Anda di halaman 1dari 10

PERTEMUAN 5

5.1 POLINOM LAGRANGE Polinom Langrange adalah polynomial yang dikembangkan dari polinom linier yang mempunyai persamaan sebagai berikut,

p1 ( x) = y 0 +

( y1 y 0 ) ( x x 0 ) (5.1) ( x1 x 0 )

Persamaan(5.1) diatur kembali sehingga menghasilkan persamaan baru seperti dibawah ini,

p1 ( x) = y 0

( x x1 ) ( x x0 ) + y1 (5.2) ( x0 x1 ) ( x1 x0 )

Persamaan (5.2) disajikan dalam bentuk polinom Lagrange sebagai berikut,


p1 ( x ) = L1 ( x ) = a 0 l 0 ( x ) + a1l1 ( x ) ..(5.3)

Persamaan (5.3) disebut polinom Lagrange derajat satu dengan ketentuan bahwa,
a 0 = y 0 , l 0 ( x) =

( x x0 ) ( x x1 ) dan a1 = y1 , l1 ( x) = ( x 0 x1 ) ( x1 x 0 )

Nama polinom Lagrange ini diambil dari nama penemunya, yaitu Joseph Louis Lagrange, seorang matematikawan bangsia Perancis. Bentuk umum dari polinom Lagrange ini adalah sebagai berikut,
n

pi ( x) = Li ( x ) = ai l i ( x ) = a 0 l 0 ( x) + a1l1 ( x ) + a 2 l 2 ( x ) + ... + a n l n ( x) (5.4)


i =0

yang dalam hal ini,


a i = y i dimana i = 0,1, 2, 3,...., n dan

l i ( x) =

j =0 , j i

(x x j ) ( xi x j )

( x x0 )( x x1 )...( x xi 1 )( x xi +1 )...( x x n ) ( xi x 0 )( xi x1 )...( xi xi 1 )( xi xi +1 )...( xi x n )


i= j i j

Mudah dibuktikan bahwa:


1, li ( x j ) = 0 untuk untuk

dan polinom Ln ( x) melalui setiap titik

data. Bukti; Jika i = j , maka

l i ( xi ) =

j =0 , j i

( xi x j ) ( xi x j )

( xi x 0 )( xi x1 )...( xi xi 1 )( xi xi +1 )...( xi x n ) = 1, ( xi x 0 )( xi x1 )...( xi xi 1 )( xi xi +1 )...( xi x n )


Ismardianto, ST METODE NUMERIK

Pusat Pengembangan Bahan Ajar - UMB

Karena penyebut sama dengan pembilang. Jika i j , maka

li ( xi ) =
=
=

j =0 , j i

( xi x j ) ( xi x j )

( x j x 0 )( x j x1 )...( x j x j )...( x j xi 1 )( x j x j +1 )...( x j x n ) ( xi x 0 )( xi x1 )...( xi x j )( xi x i 1 )( xi xi +1 )...( xi x n )


0 =0 ( xi x0 )( xi x1 )...( xi x j )( xi x i 1 )( xi xi +1 )...( xi x n )

Akibatnya,
Ln ( x 0 ) = l 0 ( x 0 ) y 0 + l1 ( x0 ) y1 + l 2 ( x0 ) y 2 + ... + l n ( x 0 ) y n
= 1. y 0 + 0. y1 + 0. y 2 + ... + 0. y n = y 0

Ln ( x1 ) = y1 , Ln ( x 2 ) = y 2 , Ln ( x 3 ) = y 3 ,

. . .
Ln ( x n ) = y n . Dengan demikian

Ln ( xi ) = yi , i = 0,1, 2,...n.

