Anda di halaman 1dari 1

3.

Tanda dan Gejala Klinis Stomatitis Aftosa Rekuren (SAR) Gambaran klinis SAR penting untuk diketahui karena tidak ada metode diagnosa laboratorium yang spesifik yang dapat diandalkan untuk menegakkan diagnose SAR. SAR diawali gejala prodormal yang dilukiskan/digambarkan sebagai rasa sakit, rasa terbakar atau tertusuk-tusuk 24-48 jam sebelum menjadi ulser. Selanjutnya Stanley dkk dalam bukunya yang berjudul The Occurrence of Microorganisms in Microscopic Sections of Aphthous and Nonaphthous Lesions and Other Oral Tissues, telah membagi karakterisrik SAR kepada 4 tahap yaitu premonitori, preulseratif, ulseratif, dan penyembuhan. Tahap premonitori terjadi pada 24 pertama perkembangan lesi SAR. Pada waktu prodromal, pasien akan merasakan sensasi mulut terbakar pada tempat dimana lesi akan muncul. Secara mikroskopis sel-sel mononuklear akan menginfeksi epitelium, dan oedema akan mulai berkembang. Tahap preulseratif terjadi pada 18-72 jam pertama perkembangan lesi SAR. Pada tahap ini, makula dan papula akan berkembang dengan tepi eritematous. Intensitas rasa nyeri akan meningkat sewaktu tahap preulseratif ini. Tahap ulseratif akan berlanjut selama beberapa hari hingga 2 minggu. Pada tahap ini papula-papula akan berulserasi dan ulser itu akan diselaputi oleh lapisan fibromembranous yang akan diikuti oleh intensitas nyeri yang berkurang. Tahap penyembuhan terjadi pada hari ke-4 hingga 35. Ulser tersebut akan ditutupi oleh epitelium.

DAFTAR PUSTAKA Stanley HR, graykowski EA, barile MF. The Occurrence of Microorganisms in Microscopic Sections of Aphthous and Nonaphthous Lesions and Other Oral Tissues. Oral Surg Oral Med Oral Pathol. 1964 Sep;18:335341.