulusan siswa SMK. Ditjen Pendidikan Menengah.11. D. E. Adanya peningkatan jumlah siswa SMK yang lebih profesional melalui sertifikasi internasional. F. 2. Nilai Bantuan Bantuan diberikan dengan nilai Rp. 3. Tersedianya Tempat Uji Kompetensi di SMK yang terakreditasi secara internasional. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI Nomor 24 tahun 2013 tentang pedoman umum pengelolaan dan pertanggungjawaban belanja bantuan sosial di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Hasil yang diharapkan 1. 5. 300. Tersedianya assesor berkualifikasi internasional. 6. Kemdikbud tahun anggaran 2013 dan revisinya.12. 3 .(tiga ratus juta rupiah).000. Peraturan Menteri Keuangan Nomor 81/PMK. Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) Satuan Kerja Direktorat Pembinaan SMK Tahun Anggaran 2013 Nomor DIPA-023.05/2012 tentang Belanja Bantuan Sosial pada Kementerian Negara/Lembaga. Sasaran Sasaran bantuan adalah 30 (tiga puluh) SMK sebagai Tempat Uji Kompetensi dan Sertifikasi Internasional.000. Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor: 602/A.

4 . efisien dan efektif serta dapat dipertanggungjawabkan baik fisik. H. Bantuan dana ini diberikan secara utuh dalam bentuk uang dan tidak diperkenankan melakukan pemotongan dengan alasan apapun serta oleh pihak manapun. 2.d. Karakteristik Program Bantuan 1. Jangka waktu penggunaan dana selama 180 (seratus delapan puluh) hari kalender sejak diterimanya dana tersebut di rekening sekolah . 3. Bantuan ini dilaksanakan dengan berpedoman pada Peraturan Presiden Nomor 54 Tahun 2010 tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah dan perubahannya.G. 4. Bantuan ini harus dikelola secara transparan. administrasi maupun keuangan. Jadwal Kegiatan No 1 2 3 4 5 6 7 8 KEGIATAN Penerimaan Usulan Evaluasi Usulan Verifikasi Lokasi Penetapan SMK Penerima Bantuan Bimbingan Teknis dan MoU Penyaluran Dana Supervisi Pelaksanaan Laporan Akhir WAKTU (2013) s.d Desember Desember Catatan : Jadual dapat berubah sesuai dengan situasi dan kondisi. Mei Mei-Juni Juni Juni-Juli Juni-Juli Juni – Agustus Oktober s.

5. c. Sekolah (SMK). 2. Melakukan evaluasi proposal oleh tim yang ditunjuk. Dinas Pendidikan Provinsi. Organisasi Organisasi pelaksanaan kegiatan SMK Pengembangan TUK dan Sertifikasi Internasional akan melibatkan unsur-unsur sebagai berikut: 1. Direktorat Pembinaan SMK a. f. d. Menetapkan penerima dana bantuan. h. Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota. B. tugas dan tanggung jawab di dalam pelaksanaan kegiatan SMK Pengembangan TUK dan Sertifikasi Internasional dapat diuraikan sebagai berikut: A. g. Melakukan Supervisi pelaksanaan kegiatan.BAB II ORGANISASI. 6. Tugas Dan Tanggung Jawab Setiap unsur yang terlibat dalam SMK Pengembangan TUK dan Sertifikasi Internasional sebagaimana tersebut di atas memiliki tugas dan tanggungjawab sebagai berikut: 1. Tim pelaksana SMK Pengembangan TUK dan Sertifikasi Internasional. Mengatur tata cara penyaluran dana. e. Menyiapkan dokumen yang berkaitan dengan bantuan SMK Pengembangan TUK dan Sertifikasi Internasional. 3. Menerima proposal dari SMK Pengembangan TUK dan Sertifikasi Internasional yang mendapatkan rekomendasi dari Dinas Pendidikan Kab/kota/ provinsi. b. Melakukan Bimbingan Teknis bagi SMK penerima bantuan. Komite Sekolah. Melaksanakan sosialisasi pemberian bantuan dan penyampaian dokumen. 5 . Direktorat Pembinaan SMK. TUGAS DAN TANGGUNGJAWAB Organisasi. 4.