atau dengan

kata lain , polinom interpolasi Ln ( x) melalui setiap titik data. Contoh: 5.1 Hampiri f ( x) = Cos x dengan polinom interpolasi Lagrange derajat 3 dalam

selang [0,0 ;1,2] . Gunakan empat titik, yaitu

x0 = 0,0; x1 = 0,4; x2 = 0,8; x3 = 1,2


0,8 0,696707 1,2 0,362358

Hitung nilai hampiran L3 (0,5) dan bandingkan dengan nilai eksaknya. Solusi,
xi

0,0 1,000000

0,4 0,921061

yi

Polinom Lagrange derajat tiga yang menginterpolasi titik pada table adalah,

Pusat Pengembangan Bahan Ajar - UMB

Ismardianto, ST METODE NUMERIK

p3 ( x) = L3 ( x) = ai li ( x) = a 0 l 0 ( x) + a1l1 ( x) + a 2 l 2 ( x) + a3 l3 ( x)
i =0

p3 ( x) = L3 ( x) = y 0 y2

( x x1 )( x x 2 )( x x3 ) ( x x0 )( x x 2 )( x x3 ) + y1 + ( x0 x1 )( x0 x 2 )( x0 x3 ) ( x1 x0 )( x1 x 2 )( x1 x3 )

( x x 0 )( x x1 )( x x3 ) ( x x0 )( x x1 )( x x 2 ) + y3 ( x 2 x0 )( x 2 x1 )( x 2 x3 ) ( x3 x0 )( x3 x1 )( x3 x 2 )
( x 0,4)( x 0,8)( x 1,2) + (0,0 0,4)(0,0 0,8)(0,0 1,2) ( x 0)( x 0,8)( x 1,2) + (0,4 0)(0,4 0,8)(0,4 1,2) ( x 0)( x 0,4)( x 1,2) + (0,8 0)(0,8 0,4)(0,8 1,2) ( x 0)( x 0,4)( x 0,8) (1,2 0)(1,2 0,4)(1,2 0,8)

p3 ( x) = L3 ( x ) = 1,000000 0,921061

0,696707 0,362358

2,604167( x 0,4)( x 0,8)( x 1,2) + 7,195789( x 0,0)( x 0,8)( x 1,2) 5,443021( x 0,0)( x 0,4)( x 1,2) + 0,943640( x 0,0)( x 0,4)( x 0,8)
galat akibat pembulatan polinom p3(x) ini tidak perlu

Untuk

mengurangi

disederhanakan lebih jauh. Kurva y = Cos x dan y = p 3 ( x ) = L3 ( x) diperlihatkan pada gambar 5.1.

y
1,0

0,5

0,4

0,8

1,2

1,6

2,0

Gambar. 5.1 Grafik fungsi y= Cos x dan y=p3(x)

= y = p3 (x)

= y = f(x)
Pusat Pengembangan Bahan Ajar - UMB Ismardianto, ST METODE NUMERIK

Dengan

menggunakan

polinom

interpolasi
,

y = p 3 ( x ) = L3 ( x) itu

kita

dapat

menentukan nilai hampiran untuk x = 0,5

yaittu p3 (0,5) = L3 (0,5) = 0,877221 .

Bandingkan dengan nilai eksaknya, yaitu y = Cos (0,5) = 0,877583 . Perlu diketahui bahwa polinom Lagrange tidak hanya berlaku untuk titik-titik yang berjarak sama. Kita dapat membentuk polinom Lagrange untuk titik-titik data yang berjarak tidak sama. Contoh: 5.2 Dari fungsi y = f ( x) diberikan tiga buah titik yang diperlihatkan dalam tabel sebagai berikut,
xi

1 1,5709

4 1,5727

6 1,5751

yi

Tentukan penting. Solusi,

f (3,5) dengan polinom Lagrange derajat dua. Gunakan lima angka

Polinom derajat dua

n = 2 ( diperlukan tiga titik ),

p 2 ( x) = L2 ( x ) = a 0 l 0 ( x) + a1l1 ( x) + a 2 l 2 ( x)

= l 0 ( x) y 0 + l1 ( x) y1 + l 2 ( x) y 2

l 0 ( x) = l1 ( x) = l 2 ( x) =
Jadi,

( x 4)( x 6) (3,5 4)(3,5 6) l 0 (3,5) = = 0,083333 (1 4)(1 6) (1 4)(1 6 ( x 1)( x 6) (3,5 1)(3,5 6) l1 (3,5) = = 1,0417 (4 1)(4 6) (4 1)(4 6) ( x 1)( x 4) (3,5 1)(3,5 4) l1 (3,5) = = 0,125 (6 1)(6 4) (6 1)(6 4)

p 2 (3,5) = (0,083333)(1,5709) + (1,0417)(1,5727) + ( 0,125)(1,5751) = 1,5723


5.2 POLINOM NEWTON Polinom Lagrange kurang disukai dalam praktek, karena alasan berikut,

1. Jumlah komputasi yang dibutuhkan untuk satu kali interpolasi adalah besar.
Interpolasi untuk nilai

yang lain memerlukan jumlah komputasi yang sama,

karena tidak ada bagian komputasi sebelumnya yang dapat digunakan.

Pusat Pengembangan Bahan Ajar - UMB

Ismardianto, ST METODE NUMERIK

2. Bila jumlah titik data meningkat atau menurun, hasil komputasi sebelumnya tidak
dapat digunakan. Hal ini disebabkan oleh tidak adanya hubungan antara
p n 1 ( x ) dan p n ( x ) pada polinom Lagrange.

Polinom Newton dibuat untuk mengatasi kelemahan ini. Dengan polinom Newton, polinom yang dibentuk sebelumnya dapat dipakai untuk membuat polinom derajat yang lebih tinggi. Tinjau kembali polinom linier pada pers. ( 5.1)

p1 ( x) = y 0 +

( y1 y 0 ) ( x x 0 ) .(5.5) ( x1 x 0 )

Bentuk pers.(5.5) dapat ditulis sebagai,


p1 ( x ) = a 0 + a1 ( x x 0 ) ..(5.6)

yang dalam hal ini ,


a 0 = y 0 = f ( x 0 ) .(5.6)

dan

a1 =

y1 y 0 f ( x1 ) f ( x0 ) = (5.7) x1 x0 x1 x 0

Persamaan 5.7 merupakan bentuk selisih terbagi (divided difference) dan dapat dinyatakan sebagai,

a1 = [ xf 1, x0]

.. (5.8).

Setelah polinom linier, polinom kuadratik dapat dinyatakan dalam bentuk


p 2 ( x) = a 0 + a1 ( x x0 ) + a 2 ( x x 0 )( x x1 ) .5.9)

atau
p 2 ( x) = p1 ( x ) + a 2 ( x x 0 )( x x1 ) ...5.10)

dimana

a2 =

f ( x 2 ) a 0 a1 ( x 2 x 0 ) ( x 2 x 0 )( x 2 x1 )

Pusat Pengembangan Bahan Ajar - UMB

Ismardianto, ST METODE NUMERIK

[= xf 2, x1] [ xf 1, x0]
x2 x0
(i) (ii) Rekurens: 5.12) Basis:
p 0 ( x) = a0

...5.11)

Demikian seterusnya, kita dapat membentuk polinom Newton secara bertahap, polinom berderajat n dibentuk dari polinom berderajat ( n 1) . Polinom Newton dinyatakan dalam hubungan rekursif sebagai berikut:
p n ( x ) = p n 1 ( x) + a n ( x x 0 )( x x1 )...( x x n ) ...

Jadi secara umum polinom Newton dapat dinyatakan oleh:

p n ( x) = N n ( x) = a 0 + a1 ( x x 0 ) + a 2 ( x x0 )( x x1 ) + a 3 ( x x 0 )( x x1 )( x x 2 ) + ... + a n ( x x 0 )( x x1 )...( x x n 1 ).....................................................(10.13) Nilai konstanta a 0 , a1 , a 2 , a 3 ...., a n merupakan nilai selisih terbagi , sehingga polinom ini juga disebut polinom selisih terbagi Newton dengan nilai masing-masing:

a 0 = f ( x0 )

a1 = f [ x1 , x0 ]

a 2 = f [ x 2 , x1 , x0 ]

an = f [ xn , xn 1, xn 2,. , x1 , x0 ]
yang dalam hal ini,

f xi , x j =

[ ]

f ( xi ) f ( x j ) xi x j
Ismardianto, ST METODE NUMERIK

Pusat Pengembangan Bahan Ajar - UMB

[ xf n , xn 1,. ,x1] [ xf n 1,xn 1,. ,x0] [ xf ,x , x ,. .,x , x ] =


n n 1 n 2 1 0

f xi , x j , x k =

f xi , x j f x j , x k ] xi x k

x n x0

Dengan demikian polinom Newton ini dapat dinyatakan sebagai berikut,

N n ( x ) = f ( x0 ) + ( x x 0 ) f [ x1 , x 0 ] + ( x x 0 )( x x1 ) f [ x 2 , x1 , x0 ] +
( x x0 )( x x1 )...( x x n 1 ) f [ x n , x n 1 ,..., x1 , x0 ] ..
(5.14). Nilai selisih terbagi ini dapat dihitung dengan menggunakan table, yang disebut table selisih terbagi, misalkan table selisih terbagi untuk n = 3 (diperlukan empat buah titik data). TABEL SELISIH TERBAGI, n=3

i
0 1 2 3

xi
x0

y i = f ( xi ) f ( x0 )

ST-1

ST-2

ST-3

f [ x1 , x 0 ]

f [ x 2 , x1 , x0 ] f [ x3 , x 2 , x1 ]

f [ x3 , x 2 , x1 , x0 ]

x1 x2
x3

f ( x1 ) f ( x2 )
f ( x3 )

f [ x 2 , x1 ]
f [ x3 , x 2 ]

Sekali table selisih terbagi dibentuk, polinom interpolasi yang melewati sekumpulan titik ( xi , y i ) berbeda ( misalnya untuk i = 0 ,1, 2 , atau i = 1, 2 , 3 ) dapat ditulis dengan mudah. Bila bagian table yang diarsir dinyatakan di dalam matriks ST

[ 0. .n, 0. .n]

, maka evaluasi N n ( x ) untuk

x = t dapat dinyatakan sebagai,

N n (t ) = ST [ 0 , 0] + ST

[ 0 ,1]

(t x0 ) + ST [ 0 , 2] (t x0 )(t x1 ) +.
Ismardianto, ST METODE NUMERIK

Pusat Pengembangan Bahan Ajar - UMB

+ ST Contoh 5.2

[ 0 , n]

(t x0 )(t x1 )...(t xn 1 )

Hampiri f ( x) = Cos x dengan polinom interpolasi Newton derajat 3 dalam

selang [0,0 ;1,2] . Gunakan empat titik, yaitu

x0 = 0,0; x1 = 0,4; x2 = 0,8; x3 = 1,2


0,8 0,696707 1,2 0,362358

Hitung nilai hampiran N 3 (0,5) dan bandingkan dengan nilai eksaknya. Solusi,
xi
yi

0,0 1,000000

0,4 0,921061

0,921061 1,000000 f [ x1 , x 0 ] = = 0,197348 0,4 0,0 0,696707 0,921061 f [ x 2 , x1 ] = = 0,560885 0,8 0,4 0,362358 0,696707 f [ x3 , x 2 ] = = 0,835873 1,2 0,8 0,560885 (0,197348) f [ x 2 , x1 , x 0 ] = = 0,454421 0,8 0,0 0,835873 ( 0,560885) f [ x3 , x 2 , x1 ] = 0,343735 1,2 0,4 0,343735 (0,454421 f [ x3 , x 2 , x1 , x 0 ] = = 0,092238 1,2 0,0

Hasil perhitungan diatas ditabelkan seperti dibawah ini TABEL SELISIH TERBAGI, n=3

i
0 1 2 3

xi x 0 =0,

y i = f ( xi ) f ( x 0 ) =1,00000

ST-1 -0,197348 -0,560885 -0,835873

ST-2 -0,454421 -0,343735

ST-3 0,092238

0 x1 =0, 4 x 2 =0, 8 x3 =1, 2

0 f ( x1 ) =0,92106 1 f ( x 2 ) =0,69670 7 f ( x3 ) =0,36235 8

Sehingga polinom Newton untuk berikut.

f (0,5) = Cos (0,5) N 3 (0,5) adalah sebagai

Pusat Pengembangan Bahan Ajar - UMB

Ismardianto, ST METODE NUMERIK

f (0,5) = Cos (0,5) N 3 (0,5) = 1,000000+(0,5-0,0)(-0,197348)+(0,5-0,0)(0,5-0,4)


(-0,454421)+(0,5-0,0)(0,5-0,4)(0,5-0,8)(0,092238) = 0,877221, sedangkan nilai eksak dari Cos (0,5) = 0,877583. Soal Latihan 1. Hitunglah selisih terbagi Newton dan tentukan polinom N n ( x ) yang melalui titik berikut: a) (0,-2), (1,2), (2,4),(3,4), (4,2), (5,-2) b) (1,8), (2,17), (3,24), (4,29), (5,32), (6,33) c) (0,5), (1,5), (2,3), (3,5), (4,17), (5,45), (6,95) d) (0,1), (1,-1), (4,1), (6,-1) e) (4,1), (1,-1), (6,-1), (0,1) f) (0,0), (1,16), (2,48), (4,88), (5,0) 2. Buatlah tabel selisih terbagi dari data berikut ini, kemudian hitung N 3 (1)
x i = -2, 0, 3,

f ( xi ) = 5, 1, 55, 209

3. Fungsi

f ( x) =

x2 + x , yang tampaknya rumit dan sukar diintegralkan secara ex + x

analitik dalam selang [ 0 ; 0,9] . Cara yang mudah adalah dengan menghampiri
f ( x ) dengan polinom interpolasi, misalnya dengan polinom derajat-3 atau p 3 ( x ) , yang dalam hal ini jarak antara titik adalah h =

0,9 0,0 = 0,3 , 3

0 ,9

selanjutnya ,

0, 0

f ( x) dx

0 ,9

0, 0

p ( x) dx . Hitunglah integral
3

f ( x ) dalam selang

[ 0 ; 0,9]
saudara.

dengan cara tersebut. Polinom interpolasi yang digunakan terserah

4. Tentukan polinom yang menghampiri f ( x ) = koma , dalam selang [ 2 , 4] . Ambil h = 0,5 .

x sampai 6 angka dibelakang x

Pusat Pengembangan Bahan Ajar - UMB

Ismardianto, ST METODE NUMERIK

5. Fungsi f ( x ) =

x2 + x tampaknya rumit dan sukar diintegralkan secara analitik ex + x

dalam selang [0,0 ; 0,9] . Cara yang mudah adalah dengan menghampiri fungsi
f ( x ) dengan polinom interpolasi, misalnya polinom derajat 3 atau p 3 ( x ) , yang

dalam
0 ,9

hal

ini
0 ,9

jarak

antar

titik

adalah

h = 0,9 0,0 ,

selanjutnya

f ( x )dx

p
0

( x )dx . Hitunglah integral f ( x ) dalam selang

[0,0 ; 0,9]

dengan cara tersebut. Polinom interpolasi yang digunakan terserah saudara.

Pusat Pengembangan Bahan Ajar - UMB

Ismardianto, ST METODE NUMERIK