PENGOLAHAN SECARA FISIK ( Tanpa menggunakan Bahan Kimia) SCREENING (berdasarkan ukuran ) Fungsi : Mengambil padatan kasar dan

mengapung .Komponen screen : Rack, screen. Jenis : Inclined screen, Rotary Drum Screen, Travelling Screen, Cenrifugal Screen Screening merupakan tahap awal dalam pengolahan limbah. Efektifitas screen berdasarkan ukuran screen, sudut kemiringan, bentuk rack (lebih optimal kotak atau bulat) Padatan dalam larutan / air limbah: Padatan terendapkan ( > 1 µm) Padatan Tersuspensi ( 0,1 – 1 µm) : koagulasi flokulasi Padatan Terlarut ( < 1 µm) : membran mikrofilter

FLOW EQUALIZATION Fungsi : Menyeimbangkan/menyetarakan debit air limbah , Komponen : Bak penampung, bak kontrol . Manfaat : 1). Menaikkan kemampuan olahan, 2).Meningkatkan pengolahan scr biologi, 3). Menaikkan kualitas effluent, 4). Meminimalkan kebutuhan bahan kimia Jenis : In line equalization, off line equalization MIXING Fungsi : Homogenasi pencampuran (padat-cair, gas – cair). Komponen : Pengaduk, Bak Pengaduk Jenis Pengaduk : Paddle (Kec rendah, detention time 15-30 mnt, untk koagulasi) Turbin ( kec.menengah, 25 – 100 rpm) Propeller ( kec tinggi, 2000 rpm, untuk camp.gas)

SEDIMENTASI (berdasarkan berat jenis) Fungsi : Mengendapkan padatan tersuspensi berdasarkan berat jenis . Komponen : Bak pengendap Mekanisme pengendapan : diskret particel, floculan, hindered, kompressi FILTRASI Fungsi : Memisahkan partikel padat dalam cairan dengan media filter. Komponen : Bak/Kolom, Media filter Jenis & Klasifikasi filtrasi : a). Arah aliran, b). Bentuk filter bed, c). Driving force, d). Metode pengendalian flow rate Mekanisme filtrasi : Straining, Sedimentasi, impaction, Interception, Adhesi, Adsorpsi fisik, Flokulasi ADSORPSI (berdasarkan daya elektronegatifitas ,Semakin tinggi smaki baik) Fungsi : Memisahkan padatan dari cairan dg media adsorben( penyerap), Komponen ; Bak/Kolom, Media adsorbsi ( adsorben) Jenis : Kontinyu adsorpsi, Batch adsorpsi

Pengolahan Pertumbuhan Terikat ( Attached Growth Reactor) : trickling Filter. tidak bisa diendapkan) Fungsi : Mengambil padatan tersuspensi dengan media pengikat untuk dapat diapungkan.Pengolahan Aerob : Lumpur aktif. FLOTASI (untuk bahan yang megapung.RBC . Ph. II.Pengolahan Pertumbuhan Tersuspensi ( Suspended Growth reactor) : Activated sludge. M. KOAGULASI. Kompresor udara.rendah). Sumber karbon dan energy (Rasio Polutan) . ION EXCHANGE Fungsi : Mengambil unsur-unrsur kimia tak dikehendaki dengan mempertukarkannya dg unsur kimia lainnya yang terdapat dlm media IE. Contact Stabilization . Polymer III. FeCl3.Pengolahan Anaerob : UASB (Unplug Aerobic Sludge Blanket) (Berdasar ada tidaknya O2) Faktor – Faktor Yang Mempengaruhi Pengolahan Scr Biologi: Suhu . Bahan IE ( anion.O ada yang bersifat aerob dan anaerob shng pengolahan biologi dapat berlangsung scr aerob atau anaerob. Mekanisme : padatan terendapkan krn penambahan koagulan (dg kec tinggi) diikuti dg flokulan (kec. kation ) Jenis : Kation Exchange. K).FLOKULASI Fungsi : Mengampil padatan terlarut dengan penambahan bhn kimia ( koagulan dan flokulan).Komponen : Bak flotasi & Scrapper. Mekanisme : Padatan tersuspensi diikat dengan flotating agent shng dpt mengapung Jenis – Jenis : Dissolved Flotation. Kebutuhan O2 (ada tidaknya O2). Jenis Pengolahan Bahan Organik/ Anorganik + MO = sel baru + H2O + gas (CO2 / NH2. Komponen : Bak koagulan dan bak flokulan . oxidation Ditch.PENGOLAHAN SECARA KIMIA I.P. Ca(OH)2. Jenis Pengolahan scr Biologi : . Reaktor Fluidisasi (Berdasar media) . Anion Exchange PENGOLAHAN SCR BIOLOGI (memanfaatkan MO) Pengolahan Biologi : Pengolahan ÄLI”yang menggunakan aktifitas m. Komponen : Tangki IE.o dalam menurunkan bahan pollutan .RBC). (tambang emas ). Tangki flotating agent. sesuai pabrik) + energi (exo / endo) . Jenis2 bahan koagulan-flokulan: Al-sulfat (tawas). Perbandingan Nutrisi ( m.o (F/M) ……N. Filter Terendam. cakram Biologi (Rotating Biological Contactor.