Anda di halaman 1dari 1

Mulai halaman 10 Pemeriksaan colok dubur akan memberi kesan keadaan tonus sfingter anus, mukosa rectum, kelainan

lain seperti benjolan didalam rectum dan prostat. Pada perabaan melalui colok dubur, harus diperhatikan konsistensi prostat (pada pembesaran prostat jinak konsistensinya kenyal), adalah asimetris, adakah nodul pada prostat, apakah batas atas dapat diraba. Pada karsinoma prostat, prostat teraba keras atau teraba benjolan yang konsistensinya lebih keras dari sekitarnya atau ada prostat asimetri dengan bagian yang lebih keras. Dengan colok dubur dapat pula diketahui batu prostat bila teraba krepitasi (Purnomo,2007)

kendati demikian,hasil palpasi yang menunjukkan ukuran prostat yang normal tidak menyingkirkan kemungkinan diagnosis BPH . (3) ( Brunner & Suddarth, 2000 )

pancaran menurun antara 6-8 ml/detik, sedangkan maksimal pancaran menjadi 15 ml/detik atau kurang pada-lansia.html Para pria yang tetap aktif berolahraga secara teratur,berpeluang lebih sedikit menglami gangguan prostat,termasuk BPH.dengan aktif olahraga maka kadar dididrotestosteron dapat diturunkan sehingga dapat memperkecil risiko gngguan prostat.selain itu,olahraa akan mengontrol berat badan agar otot lunak yang melingkari prostat tetap stabil.olahraga akan mengurangi kadar lemak dalam darah sehingga kadar kolesterol menurun.
(11) (9)

http://www.blogbugar.com/2013/02/hipertrofi-prostat-jinak-

[Barry Franklin Ph.D., Joseph Piscatella]

cara
(4)

medikamentosa,pembedahan,atau

tindakan

endourologi

yang

kurang

invasive.

http://nurlailaoktora.wordpress.com/2013/02/14/benign-hiperplasia-prostat-bph/