Nama Lengkap : Gayus Tambunan

Alias : Gayus Halomoan Partahanan Tambunan

Profesi : -

Agama : Islam

Tempat Lahir : Jakarta

Tanggal Lahir : Rabu, 9 Mei 1979

Zodiac : Taurus

Warga Negara : Indonesia

Pada tahun 2010, Kementrian Keuangan Republik Indonesia digegerkan dengan penemuan kasus penggelapan, pencucian uang, dan korupsi oleh pegawai Dirjen pajak golongan III A, Gayus Halomoan Partahanan Tambunan atau biasa dikenal sebagai Gayus Tambunan.

Lahir di Jakarta, 9 Mei 1979, Gayus dibesarkan di keluarga yang 'biasa' saja. Namun, ternyata dari keluarga 'biasa' itulah Gayus menjadi seorang yang 'luar biasa'. Di usianya yang cukup muda, ia bahkan telah mengantongi uang ratusan milyar yang tersebar di berbagai rekening dan deposito. Tak hanya itu, ia juga mengumpulkan harta dalam bentuk aset yang terdiri dari mobil Honda Jazz, Ford Everest, rumah di Gading Park View, Kelapa Gading, Jakarta Utara, dan 31 batang emas masing-masing 100 gram.

Terlalu berani, itulah ungkapan yang pas dilontarkan bagi seorang pegawai pajak biasa sekelas Gayus. Bayangkan saja, usianya belum sepuluh tahun duduk sebagai pegawai pajak, namun hartanya telah menggunung.

Bermula dari Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (STAN), setelah lulus Gayus ditempatkan di Balikpapan selama tiga tahun sebelum akhirnya dipindah-tugaskan di Jakarta di bagian Penelaah Keberatan pada Seksi Banding dan Gugatan Wilayah Jakarta II Ditjen Pajak sampai diberhentikan karena tersandung kasus mafia pajak yang melibatkan oknum aparat dari kejaksaan, kepolisian, dan aparatur pemerintah lain pada tahun 2010.

Tertanggal 1 Maret 2012, setelah melewati berbagai sidang, akhirnya Gayus dijerat dengan pasal berlapis ketika jaksa penuntut umum menuntut Gayus dengan empat dakwaan sekaligus. Dalam dakwaan pertama, ia dijerat pasal UU Nomor 21 Tahun 2000, ia diduga menerima suap senilai Rp 925 juta dari Roberto Santonius dan Rp 35 milyar dari Alif Kuncoro terkait pengurusan sunset policy PT. Kaltim Prima Coalt, PT. Bumi Resources, dan PT. Arutmin.

Berbeda dengan dakwaan pertama, dalam dakwaan kedua, Gayus dianggap telah menerima gratifikasi sebesar US$ 659.800 dan 9,6 juta SGD namun tidak melaporkan ke KPK. Sedangkan dalam dakwaan ketiga, Gayus dijerat dengan pasal UU Nomor 25 Tahun 2003 tentang tindak pidana pencucian uang dengan menyembunyikan asal usul harta kekayaan ke dalam penyedia layanan jasa keuangan.

Dalam dakwaan yang terakhir, mengingat Gayus pernah ditemukan berada di Bali dan Singapura, sudah barang tentu ada orang dalam yang memuluskan aksinya tersebut. Ia akhirnya didakwa dengan kasus penyuapan yang dilakukan pada sejumlah petugas rumah tahanan Mako Brimob Kelapa Dua, Depok, yang bertujuan agar dapat dengan mudah keluar masuk tahanan.

Akibat dakwaan tersebut, Gayus tak hanya dihukum penjara, namun juga dimiskinkan dengan menyita harta-hartanya yang terkait dengan perkara yang telah disebutkan. Total sampai sejauh ini, Gayus divonis dengan hukuman 28 tahun penjara dengan rincian 10 tahun penjara dari majelis hakim Pengadilan Tinggi Jakarta, 12 tahun dari tingkat kasasi di Mahkamah Agung, dan 6 tahun dari vonis yang dijatuhkan oleh Pengadilan Negeri Jakarta Selatan yang sifatnya terpisah dengan perkara lain.

Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (STAN)

Pegawai Dirjen Pajak, 2001-2010

Dia anak kedua dari 5 bersaudara .6 miliar. Gayus ditempatkan di Balikpapan. Dalam perkembangan selanjutnya Gayus sempat melarikan diri ke Singapura beserta anak istrinya sebelum dijemput kembali oleh Satgas Mafia Hukum di Singapura. 12 Pegawai Dirjen Pajak termasuk seorang direktur. antara 4 Desember 2009 hingga 11 Januari 2010[3] Tanggal 30 September Istri Gayus melahirkan anak kembar laki-laki. Beberapa tahun kemudian Gayus yang diangkat menjadi PNS golongan IIIA di Bagian Penelaah Keberatan pada Seksi Banding dan Gugatan Wilayah Jakarta II Ditjen Pajak. yaitu Bambang Heru Ismiarso dicopot dari jabatannya dan diperiksa. Namanya menjadi terkenal ketika Komjen Susno Duadji menyebutkan bahwa Gayus mempunyai uang Rp 25 miliar di rekeningnya plus uang asing senilai 60 miliar dan perhiasan senilai 14 miliar di brankas bank atas nama istrinya dan itu semua dicurigai sebagai harta haram. Kasus Gayus mencoreng reformasi Kementerian Keuangan Republik Indonesia yang sudah digulirkan Sri Mulyani dan menghancurkan citra aparat perpajakan Indonesia. Setelah lulus dari Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (STAN) pada tahun 2000. putra dari Amir Syarifuddin Tambunan [1]. umur 34 tahun) adalah mantan pegawai negeri sipil di Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan Indonesia.[4] 2 orang Petinggi Kepolisian . 9 Mei 1979.[2] Milana sendiri diduga ikut menerima aliran dana dari rekening Gayus Tambunan sebesar Rp 3. Diketahui ada transfer dana ke rekening Milana dalam lima kali transfer.Gayus Halomoan Partahanan Tambunan atau hanya Gayus Tambunan (lahir di Jakarta.[5] Bahasyim Assifie. Gayus menikah dengan Milana Anggraeni dan mempunyai lima orang anak. Brigjen Pol Edmon Ilyas dan Brigjen Pol Radja Erizman dicopot dari jabatanya dan diperiksa. mantan Inspektur Bidang Kinerja dan Kelembagaan Bappenas [6] Andi Kosasih Haposan Hutagalung sebagai pengacara Gayus Kompol Muhammad Arafat Lambertus (staf Haposan) Alif Kuncoro [7] Beberapa aparat kejaksaan diperiksa[8] . Gayus terus berkarier di Direktorat Jenderal Pajak sampai diberhentikan karena tersandung kasus mafia kasus Pajak pada tahun 2010. Jakarta Utara. Gayus besar dan lahir di Warakas.

