P. 1
Tokoh Koruptor Indonesia

Tokoh Koruptor Indonesia

|Views: 42|Likes:
Dipublikasikan oleh Airlangga Sastranegara
Kasus Irjen Djoko Susilo
Kasus Irjen Djoko Susilo

More info:

Categories:Types, Reviews
Published by: Airlangga Sastranegara on Jun 26, 2013
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

10/28/2013

pdf

text

original

Nama Lengkap : Gayus Tambunan

Alias : Gayus Halomoan Partahanan Tambunan

Profesi : -

Agama : Islam

Tempat Lahir : Jakarta

Tanggal Lahir : Rabu, 9 Mei 1979

Zodiac : Taurus

Warga Negara : Indonesia

Pada tahun 2010, Kementrian Keuangan Republik Indonesia digegerkan dengan penemuan kasus penggelapan, pencucian uang, dan korupsi oleh pegawai Dirjen pajak golongan III A, Gayus Halomoan Partahanan Tambunan atau biasa dikenal sebagai Gayus Tambunan.

Lahir di Jakarta, 9 Mei 1979, Gayus dibesarkan di keluarga yang 'biasa' saja. Namun, ternyata dari keluarga 'biasa' itulah Gayus menjadi seorang yang 'luar biasa'. Di usianya yang cukup muda, ia bahkan telah mengantongi uang ratusan milyar yang tersebar di berbagai rekening dan deposito. Tak hanya itu, ia juga mengumpulkan harta dalam bentuk aset yang terdiri dari mobil Honda Jazz, Ford Everest, rumah di Gading Park View, Kelapa Gading, Jakarta Utara, dan 31 batang emas masing-masing 100 gram.

Terlalu berani, itulah ungkapan yang pas dilontarkan bagi seorang pegawai pajak biasa sekelas Gayus. Bayangkan saja, usianya belum sepuluh tahun duduk sebagai pegawai pajak, namun hartanya telah menggunung.

Bermula dari Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (STAN), setelah lulus Gayus ditempatkan di Balikpapan selama tiga tahun sebelum akhirnya dipindah-tugaskan di Jakarta di bagian Penelaah Keberatan pada Seksi Banding dan Gugatan Wilayah Jakarta II Ditjen Pajak sampai diberhentikan karena tersandung kasus mafia pajak yang melibatkan oknum aparat dari kejaksaan, kepolisian, dan aparatur pemerintah lain pada tahun 2010.

Tertanggal 1 Maret 2012, setelah melewati berbagai sidang, akhirnya Gayus dijerat dengan pasal berlapis ketika jaksa penuntut umum menuntut Gayus dengan empat dakwaan sekaligus. Dalam dakwaan pertama, ia dijerat pasal UU Nomor 21 Tahun 2000, ia diduga menerima suap senilai Rp 925 juta dari Roberto Santonius dan Rp 35 milyar dari Alif Kuncoro terkait pengurusan sunset policy PT. Kaltim Prima Coalt, PT. Bumi Resources, dan PT. Arutmin.

Berbeda dengan dakwaan pertama, dalam dakwaan kedua, Gayus dianggap telah menerima gratifikasi sebesar US$ 659.800 dan 9,6 juta SGD namun tidak melaporkan ke KPK. Sedangkan dalam dakwaan ketiga, Gayus dijerat dengan pasal UU Nomor 25 Tahun 2003 tentang tindak pidana pencucian uang dengan menyembunyikan asal usul harta kekayaan ke dalam penyedia layanan jasa keuangan.

Dalam dakwaan yang terakhir, mengingat Gayus pernah ditemukan berada di Bali dan Singapura, sudah barang tentu ada orang dalam yang memuluskan aksinya tersebut. Ia akhirnya didakwa dengan kasus penyuapan yang dilakukan pada sejumlah petugas rumah tahanan Mako Brimob Kelapa Dua, Depok, yang bertujuan agar dapat dengan mudah keluar masuk tahanan.

Akibat dakwaan tersebut, Gayus tak hanya dihukum penjara, namun juga dimiskinkan dengan menyita harta-hartanya yang terkait dengan perkara yang telah disebutkan. Total sampai sejauh ini, Gayus divonis dengan hukuman 28 tahun penjara dengan rincian 10 tahun penjara dari majelis hakim Pengadilan Tinggi Jakarta, 12 tahun dari tingkat kasasi di Mahkamah Agung, dan 6 tahun dari vonis yang dijatuhkan oleh Pengadilan Negeri Jakarta Selatan yang sifatnya terpisah dengan perkara lain.

Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (STAN)

Pegawai Dirjen Pajak, 2001-2010

12 Pegawai Dirjen Pajak termasuk seorang direktur. Diketahui ada transfer dana ke rekening Milana dalam lima kali transfer. Setelah lulus dari Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (STAN) pada tahun 2000. Dia anak kedua dari 5 bersaudara .[4] 2 orang Petinggi Kepolisian . umur 34 tahun) adalah mantan pegawai negeri sipil di Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan Indonesia.[2] Milana sendiri diduga ikut menerima aliran dana dari rekening Gayus Tambunan sebesar Rp 3. Namanya menjadi terkenal ketika Komjen Susno Duadji menyebutkan bahwa Gayus mempunyai uang Rp 25 miliar di rekeningnya plus uang asing senilai 60 miliar dan perhiasan senilai 14 miliar di brankas bank atas nama istrinya dan itu semua dicurigai sebagai harta haram. antara 4 Desember 2009 hingga 11 Januari 2010[3] Tanggal 30 September Istri Gayus melahirkan anak kembar laki-laki.[5] Bahasyim Assifie. Gayus terus berkarier di Direktorat Jenderal Pajak sampai diberhentikan karena tersandung kasus mafia kasus Pajak pada tahun 2010. Jakarta Utara. putra dari Amir Syarifuddin Tambunan [1]. Dalam perkembangan selanjutnya Gayus sempat melarikan diri ke Singapura beserta anak istrinya sebelum dijemput kembali oleh Satgas Mafia Hukum di Singapura. mantan Inspektur Bidang Kinerja dan Kelembagaan Bappenas [6] Andi Kosasih Haposan Hutagalung sebagai pengacara Gayus Kompol Muhammad Arafat Lambertus (staf Haposan) Alif Kuncoro [7] Beberapa aparat kejaksaan diperiksa[8] . 9 Mei 1979.Gayus Halomoan Partahanan Tambunan atau hanya Gayus Tambunan (lahir di Jakarta. Brigjen Pol Edmon Ilyas dan Brigjen Pol Radja Erizman dicopot dari jabatanya dan diperiksa.6 miliar. Kasus Gayus mencoreng reformasi Kementerian Keuangan Republik Indonesia yang sudah digulirkan Sri Mulyani dan menghancurkan citra aparat perpajakan Indonesia. Gayus besar dan lahir di Warakas. Beberapa tahun kemudian Gayus yang diangkat menjadi PNS golongan IIIA di Bagian Penelaah Keberatan pada Seksi Banding dan Gugatan Wilayah Jakarta II Ditjen Pajak. Gayus ditempatkan di Balikpapan. Gayus menikah dengan Milana Anggraeni dan mempunyai lima orang anak. yaitu Bambang Heru Ismiarso dicopot dari jabatannya dan diperiksa.