Menerima dan menyetujui laporan pelaksanaan kegiatan Bantuan pengembangan TUK dan Sertifikasi Internasional dari sekolah. Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota a. Mengangkat Tim Pelaksana SMK Pengembangan TUK dan Sertifikasi Internasional. e. Melakukan pembinaan dan pengawasan terhadap pelaksanaan kegiatan program Pengembangan TUK SMK dan Sertifikasi Internasional sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Melakukan pembinaan dan pengawasan terhadap pelaksanaan kegiatan program Bantuan Pengembangan TUK dan Sertifikasi Internasional sesuai dengan ketentuan. Menerima tembusan surat/rekap usulan Bantuan Pengembangan TUK dan Sertifikasi Internasional SMK dari Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota atau Bupati/Walikota.2. e. 3. a) Membentuk Struktur Organisasi TUK dan mekanisme kerja b) Menentukan personalia dalam organisasi c) Menentukan tugas. Dinas Pendidikan Provinsi a. Dapat merekomendasikan SMK yang telah mengoperasikan TUK dan Sertifikasi keahlian. 4. tanggung jawab. Melakukan serah terima dan pencatatan aset Bantuan pengembangan TUK dan Sertifikasi Internasional sesuai dengan peraturan perundangan. Menindaklanjuti permasalahan yang terjadi di lapangan. kewenangan setiap personalia d) Menyusun program pengembangan SDM (asessor/ calon asessor) e) Menyusun perangkat/ dokumen teknis standar pengujian 6 . Menerima tembusan SK penetapan penerima bantuan dari Direktorat Pembinaan SMK. Menerima tembusan laporan pelaksanaan kegiatan Bantuan Pengembangan TUK dan Sertifikasi Internasional dari sekolah. d. Melakukan sosialisasi pelaksanaan program kepada SMK dan institusi terkait. b. Menyetujui dan mengesahkan proposal/usulan SMK program bantuan pengembangan TUK dan Sertifikasi Internasional tahun 2013. f. c. c. b. d. Sekolah a.

Melaksanakan kegiatan Pengembangan SMK Pengembangan TUK dan Sertifikasi Internasional. diketahui oleh Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota. h. Membuat dan menyampaikan laporan pelaksanaan bantuan SMK Pengembangan TUK dan Sertifikasi Internasional kepada Direktorat Pembinaan SMK dan Dinas Pendidikan Provinsi. Bersama SMK dapat mengupayakan adanya dana pendamping Pengembangan TUK SMK dan Sertifikasi Internasional. 7 . Wakil Kepala Sekolah. Memberikan masukan kepada Kepala Sekolah dan Tim Pelaksana SMK Pengembangan TUK dan Sertifikasi Internasional tentang pengembang SMK Pengembangan TUK dan Sertifikasi Internasional. Mengawasi pelaksanaan kegiatan bantuan SMK Pengembangan TUK dan Sertifikasi Internasional. Bekerjasama dengan BNSP/ lembaga sertifikasi untuk melaksanakan pelatihan calon Asessor e. g. d. Bersama Kepala Sekolah melaksanakan koordinasi dengan Tim Pelaksana tentang pelaksanaan bantuan SMK Pengembangan TUK dan Sertifikasi Internasional. d. • Yayasan yang selanjutnya dicatatkan sebagai aset Yayasan bagi SMK Swasta. Melakukan serah-terima aset hasil pengadaan SMK Pengembangan TUK dan Sertifikasi Internasional kepada : • Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota yang selanjutnya dicatatkan sebagai aset Pemerintah Kabupaten/Kota bagi SMK Negeri. Kepala Sekolah bersama Tim Pelaksana SMK Pengembangan TUK dan Sertifikasi Internasional. Komite Sekolah a. dan Ketua Kompetensi Keahlian menyusun program SMK Pengembangan TUK dan Sertifikasi Internasional. c. b. yang diperuntukan bagi SMK Penerima bantuan dan tidak dapat dipindahtangankan 5. f. Bertanggungjawab penuh terhadap pelaksanaan fisik. c. pengelolaan administrasi dan keuangan bantuan SMK Pengembangan TUK dan Sertifikasi Internasional. Kepala Sekolah menandatangani surat perjanjian bersama dengan Pejabat Pembuat Komitmen Subdit Pembelajaran Direktorat Pembinaan SMK.f) Melakukan promosi g) Menentukan provider sertifikasi sebagai mitra b.