Jaksa Poltak Manulang dicopot dari jabatannya sebagai Direktur Pra Penuntutan (Pratut) Kejagung Gayus Tambunan diketahui berada di Bali dan menonton pertandingan tenis Commonwealth World Championship pada tanggal 5 November 2010 dan Gayus pun mengaku berada di Bali pada tanggal tersebut di persidangan pada tanggal 15 November 2010. Boy pun menyebutkan barang bukti yang sudah disita Polri tersebut. Singapura. Kombes Pol Boy Rafli Amar di Mabes Polri. boarding pass Air Asia atas nama istri Gayus. Hasil pemeriksaan rumah Gayus di daerah Kelapa Gading. untuk melengkapi keterangan yang dibutuhkan. Gayus diduga mengajak Milana pergi ke sejumlah negara. penulis surat pembaca Harian Kompas yang menguak kepergian Gayus ke luar negeri.[10][11][12] Polri telah melakukan penggeledahan terhadap rumah terdakwa mafia hukum. terdapat seseorang yang berinisial Sony bepergian ke luar negeri dengan pesawat Mandala pada 24 September dengan tujuan Makau. Gayus Tambunan terkait pemalsuan paspor atas nama Sony Laksono. karena melanggar kode etik penanganan perkara Gayus HP Tambunan. Jakarta. Milana Anggraeni. Dari manifes.Jaksa Cirus Sinaga dicopot dari jabatannya sebagai Asisten Tindak Pidana Khusus Kejati Jawa Tengah. "Penyidik telah menemukan berbagai barang bukti yang diperlukan sekaligus dalam konteks pembuktian. Selain Milana. Mereka diduga pergi ke Makau (Hong Kong). . dan Kuala Lumpur (Malaysia). Dengan menggunakan paspor atas nama Sony Laksono. penyidik telah menemukan berbagai barang bukti perjalanan ke beberapa negara. penyidik juga berharap bisa memperoleh keterangan dari Devina. Jumat 14 Januari 2011." kata Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Polri. Gayus pelesir ke berbagai tempat. antara lain boarding pass dari China Air yang digunakan Gayus ketika pulang dari Makau. Meski berstatus tahanan.

Dalam video klip tersebut juga diceritakan mengenai kehidupan di penjara. dengan menggunakan pesawat AirAsia tujuan Singapura. Iklan rokok djarum 76 [sunting] Sosok mirip Gayus Tambunan yang memakai wig dan kacamata muncul di iklan Rokok Djarum 76 edisi lomba sulap jin. Lagu ini telah diunduh dan dilihat kurang lebih 504. kisah Gayus memberi inspirasi lagu yang menceritakan sepak terjangnya. Bona agaknya iri melihat kehidupan Gayus yang bisa bebas plesir ke Bali. 14 Januari berdurasi 4 menit 47 detik.Pada 30 September.997 orang dan sangat mungkin bertambah. hingga ke luar negeri ini. Berbeda dengan dirinya pada saat ditahan di Lapas Gorontalo ini yang harus pasrah tidak bisa berbuat banyak. Sony Laksono duduk di bangku 11F. Lagu berjudul "Andai Aku Jadi Gayus Tambunan" ini diciptakan oleh mantan napi Bona Paputungan. Diceritakan pula aksi Gayus yang memberi uang kepada sipir. hingga memakai kacamata dan wig. Tak hanya bermacam-macam versi rupa Gayus yang beredar di dunia maya. Vonis Gayus Tambunan [sunting] . Pengaruh Gayus Tambunan [sunting] Penyebutan Halte didepan kantor pajak [sunting] Halte bus di depan kantor pajak secara tidak resmi disebut Halte Gayus [13] Lagu Andai Aku Gayus Tambunan [sunting] Sosok Gayus Tambunan yang kontroversial memberikan inspirasi bagi banyak orang. Lagu yang berjudul 'Andai aku Gayus Tambunan' tersebut di posting di situs Youtube pada Jumat.

Pada tanggal 19 Januari 2011. 300 juta. Gayus Tambunan telah dinyatakan bersalah atas kasus korupsi dan suap mafia pajak oleh Majelis Hakim Pengadilan Jakarta Selatan dengan hukuman 7 tahun penjara dan denda Rp. .

Sebagian besar karir Djoko diabdikan sebagai di jajaran direktorat lalu lintas. Kapolri saat itu. . Saat dinyatakan sebagai tersangka. memberi Djoko satu bintang lagi. menunjuk Djoko sebagai tersangka dalam kasus korupsi simulator kendaraan di ujian SIM. Nama batalion angkatannya adalah Jagratara. saat itu dipimpin Djoko. Sebagai Kepala Korps itu. dari bahasa Sansekerta yang artinya "selalu waspada". Terakhir kali melaporkan kekayaan ke KPK pada 2010. Djoko lulus pada tahun 1984. Dari Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya dengan pangkat komisaris besar. ia sempat menjabat Kepala Bagian Registrasi dan Identifikasi. yang mulai menyelidiki potensi penggelembungan harga simulator di proyek itu sejak awal 2012. ia mendapatkan bintang pertama saat diangkat menjadi Direktur Lalu Lintas Mabes Polri. saat direktorat yang dipimpin Djoko dinaikkan levelnya menjadi Korps Lalu Lintas. yaitu saat KPK menggeledah kantor Djoko dan sempat dihalang-halangi polisi. yang dipimpin Abraham Samad itu. Djoko tengah menjabat Gubernur Akademi Kepolisian di Magelang. Ia pernah menjadi Kepala Satuan Lalu Lintas di Polres Banyumas. Djoko mengaku memiliki harta sejumlah Rp5. memakan biaya Rp196 miliar lebih. Komisi. Jenderal Bambang Hendarso Danuri. Dari sekolah yang menelurkan elit-elit polisi itu. Tak sampai sebulan. Kasus simulator SIM ini tak hanya populer karena melibatkan jenderal aktif. KPK. ia dipromosikan sebagai orang kedua di Direktorat Lalu Lintas Mabes Polri setelah ia lulus dari Sekolah Staf Perwira Tinggi dengan predikat lulusan terbaik. menduga negara rugi antara Rp90-100 miliar. Belum cukup satu bintang. bagian yang bertanggung jawab atas izin jalan kendaraan tipe apa pun. Di Polda Metro Jaya. proyek pengadaan simulator SIM di Korps Lalu Lintas Polri. Pada tahun anggaran 2011. di Jakarta.Djoko Susilo adalah jenderal aktif pertama yang diberi status tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi. Sempat ada tarik-ulur yang harus dicampuri oleh Presiden Yudhoyono. hingga urusan yang bersinggungan dengan pajak kendaraan.6 miliar. Djoko berpangkat inspektur jenderal. Unsur drama di sekitarnya juga menarik perhatian publik.

Djoko dengan bangga mempresentasikan kendaraan simulator ujian SIM di depan Presiden SBY dan Ibu Ani Yudhoyono. Djoko merupakan lulusan Akpol angkatan 1984 yang pertama mendapat bintang satu. Nah. yang pernah menjadi ajudan Presiden SBY dan kini menjabat Kapolda Jabar. Bintang itu diperolehnya saat dia menjadi Dirlantas. Di akhir tahun 2011 Djoko bersama Korlantas menambah armada patwal dan Brigade Motor dengan Honda Goldwing. Ketika menjadi orang nomor satu di Polres Jakarta Utara. Otomatis Djoko mendapat promosi bintang dua (irjen). Beberapa penyidik itu ada yang menangani sejumlah kasus "penting" di KPK. Pembangunan itu sepenuhnya merupakan bantuan pengusaha. Djoko sudah mengganti beberapa armada mobil dan sepeda motor para pendidik dan operasional dengan menggandeng pabrikan besar. Baru beberapa bulan menjabat. Pada 2012 Djoko dipromosikan menjadi Gubernur Akpol yang berkedudukan di Semarang. Pada 2009-2012 terjadi reorganisasi Polri yang menjadikan institusi Ditlantas ditingkatkan ke Korps Lantas dengan pati bintang dua sebagai Kepala Korps. Di Ditlantas Polri. termasuk kasus simulator SIM. Djoko merintis National Traffic Management Center (NTMC) yang berembrio dari TMC. keluarlah telegram rahasia (TR) di mana Djoko ditunjuk sebagai Dirlantas Polri menggantikan Brigjen Yudi Susharianto. Dalam peringatan Hari Konsumen di TMII. Bahkan dia meremajakan armada patroli dengan mendatangkan puluhan sepeda motor merek Yamaha dan Harley Davidson bagi Subdit Patwal dan Brigade Motor.Tak selesai di situ. Promosi menjadi pati bintang satu pun didapatnya. Namanya semakin terangkat saat menduduki kursi Dirlantas Polda Metro Jaya. Saat itu dia merintis Traffic Management Center (TMC) yang dilengkapi CCTV dan layanan SMS. Putut Bayu Seno. waktu itu Kapolri yang dijabat Bambang Hendarso Danuri mempromosikan Djoko sebagai Kakorlantas yang baru. Prestasi ini didapat Djoko lebih dulu ketimbang teman satu angkatannya. . Kemudian pada 2008. Sedangkan bintang dua didapat Djoko saat menduduki posisi Kakorlantas. Polri juga menarik sejumlah penyidiknya yang diperbantukan ke KPK. nama Djoko bersinar lantaran bisa membangun mapolres pimpinannya tanpa melibatkan APBN dan Mabes Polri.

Kapolsek Wonoreja. Djoko diduga berperan dalam kasus dugaan korupsi simulator ujian SIM yang merugikan negara hingga Rp 100 miliar ini. Porles Purbalingga. gedung Korlantas di Jl MT Haryono. Kantor yang dulu dipimpinnya. Kakorlantas Polri. Wadirlantas Polri. Sebagai Kepala Korlantas. Gubernur Akademi kepolisian (Akpol) . Dia diduga menerima suap dari pemenang tender sebesar Rp 2 miliar yang diserahkan melalui sebuah paket ke kantor Korlantas oleh Direktur Utama PT Inovasi Teknologi Indonesia Sukotjo Bambang. Penggeledahan tidak berlangsung mulus karena ada tarik ulur antara penyidik KPK dan petugas Korlantas. Pamapta. digeledah. Jaksel. Ditlantas Polda Metro Jaya. KPK menjadikan Djoko sebagai tersangka. Irjen Djoko Susilo sendiri dimutasikan dari Perwira Tinggi Kepolisian.Namun karir Djoko mulai menemui batu sandungan setelah KPK menerima pengaduan masyarakat terkait pengadaan kendaraan roda dua dan roda empat simulator ujian SIM tahun anggaran 2011 yang beraroma suap. Polda Jateng. Dirlantas Polda Metro Jaya. Dia ditetapkan sebagai tersangka dugaan korupsi pengadaan kendaraan simulator ujian SIM tahun anggaran 2011. Kabag Regident. Kapolrestro Bekasi. Kapolres Jakarta Utara. Riset dan analisis oleh Vizcardine Audinovic Akademi Kepolisian 1984 KARIR Pama PD. Kapolres Cilacap. Dirlantas Polri.

2008 .Pelopor Inovasi Citra pelayanan Prima I . 2006 Pelopor Inovasi Citra Pelayanan Prima II.