[10][11][12] Polri telah melakukan penggeledahan terhadap rumah terdakwa mafia hukum. Hasil pemeriksaan rumah Gayus di daerah Kelapa Gading. Kombes Pol Boy Rafli Amar di Mabes Polri. penyidik telah menemukan berbagai barang bukti perjalanan ke beberapa negara.Jaksa Cirus Sinaga dicopot dari jabatannya sebagai Asisten Tindak Pidana Khusus Kejati Jawa Tengah. Boy pun menyebutkan barang bukti yang sudah disita Polri tersebut. penulis surat pembaca Harian Kompas yang menguak kepergian Gayus ke luar negeri. Milana Anggraeni. antara lain boarding pass dari China Air yang digunakan Gayus ketika pulang dari Makau. Jaksa Poltak Manulang dicopot dari jabatannya sebagai Direktur Pra Penuntutan (Pratut) Kejagung Gayus Tambunan diketahui berada di Bali dan menonton pertandingan tenis Commonwealth World Championship pada tanggal 5 November 2010 dan Gayus pun mengaku berada di Bali pada tanggal tersebut di persidangan pada tanggal 15 November 2010. . untuk melengkapi keterangan yang dibutuhkan. Meski berstatus tahanan. terdapat seseorang yang berinisial Sony bepergian ke luar negeri dengan pesawat Mandala pada 24 September dengan tujuan Makau. Jakarta. Gayus Tambunan terkait pemalsuan paspor atas nama Sony Laksono. Dari manifes." kata Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Polri. dan Kuala Lumpur (Malaysia). Mereka diduga pergi ke Makau (Hong Kong). "Penyidik telah menemukan berbagai barang bukti yang diperlukan sekaligus dalam konteks pembuktian. Selain Milana. Gayus pelesir ke berbagai tempat. Gayus diduga mengajak Milana pergi ke sejumlah negara. Dengan menggunakan paspor atas nama Sony Laksono. penyidik juga berharap bisa memperoleh keterangan dari Devina. Jumat 14 Januari 2011. Singapura. karena melanggar kode etik penanganan perkara Gayus HP Tambunan. boarding pass Air Asia atas nama istri Gayus.

Vonis Gayus Tambunan [sunting] . kisah Gayus memberi inspirasi lagu yang menceritakan sepak terjangnya. dengan menggunakan pesawat AirAsia tujuan Singapura. 14 Januari berdurasi 4 menit 47 detik. Lagu ini telah diunduh dan dilihat kurang lebih 504. Iklan rokok djarum 76 [sunting] Sosok mirip Gayus Tambunan yang memakai wig dan kacamata muncul di iklan Rokok Djarum 76 edisi lomba sulap jin. Tak hanya bermacam-macam versi rupa Gayus yang beredar di dunia maya. Berbeda dengan dirinya pada saat ditahan di Lapas Gorontalo ini yang harus pasrah tidak bisa berbuat banyak. Dalam video klip tersebut juga diceritakan mengenai kehidupan di penjara. Sony Laksono duduk di bangku 11F. Pengaruh Gayus Tambunan [sunting] Penyebutan Halte didepan kantor pajak [sunting] Halte bus di depan kantor pajak secara tidak resmi disebut Halte Gayus [13] Lagu Andai Aku Gayus Tambunan [sunting] Sosok Gayus Tambunan yang kontroversial memberikan inspirasi bagi banyak orang.Pada 30 September. Bona agaknya iri melihat kehidupan Gayus yang bisa bebas plesir ke Bali. Lagu berjudul "Andai Aku Jadi Gayus Tambunan" ini diciptakan oleh mantan napi Bona Paputungan. hingga ke luar negeri ini. Diceritakan pula aksi Gayus yang memberi uang kepada sipir. Lagu yang berjudul 'Andai aku Gayus Tambunan' tersebut di posting di situs Youtube pada Jumat. hingga memakai kacamata dan wig.997 orang dan sangat mungkin bertambah.

. Gayus Tambunan telah dinyatakan bersalah atas kasus korupsi dan suap mafia pajak oleh Majelis Hakim Pengadilan Jakarta Selatan dengan hukuman 7 tahun penjara dan denda Rp.Pada tanggal 19 Januari 2011. 300 juta.

Sebagai Kepala Korps itu. saat itu dipimpin Djoko. Di Polda Metro Jaya.Djoko Susilo adalah jenderal aktif pertama yang diberi status tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi. ia dipromosikan sebagai orang kedua di Direktorat Lalu Lintas Mabes Polri setelah ia lulus dari Sekolah Staf Perwira Tinggi dengan predikat lulusan terbaik. memakan biaya Rp196 miliar lebih. Kapolri saat itu. bagian yang bertanggung jawab atas izin jalan kendaraan tipe apa pun. Nama batalion angkatannya adalah Jagratara. Saat dinyatakan sebagai tersangka. Kasus simulator SIM ini tak hanya populer karena melibatkan jenderal aktif. Terakhir kali melaporkan kekayaan ke KPK pada 2010. KPK. yang mulai menyelidiki potensi penggelembungan harga simulator di proyek itu sejak awal 2012. menunjuk Djoko sebagai tersangka dalam kasus korupsi simulator kendaraan di ujian SIM. Belum cukup satu bintang. Dari Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya dengan pangkat komisaris besar. ia mendapatkan bintang pertama saat diangkat menjadi Direktur Lalu Lintas Mabes Polri. . proyek pengadaan simulator SIM di Korps Lalu Lintas Polri. Tak sampai sebulan. Ia pernah menjadi Kepala Satuan Lalu Lintas di Polres Banyumas. Sempat ada tarik-ulur yang harus dicampuri oleh Presiden Yudhoyono. Djoko berpangkat inspektur jenderal. ia sempat menjabat Kepala Bagian Registrasi dan Identifikasi. memberi Djoko satu bintang lagi. Jenderal Bambang Hendarso Danuri. yaitu saat KPK menggeledah kantor Djoko dan sempat dihalang-halangi polisi. Komisi. dari bahasa Sansekerta yang artinya "selalu waspada". Djoko tengah menjabat Gubernur Akademi Kepolisian di Magelang.6 miliar. Unsur drama di sekitarnya juga menarik perhatian publik. Djoko lulus pada tahun 1984. saat direktorat yang dipimpin Djoko dinaikkan levelnya menjadi Korps Lalu Lintas. menduga negara rugi antara Rp90-100 miliar. Sebagian besar karir Djoko diabdikan sebagai di jajaran direktorat lalu lintas. Djoko mengaku memiliki harta sejumlah Rp5. yang dipimpin Abraham Samad itu. hingga urusan yang bersinggungan dengan pajak kendaraan. di Jakarta. Pada tahun anggaran 2011. Dari sekolah yang menelurkan elit-elit polisi itu.

Pada 2009-2012 terjadi reorganisasi Polri yang menjadikan institusi Ditlantas ditingkatkan ke Korps Lantas dengan pati bintang dua sebagai Kepala Korps. Prestasi ini didapat Djoko lebih dulu ketimbang teman satu angkatannya. Kemudian pada 2008. . Di Ditlantas Polri. Djoko dengan bangga mempresentasikan kendaraan simulator ujian SIM di depan Presiden SBY dan Ibu Ani Yudhoyono. Nah. Bahkan dia meremajakan armada patroli dengan mendatangkan puluhan sepeda motor merek Yamaha dan Harley Davidson bagi Subdit Patwal dan Brigade Motor. Promosi menjadi pati bintang satu pun didapatnya. Pada 2012 Djoko dipromosikan menjadi Gubernur Akpol yang berkedudukan di Semarang. Polri juga menarik sejumlah penyidiknya yang diperbantukan ke KPK. Sedangkan bintang dua didapat Djoko saat menduduki posisi Kakorlantas. Ketika menjadi orang nomor satu di Polres Jakarta Utara. Baru beberapa bulan menjabat. nama Djoko bersinar lantaran bisa membangun mapolres pimpinannya tanpa melibatkan APBN dan Mabes Polri. Di akhir tahun 2011 Djoko bersama Korlantas menambah armada patwal dan Brigade Motor dengan Honda Goldwing. Djoko sudah mengganti beberapa armada mobil dan sepeda motor para pendidik dan operasional dengan menggandeng pabrikan besar. Putut Bayu Seno. termasuk kasus simulator SIM. keluarlah telegram rahasia (TR) di mana Djoko ditunjuk sebagai Dirlantas Polri menggantikan Brigjen Yudi Susharianto. Dalam peringatan Hari Konsumen di TMII. Otomatis Djoko mendapat promosi bintang dua (irjen).Tak selesai di situ. Djoko merintis National Traffic Management Center (NTMC) yang berembrio dari TMC. Beberapa penyidik itu ada yang menangani sejumlah kasus "penting" di KPK. Bintang itu diperolehnya saat dia menjadi Dirlantas. waktu itu Kapolri yang dijabat Bambang Hendarso Danuri mempromosikan Djoko sebagai Kakorlantas yang baru. Namanya semakin terangkat saat menduduki kursi Dirlantas Polda Metro Jaya. yang pernah menjadi ajudan Presiden SBY dan kini menjabat Kapolda Jabar. Saat itu dia merintis Traffic Management Center (TMC) yang dilengkapi CCTV dan layanan SMS. Pembangunan itu sepenuhnya merupakan bantuan pengusaha. Djoko merupakan lulusan Akpol angkatan 1984 yang pertama mendapat bintang satu.

Kakorlantas Polri. Riset dan analisis oleh Vizcardine Audinovic Akademi Kepolisian 1984 KARIR Pama PD. Porles Purbalingga. Pamapta. Djoko diduga berperan dalam kasus dugaan korupsi simulator ujian SIM yang merugikan negara hingga Rp 100 miliar ini. Gubernur Akademi kepolisian (Akpol) . Irjen Djoko Susilo sendiri dimutasikan dari Perwira Tinggi Kepolisian. Ditlantas Polda Metro Jaya. Wadirlantas Polri. Kabag Regident. Jaksel. Penggeledahan tidak berlangsung mulus karena ada tarik ulur antara penyidik KPK dan petugas Korlantas. KPK menjadikan Djoko sebagai tersangka. gedung Korlantas di Jl MT Haryono. Kapolres Cilacap. Dirlantas Polda Metro Jaya. Dirlantas Polri. Dia ditetapkan sebagai tersangka dugaan korupsi pengadaan kendaraan simulator ujian SIM tahun anggaran 2011. Sebagai Kepala Korlantas. Kantor yang dulu dipimpinnya. digeledah. Dia diduga menerima suap dari pemenang tender sebesar Rp 2 miliar yang diserahkan melalui sebuah paket ke kantor Korlantas oleh Direktur Utama PT Inovasi Teknologi Indonesia Sukotjo Bambang. Kapolsek Wonoreja. Kapolres Jakarta Utara.Namun karir Djoko mulai menemui batu sandungan setelah KPK menerima pengaduan masyarakat terkait pengadaan kendaraan roda dua dan roda empat simulator ujian SIM tahun anggaran 2011 yang beraroma suap. Polda Jateng. Kapolrestro Bekasi.

2008 . 2006 Pelopor Inovasi Citra Pelayanan Prima II.Pelopor Inovasi Citra pelayanan Prima I .

Djoko Susilo dipromosikan langsung menjadi Dirlantas Polri dengan pangkat Brigjen menggantikan Brigjen Yudi Susharianto. Kapolsek Wonoreja Polres Cilacap. Usianya belum mencapai lima puluh tahun dan karirnya melesat cepat memegang posisi elit sebagai Gubernur Akpol. Prestasinya di Kepolisian sangat luar biasa. Selanjutnya Djoko berturut-turut menjabat sebagai Pamapta Polres Purbalingga. Djoko juga orang yang pertama kali menggagas keberadaan Polisi Masyarakat (Polmas) agar masyarakat dapat ikut berkontribusi dan membantu tugas-tugas kepolisian yang bersifat kemitraan yang sederajat. dan Kasat Lantas Polresta Surakarta. Danuri (BHD). Djoko pernah mendapat beberapa penghargaan dari Presiden SBY. Djoko Susilo adalah Perwira di jajaran Kepolisian yang pertama kali merintis Traffic Management Center (TMC) Polda Metro dan memasang CCTV di seluruh pusat kota Jakarta untuk memantau lalu lintas di Jakarta. Karirnya lama di Dirlantas. Djoko juga mendatangkan puluhan sepeda motor Harley Davidson untuk kebutuhan Subdit Patwal dan Brigade Motor. gedung Samsat hingga gedung utama Kapolda Metro Jaya. Djoko juga sangat dekat dengan Wakapolri . Djoko Susilo juga pernah dianugerahi penghargaan Inovasi Citra Pelayanan Prima I dan II serta penghargaan Bintang Bhayangkara Pratama.Irjen Pol Djoko Susilo adalah lulusan Akpol Angkatan 1984 yang pertama mendapatkan pangkat Brigjen dan Irjen dibandingkan rekan-rekan seangkatannya. Sejak saat itu karirnya terus menanjak drastis. Kasatlantas Polres Banyumas. Selepas lulus dari Akpol pada tahun 1984. Djoko membangun kantor Dirlantas dan mengganti kendaraan Dinas tanpa menggunakan dana APBN. Djoko Susilo adalah perwira langka di Polri. Djoko Susilo adalah seorang Perwira yang istimewa. Dari Dirlantas Polda Metro. Djoko Susilo pandai menggalang dana taktis untuk keperluan Polri yang tidak dianggarkan dalam APBN. Selain anak emas mantan Kapolri BHD. Djoko Susilo sebelumnya dikenal sebagai anak emasnya Kapolri yang terdahulu. Djoko Susilo adalah mantan Kapolres Jakarta Utara. Djoko pertama kali bertugas sebagai Pama PD di Polda Jateng. Bambang H. Dikenal sebagai The Rising Star. Pernah heboh sesaat ketika Djoko Susilo bangun kantor Polres tanpa memakai dana APBN. Djoko Susilo juga membangun Trafick Management Centre (TMC) Polda Metro Jaya.

Sebagai anak emasnya BHD. Timur Pradopo tidak begitu menyukai Djoko Susilo yang dinilainya sangat mengakar kuat di kalangan jajaran Lalulintas Polri. Belum satu bulan menjabat. Djoko lulus dengan predikat sebagai siswa terbaik di Sespati. dan Kapolda Jateng. dimasa terakhir BHD menjabat Kapolri. I Ketut Untung Yoga Ana. Hal ini juga pernah dialami Komjen Imam Sujarwo (besan Aulia Pohan) yang dulu gagal jadi Kapolri karena sebab yang sama. Djoko Susilo langsung naik jabatan sebagai Dirlantas Polri dengan pangkat Bintang Satu. dikenal sebagai tiga Serangkainya Nanan Sukarna. dan LSM-LSM yang berpengaruh. kalangan Pers. Nanan Sukarna. usia pensiun Djoko masih delapan tahun lagi. Irjen Pol Djoko Susilo sulit jadi Kapolri karena Djoko belum pernah menduduki posisi Kapolda tipe A. Irjen Pol Djoko Susilo dipastikan bisa menjadi salah satu jajaran pimpinan tertinggi di Mabes Polri. Djoko Susilo adalah penggerak utama tim sukses Nanan Sukarna dengan menggalang dukungan khususnya di Korlantas dan elemen lainnya di kepolisian. Djoko Susilo adalah seorang Perwira Kepolisian yang cemerlang dan cerdas. Solidaritas mereka sangat kuat dan . DPR. Saat itu posisi Direktur Lantas Mabes Polri dijabat Djoko Susilo dengan pangkat Brigjen setelah sebelumnya Djoko menjabat sebagai Wakil Direktur dengan pangkat Kombes. sehingga dipromosikan langsung sebagai Wadirlantas Mabes Polri. Selain itu. Djoko Susilo juga dikenal sebagai orangnya Wakapolri. Djoko Susilo bersama Wakapolda Bali. Djoko mengikuti Sespati bersama I Ketut Untung Yoga Ana dan Edward Aritonang. Kapolri BHD menaikkan pangkatnya menjadi Bintang Dua (Irjen) seiring dengan naiknya Level Ditlantas Polri menjadi Korlantas Polri. artinya posisi Wakapolri atau minimal Bintang Tiga akan mudah diraih. Meskipun mustahil bisa mendapatkan posisi puncak sebagai Kapolri. Ditlantas Mabes Polri dinaikkan levelnya oleh BHD menjadi Korp Lantas Polri (Korlantas). Hubungan Djoko Susilo dengan Kapolri Timur Pradopo tidak harmonis. Dengan posisi terakhir sebagai Gubernur Akpol.Nanan Sukarna. Edward Aritonang.

bertambah erat persahabatan mereka disaat ketiganya menjalani pendidikan Sespati (Sekolah Staf Perwira Tinggi) empat tahun yang lalu. cukup banyak wartawan di Jakarta. Kecintaannya dalam hal pembangunan terlihat sejak menjabat Kapolres Kota Bekasi dan Kapolres Jakarta Utara. Begitu juga ketika Djoko menjabat Direktur Lalulintas Polda Metro. Djoko tidak pernah memilih-milih dalam menjalin pertemanan dengan wartawan dan selalu diterima hangat oleh Djoko dengan tangan terbuka. Selain kedekatanya dengan Wartawan. dan BPKB menjadi salah satu tugas dan wewenang penuh Kementerian Perhubungan. termasuk Penulis. Salah satu keberhasilan dan kesuksesan Djoko Susilo yang paling mencolok adalah pada saat menjabat Wadirlantas dan Dirlantas Mabes Polri. disebutkan bahwa dalam salah satu pasalnya akan mengambil alih proses pembuatan SIM. Djoko juga dikenal sebagai Perwira Polisi yang suka membangun. Dirlantas Polda Metro. Kapolres Jakarta Utara. Dikalangan Pers. Karena selain Djoko murah hati. khususnya Wartawan yang biasa meliput bidang Hukum dan Kriminal. yang mengunjunginya ke Semarang hanya sekedar untuk Silahturahmi dan mengucapkan selamat atas jabatan Gubernur Akpol yang diperolehnya. Djoko dekat dengan wartawan. Tentu saja Polri meradang dengan pasal tersebut . Dengan ditetapkannya status tersangka oleh KPK. yang dikemudian hari dikenal sebagai Gedung Biru. Saat itu Djoko diberi mandat untuk mengamankan kepentingan tugas dan wewenang Polri ketika RUU Lalulintas dan Angkutan Jalan (RUU LLAJ) yang digodok di DPR pada Januari hingga Mei 2009 silam dimana dalam Draft RUU LLAJ yang diajukan Kementerian Perhubungan. Saat Djoko Susilo menjabat Gubernur Akpol. Djoko Susilo yang membangun gedung Polres sehingga terlihat megah. Djoko membangun gedung Direktorat Lalulintas sehingga terlihat begitu megah. juga senang bersahabat dengan kalangan pekerja Pers. merupakan tamparan telak bagi Pekerja Pers yang telah menjalin hubungan baik dengan Djoko Susilo selama ini. Wadirlantas Mabes Polri. Kedekatan Djoko dengan Wartawan sudah dilakukan sejak dirinya menjabat sebagai Kabag Regident Ditlantas Polda Metro dengan pangkat AKBP. kemudian menjadi Kapolrestro Bekasi. STNK. Dirlantas Mabes Polri hingga Kakorlantas Polri dengan pangkat Bintang Dua. Djoko Susilo juga dikenal sebagai petinggi Polri yang ramah.

yang dipimpin langsung oleh Djoko Susilo yang pada saat itu menjabat sebagai Direktur Lalulintas Mabes Polri untuk menggagalkan rencana Kementerian Perhubungan. pemesanan Nopol cantik. RUU LLAJ disahkan pada minggu keempat bulan Mei 2009 dimana Polri tetap memegang wewenang penuh terhadap SIM. Djoko berhasil menggagalkan keinginan Kementrian Perhubungan pada saat itu. Ketua KPK. termasuk cek fisik. Sebagai informasi. dan Nopol blank bebas pajak. Saat sedang heboh-hebohnya RUU LLAJ pada saat itu. uang suap dan pungli yang diperoleh dari SIM. Djoko Susilo dibantu Edward Aritonang yang pada saat itu menjabat sebagai Kepala Divisi Humas Mabes Polri. Mutasi. Sebab dalam hal SIM. STNK dan BPKB. Polri mendapat pasokan “darah segar” setiap hari dalam operasionalnya termasuk menggemukkan pundi-pundi kekayaan para petinggi Polri. serta wewenang tidak terbatas lainnya terkait lalu lintas dan jalan raya. Gerilya lobby tingkat tinggi serta berbagai upaya dan usaha. dan I Ketut Untung Yoga Ana yang menjabat sebagai Kabag Penerangan Umum Mabes Polri. Antasari Azhar. akan banyak para petinggi Polri dan anggota DPR yang dijebloskan ke Penjara karena terlibat transaksi jor-joran dalam proses tarik ulur RUU LLAJ itu. Upaya dan usaha Djoko tidak sia-sia. Coba Anda hitung di 33 Direktorat Lalulintas Polda yang tersebar di seluruh Indonesia. termasuk melobby anggota DPR khususnya jajaran Komisi III yang membawahi Kepolisian dan jajaran Komisi V yang membawahi Dinas Perhubungan. yang saat itu sedang gencar-gencarnya menyadap hubungan HP para petinggi Polri akhirnya diseret ke penjara karena menjadi tersangka utama pembunuhan. Nopol khusus. khusus hanya di Polda Metro saja menerima sekitar Rp 2 milyar setiap harinya. . dilakukan dengan menghalalkan segala cara. STNK. Tim khusus segera dibentuk Polri. Tidak sedikit dana yang digelontorkan untuk mengamankan wewenang Polri dalam lalulintas tersebut.karena lahan basah mereka direbut Dishub. tiba-tiba mencuat ke permukaan kasus pembunuhan Direktur PT. Jika saja pada saat itu Antasari Azhar tidak terlibat masalah cinta segitiga sehingga timbulnya korban jiwa. BPKB. yang tewas ditembak. STNK. RNI. Nazrudin Zulkarnaen. Menyikapi wacana Kementrian Perhubungan tersebut. termasuk pembentukan opini masyarakat. di saat yang bersamaan. Balik Nama. dan BPKB.

Selain itu. Dugaan Djoko Susilo meleset. Djoko juga sudah terlanjur mempresentasikan sistem Simulator Ujian SIM dihadapan Presiden SBY dan Ibu Ani Yudhoyono dalam peringatan Hari Konsumen di TMII. Program Inafis silakan dilakukan sendiri oleh Reserse (Bareskrim). Hal . benih-benih ketidaksukaan Timur Pradopo kepada petinggi-petinggi jajaran Lalulintas Polri terlihat dengan jelas ketika pengganti Djoko sebagai Direktur Lalulintas Polda Metro Jaya. Djoko. Timur Pradopo diketahui paling pantang menerima upeti dari jajaran Lalulintas Polri yang dipimpin Djoko Susilo. akan tetapi justru yang tiba-tiba muncul adalah Royke Lumowa yang diduga kuat sebagai orang titipan Cikeas. Demi menjaga citranya di mata Cikeas. dan Condro sebenarnya sudah punya calon pengganti sendiri dari jajaran Dirlantas Polda Metro Jaya.Selanjutnya. Tapi Djoko berpikir lain. dan juga karena ketidaksukaannya kepada Djoko Susilo. Kombes Condro Kirono digantikan Kombes Royke Lumowa. Djoko Susilo berdalih bahwa program alat Simulator pada proses pengambilan SIM harus tetap jalan terus. justru Timur Pradopo yang terpilih menjadi Kapolri. Sebelumnya Timur Pradopo sudah mewanti-wanti dan meminta Djoko agar mau menjadi Staf Ahlinya (Sahli) kalau dirinya menjabat Kapolri nantinya. kesempatan hanya sekali dan harus segera diambil. karena isterinya Royke adalah Dokter Tentara dari Kowad yang merupakan salah satu anggota tim kedokterannya Ibu Ani Yudhoyono. Jangan dicampur baurkan program identitifikasi pada Inafis dengan SIM. Selain itu. ketika Djoko menjadi Korlantas dan Timur Pradopo menjabat Kapolda Metro Jaya. dan Djoko tahu yang paling bagus potensinya menjadi Kapolri nantinya adalah Nanan Sukarna. salah satu pemicu ketidaksukaan Timur Pradopo terhadap Djoko Susilo yaitu karena Djoko Susilo mau menerima kenaikan pangkat Bintang Dua dari Kapolri BHD. Persoalan lain juga muncul ketika Djoko menolak sistem Inafis Bareskrim (Proyek Komputerisasi IT Sidik Jari) dimasukkan sebagai program terpadu dalam proses pengambilan identitas bagi peserta SIM. Nanan. Namun garis tangan dan nasib berkata lain. Program Inafis tersebut ditolak mentah-mentah oleh Djoko karena pada saat itu Djoko sedang memerlukan dana taktis yang cukup besar untuk membangun Nasional Traffic Management Center (NTMC) Korlantas Polri di samping TMC Polda Metro Jaya yang juga dibangun oleh Djoko Susilo.

Irjen Drs M Amin Saleh. yang disukai Timur Pradopo karena pernah menjadi Ajudan Presiden SBY. Keduanya baru akan pensiun dari Polri pada tahun 2018 nanti.ini membuat Timur Pradopo berang. dan yang paling utama adalah selain dapat mengamankan Pemilu 2014 juga dapat mengendalikan Polri setelah SBY lengser dari jabatannya sebagai orang nomor satu di negeri ini. dan Djoko Susilo. Siapakah kandidat pengganti Timur Pradopo? SBY berharap penggantinya Timur adalah orang muda yang berprestasi gemilang. Walaupun tidak menyukai Djoko Susilo. Timur Pradopo yang hanya dalam hitungan lima bulan ke depan sudah masuk Masa Persiapan Pensiun (MPP) tidak rela kalau pengganti sementaranya adalah Nanan Sukarna. santun. Sama-sama Akpol angkatan 1984. Siapakah calon kuat tersebut? Pilihan saat ini hanya ada pada dua orang. Djoko Susilo harus menjadi Kapolda dulu baru selanjutnya layak mendapatkan Bintang Tiga sehingga dalam pencapaian karirnya tinggal selangkah lagi menjadi Kapolri. yaitu empat tahun setelah Pemilu 2014 atau setahun menjelang Pemilu 2019. Djoko Susilo sangat memenuhi kriteria namun kendala yang dihadapi Djoko Susilo yaitu dia belum pernah memegang komando kendali wilayah setingkat Polda Tipe A. Apakah ini jebakan? Mari kita baca lebih lanjut. . Oleh Timur Pradopo. Irjen Putut Bayu Eko Seno. Akan tetapi skenario gaya “Mossad” tetap harus dijalankan. Nanan dianggap sebagai salah satu sisa kelompoknya Dai Bachtiar. Timur Pradopo merestui Djoko Susilo menduduki jabatan Gubernur Akpol yang dilantiknya pada tanggal 2 Maret 2012 lalu menggantikan. cerdas. dimana Nanan menjabat Wakapolda Metro Jaya pada tahun 2003-2004 ketika Kapolda-nya dijabat Makbul Padmanegara. Kapolri Timur Pradopo akan pensiun pada 10 Januari 2013 mendatang disaat umurnya 57 tahun. perwira andalan besutannya Nanan Sukarna. Kapolda Jawa Barat.

Polri bergerak “sangat cepat” melakukan penanganan perkara. Hal ini dapat terlihat saat Mutasi besar-besaran di kalangan Pamen dan Pati ketika awal-awal Timur Pradopo menjabat Kapolri. Itulah sebabnya setelah penetapan Djoko Susilo sebagai tersangka. Timur juga tahu upaya naik banding Suntukojo justru berbuah kenaikan jumlah hukuman yang diterima Suntukojo. Sebagai seorang pimpinan tertinggi. Timur Pradopo tahu tentang kasus Simulator SIM. Timur tahu Suntukojo dijebloskan ke penjara yang disetting lewat pengadilan Bandung Jawa Barat.Timur Pradopo tahu kedepannya Nanan Sukarna pasti akan memuluskan Djoko Susilo menjadi Kapolri. Timur Pradopo tidak rela jika tampuk pimpinan Kapolri nantinya dpegang oleh jajaran Lalulintas Polri. Selain itu. Timur Pradopo menunggu gong yang dibunyikan KPK. Namun Timur Pradopo belum mau mengambil sikap. Nazaruddin . Timur juga tahu soal pemukulan terhadap Bambang Sukotjo. Muhammad Nazaruddin PROFIL BERITA FOTO Nama Lengkap : Muhammad Nazaruddin Alias : Nazar | Nazaruddin | M. dan menolak mentah-mentah upeti yang disodorkan Djoko Susilo. Djoko yang sudah masuk Jebakan Batman saat ini harus menerima resiko terburuk dalam sejarah karirnya di Kepolisian. Timur tahu segala sesuatu dan intrikintrik yang terjadi dalam Bahtera Kepolisian yang dinakhodainya.

usianya yang terbilang muda sering menimbulkan beberapa pertanyaan bercokol di kepala. memulai bisnisnya dengan membentuk sebuah CV bernama Anak Negeri di Pekanbaru. di antaranya yaitu PT. Berhak Alam Berlimpah. Sumatera Utara Tanggal Lahir : Sabtu. 26 agustus 1978. PT. Namanya baru santer diberitakan dan mendadak terkenal saat suami dari Neneng Sri Wahyuni ini terlibat kasus suap pembangunan Wisma Atlet Sea Games XXVI Palembang. Sayang. Anak Negeri. Perusahaannya sendiri pun telah berganti menjadi PT. Pada tahun 2004.Profesi : - Agama : Islam Tempat Lahir : Bangun. Nama Nazar sebelumnya tak pernah hadir dalam dunia politik. Panahatan. Simalungun. konstruksi. Pada tahun 2002. Nazar mencoba peruntungan untuk mencalonkan diri sebagai anggota legislatif melalui Partai Pembangunan Persatuan. Bakat wirausaha rupanya diturunkan oleh ayahnya. Baru sebentar saja dirinya memulai bisnis. 26 Agustus 1978 Zodiac : Virgo Warga Negara : Indonesia Dilahirkan di Bangun. usahanya terhenti karena ia gagal memperebutkan kursi dan duduk di Senayan kala itu. Nazar. ia sudah tercatat sebagai komisaris di beberapa perusahaan. Riau. . Namanya disebut oleh Mindo Rosalina Manulang ketika tersangka kasus suap ini menghadiri persidangan. dan PT. perkebunan. dan jasa. nama Muhammad Nazaruddin semula dikenal sebagai pengusaha sukses bidang pengadaan alat kesehatan. Anugerah Nusantara.

loyalitas Nazar di Partai Demokrat dipuji-puji sehingga disebut-sebut karena hal itulah Nazar ditunjuk sebagai Bendahara Umum Partai Demokrat oleh Presiden SBY pada tahun 2010. 2009-2014 Mantan Bendahara Umum Partai Demokrat. Sesuai keputusan sidang majelis hakim. Anugerah Nusantara. Jakarta (2004) Anggota DPR-RI Fraksi Demokrat. Ayah dua orang anak ini tertangkap di Kolombia pada tanggal 7 Agustus 2011 oleh polisi daerah setempat. Ia sempat menyeret nama mantan bosnya di PT. pada tahun 2011 Komisi . tapi juga meresahkan para koruptor yang bertopeng. umur 34 tahun)[1] merupakan seorang pengusaha dan politisi Indonesia yang menjadi anggota Dewan Perwakilan Rakyat periode 2009-2014 dari Partai Demokrat dengan Daerah Pemilihan Jawa Timur IV. Tidak seperti periode sebelumnya. Meski sempat menyangkal tidak kenal dengan Rosa. Nazar kembali mencalonkan diri menjadi anggota DPR periode 2009-2014 kali ini dari Fraksi Partai Demokrat dengan Daerah Pemilihan Jawa Timur IV. PT. Anak Negeri Komisaris PT. Rosa mengungkapkan adanya keterlibatan pihak lain dalam aliran dana proyek yang bernilai di atas seratus milyar tersebut. Nyanyian Nazarudin selanjutnya banyak ditunggu pihak pembela kebenaran.[2] Setelah menjabat sebagai Bendahara Umum Partai Demokrat pada tahun 2010. Nazar berhasil melenggang di Senayan dengan apik. Panahatan. Anak Negeri. 26 Agustus 1978.Tak puas dengan hasil pemilihan calon legislatif tahun 2004. sumber lain mengatakan adanya kucuran dana dari Nazar untuk ikut menyumbang pasangan SBY-Boediono. STIE Bisnis Indonesia. dan PT. Kala itu. Nazaruddin terbukti bersalah dan divonis 4 tahun 10 bulan subsider 4 bulan dan denda 200 juta. Terungkapnya kasus suap Wisma Atlet ini melahirkan tersangka baru seperti Angelina Sondakh. Berhak Alam Berlimpah Muhammad Nazaruddin (lahir di Bangun. Bahkan. Dalam kasus suap wisma atlet ini. 2010 Pemilik perusahaan PT. pada akhirnya Nazarudin berhasil ditangkap selang beberapa bulan dengan penangkapan Rosa.

[8] Pada 27 April 2011.Pemberantasan Korupsi menjadikannya tersangka kasus suap pembangunan wisma atlet untuk SEA Games ke-26.[3] Mulanya ia dinamai Muhammad Nazaruddin Khan. Orang tua Nazaruddin memiliki usaha yang cukup berhasil di daerahnya. yaitu PT Anugrah Nusantara. Sumatera Utara. perkebunan. usaha keluarga mereka mulai menurun sepeninggal ayah Nazaruddin pada tahun 1993. pengadaan alat kesehatan. Usahanya kemudian semakin berkembang dan Nazaruddin tercatat sebagai komisaris di beberapa perusahaan. Kolombia. dan PT Berhak Alam Berlimpah[6] yang semuanya berdomisili di Riau dan bergerak dalam bidang konstruksi. dan juru bicara KPK Johan Budi menyatakan bahwa cek yang diterima Wafid Muharam tersebut merupakan uang balas jasa dari PT DGI karena telah memenangi tender proyek itu.2 milyar di lokasi penangkapan. Penyidik KPK menemukan 3 lembar cek tunai dengan jumlah kurang lebih sebesar Rp3. Nazaruddin berwirausaha di Pekanbaru. Kasus korupsi wisma atlet [sunting] Pada 21 April 2011. dan perantara Mindo Rosalina Manulang karena diduga sedang melakukan tindak pidana korupsi suap menyuap. pejabat perusahaan rekanan Mohammad El Idris. jasa. PT Panahatan. Riau.[5] Aktivitas bisnisnya dimulai dengan CV Anak Negeri yang kemudian berubah menjadi PT Anak Negeri. yang keduanya merupakan warga keturunan Pakistan. Koordinator LSM Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) Boyamin Saiman menyatakan kepada wartawan bahwa Mindo Rosalina Manulang adalah staf Muhammad . Keesokan harinya. kemudian ibunya pada tahun 1998. Nazaruddin pergi merantau. Nazaruddin ditengarai meninggalkan Indonesia sebelum statusnya menjadi tersangka dan menyatakan melalui media massa bahwa sejumlah pejabat lain juga terlibat dalam kasus suap tersebut. Setelah lulus SMA. tetapi kemudian ayahnya memutuskan untuk menghapus nama belakang putranya tersebut. Sumatera Selatan. hingga akhirnya ia tertangkap di Cartagena de Indias. pada 26 Agustus 1978 sebagai anak kelima dari tujuh bersaudara dalam keluarga Muhammad Latif Khan dan Aminah. Komisi Pemberantasan Korupsi menangkap Sekretaris Menteri Pemuda dan Olah Raga Wafid Muharam. dan lainnya. ketiga orang tersebut dijadikan tersangka tindak pidana korupsi suap menyuap terkait dengan pembangunan wisma atlet untuk SEA Games ke-26 di Palembang. perusahaan yang menjalankan proyek pembangunan wisma atlet tersebut. Pada tahun 2002. kini bagian dari Kabupaten Simalungun. Kehidupan awal [sunting] Nazaruddin lahir di Desa Bangun.[7] Mohammad El Idris mengaku sebagai manajer pemasaran PT Duta Graha Indah.[4] Namun.

Mereka berdua ngomong tertutup. Rosalina lalu mengganti pengacaranya menjadi Djufri Taufik dan membantah bahwa Nazaruddin adalah atasannya.[16][17] Kepergian Ke Singapura [sunting] Kepergian Nazaruddin ke Singapura tepat satu hari sebelum Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengajukan pencekalan terhadap Nazaruddin kepada Ditjen Imigrasi. Berikut ini kronologi perginya Nazaruddin ke Singapura. Gedung Nusantara I DPR. .” ujar Sekretaris Dewan Kehormatan Amir Syamsuddin. M Nazaruddin menemui Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat Marzuki Alie di DPR. berniat menghancurkan Partai Demokrat sehingga merekayasa keterangan sebelumnya.[12] Akan tetapi. Nazaruddin akan mengelar jumpa pers di ruang Fraksi Partai Demokrat. kepada wartawan keesokan harinya. "Itu urusan Pak Marzuki mungkin dengan Pak Nazar.[13] Kepada penyidik KPK. Wafid menyatakan bahwa ia pernah bertemu beberapa kali dengan Nazaruddin setelah dikenalkan kepadanya oleh Rosalina.[11] Namun. pernyataan Boyamin tersebut sesuai dengan keterangan Rosalina sendiri kepada penyidik KPK pada hari yang sama[12] dan keterangan kuasa hukum Rosalina. Wakil Ketua Demokrat Max Sopacua usai bertemu Marzuki Alie di lantai 3 Nusantara III DPR.[9][10] Nazaruddin menyangkal pernyataan itu dan mengatakan bahwa ia tidak mengenal Rosalina maupun Wafid.30 WIB. Senin (23/5/2011) malam (21.30) M Nazaruddin bertolak ke Singapura melalui Bandara Soekarno-Hatta.” ujar Menteri Hukum dan HAM Patrialis Akbar. Selasa (24/5/2011) pagi Mantan Bendahara Umum Muhammad Nazaruddin mengumumkan akan mengelar jumpa pers untuk mengungkap berbagai kasus yang melibatkan elit-elit Partai Demokrat. “Dewan Kehormatan Partai Demokrat memberhentikan atau membebaskan yang bersangkutan dari jabatannya selaku bendahara umum.[15] Namun demikian. membenarkan pertemuan itu. dan pada 12 Mei Rosalina resmi mengubah keterangannya mengenai keterlibatan Nazaruddin dalam berita acara pemeriksaannya. Rosalina menyatakan bahwa pada tahun 2010 ia diminta Nazaruddin untuk mempertemukan pihak PT DGI dengan Wafid. Senin (23/5/2011) malam (19. Kamaruddin Simanjuntak.[14] Ia bahkan kemudian menyatakan bahwa Kamaruddin. “Ia pergi ke Singapura pada 23 Mei 2011 pukul 19." kata Max. dan bahwa PT DGI akhirnya menang tender karena sanggup memberi komisi 15 persen dari nilai proyek. mantan pengacaranya. dua persen untuk Wafid dan 13 persen untuk Nazaruddin.Nazaruddin. Senin (23/5/2011) siang menjelang sore.10) Partai Demokrat secara resmi memberhentikan Nazaruddin sebagai Bendahara Umum Partai Demokrat. di lantai 9.

Selasa (24/5/2011) siang (12. Selasa (24/5/2011) malam Ditjen Imigrasi Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkum dan HAM) resmi menerbitkan surat larangan berpergian ke luar negeri terhadap M Nazaruddin. "Karena pak Nazaruddin masih harus mengumpulkan bahan-bahannya. jadi ditunda.[18] Pemecatan M. M Nazaruddin tidak menunjukkan batang hidungnya di Cikeas. Kepada pers Nazaruddin mengatakan akan menghadiri acara tersebut. Jumat (27/5/2011) pagi Ketua Fraksi Partai Demokrat (FPD) Jafar Hafsah mengakui memberikan izin M Nazaruddin ke luar negeri." ujar Wakil Ketua KPK M Jasin. Selasa (24/5/2011) petang KPK mengajukan permohonan cekal terhadap M Nazaruddin." ujar staff bidang media Fraksi Demokrat DPR RI. Kamis (26/5/2011) malam Nazaruddin diketahui berada di Singapura dengan alasan melakukan medical check up. "Sudah dicegah. Husein Alaidrus.00) Hingga acara pertemuan pengurus Partai Demokrat dengan SBY selesai. "Sudah dikirim ke Imigrasi KemenkumHAM sejak dua hari yang lalu.00) M Nazaruddin batal menggelar jumpa pers dengan alasan masih harus mengumpulkan bahan lebih lengkap sebelum diungkap ke publik. Rabu (25/5/2011) malam (23. namun Jafar tak mengetahui kapan Nazaruddin akan pulang ke Indonesia. Nazaruddin [sunting] Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum memutuskan memberhentikan Muhammad Nazaruddin dari posisinya sebagai kader partai itu pada Senin 18 Juli 2011. Selasa (24/5)." tegas Direktur Penindakan dan Penyidikan Ditjen Imigrasi Kemenkum dan HAM. Keputusan itu telah disetujui Presiden Susilo Bambang Yudhoyono selaku ketua Dewan Pembina Partai Demokrat. saya tidak melihat ada Pak Nazaruddin. Rabu (25/5/2011) malam (20.” ujar Ketua DPP Partai Demokrat Sutan Bhatoegana.[19] Penangkapan [sunting] . “Tidak ada. Wawan Setiawan. ke Cikeas.00) Presiden SBY selaku ketua Dewan Pembina Partai Demokrat memanggil seluruh jajaran Dewan Pembina. Dewan Kehormatan dan pengurus DPP termasuk Nazaruddin.

Muhammad Nazaruddin ditangkap di Cartagena de Indias.[20] . Syarifuddin. untuk berpergian ke luar Indonesia setelah paspornya telah lama dicabut oleh Imigrasi. Kolombia pada tanggal 7 Agustus 2011. Nazar diketahui menggunakan paspor sepupunya.

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->