Anda di halaman 1dari 5

D3 TEKNIK SIPIL POLITEKNIK NEGERI BANDUNG

BAB I PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang Jembatan adalah suatu struktur konstruksi transportasi melalui sungai, danau, kali, jalan raya, jalan kereta api dan lain-lain. Jembatan adalah suatu struktur konstruksi yang berfungsi untuk menghubungkan dua bagian jalan yang terputus oleh adanya rintangan-rintangan seperti lembah yang dalam, alur sungai saluran irigasi dan pembuang. Peningkatan sarana transportasi diperlukan untuk menunjang

pertumbuhan ekonomi dan menunjang pembangunan nasional di masa yang akan datang. Sesuai dengan perkembangan daerah yang bersangkutan, jembatan merupakan salah satu prasarana transportasi yang sangat menentukan dalam upaya menunjang kelancaran lalu lintas dan meningkatkan aktifitas perekonomian di daerah yang mulai berkembang. Perencanaan jembatan ini menggunakan struktur beton bertulang. Kelebihan dari material beton adalah sangat kuat terhadap tekanan dan lemah terhadap tarikan. Untuk mengatasi kelemahan beton terhadap tarik pada suatu elemen struktur, maka pada bagian (daerah) tarik dipasang baja tulangan. Sifat dari baja tulangan adalah kuat terhadap tarik dan lemah terhadap tekan, sehingga gabungan antara beton dan baja tulangan akan menghasilkan bahan yang kuat terhadap tekan dan tarikan. Dalam Tugas Akhir yang berjudul PERENCANAAN JEMBATAN BETON BERTULANG PADA SUNGAI CIKAPUNDUNG KOTA BANDUNG JAWA BARAT ini dimaksudkan untuk merencanakan kembali jembatan dengan sistem yang beton bertulang dengan analisa yang sama yaitu
Fatma, Syifa, Prencanaan Jembatan Beton.. 1

D3 TEKNIK SIPIL POLITEKNIK NEGERI BANDUNG

dengan statis tertentu dalam rangka mempelajari dan memahami perencanaan struktur beton bertulang. Jembatan yang direncanakan di atas sungai Cikapundung ini mempunyai panjang bentang 20 m, dan lebar total jembatan 10 m.

Gambar 1.1 Peta Lokasi Rencana Pembangunan Jembatan

Gambar 1.2 Potongan melintang jembatan

1.2 Ruang Lingkup Ruang lingkup dari penulisan laporan Tugas Akhir ini adalah mengenai Perencanaan Jembatan Beton Bertulang. Pada laporan ini akan
Fatma, Syifa, Prencanaan Jembatan Beton.. 2

D3 TEKNIK SIPIL POLITEKNIK NEGERI BANDUNG

dipaparkan mengenai perencanaan bangunan atas struktur jembatan yang terdiri dari perencanaan pelat lantai jembatan, balok, diafragma serta dengan penulangan struktur jembatan tersebut atau Bar Bending Schedule (BBS).

1.3 Tujuan 1.3.1 Tujuan Umum Tujuan umum dari Tugas Akhir ini adalah mahasiswa dapat memperoleh pengetahuan di bidang Teknik Sipil secara menyeluruh.

1.3.2 Tujuan Khusus Sedangkan tujuan khusus dari tugas akhir ini diantaranya adalah: 1. Merencanakan struktur pelat lantai jembatan, balok, dan diafragma. 2. Merencanakan jadwal penulangan atau Bar Bending Schedule (BBS) beserta gambar penulangan struktur atas jembatan. 1.4 Pembatasan Masalah Pembatasan masalah perencanaan Jembatan Beton Bertulang Pada Sungai Cikapundung adalah sebagai berikut: 1. Perhitungan Pelat Lantai Jembatan. 2. Perhitungan Girder. 3. Perhitungan Abutment. 4. Scheduling Penulangannya atau BBS (Bar Bending Schedule).
Fatma, Syifa, Prencanaan Jembatan Beton.. 3

D3 TEKNIK SIPIL POLITEKNIK NEGERI BANDUNG

5. Gambar Detail Engineering Design (DED) struktur atas jembatan.

1.5 Sistematika Penulisan Sistematika penulisan tugas akhir ini akan dibagi dalam beberapa bab sebagai berikut: 1. BAB I PENDAHULUAN, menguraikan latar belakang topik, ruang lingkup, tujuan umum dan khusus, pembatasan masalah, dan sistematika penulisan secara keseluruhan. 2. BAB II STUDI PUSTAKA, membahas mengenai dasar teori tentang jembatan beton bertulang, perhitungan pelat lantai jembatan, perhitungan balok, perhitungan abutment dan scheduling penulangan atau Bar Bending Scheduling (BBS).

Fatma, Syifa, Prencanaan Jembatan Beton.. 4

D3 TEKNIK SIPIL POLITEKNIK NEGERI BANDUNG

3. BAB III METODOLOGI, yaitu metodologi yang digunakan untuk penyelesaian Tugas Akhir meliputi prosedur, teknik analitis data atau teknis perancangan, flowchart penulangan balok, pelat, dan diafragma pada jembatan, flowchart pengerjaan Bar Bending Scheduling (BBS), pembebanan jembatan, dan modeling jembatan. 4. BAB IV PEMBAHASAN, berisi analitis data, perhitunganperhitungan analitis atau perancangan yang meliputi pelat lantai jembatan, balok, dan scheduling penulangan. 5. BAB V PENUTUP, menguraikan kesimpulan dan saran yang berkaitan dengan pembahasan hasil perhitungan materi tugas akhir.

Fatma, Syifa, Prencanaan Jembatan Beton.. 5