Djoko membangun kantor Dirlantas dan mengganti kendaraan Dinas tanpa menggunakan dana APBN. dan Kasat Lantas Polresta Surakarta. Danuri (BHD). Selepas lulus dari Akpol pada tahun 1984. Dikenal sebagai The Rising Star. Djoko Susilo pandai menggalang dana taktis untuk keperluan Polri yang tidak dianggarkan dalam APBN. Prestasinya di Kepolisian sangat luar biasa. Usianya belum mencapai lima puluh tahun dan karirnya melesat cepat memegang posisi elit sebagai Gubernur Akpol. Djoko Susilo sebelumnya dikenal sebagai anak emasnya Kapolri yang terdahulu.Irjen Pol Djoko Susilo adalah lulusan Akpol Angkatan 1984 yang pertama mendapatkan pangkat Brigjen dan Irjen dibandingkan rekan-rekan seangkatannya. Bambang H. Djoko pernah mendapat beberapa penghargaan dari Presiden SBY. Djoko Susilo adalah seorang Perwira yang istimewa. Djoko Susilo adalah mantan Kapolres Jakarta Utara. Dari Dirlantas Polda Metro. Djoko juga orang yang pertama kali menggagas keberadaan Polisi Masyarakat (Polmas) agar masyarakat dapat ikut berkontribusi dan membantu tugas-tugas kepolisian yang bersifat kemitraan yang sederajat. Kasatlantas Polres Banyumas. Djoko Susilo juga membangun Trafick Management Centre (TMC) Polda Metro Jaya. Djoko pertama kali bertugas sebagai Pama PD di Polda Jateng. Djoko juga sangat dekat dengan Wakapolri . Djoko Susilo adalah Perwira di jajaran Kepolisian yang pertama kali merintis Traffic Management Center (TMC) Polda Metro dan memasang CCTV di seluruh pusat kota Jakarta untuk memantau lalu lintas di Jakarta. Djoko Susilo juga pernah dianugerahi penghargaan Inovasi Citra Pelayanan Prima I dan II serta penghargaan Bintang Bhayangkara Pratama. Selanjutnya Djoko berturut-turut menjabat sebagai Pamapta Polres Purbalingga. Kapolsek Wonoreja Polres Cilacap. gedung Samsat hingga gedung utama Kapolda Metro Jaya. Sejak saat itu karirnya terus menanjak drastis. Djoko juga mendatangkan puluhan sepeda motor Harley Davidson untuk kebutuhan Subdit Patwal dan Brigade Motor. Selain anak emas mantan Kapolri BHD. Karirnya lama di Dirlantas. Pernah heboh sesaat ketika Djoko Susilo bangun kantor Polres tanpa memakai dana APBN. Djoko Susilo adalah perwira langka di Polri. Djoko Susilo dipromosikan langsung menjadi Dirlantas Polri dengan pangkat Brigjen menggantikan Brigjen Yudi Susharianto.

artinya posisi Wakapolri atau minimal Bintang Tiga akan mudah diraih. dikenal sebagai tiga Serangkainya Nanan Sukarna. Djoko Susilo adalah seorang Perwira Kepolisian yang cemerlang dan cerdas. Hal ini juga pernah dialami Komjen Imam Sujarwo (besan Aulia Pohan) yang dulu gagal jadi Kapolri karena sebab yang sama. Sebagai anak emasnya BHD. Dengan posisi terakhir sebagai Gubernur Akpol. Saat itu posisi Direktur Lantas Mabes Polri dijabat Djoko Susilo dengan pangkat Brigjen setelah sebelumnya Djoko menjabat sebagai Wakil Direktur dengan pangkat Kombes. Ditlantas Mabes Polri dinaikkan levelnya oleh BHD menjadi Korp Lantas Polri (Korlantas). Irjen Pol Djoko Susilo dipastikan bisa menjadi salah satu jajaran pimpinan tertinggi di Mabes Polri. Djoko Susilo juga dikenal sebagai orangnya Wakapolri. Kapolri BHD menaikkan pangkatnya menjadi Bintang Dua (Irjen) seiring dengan naiknya Level Ditlantas Polri menjadi Korlantas Polri. I Ketut Untung Yoga Ana. Djoko Susilo bersama Wakapolda Bali. Timur Pradopo tidak begitu menyukai Djoko Susilo yang dinilainya sangat mengakar kuat di kalangan jajaran Lalulintas Polri. Selain itu. Djoko lulus dengan predikat sebagai siswa terbaik di Sespati. DPR. dimasa terakhir BHD menjabat Kapolri. dan Kapolda Jateng. Djoko Susilo langsung naik jabatan sebagai Dirlantas Polri dengan pangkat Bintang Satu. usia pensiun Djoko masih delapan tahun lagi. Irjen Pol Djoko Susilo sulit jadi Kapolri karena Djoko belum pernah menduduki posisi Kapolda tipe A. Edward Aritonang. dan LSM-LSM yang berpengaruh. Belum satu bulan menjabat. sehingga dipromosikan langsung sebagai Wadirlantas Mabes Polri. Meskipun mustahil bisa mendapatkan posisi puncak sebagai Kapolri.Nanan Sukarna. Djoko mengikuti Sespati bersama I Ketut Untung Yoga Ana dan Edward Aritonang. kalangan Pers. Solidaritas mereka sangat kuat dan . Nanan Sukarna. Hubungan Djoko Susilo dengan Kapolri Timur Pradopo tidak harmonis. Djoko Susilo adalah penggerak utama tim sukses Nanan Sukarna dengan menggalang dukungan khususnya di Korlantas dan elemen lainnya di kepolisian.

Djoko juga dikenal sebagai Perwira Polisi yang suka membangun. Djoko membangun gedung Direktorat Lalulintas sehingga terlihat begitu megah. yang dikemudian hari dikenal sebagai Gedung Biru. Dirlantas Mabes Polri hingga Kakorlantas Polri dengan pangkat Bintang Dua. Saat itu Djoko diberi mandat untuk mengamankan kepentingan tugas dan wewenang Polri ketika RUU Lalulintas dan Angkutan Jalan (RUU LLAJ) yang digodok di DPR pada Januari hingga Mei 2009 silam dimana dalam Draft RUU LLAJ yang diajukan Kementerian Perhubungan. STNK. yang mengunjunginya ke Semarang hanya sekedar untuk Silahturahmi dan mengucapkan selamat atas jabatan Gubernur Akpol yang diperolehnya. kemudian menjadi Kapolrestro Bekasi. Dirlantas Polda Metro. termasuk Penulis. dan BPKB menjadi salah satu tugas dan wewenang penuh Kementerian Perhubungan. Begitu juga ketika Djoko menjabat Direktur Lalulintas Polda Metro.bertambah erat persahabatan mereka disaat ketiganya menjalani pendidikan Sespati (Sekolah Staf Perwira Tinggi) empat tahun yang lalu. Tentu saja Polri meradang dengan pasal tersebut . juga senang bersahabat dengan kalangan pekerja Pers. Karena selain Djoko murah hati. Dikalangan Pers. Djoko Susilo yang membangun gedung Polres sehingga terlihat megah. Djoko dekat dengan wartawan. Salah satu keberhasilan dan kesuksesan Djoko Susilo yang paling mencolok adalah pada saat menjabat Wadirlantas dan Dirlantas Mabes Polri. khususnya Wartawan yang biasa meliput bidang Hukum dan Kriminal. merupakan tamparan telak bagi Pekerja Pers yang telah menjalin hubungan baik dengan Djoko Susilo selama ini. Dengan ditetapkannya status tersangka oleh KPK. Djoko tidak pernah memilih-milih dalam menjalin pertemanan dengan wartawan dan selalu diterima hangat oleh Djoko dengan tangan terbuka. cukup banyak wartawan di Jakarta. Kapolres Jakarta Utara. Wadirlantas Mabes Polri. Selain kedekatanya dengan Wartawan. Djoko Susilo juga dikenal sebagai petinggi Polri yang ramah. Saat Djoko Susilo menjabat Gubernur Akpol. Kecintaannya dalam hal pembangunan terlihat sejak menjabat Kapolres Kota Bekasi dan Kapolres Jakarta Utara. disebutkan bahwa dalam salah satu pasalnya akan mengambil alih proses pembuatan SIM. Kedekatan Djoko dengan Wartawan sudah dilakukan sejak dirinya menjabat sebagai Kabag Regident Ditlantas Polda Metro dengan pangkat AKBP.

Sebab dalam hal SIM. dan Nopol blank bebas pajak. Polri mendapat pasokan “darah segar” setiap hari dalam operasionalnya termasuk menggemukkan pundi-pundi kekayaan para petinggi Polri. Djoko Susilo dibantu Edward Aritonang yang pada saat itu menjabat sebagai Kepala Divisi Humas Mabes Polri. yang saat itu sedang gencar-gencarnya menyadap hubungan HP para petinggi Polri akhirnya diseret ke penjara karena menjadi tersangka utama pembunuhan. Mutasi. akan banyak para petinggi Polri dan anggota DPR yang dijebloskan ke Penjara karena terlibat transaksi jor-joran dalam proses tarik ulur RUU LLAJ itu. . BPKB. STNK. yang tewas ditembak. Saat sedang heboh-hebohnya RUU LLAJ pada saat itu. STNK. Nopol khusus. serta wewenang tidak terbatas lainnya terkait lalu lintas dan jalan raya. tiba-tiba mencuat ke permukaan kasus pembunuhan Direktur PT. STNK dan BPKB. Tim khusus segera dibentuk Polri. Jika saja pada saat itu Antasari Azhar tidak terlibat masalah cinta segitiga sehingga timbulnya korban jiwa. uang suap dan pungli yang diperoleh dari SIM. termasuk pembentukan opini masyarakat. Djoko berhasil menggagalkan keinginan Kementrian Perhubungan pada saat itu. Balik Nama. dilakukan dengan menghalalkan segala cara. Upaya dan usaha Djoko tidak sia-sia. di saat yang bersamaan. Coba Anda hitung di 33 Direktorat Lalulintas Polda yang tersebar di seluruh Indonesia. Gerilya lobby tingkat tinggi serta berbagai upaya dan usaha. khusus hanya di Polda Metro saja menerima sekitar Rp 2 milyar setiap harinya. Antasari Azhar. Tidak sedikit dana yang digelontorkan untuk mengamankan wewenang Polri dalam lalulintas tersebut. Sebagai informasi. dan BPKB. Nazrudin Zulkarnaen. pemesanan Nopol cantik. termasuk melobby anggota DPR khususnya jajaran Komisi III yang membawahi Kepolisian dan jajaran Komisi V yang membawahi Dinas Perhubungan. RUU LLAJ disahkan pada minggu keempat bulan Mei 2009 dimana Polri tetap memegang wewenang penuh terhadap SIM.karena lahan basah mereka direbut Dishub. termasuk cek fisik. RNI. yang dipimpin langsung oleh Djoko Susilo yang pada saat itu menjabat sebagai Direktur Lalulintas Mabes Polri untuk menggagalkan rencana Kementerian Perhubungan. Menyikapi wacana Kementrian Perhubungan tersebut. Ketua KPK. dan I Ketut Untung Yoga Ana yang menjabat sebagai Kabag Penerangan Umum Mabes Polri.

karena isterinya Royke adalah Dokter Tentara dari Kowad yang merupakan salah satu anggota tim kedokterannya Ibu Ani Yudhoyono.Selanjutnya. salah satu pemicu ketidaksukaan Timur Pradopo terhadap Djoko Susilo yaitu karena Djoko Susilo mau menerima kenaikan pangkat Bintang Dua dari Kapolri BHD. Jangan dicampur baurkan program identitifikasi pada Inafis dengan SIM. kesempatan hanya sekali dan harus segera diambil. Hal . dan Condro sebenarnya sudah punya calon pengganti sendiri dari jajaran Dirlantas Polda Metro Jaya. Sebelumnya Timur Pradopo sudah mewanti-wanti dan meminta Djoko agar mau menjadi Staf Ahlinya (Sahli) kalau dirinya menjabat Kapolri nantinya. Program Inafis tersebut ditolak mentah-mentah oleh Djoko karena pada saat itu Djoko sedang memerlukan dana taktis yang cukup besar untuk membangun Nasional Traffic Management Center (NTMC) Korlantas Polri di samping TMC Polda Metro Jaya yang juga dibangun oleh Djoko Susilo. Nanan. benih-benih ketidaksukaan Timur Pradopo kepada petinggi-petinggi jajaran Lalulintas Polri terlihat dengan jelas ketika pengganti Djoko sebagai Direktur Lalulintas Polda Metro Jaya. Demi menjaga citranya di mata Cikeas. Selain itu. justru Timur Pradopo yang terpilih menjadi Kapolri. Timur Pradopo diketahui paling pantang menerima upeti dari jajaran Lalulintas Polri yang dipimpin Djoko Susilo. dan Djoko tahu yang paling bagus potensinya menjadi Kapolri nantinya adalah Nanan Sukarna. Djoko Susilo berdalih bahwa program alat Simulator pada proses pengambilan SIM harus tetap jalan terus. Djoko. Kombes Condro Kirono digantikan Kombes Royke Lumowa. akan tetapi justru yang tiba-tiba muncul adalah Royke Lumowa yang diduga kuat sebagai orang titipan Cikeas. dan juga karena ketidaksukaannya kepada Djoko Susilo. Djoko juga sudah terlanjur mempresentasikan sistem Simulator Ujian SIM dihadapan Presiden SBY dan Ibu Ani Yudhoyono dalam peringatan Hari Konsumen di TMII. Persoalan lain juga muncul ketika Djoko menolak sistem Inafis Bareskrim (Proyek Komputerisasi IT Sidik Jari) dimasukkan sebagai program terpadu dalam proses pengambilan identitas bagi peserta SIM. Dugaan Djoko Susilo meleset. Program Inafis silakan dilakukan sendiri oleh Reserse (Bareskrim). Tapi Djoko berpikir lain. Selain itu. ketika Djoko menjadi Korlantas dan Timur Pradopo menjabat Kapolda Metro Jaya. Namun garis tangan dan nasib berkata lain.

Apakah ini jebakan? Mari kita baca lebih lanjut. Irjen Drs M Amin Saleh. yang disukai Timur Pradopo karena pernah menjadi Ajudan Presiden SBY. Djoko Susilo harus menjadi Kapolda dulu baru selanjutnya layak mendapatkan Bintang Tiga sehingga dalam pencapaian karirnya tinggal selangkah lagi menjadi Kapolri. dan Djoko Susilo. Timur Pradopo merestui Djoko Susilo menduduki jabatan Gubernur Akpol yang dilantiknya pada tanggal 2 Maret 2012 lalu menggantikan. Timur Pradopo yang hanya dalam hitungan lima bulan ke depan sudah masuk Masa Persiapan Pensiun (MPP) tidak rela kalau pengganti sementaranya adalah Nanan Sukarna. yaitu empat tahun setelah Pemilu 2014 atau setahun menjelang Pemilu 2019. Oleh Timur Pradopo. Nanan dianggap sebagai salah satu sisa kelompoknya Dai Bachtiar.ini membuat Timur Pradopo berang. Walaupun tidak menyukai Djoko Susilo. Kapolri Timur Pradopo akan pensiun pada 10 Januari 2013 mendatang disaat umurnya 57 tahun. dan yang paling utama adalah selain dapat mengamankan Pemilu 2014 juga dapat mengendalikan Polri setelah SBY lengser dari jabatannya sebagai orang nomor satu di negeri ini. Keduanya baru akan pensiun dari Polri pada tahun 2018 nanti. perwira andalan besutannya Nanan Sukarna. Akan tetapi skenario gaya “Mossad” tetap harus dijalankan. dimana Nanan menjabat Wakapolda Metro Jaya pada tahun 2003-2004 ketika Kapolda-nya dijabat Makbul Padmanegara. Irjen Putut Bayu Eko Seno. Siapakah kandidat pengganti Timur Pradopo? SBY berharap penggantinya Timur adalah orang muda yang berprestasi gemilang. Sama-sama Akpol angkatan 1984. Djoko Susilo sangat memenuhi kriteria namun kendala yang dihadapi Djoko Susilo yaitu dia belum pernah memegang komando kendali wilayah setingkat Polda Tipe A. . santun. Kapolda Jawa Barat. cerdas. Siapakah calon kuat tersebut? Pilihan saat ini hanya ada pada dua orang.

Nazaruddin . Muhammad Nazaruddin PROFIL BERITA FOTO Nama Lengkap : Muhammad Nazaruddin Alias : Nazar | Nazaruddin | M. Djoko yang sudah masuk Jebakan Batman saat ini harus menerima resiko terburuk dalam sejarah karirnya di Kepolisian.Timur Pradopo tahu kedepannya Nanan Sukarna pasti akan memuluskan Djoko Susilo menjadi Kapolri. Timur Pradopo tidak rela jika tampuk pimpinan Kapolri nantinya dpegang oleh jajaran Lalulintas Polri. Namun Timur Pradopo belum mau mengambil sikap. Timur tahu segala sesuatu dan intrikintrik yang terjadi dalam Bahtera Kepolisian yang dinakhodainya. Sebagai seorang pimpinan tertinggi. Polri bergerak “sangat cepat” melakukan penanganan perkara. dan menolak mentah-mentah upeti yang disodorkan Djoko Susilo. Timur Pradopo menunggu gong yang dibunyikan KPK. Timur Pradopo tahu tentang kasus Simulator SIM. Selain itu. Itulah sebabnya setelah penetapan Djoko Susilo sebagai tersangka. Timur juga tahu upaya naik banding Suntukojo justru berbuah kenaikan jumlah hukuman yang diterima Suntukojo. Timur juga tahu soal pemukulan terhadap Bambang Sukotjo. Hal ini dapat terlihat saat Mutasi besar-besaran di kalangan Pamen dan Pati ketika awal-awal Timur Pradopo menjabat Kapolri. Timur tahu Suntukojo dijebloskan ke penjara yang disetting lewat pengadilan Bandung Jawa Barat.

Bakat wirausaha rupanya diturunkan oleh ayahnya. Anugerah Nusantara. PT. Berhak Alam Berlimpah. usahanya terhenti karena ia gagal memperebutkan kursi dan duduk di Senayan kala itu. Nama Nazar sebelumnya tak pernah hadir dalam dunia politik. Simalungun. Sayang. Namanya baru santer diberitakan dan mendadak terkenal saat suami dari Neneng Sri Wahyuni ini terlibat kasus suap pembangunan Wisma Atlet Sea Games XXVI Palembang. . Riau. Pada tahun 2002. Panahatan. Pada tahun 2004. Namanya disebut oleh Mindo Rosalina Manulang ketika tersangka kasus suap ini menghadiri persidangan. perkebunan. Anak Negeri. dan jasa. nama Muhammad Nazaruddin semula dikenal sebagai pengusaha sukses bidang pengadaan alat kesehatan.Profesi : - Agama : Islam Tempat Lahir : Bangun. di antaranya yaitu PT. konstruksi. Baru sebentar saja dirinya memulai bisnis. Perusahaannya sendiri pun telah berganti menjadi PT. dan PT. ia sudah tercatat sebagai komisaris di beberapa perusahaan. Nazar mencoba peruntungan untuk mencalonkan diri sebagai anggota legislatif melalui Partai Pembangunan Persatuan. 26 agustus 1978. usianya yang terbilang muda sering menimbulkan beberapa pertanyaan bercokol di kepala. memulai bisnisnya dengan membentuk sebuah CV bernama Anak Negeri di Pekanbaru. 26 Agustus 1978 Zodiac : Virgo Warga Negara : Indonesia Dilahirkan di Bangun. Sumatera Utara Tanggal Lahir : Sabtu. Nazar.