8 . Selain tugas di atas Tim Pelaksana SMK Pengembangan TUK dan Sertifikasi Internasional berkewajiban: a. 3) Bukti-bukti pembayaran/kuitansi diberi nomor urut sesuai tanggal transaksi sebelum dibukukan pada Buku Kas Umum. c. c. 5) Setiap laporan penggunaan dana dibundel beserta lampiran bukti-bukti pembayaran dan nota/faktur penerimaan barang/bahan serta upah kerja sesuai dengan urutan nomor bukti. 4) Buku Kas Umum tidak boleh ada bekas hapusan/tip-ex. 2) Pembukuan ditutup setiap akhir bulan. Tim Pelaksana SMK Pengembangan TUK dan Sertifikasi Internasional Tim Pelaksana SMK Pengembangan TUK dan Sertifikasi Internasional terdiri dari: a. 2) Jadwal dan pentahapan pengembangan. e. Melibatkan lembaga sertifikasi sebagai mitra pengembangan TUK dan sertifikasi internasional. kemudian diparaf oleh bendahara. Membuat program kerja pelaksanaan yang memuat : 1) Formulasi dari konsepsi SMK Pengembangan TUK dan Sertifikasi Internasional. Sekretaris merangkap anggota adalah guru SMK yang bersangkutan. 3) Rencana kebutuhan anggaran pengembangan. jika ada kesalahan menulis agar dicoret dan dikoreksi.6. Anggota (jumlah disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing sekolah). Membuat pembukuan penggunaan dana SMK Pengembangan TUK dan Sertifikasi Internasional dengan memperhatikan hal sebagai berikut: 1) Setiap transaksi penerimaan dan pengeluaran dana harus dibukukan secara rinci. Ketua Tim merangkap anggota adalah unsur sekolah yang bersangkutan(Wakil Kepala Sekolah). Pengelola keuangan merangkap anggota (berasal dari unsur sekolah yang mempunyai kemampuan administrasi keuangan). b. 4) Pengawasan pelaksanaan kegiatan SMK Pengembangan TUK dan Sertifikasi Internasional. b. Membuat rekapitulasi pembelanjaan/pengeluaran dilengkapi bukti nota/faktur penerimaan secara rinci dan kuitansi. d.

faktur/nota. 2) Membuat laporan hasil pelaksanaan SMK Pengembangan TUK dan Sertifikasi Internasional dilengkapi dengan realisasi pertanggungjawaban penggunaan dana bantuan (antara lain: kuitansi. Membuat laporan-laporan yang terdiri dari : 1) Laporan Pembukuan Bulanan. d. disampaikan kepada Direktorat Pembinaan SMK. rekapitulasi pengadaan. daftar anggota Tim Pelaksana Pengembangan SMK Pengembangan TUK dan Sertifikasi Internasional. dan foto-foto hasil pelaksanaan pekerjaan). Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota.6) Pembukuan dan bukti-bukti pengeluaran dana sewaktuwaktu dapat diperiksa oleh instansi yang berwenang ataupun masyarakat. kegiatan yang dilaksanakan. bukti setor pajak) dan teknis (antara lain: RAB. dan Dinas Pendidikan Provinsi. 9 .

Surat pernyataan kesanggupan dari Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota untuk melakukan pencatatan aset hasil Bantuan Pengembangan TUK dan Sertifikasi Internasional (bermaterai Rp. 4. dengan alamat: 10 . Diprioritaskan yang telah memiliki ISO 9001:2008 IWA2. 8.BAB III PERSYARATAN. MEKANISME PENGAJUAN DAN PENETAPAN PENERIMA BANTUAN SERTA PENYALURAN DANA A. Diprioritaskan yang telah berprestasi selama 3 tahun terakhir. 6.kemdikbud. 7. Telah ditetapkan oleh Direktur Pembinaan SMK sebagai Penerima Bantuan Pengembangan TUK dan Sertifikasi Internasional. Dinas Pendidikan Provinsi/Kabupaten/Kota Dinas Pendidikan Provinsi/Kabupaten/Kota mengetahui proposal Pengembangan TUK dan Sertifikasi Internasional tahun 2013 2. Persyaratan Penerima Bantuan 1. Diprioritaskan yang telah memiliki rata-rata nilau UN di atas 7. Diprioritaskan bagi SMK yang melampirkan surat pernyataan kepala sekolah bahwa SMK telah meng-unggah (upload) data Paket Aplikasi Sekolah (PAS) SMK melalui pendataan.id B. Mekanisme Pengajuan dan Penetapan Penerima Bantuan Mekanisme penyampaian proposal SMK Pengembangan TUK dan Sertifikasi Internasional sebagai berikut : 1. 9.dikmen. 2. 5. setelah diketahui oleh Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota.6000). Diprioritaskan bagi SMK yang sudah mempunyai TUK. Sekolah Sekolah menyusun dan menyampaikan proposal SMK Pengembangan TUK dan Sertifikasi Internasional tahun 2013 kepada Direktorat Pembinaan SMK. Dinyatakan layak berdasarkan hasil verifikasi oleh Direktorat PSMK dengan melibatkan tim yang ditunjuk. Diprioritaskan yang telah memperoleh Nilai Akreditasi A untuk 75% Program Keahlian/Kompetensi Keahlian yang dibuka 3.go.00.

h. Melakukan penyaluran dana bantuan sesuai dengan prosedur yang berlaku. Menetapkan SMK penerima bantuan melalui surat keputusan Direktur Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan. f. yang bertugas : a) Menyusun instrumen penilaian b) melakukan penilaian terhadap data pendukung dan/atau proposal yang diterima sesuai dengan kriteria yang telah ditentukan. Melaksanakan bimbingan teknis dan penandatanganan Surat Perjanjian penerima bantuan. g. e. c. Kepala Subdit Pembelajaran Kompleks Kemdikbud Gedung E lantai 13. Senayan Jakarta Pusat 10270 3. d. 11 .Direktur Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan u.p. Melakukan verifikasi ke lokasi terhadap calon penerima Bantuan TUK dan Sertifikasi International. atau berdasar pemenuhan kriteria sesuai data pokok SMK. Direktorat Pembinaan SMK melalui Subdit Pembelajaran menginventarisasi SMK yang memenuhi syarat untuk melaksanakan program Bantuan TUK dan Sertifikasi International melalui usulan proposal/ rancangan program. Melakukan supervisi pelaksanaan program. Melakukan monitoring dan evaluasi. d) membuat rekomendasi calon penerima bantuan kepada PPK/ KPA. c) melakukan evaluasi terhadap hasil verifikasi. Jalan Jenderal Sudirman. Membentuk Tim seleksi dan evaluasi calon penerima bantuan. Direktorat Pembinaan SMK a. b.

Pemanfaatan Dana bantuan. Konsepsi pengembangan TUK dan sertifikasi internasional. 2. Dana diterima oleh sekolah tanpa potongan atau pengenaan biaya apapun. b) Surat perjanjian kerjasama antara Direktorat Pembinaan SMK dengan Lembaga Penyalur. Penyusunan Rencana Anggaran Biaya. Materi pokok bimbingan teknis meliputi : 1. Selanjutnya Lembaga Penyalur menyalurkan dana langsung ke rekening Sekolah. Penyusunan laporan pertanggungjawaban pelaksanaan. D. 4. Teknis penyaluran dana tersebut diatur dalam Perjanjian Kerjasama antara Direktorat Pembinaan SMK dengan Lembaga Penyalur. Dana bantuan tahun 2013 disalurkan langsung ke rekening Sekolah 2. Penyaluran Dana 1.C. 12 . Strategi pelaksanaan program bantuan. Proses penyaluran dana bantuan tahun 2013 dilakukan oleh Direktorat Pembinaan SMK dengan mekanisme: a. e. 3. d. Direktorat Pembinaan SMK mengajukan Surat Permintaan Pembayaran (SPP) ke Bagian Keuangan Sekretariat Direktorat Jenderal Pendidikan Menengah dengan melampirkan: a) SK Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) Direktorat Pembinaan SMK tentang Penetapan SMK Penerima tahun 2013. b. Bimbingan Teknis Sekolah yang telah ditetapkan sebagai penerima bantuan akan menerima bimbingan teknis oleh Tim yang ditetapkan oleh Direktur Pembinaan SMK. Penyaluran dana dilakukan mengacu pada Peraturan Menteri Keuangan No 81 tentang Belanja Bantuan Sosial pada Kementerian Negara/Lembaga. 5. f. Bagian Keuangan Sekretariat Direktorat Jenderal Pendidikan Menengah menerbitkan Surat Perintah Membayar (SPM) c. Dana disalurkan oleh KPPN ke Lembaga Penyalur. SPM tersebut disampaikan ke Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Jakarta III untuk diterbitkan Surat Perintah Pencairan Dana (SP2D).

termasuk pembayaran pajak sesuai dengan peraturan yang berlaku. 5. Pelatihan dan sertifikasi keahlian internasional bagi calon assessor di SMK 4. Sertifikasi keahlian bagi siswa SMK Apabila terjadi perubahan pekerjaan . B. 13 . Dalam bukti pengeluaran harus jelas uraian mengenai peruntukannya (misalnya honor. 6. Menyiapkan dokumen teknis. administrasi dan keuangan. Tim pelaksana sebelum proses pekerjaan dilaksanakan harus mengajukan usulan perubahan kepada Direktur Pembinaan SMK diketahui Dinas Pendidikan Kabupaten/ Kota. 4. Ketentuan Penggunaan Dana Penggunaan dana Bantuan SMK Pengembangan TUK dan Sertifikasi Internasional tahun 2013 dipergunakan antara lain untuk : 1. Setiap penggunaan dana bantuan harus dapat dipertanggungjawabkan dan didukung dengan bukti fisik. diberi tanggal dan nomor bukti pengeluaran. Melaporkan hasil kegiatan program bantuan secara administrasi. transport. 3. administrasi dan keuangan untuk kepentingan pemeriksaan oleh aparat pengawas terkait dikemudian hari. 2.BAB IV KETENTUAN PENGGUNAAN DAN PERTANGGUNGJAWABAN DANA A. pembelian/ pengadaan barang/jasa dalam jenis dan jumlah tertentu sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Pertanggungjawaban Penggunaan Dana Hal-hal yang harus diperhatikan oleh pengelola dana antara lain: 1. Akreditasi TUK oleh institusi/provider yang berwenang berskala internasional 3. Memiliki NPWP dan memungut pajak-pajak serta menyetor ke Kas Negara atas pembayaran uang lelah/honor. dan pembelian barang/jasa). Penyiapan tempat uji kompetensi di SMK 2. Bukti pengeluaran uang dalam jumlah tertentu harus dibubuhi materai yang cukup sesuai ketentuan yang berlaku. keuangan dan teknis kepada Direktur Pembinaan SMK dengan tembusan kepada Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota dan Dinas Pendidikan Provinsi.

7. 14 . maka Kepala Sekolah akan dikenakan sanksi sesuai peraturan yang berlaku. Apabila terjadi penyimpangan terhadap penggunaan dana bantuan.

com 15 . yang diperuntukan bagi SMK Penerima bantuan dan tidak dapat dipindahkan. Dinas Pendidikan Provinsi 1 (satu) copy. Pertanggungjawaban penggunaan dana bantuan berupa kuitansi. 1 (satu) asli sebagai pertinggal untuk Sekolah. Seluruh dokumen pengadaan disimpan secara baik oleh Sekolah Penerima Bantuan untuk keperluan pemeriksaan. Laporan tersebut harus dapat memberikan data dan informasi lengkap dan jelas mengenai proses kegiatan dari awal pelaksanaan sampai pekerjaan dinyatakan selesai. bukti setoran pajak. 5725477 email: pembelajaransmk@yahoo. Berita Acara serah terima hasil bantuan peralatan/ antara Kepala Sekolah dengan: • Dinas Pendidikan Kab/Kota yang selanjutnya dicatatkan sebagai aset Pemerintah Kab/Kota bagi SMK negeri. 2. Senayan. Khusus laporan untuk Direktorat Pembinaan SMK dikirim ke: Direktur Pembinaan SMK u. Laporan dibuat rangkap 4 (empat) dalam format ukuran kertas A4 dijilid rapi./Fax (021) 5725474. Kepala Subdit Pembelajaran Kompleks Kemdikbud Gedung E Lantai 13 Jl. • Yayasan yang selanjutnya dicatatkan sebagai aset Yayasan bagi SMK swasta. Implementasi SMK Pengembangan TUK dan Sertifikasi Internasional. Jenderal Sudirman.p. Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota 1 (satu) copy dan 1 (satu) copy untuk Direktorat Pembinaan SMK. nota/faktur pembelian. Jakarta 10270 Telp. 3. Laporan hasil pelaksanaan harus menjelaskan tentang : 1.BAB V PELAPORAN Laporan pelaksanaan Bantuan SMK Pengembangan TUK dan Sertifikasi Internasional mengacu kepada Petunjuk Teknis Penyusunan Laporan yang dikeluarkan Direktorat Pembinaan SMK.

penyerahan aset sampai dengan pelaporan. apabila berorientasi pada pencapaian program dengan mengikutsertakan seluruh warga sekolah dan stakeholders. Program SMK Pengembangan TUK dan Sertifikasi Internasional tahun 2013 akan berjalan lancar. pelaksanaan.BAB VI PENUTUP Pengembangan SMK Pengembangan TUK dan Sertifikasi Internasional merupakan salah satu pilar utama pengembangan peningkatan mutu di SMK. mulai dari tahap perencanaan. Diharapkan semua pihak yang berperan dalam pelaksanaan program baik langsung maupun tidak langsung dapat memahami isi Petunjuk Teknis program bantuan ini. Dengan tersusunnya Petunjuk Teknis (Juknis) ini diharapkan SMK dapat mewujudkan rencana Program SMK Pengembangan TUK dan Sertifikasi Internasional melalui bantuan yang digulirkan oleh Direktorat Pembinaan SMK tahun 2013. sehingga semua kegiatan dapat terlaksana dengan baik sesuai dengan peraturan yang berlaku. Untuk itu koordinasi/kerjasama antara para pihak terkait sangat diharapkan selama penyelenggaraan program SMK Pengembangan TUK dan Sertifikasi Internasional. 16 . tahap finalisasi kegiatan. Salah satu Ketercapaian mutu SMK adalah memiliki Tempat Uji Kompetensi (TUK) dan Sertifikai Internasional.

LAMPIRAN 17 .

Bagian Isi. Latar Belakang B. Visi dan Misi C. C. 2. • Halaman Pengesahan. E. Tujuan dan Sasaran D. Sertifikasi/akreditasi TUK sebagai lembaga yang diberikan kewenangan menyeleggarakan uji kompetensi skala internasional. Pengadaan peralatan/pendukung lain untuk pemenuhan kebutuhan sebagai TUK berkualifikasi internasional.SISTEMATIKA PENYUSUNAN PROPOSAL SMK PENGEMBANGAN TUK DAN SERTIFIKASI INTERNASIONAL TAHUN 2013 Sebagai referensi dalam penulisan proposal untuk mempermudah dalam evaluasi maka proposal minimal dapat disusun dengan sistematika seperti berikut ini : 1. • Halaman Daftar Isi. B. Pelatihan dan sertifikasi calon assesor. D. (RAB) 18 . Bagian Depan. Pembentukan organisasi dan penyusunan dokumen teknis. Sertifikasi keahlian dari peserta didik. meliputi : Bab I PENDAHULUAN A. Analisis Sertifikasi Profesi Bab II RENCANA KEGIATAN PENGEMBANGAN TUK DAN SERTIFIKASI INTERNASIONAL TAHUN 2013 A. Bab III SUMBER PENDANAAN Dana Bantuan dari Pusat sesuai penetapan dari Direktorat PSMK. meliputi : • Halaman sampul • Halaman Identitas Sekolah. • Halaman Kata Pengantar.

Bab IV PENUTUP LAM P I RAN - Data Sarana dan Prasarana pendukung TUK Data calon assesor TUK dilengkapi dengan sertifikat Rekomendasi Mitra/Lembaga Sertifikasi Profil sekolah SK tim pelaksana yang ditandatangani Kepala Sekolah Fotocopy SK pengangkatan Kepala Sekolah Fotocopy Rekening Sekolah Fotocopy SK Pendirian dan Ijin Operasional Sekolah 19 .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful