Anda di halaman 1dari 8

ASUHAN KEPERAWATAN PADA TN B DENGAN DIAGNOSA SKIZOFRENIA HEBEFRENIK DENGAN MASALAH UTAMA ISOLASI SOSIAL ( MENARIK DIRI)

PENGKAJIAN

I.

IDENTITAS KLIEN Inisial Umur Agama Alama Ruang rawat RM Tanggal masuk Tanggal pengkajian Informan : Tn. B ( L) : 30 tahun : Islam : Dharma wangsa VII /30 Surabaya : Ruang G : 016331 : 10-02-2001 : 22-02-2001 : Klien, orang tua serta catatan medik

II.

ALASAN MASUK Klien ngamuk-ngamuk selama satu minggu di rumah, setiap orang yang lewat didorong, kadang-kadang dipukul,bahkan ada yang diserangnya dengan gunting. Sebelumnya klien selalu mengurung diri di kamar. Keluhan utama di rumah sakit jiwa : Klien mengatakan Saya tidak sakit .

- Di rumah sakit klien sukar tidur, menyendiri di kamar, kurang bergaul dengan klien-klien yang lain, dan klien jarang mengikuti kegiatan terapi di rehabilitasi. Masalah keperawatan : Menarik diri.

III.

FAKTOR PREDISPOSISI A. Klien pernah mengalami gangguan jiwa, dan pernah juga dirawat di RSJ Menur sebanyak dua kali : 1. Tahun 1997 2. Tahun 1998 : Pulang paksa : Melarikan diri

B. Pengobatan sebelumnya kurang berhasil. Klien malas kontrol, pernah putus pengobatan selama tiga bulan karena keluarga tidak mampu membeli obat, sehingga klien kambuh lagi.

Masalah keperawatan : Koping keluarga inefektif Kurangnya pengetahuan keluarga dalam merawat klien Gangguan jiwa Resiko tinggi kekambuhan.

C. Anggota keluarga tidak ada yang mengalami gangguan jiwa D. Pengalaman masa lalu yang tidak menyenangkan : 1. Sebelum klien mengalami gangguan jiwa pernah bingguang karena mempunyai hutang praktikum. Klien pernah gagal dalam mencalonkan temannya sebagai ketua senat. Klien mengatakan kepada keluarganya, bahwa semua teman-teman sekampus membenci dia. 2. Klien pernah masuk rumah sakit jiwa menur sebanyak dua kali dengan alasan dirumah klien sering marah-marah, suka membentak orang, pernah mencoba memukul ayahnya, pernah telanjang tanpa perasaan malu, serta komonikasi kadang-kadang nyambung

kadang-kadang tidak. Masalah keperawatan : Menarik diri Resiko tinggi tindak kekerasan.

IV.

PEMERIKSAAN FISIK 1. Tanda vita : TD : 120/80 mmHg Suhu : 36 C RR : 20x/mt.

Nadi : 88 x/mt

2. Tinggi badan dan berat badan tidak terkaji. 3. Keluhan fisik tidak ada.

V.

PSIKOSOSIAL A. Genogram

Keterangan :

B. Konsep diri 1. Gambaran diri Klien mengatakan menyukai semua bagian tubuhnya . 2. Identitas diri Klien anak ke-dua dari empat bersaudara. Klien anak penurut,

pendiam,tertutup dan belum menikah. 3. Peran Klien berperan sebagai seorang anak. Di rumah klien membantu ibunya mncuci pakaian,mengangkat air, dan menjaga took. 4. Ideal diri Klien mempunyai cita-cita mendirikan apotik tapi tidak tercapai. Harapan klien sekarang ingin cepat pulang dan berkumpul lagi bersama orang tua. 5. Harga diri Klien malu bergaul dengan temannya dikampus karena klien gagal dalam calonnya untuk menjadi ketua senat,klien merasa dirinya dibenci oleh teman-temannya. Masalah keperawatan : Harga diri rendah.

Hubungan sosial Orang yang paling dekat di rumah adalah oran tuanya Klen orangnya pendiam,jarang berkomunikasi dengan orang lain dan susah untuk memulai sesuatu pembicaraan . Selama sakit, di rumah klien jarang keluar rumah,selalu di dalam rumah. Saat di rumah sakit sering diam di kamarnya dan tidur, jarang ikut kegiatan terapi di rahab. Masalah keperawatan : Gangguan interaksi sosial.

Spiritual Klien seorang muslim yang percaya kepada Allah SWT. Pada waktu sehat klien sering ikut kegiatan mengaji, sedangkan waktu sakit (sekarang ) tidak teratur sembayang.

I.

STATUS MENTAL 1. Penampilan ; tidak rapi. DS: saya tidak/jarang sisiran karena tidak punya sisir baju yang saya pakai ini sudah sejak kemarin lusa DO: - Klen selalu memakai seragam RSJ ruang G - Rambut klien terkesan acak-acakan tidak pernah disisir

- Kuku panjang Masalah keperawatan : Defisit perawatan diri. 2. Pembicaraan Klien berbicara agak lambat dan sulit untuk memulai suatu pembicaraan. Klien hanya bicara jika ditanya dan jawabannya singkat, kadang hanya mengangguk saja. Kontak mata saat bicara kurang, saat bicara sering kepalanya menunduk, sesekali mengangkat kepala saat menjawab pertanyaan disertai dengan ekspresi wajah curiga. Masalah keperawatan : Curiga. 3. Aktifitas motorik Klien tampak lesu,sering tidur bangun apabila di panggil pada saat makan dan mau minum obat. Klien jarang keluar ruangan untuk jalan-jalan, jarang ikut kegiatan terapi kerja,musik, selalu menyendiri, klien mau jalan-jalan bila diajak. 4. Alam perasaan Klien tampak sedih,klien jarang berbicara, pandangan klien kosong. Masalah keperawatan : Gangguan alam perasaan : sedih. 5. Afek : Datar Klien bereaksi bila ada respon dalam waktu singkat. 6. Interaksi selama wawancara Klien kurang kooperatif , kontak mata kurang saat berbicara, pandangan klien menunjukan curiga,klien memandang perawat/petugas hanya sebentar saja,klien bnayak berbicara dengan orang lain dengan kepala tetap tunduk. Masalah keperawatan : Curiga. 7. Persepsi Klien sering mendengar suara-suara seperti mengolok-olok dia. Masalah keperawatann : Perubahan sensori perceptual { Halusinasi pendengaran). 8. Proses berpikir : Blocking Pada saat berbicara kadang klien berhenti berbicara secara tiba-tiba. Masalah keperawatan : Gangguan proses berpikir : Arus blocking. 9. Isi fikir Waham curiga, klien suka menyendiri, jarang bergaul dengan pasien lain, serta klien tidak mau diajak jalan-jalan sama temannya.

10.Tingkat kesadaran Kesadaran klien kompos metis, tidak ada disorientsi. Pada saat klien ditanya kapan masuk rumah sakit ?, klien menjawab dengan benar. Klien sadar bahwa dia berada di rumah sakit dan klien masih mengenal ibunya pada saat dikunjungi. 11.Memori Klien masih mampu mengingat peristiwa-peristiwa yang sudah terjadi Pada masa lampau, dibuktikan dengan kmampuan klien menceritakan pengalamannya masa lalu, demikian juga dengan peristiwa yang baru saja dialami oleh klien. Daya ingat klien saat ini baik,klien ingat jadual makan, minum obat,dan saat ditanya apakah sudah mandi .?, jawabnya sudah 12.Tingkat konsenterasi dan berhitung Daya konsentrasi cukup baik,dalam komunikasi klien mendengarkan dengan tenang, dan tidak mengalihkan perhatian. Kemampuan berhitung klien cukup baik, dibuktikan dengan kemampuan klien mengurutkan angka 10 sampai dengan angka satu 13.Kemampuan pnilaian Gangguan penilaian termasuk ringan, engan kemampuan klien memberikan keputuisan dengan bantuan orang lain. Klien diberikan pilihan ganti baju atau madi dulu, ternyata setelah dibreikan penjelasan klien memilih mandi dulu. 14.Daya tilik diri Klien menyadari bahwa dirinya sakit dan harus menjalani perawatan di RSJ menur.

VII. KEBUTUHAN PERSIAPAN PULANG 1. Makan : Klien makan dan minum tanpa disuap, mampu mengam bil, klien mencici alat makan setelah makan.

2. BAB/BAK 3. Mandi

: Klien BAB dan BAK tanpa bantuan. : Klien manpu mandi sendiri,sehari dua kali, terkadang masih perlu dingatkan.

4. Berpakaian : Klien mengganti baju sendiri, 2-3 hari sekali dan masih perlu diingatkan. 5. Istirahat : Klien sering tidur, sebelum tidur klien melamun.

6. Penggunaan: Klien mau minum obat tanpa dipaksa. Obat 7. Pemeliharaan : Perawatan lanjuatan : ada (Keluarga mencanangkan kesehatan kontrol. Sistem pelindung 8. Kegiatan di dalam rumah 9. Kegiatan di Luar rumah. Masalah keperawatan : Defisit perawatan diri. : : ada (Keluarga memperhatikan klien)

: Klien mampu melakukan pekerjaan ringan, seperti : menyapu dalam rumah, mencuci piring, dan menjaga kios.

VIII. MEKANISME KOPING Menyendiri Tidak terbuka sama orang lain Menarik diri Tingkah laku kekerasan

Masalah keperawatan : Koping individu inefektif.

IX. MASALAH PSIKOSOSIAL DAN LINGKUNGAN 1. Masalah yang berhubungan dengan kelompok. Klien jarang bergaul, lebih sering menyendiri, melamun dan tidur. 2. Masalah yang berhubungan dengan lingkungan Kliemn menarik diri, jarang sekali bersama dengan pasien yang lain, mau jalan-jalan kalau diajak/diingatkan oleh petugas. 3. Masalah yang berhubungan dengan pendidikan. Klien kuliah difarmasi sampai skripsi tapi belum sampai diwisuda,jika Masalah yang berhubungan dengan pekerjaan Klen belum bekerja. 5. Masalah dirumah klien tekadang masih membuka-buka bukunya. 4. yang berhubungan dengan perumahan

Klien masih tinggal bersama ayah dan ibu. 6. Masalah yangberhububgan dengan ekonomi. 7. Masalah yang berhubungsn dengsn kesehstsn. Klien jarang kontrol. Masalah keperawatan : Menarik diri. Resti kekambuhan

PENGETAHUAN KURANG TENTANG 1. 2. 3. 4. Penyakit jiwa Koping Sistem pendukung Faktor presipitasi

Masalah keperawatan : Kurang pengetahuan. XI. ASPEK MEDIK Diagnosa medik : Skizofrenia hebifrenik berulang

XII.

DAFTAR MASALAH KEPERAWATAN 1. Resiko tinggi kekerasan 2. Menarik diri 3. Koping keluarga inefektif

4. Kurang pengetahuan keluarga 5. Resiko tinggi kekambuhan 6. Harga diri rendah 7. Gangguan interaksi sosial 8. Defisit perawatan diri 9. Curiga 10. Gangguan alam perasaan sedih 11. Intoleransi aktifitas 12. Regimen therapy inefektif