Meski sempat menyangkal tidak kenal dengan Rosa. pada tahun 2011 Komisi . Kala itu. 2009-2014 Mantan Bendahara Umum Partai Demokrat. Ia sempat menyeret nama mantan bosnya di PT. Nazar berhasil melenggang di Senayan dengan apik. PT.[2] Setelah menjabat sebagai Bendahara Umum Partai Demokrat pada tahun 2010. pada akhirnya Nazarudin berhasil ditangkap selang beberapa bulan dengan penangkapan Rosa. Anugerah Nusantara.Tak puas dengan hasil pemilihan calon legislatif tahun 2004. Dalam kasus suap wisma atlet ini. Terungkapnya kasus suap Wisma Atlet ini melahirkan tersangka baru seperti Angelina Sondakh. Ayah dua orang anak ini tertangkap di Kolombia pada tanggal 7 Agustus 2011 oleh polisi daerah setempat. Bahkan. umur 34 tahun)[1] merupakan seorang pengusaha dan politisi Indonesia yang menjadi anggota Dewan Perwakilan Rakyat periode 2009-2014 dari Partai Demokrat dengan Daerah Pemilihan Jawa Timur IV. STIE Bisnis Indonesia. Nyanyian Nazarudin selanjutnya banyak ditunggu pihak pembela kebenaran. Jakarta (2004) Anggota DPR-RI Fraksi Demokrat. Sesuai keputusan sidang majelis hakim. Anak Negeri Komisaris PT. Tidak seperti periode sebelumnya. 2010 Pemilik perusahaan PT. Panahatan. 26 Agustus 1978. tapi juga meresahkan para koruptor yang bertopeng. loyalitas Nazar di Partai Demokrat dipuji-puji sehingga disebut-sebut karena hal itulah Nazar ditunjuk sebagai Bendahara Umum Partai Demokrat oleh Presiden SBY pada tahun 2010. Rosa mengungkapkan adanya keterlibatan pihak lain dalam aliran dana proyek yang bernilai di atas seratus milyar tersebut. Nazar kembali mencalonkan diri menjadi anggota DPR periode 2009-2014 kali ini dari Fraksi Partai Demokrat dengan Daerah Pemilihan Jawa Timur IV. sumber lain mengatakan adanya kucuran dana dari Nazar untuk ikut menyumbang pasangan SBY-Boediono. dan PT. Anak Negeri. Berhak Alam Berlimpah Muhammad Nazaruddin (lahir di Bangun. Nazaruddin terbukti bersalah dan divonis 4 tahun 10 bulan subsider 4 bulan dan denda 200 juta.

Kehidupan awal [sunting] Nazaruddin lahir di Desa Bangun. Koordinator LSM Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) Boyamin Saiman menyatakan kepada wartawan bahwa Mindo Rosalina Manulang adalah staf Muhammad . Kasus korupsi wisma atlet [sunting] Pada 21 April 2011. Sumatera Utara. Nazaruddin pergi merantau. Orang tua Nazaruddin memiliki usaha yang cukup berhasil di daerahnya. Keesokan harinya. dan juru bicara KPK Johan Budi menyatakan bahwa cek yang diterima Wafid Muharam tersebut merupakan uang balas jasa dari PT DGI karena telah memenangi tender proyek itu. perusahaan yang menjalankan proyek pembangunan wisma atlet tersebut.[3] Mulanya ia dinamai Muhammad Nazaruddin Khan. Setelah lulus SMA.2 milyar di lokasi penangkapan. pejabat perusahaan rekanan Mohammad El Idris. pada 26 Agustus 1978 sebagai anak kelima dari tujuh bersaudara dalam keluarga Muhammad Latif Khan dan Aminah. dan perantara Mindo Rosalina Manulang karena diduga sedang melakukan tindak pidana korupsi suap menyuap. usaha keluarga mereka mulai menurun sepeninggal ayah Nazaruddin pada tahun 1993. kemudian ibunya pada tahun 1998. Nazaruddin ditengarai meninggalkan Indonesia sebelum statusnya menjadi tersangka dan menyatakan melalui media massa bahwa sejumlah pejabat lain juga terlibat dalam kasus suap tersebut. Sumatera Selatan. pengadaan alat kesehatan. yaitu PT Anugrah Nusantara. Pada tahun 2002. Nazaruddin berwirausaha di Pekanbaru. yang keduanya merupakan warga keturunan Pakistan. perkebunan. hingga akhirnya ia tertangkap di Cartagena de Indias. jasa.[5] Aktivitas bisnisnya dimulai dengan CV Anak Negeri yang kemudian berubah menjadi PT Anak Negeri. dan PT Berhak Alam Berlimpah[6] yang semuanya berdomisili di Riau dan bergerak dalam bidang konstruksi.[4] Namun. Riau.[7] Mohammad El Idris mengaku sebagai manajer pemasaran PT Duta Graha Indah. tetapi kemudian ayahnya memutuskan untuk menghapus nama belakang putranya tersebut. dan lainnya.Pemberantasan Korupsi menjadikannya tersangka kasus suap pembangunan wisma atlet untuk SEA Games ke-26. Komisi Pemberantasan Korupsi menangkap Sekretaris Menteri Pemuda dan Olah Raga Wafid Muharam. Penyidik KPK menemukan 3 lembar cek tunai dengan jumlah kurang lebih sebesar Rp3. PT Panahatan. ketiga orang tersebut dijadikan tersangka tindak pidana korupsi suap menyuap terkait dengan pembangunan wisma atlet untuk SEA Games ke-26 di Palembang. Usahanya kemudian semakin berkembang dan Nazaruddin tercatat sebagai komisaris di beberapa perusahaan. Kolombia.[8] Pada 27 April 2011. kini bagian dari Kabupaten Simalungun.

Nazaruddin. Senin (23/5/2011) malam (21.[13] Kepada penyidik KPK. dua persen untuk Wafid dan 13 persen untuk Nazaruddin. berniat menghancurkan Partai Demokrat sehingga merekayasa keterangan sebelumnya.[12] Akan tetapi. membenarkan pertemuan itu. Rosalina lalu mengganti pengacaranya menjadi Djufri Taufik dan membantah bahwa Nazaruddin adalah atasannya.” ujar Menteri Hukum dan HAM Patrialis Akbar. Gedung Nusantara I DPR. M Nazaruddin menemui Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat Marzuki Alie di DPR." kata Max. Mereka berdua ngomong tertutup. Senin (23/5/2011) siang menjelang sore. pernyataan Boyamin tersebut sesuai dengan keterangan Rosalina sendiri kepada penyidik KPK pada hari yang sama[12] dan keterangan kuasa hukum Rosalina. "Itu urusan Pak Marzuki mungkin dengan Pak Nazar.[9][10] Nazaruddin menyangkal pernyataan itu dan mengatakan bahwa ia tidak mengenal Rosalina maupun Wafid.” ujar Sekretaris Dewan Kehormatan Amir Syamsuddin.30) M Nazaruddin bertolak ke Singapura melalui Bandara Soekarno-Hatta. Kamaruddin Simanjuntak. Berikut ini kronologi perginya Nazaruddin ke Singapura. Senin (23/5/2011) malam (19.[16][17] Kepergian Ke Singapura [sunting] Kepergian Nazaruddin ke Singapura tepat satu hari sebelum Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengajukan pencekalan terhadap Nazaruddin kepada Ditjen Imigrasi. dan pada 12 Mei Rosalina resmi mengubah keterangannya mengenai keterlibatan Nazaruddin dalam berita acara pemeriksaannya. “Ia pergi ke Singapura pada 23 Mei 2011 pukul 19.30 WIB. Rosalina menyatakan bahwa pada tahun 2010 ia diminta Nazaruddin untuk mempertemukan pihak PT DGI dengan Wafid. mantan pengacaranya.10) Partai Demokrat secara resmi memberhentikan Nazaruddin sebagai Bendahara Umum Partai Demokrat. Nazaruddin akan mengelar jumpa pers di ruang Fraksi Partai Demokrat.[11] Namun. Wafid menyatakan bahwa ia pernah bertemu beberapa kali dengan Nazaruddin setelah dikenalkan kepadanya oleh Rosalina. di lantai 9. dan bahwa PT DGI akhirnya menang tender karena sanggup memberi komisi 15 persen dari nilai proyek. Wakil Ketua Demokrat Max Sopacua usai bertemu Marzuki Alie di lantai 3 Nusantara III DPR.[14] Ia bahkan kemudian menyatakan bahwa Kamaruddin.[15] Namun demikian. Selasa (24/5/2011) pagi Mantan Bendahara Umum Muhammad Nazaruddin mengumumkan akan mengelar jumpa pers untuk mengungkap berbagai kasus yang melibatkan elit-elit Partai Demokrat. “Dewan Kehormatan Partai Demokrat memberhentikan atau membebaskan yang bersangkutan dari jabatannya selaku bendahara umum. kepada wartawan keesokan harinya. .

Rabu (25/5/2011) malam (20. Jumat (27/5/2011) pagi Ketua Fraksi Partai Demokrat (FPD) Jafar Hafsah mengakui memberikan izin M Nazaruddin ke luar negeri.00) Presiden SBY selaku ketua Dewan Pembina Partai Demokrat memanggil seluruh jajaran Dewan Pembina. "Karena pak Nazaruddin masih harus mengumpulkan bahan-bahannya. Kamis (26/5/2011) malam Nazaruddin diketahui berada di Singapura dengan alasan melakukan medical check up. Kepada pers Nazaruddin mengatakan akan menghadiri acara tersebut. saya tidak melihat ada Pak Nazaruddin. “Tidak ada.[19] Penangkapan [sunting] . ke Cikeas.Selasa (24/5/2011) siang (12.00) Hingga acara pertemuan pengurus Partai Demokrat dengan SBY selesai." ujar staff bidang media Fraksi Demokrat DPR RI. "Sudah dicegah.” ujar Ketua DPP Partai Demokrat Sutan Bhatoegana. "Sudah dikirim ke Imigrasi KemenkumHAM sejak dua hari yang lalu. Selasa (24/5).00) M Nazaruddin batal menggelar jumpa pers dengan alasan masih harus mengumpulkan bahan lebih lengkap sebelum diungkap ke publik. M Nazaruddin tidak menunjukkan batang hidungnya di Cikeas. Selasa (24/5/2011) malam Ditjen Imigrasi Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkum dan HAM) resmi menerbitkan surat larangan berpergian ke luar negeri terhadap M Nazaruddin.[18] Pemecatan M. Keputusan itu telah disetujui Presiden Susilo Bambang Yudhoyono selaku ketua Dewan Pembina Partai Demokrat. Nazaruddin [sunting] Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum memutuskan memberhentikan Muhammad Nazaruddin dari posisinya sebagai kader partai itu pada Senin 18 Juli 2011. namun Jafar tak mengetahui kapan Nazaruddin akan pulang ke Indonesia." tegas Direktur Penindakan dan Penyidikan Ditjen Imigrasi Kemenkum dan HAM. Dewan Kehormatan dan pengurus DPP termasuk Nazaruddin. Selasa (24/5/2011) petang KPK mengajukan permohonan cekal terhadap M Nazaruddin. Wawan Setiawan. Husein Alaidrus. Rabu (25/5/2011) malam (23. jadi ditunda." ujar Wakil Ketua KPK M Jasin.

Syarifuddin. Nazar diketahui menggunakan paspor sepupunya.[20] . untuk berpergian ke luar Indonesia setelah paspornya telah lama dicabut oleh Imigrasi. Kolombia pada tanggal 7 Agustus 2011.Muhammad Nazaruddin ditangkap di Cartagena de Indias.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful