Anda di halaman 1dari 15

Imam Munandar // 5552110074 // 4A

INDONESIA WARRIOR SHOES


INDONESIA WARRIOR SHOES (IWS) adalah sebuah perusahaan yang memproduksi sepatu olahraga khusus untuk basket dan perusahaan ini berdiri pada tahun 1998. Pada awal pendiriannya, perusahaan ini hanya memasok sepatu basket untuk lingkup nasional. Sekarang, IWS telah menjelma menjadi sebuah perusahaan yang besar dan mempunyai daya saing yang baik, bahkan produknya bisa di sejajarkan dengan produk-produk terkenal seperti adidas dan nike. Sepatu-sepatu IWS sekarang telah menguasai pasar sepatu basket nasional. Dan menjelang tahun anggaran baru, IWS berencana memperlebar pasar dari produk sepatu basket hingga ke seluruh kawasan Asia Tenggara. Karena terdapat perluasan pemasaran produknya, maka manajemen menargetkan peningkatan laba sebesar $ 50.000 dari penjualan tahun sebelumnya. Nilai penjualan di dasarkan pada laporan laba rugi IWS tahun 2012. Data laporan laba rugi tahun 2012 adalah sebagai berikut: INDONESIA WARRIOR SHOES LAPORAN LABA/RUGI PER 31 DESEMBER 2012 Keterangan Penjualan Hpp Laba kotor Biaya pemasaran Biaya administrasi Laba operasi atau laba sebelum pajak Total ($) 600.000 400.000 200.000 10.000 20.000 170.000

Tugas Akhir Penganggaran

Anggaran Laba Rugi 1

Manajemen menargetkan peningkatan laba sebesar $ 50.000 karena sudah menganalisis tingkat penerimaan produknya di pasaran. Konsumen dikawasan asia tenggara dapat menerima barang dari IWS karena manajer pemasaran melakukan iklan diseluruh negara asia tenggara antara lain Indonesia, Malaysia, Thailand, Brunai Darussalam, Filiphines, Kamboja, Myanmar dan negara lainnya. Krisis yang terjadi dinegara-negara Eropa dan Amerika membuat produsen sepatu seperti Nike dan Adidas mengalami goncangan. Karena krisis yang berkepanjangan kedua perusahaan tersebut yang merupakan pesaing IWS mengalami penurunan produksi dan penurunan kualitas produknya, tapi mereka tidak menurunkan harga jualnya. Hingga akhrinya banyak para pengguna sepatu basket yang beralih ke produk yang dibuat oleh IWS. Jadi manajemen IWS menganggap peningkatan yang ditargetkan dapat terealisasi untuk tahun 2013. Maka target kenaikan laba sebesar $ 50.000 adalah sebagai berikut:

MENCARI LABA TAHUN 2013 Laba tahun 2012 + Target laba Th 2013 = Jumlah laba Th 2013 $ 170.000 + $ 50.000 = $ 220.000

Karena

laba

yang

ditargetkan

sudah

diketahui

maka

IWS

akan

mempersiapkan anggaran laba rugi untuk tahun 2013. Dan anggaran laba ruginya adalah sebagai berikut: INDONESIA WARRIOR SHOES LAPORAN LABA RUGI UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA 2013 Keterangan Total ($) Penjualan 720.000 Hpp (480.000) Laba kotor 250.000 Biaya pemasaran Biaya administrasi Laba
Tugas Akhir Penganggaran

(10.000) (20.000) 220.000


Anggaran Laba Rugi 2

Para manajer menjelaskan cara membuat dan mengestimasikan anggaran laba rugi yang sudah ditentukan labanya sebesar $220.000. Penjelasannya sebagai berikut:

1. Langkah pertama, masukkan laba yang telah di anggarkan atau ditentukan. seperti pada tabel dibawah ini. INDONESIA WARRIOR SHOES LAPORAN LABA RUGI UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA 2013 Keterangan Total ($) Penjualan Hpp Laba kotor Biaya pemasaran Biaya administrasi Laba

220.000

2. Langkah kedua, kita menganggarkan penjualan. Pada anggaran laba rugi ini manajer IWS menentukan penjualan sebesar $720.000. INDONESIA WARRIOR SHOES LAPORAN LABA RUGI UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA 2013 Keterangan Total ($) Penjualan 720.000 Hpp Laba kotor Biaya pemasaran Biaya administrasi Laba

220.000

Tugas Akhir Penganggaran

Anggaran Laba Rugi 3

3. Langkah ketiga adalah menganggarkan harga pokok penjualan. Di anggaran laba rugi ini para manajer telah menganggarkan sebesar $480.000. jadi karena HPP sudah diketahui maka otomatis laba kotor pun dapat diketahui dengan cara penjualan dikurangi HPP atau $720.000 - $480.000 = $250.000 INDONESIA WARRIOR SHOES LAPORAN LABA RUGI UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA 2013 Keterangan Total ($) Penjualan 720.000 Hpp (480.000) Laba kotor 250.000 Biaya pemasaran Biaya administrasi Laba operasi atau laba sebelum pajak

220.000

4. Langkah keempat adalah menentukan biaya

pemasaran dan

biaya

administrasi. Cara nya mudah yaitu laba kotor dikurangi dengan laba operasi atau $250.000 $220.000 = $30.000. nominal yang $30.000 tersebut kita bisa anggarkan kepada biaya pemasaran $10.000 dan biaya administrasi $20.000. jadi lengkaplah anggaran laba rugi yang dibuat. Seperti dibawah ini. INDONESIA WARRIOR SHOES LAPORAN LABA RUGI UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA 2013 Keterangan Total ($) Penjualan 720.000 Hpp (480.000) Laba kotor 250.000 Biaya pemasaran Biaya administrasi Laba (10.000) (20.000) 220.000

Tugas Akhir Penganggaran

Anggaran Laba Rugi 4

Untuk mencapai penjualan sebesar $ 720.000 maka para manajer pemasaran berusaha memprediksikan harga jual per unit sepatu basket sebesar $ 600. Para manajer juga harus menentukan jumlah yang akan dijual dengan cara jumlah penjualan dibagi dengan harga per unit atau $720.000 / $600 = 1.200 unit. Jadi agar lebih jelasnya mari kita lihat penjabaran yang dibuat oleh para manajer dalam tabel Anggaran Penjualan untuk tahun 2013. Tabelnya sebagai berikut:

INDONESIA WARRIOR SHOES ANGGARAN PENJUALAN UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA 2014 Keterangan Jumlah sepatu basket yg di produksi (unit) Harga per unit ($) Jumlah ($) 1.200 600x 720.000

Keterangan: Anggaran penjualan sesuai denga estimasi pada saat penyusunan anggaran laba rugi. Produk sepatu basket 1.200 unit dengan harga sebesar $ 600 per unit. Total dari anggaran penjualan akan langsung dimasukkan pada anggaran laba rugi.

Ketika para manajer perusahaan akan melanjutkan ketahap berikutnya maka perlu di buat anggaran produksinya. Anggaran produksi yang dibuat manajer dari IWS adalah sebagai berikut:

Tugas Akhir Penganggaran

Anggaran Laba Rugi 5

INDONESIA WARRIOR SHOES ANGGARAN PRODUKSI UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA 2013 Keterangan Penjualan (+) Persediaan akhir Total (-) Persediaan awal Unit yang diproduksi Unit 1.200 600 1.800 400 1.400

Cara membuat anggaran produksinya seperti berikut: Langkah pertama, adalah memasukkan anggaran penjualan dalam unit yang sudah dianggarkan pada anggaran penjualan sebesar 1.200 unit.

INDONESIA WARRIOR SHOES ANGGARAN PRODUKSI UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA 2013 Keterangan Penjualan (+) Persediaan akhir Total (-) Persediaan awal Unit yang diproduksi Unit 1.200

Langkah kedua, menentukan unit yang akan diproduksi. Dalam anggaran produksi IWS telah ditentukan sebesar 1.400 unit.

Tugas Akhir Penganggaran

Anggaran Laba Rugi 6

INDONESIA WARRIOR SHOES ANGGARAN PRODUKSI UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA 2013 Keterangan Penjualan (+) Persediaan akhir Total (-) Persediaan awal Unit yang diproduksi 1.400 Unit 1.200

Langkah ketiga, para manajer menganggarkan persediaan akhir yang akan digunakan untuk membentuk sebuah anggaran produksi yang lengkap. Dalam anggaran produksi ini IWS menganggarkan persediaan akhir sebanyak 600 unit. Karena persediaan akhir sudah diketahui, maka kita dapat mencari total dengan cara, penjualan ditambah persediaan akhir atau 1.200 unit + 600 unit = 1.800 unit.

INDONESIA WARRIOR SHOES ANGGARAN PRODUKSI UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA 2013 Keterangan Penjualan (+) Persediaan akhir Total (-) Persediaan awal Unit yang diproduksi 1.400 Unit 1.200 600 1.800

Langkah keempat, karena datanya sudah lengkap maka untuk mencari persediaan dapat dilakukan dengan cara total dikurangi persediaan awal atau 1.800 1.400 = 400 unit.

Tugas Akhir Penganggaran

Anggaran Laba Rugi 7

INDONESIA WARRIOR SHOES ANGGARAN PRODUKSI UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA 2013 Keterangan Penjualan (+) Persediaan akhir Total (-) Persediaan awal Unit yang diproduksi Unit 1.200 600 1.800 400 1.400

Selanjutnya, karena perusahaan telah menetapkan harga jual produk per unit dan telah menentukan unit yang akan diproduksi, maka kegiatan para manajer beralih untuk berusaha membuat anggaran harga pokok produksi untuk sepatu basket IWS. INDONESIA WARRIOR SHOES ANGGARAN HARGA POKOK PRODUKSI UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA 2014 Keterangan Bahan A Bahan B Upah buruh BOP Jumlah dalam dollar ($) Per unit Sepatu basket 1.400 unit ($) 90.000 344.000 56.000 70.000 560.000 400

Para manajer menggunakan berbagai macam cara untuk menyusun harga pokok produksinya. Dan cara mecari nilai dari setiap keterangan akan dijelaskan sebagai berikut: 1. Pada langkah pertama, harus menentukan dulu berapa unit yang akan diproduksi. Pada anggaran harga pokok produksi IWS ini kami sebagai manajer menganggarkan 1.400 unit sepatu basket.
Tugas Akhir Penganggaran Anggaran Laba Rugi 8

INDONESIA WARRIOR SHOES ANGGARAN HARGA POKOK PRODUKSI UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA 2014 Keterangan Bahan A Bahan B Upah buruh BOP Jumlah dalam dollar ($) Per unit Sepatu basket 1.400 unit ($)

2. Langkah kedua, mencari harga pokok per unit. Pada bagian ini kita menggunakan data HPP dari anggaran laba rugi dibagi jumlah produk dijual yang terdapat pada anggaran penjualan. 480.000/1.200 = 400.

INDONESIA WARRIOR SHOES ANGGARAN HARGA POKOK PRODUKSI UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA 2014 Keterangan Bahan A Bahan B Upah buruh BOP Jumlah dalam dollar ($) Per unit 400 Sepatu basket 1.400 unit ($)

3. Langkah ketiga, menetukan jumlah dalam dollar ($). Caranya mudah, anda hanya perlu mengalikan unit yang akan diproduksi dengan harga pokok produksi per unit. Seperti ini: 1400 x 400 = 560.000.

Tugas Akhir Penganggaran

Anggaran Laba Rugi 9

INDONESIA WARRIOR SHOES ANGGARAN HARGA POKOK PRODUKSI UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA 2014 Keterangan Bahan A Bahan B Upah buruh BOP Jumlah dalam dollar ($) Per unit 560.000 400 Sepatu basket 1.400 unit ($)

4. Langkah keempat, kita harus menganggarkan untuk bahan A, bahan B, Upah buruh dan BOP. Tapi dengan ketentuan (bahan A + Bahan B + Upah Buruh + BOP = Jumlah dalam dollar ($)). Atau 90.000 + 344.000 + 56.000 + 70.000 = 560.000.

INDONESIA WARRIOR SHOES ANGGARAN HARGA POKOK PRODUKSI UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA 2014 Keterangan Bahan A Bahan B Upah buruh BOP Jumlah dalam dollar ($) Per unit Sepatu basket 1.400 unit ($) 90.000 344.000 56.000 70.000 560.000 400

Bagian-bagian dari anggaran harga pokok produksi seperti anggaran bahan baku a, bahan baku b, btk, dan bop harus di perinci menjadi bagiannya masingmasing. Susunan yang akan dibuat oleh manajer dari IWS adalah sebagai berikut:

Tugas Akhir Penganggaran

Anggaran Laba Rugi 10

1. Anggaran penggunaan bahan baku. INDONESIA WARRIOR SHOES ANGGARAN PENGGUNAAN BAHAN BAKU UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA 2013 Keterangan Sepatu basket 1400 unit (6,43 dan 4,915) Jumlah dalam dollar ($) Bahan Baku A @ $ 10 9.000 90.000 Bahan Baku B @ $ 50 6880 344.000

Penjelasannya seperti dibawah ini: Langkah pertama, kita harus menentukan dahulu harga bahan baku a dan b dalam satuan uang. Di bagian ini para ahli menentukan sebesar $10 untuk bahan A dan $50 untuk bahan B.

INDONESIA WARRIOR SHOES ANGGARAN PENGGUNAAN BAHAN BAKU UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA 2013 Keterangan Sepatu basket 1400 unit Jumlah dalam dollar ($) Bahan Baku A @ $ 10 Bahan Baku B @ $ 50

Langkah kedua, para ahli hitung akan mencari berapa kebutuhan bahan baku untuk membuat sebuah sepatu basket.

Menghitung Berapa Banyak Bahan A Yang Akan Digunakan 90.000 / (1.400 x 10) = 6,43

Tugas Akhir Penganggaran

Anggaran Laba Rugi 11

Menghitung Berapa Banyak Bahan B Yang Akan Digunakan 344.000 / (1400 x 50) = 4,915

INDONESIA WARRIOR SHOES ANGGARAN PENGGUNAAN BAHAN BAKU UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA 2013 Keterangan Sepatu basket 1400 unit (6,43 dan 4,915) Jumlah dalam dollar ($) Bahan Baku A @ $ 10 Bahan Baku B @ $ 50

Langkah ketiga, hitung jumlahnya dengan cara, unit yang akan diproduksi dikalikan bahan baku yang dibutuhkan. Atau 1.400 x 6,43 = 9.000 dan selanjutnya 1.400 x 4,915 = 6.880.

INDONESIA WARRIOR SHOES ANGGARAN PENGGUNAAN BAHAN BAKU UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA 2013 Keterangan Sepatu basket 1400 unit (6,43 dan 4,915) Jumlah dalam dollar ($) Bahan Baku A @ $ 10 9.000 Bahan Baku B @ $ 50 6880

Langkah keempat, 9000 x $10 = $90.000 dan 6.880 x $50 = $344.000

Tugas Akhir Penganggaran

Anggaran Laba Rugi 12

INDONESIA WARRIOR SHOES ANGGARAN PENGGUNAAN BAHAN BAKU UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA 2013 Keterangan Sepatu basket 1400 unit (6,43 dan 4,915) Jumlah dalam dollar ($) Bahan Baku A @ $ 10 9.000 90.000 Bahan Baku B @ $ 50 6880 344.000

2. Anggaran upah buruh Dalam anggaran harga pokok produksi terdapat anggaran upah buruh sebesar $56.000. Nah sekarang, manajer IWS akan mengerjakan anggaran upah buruh secara terperinci. Dibawah ini adalah data yang sudah jadi.

INDONESIA WARRIOR SHOES ANGGARAN UPAH BURUH UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA 2013 Keterangan Sepatu basket 1400 unit x 1 Jam x $40 ($) 56.000

Cara mengerjakannya sebagai berikut: Langkah pertama kita masukan nominal nggaran upah buruh yang sudah dianggarkan pada harga pokok produksi sebesar $56.000 dan masukkan juga jumlah unit yang akan di produksi sebesar 1.400 unit.

INDONESIA WARRIOR SHOES ANGGARAN UPAH BURUH UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA 2013 Keterangan Sepatu basket 1400 unit
Tugas Akhir Penganggaran

($) 56.000
Anggaran Laba Rugi 13

Langkah kedua, manajer harus menganggarkan jam yang digunakan untuk memproduksi unit yang akan dibuat. Dalam bagian ini IWS menganggarkan untuk 1 jam tenaga kerja.

INDONESIA WARRIOR SHOES ANGGARAN UPAH BURUH UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA 2013 Keterangan Sepatu basket 1400 unit x 1 Jam ($) 56.000

Langkah ketiga, manajer juga harus mencari berapa tarif tenaga kerja yang harus dianggarkan. Caranya dengan seperti dibawah ini.

Cara Mencari Tarif Upah Buruh Yang Dianggarkan 56.000 / (1.400 x 1 jam) = $40

INDONESIA WARRIOR SHOES ANGGARAN UPAH BURUH UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA 2013 Keterangan Sepatu basket 1400 unit x 1 Jam x $40 ($) 56.000

3. Anggaran BOP Pada anggaran BOP kita harus menentukan biaya variabel dan biaya tetap. Manajer IWS telah menghitung dan menganggarkan FC = $20 dan VC = $30. Jadi total VC + FC adalah 20 + 30 = 50. Sebenarnya cara mengerjakannya tidak jauh berbeda dengan membuat anggaan upah buruh.

Tugas Akhir Penganggaran

Anggaran Laba Rugi 14

INDONESIA WARRIOR SHOES ANGGARAN BOP UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA 2013 Keterangan Sepatu basket 1400 unit x 1 Jam x $50 ($) 70.000

Selesailah sudah perincian dari anggaran harga pokok produksi yang dirinci dalam beberapa anggaran. Dalam tahap akhir, para manajer telah menganggarkan biaya pemasaran dan biaya administrasi. Yang pertama, para manajer membuat anggaran biaya pemasaran seperti berikut. INDONESIA WARRIOR SHOES ANGGARAN BIAYA PEMASARAN UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA 2013 Keterangan Sepatu Basket ($) 10.000

Selanjutnya menganggarkan biaya administrasi. Biaya administrasi ini akan terjadi karena proses perijinan produk dan sebagainya. INDONESIA WARRIOR SHOES ANGGARAN BIAYA ADMINISTRASI UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA 2013 Keterangan Sepatu Basket ($) 20.000

-----------SELESAI---------IMAM MUNANDAR 5552110074 PENGANGGARAN 4A


Tugas Akhir Penganggaran Anggaran Laba Rugi 15