Anda di halaman 1dari 4

BAB I PENDAHULUAN

1.1

Latar Belakang Masalah Belajar adalah suatu proses kompleks yang terjadi pada diri setiap orang

sepanjang hidupnya. Proses belajar terjadi karena adanya interaksi antara seseorang dengann lingkungannya. Oleh karena itu dapat terjadi dimana saja dan kapan saja. Salah satu pertanda jika seseorang telah belajar adalah adanya perubahan tingkah laku pada diri orang itu yang mungkin disebabkan oleh terjadinya perubahan pada tingkat pengetahuan, keterampilan, atau sikap. Salah satu faktor yang mempengaruhi keberhasilan proses pembelajaran yaitu penggunaan metode pembelajaran. Pemilihan metode pembelajaran yang tepat pada proses pembelajaran dapat memberikan hasil yang maksimal. Penerapan kurikulum tingkat satuan pendidikan (KTSP) memberikan peluang terhadap siswa untuk dapat lebih aktif dalam proses pembelajaran. Pelaksanaan kurikulum baru ini tentu saja menimbulkan beberapa masalah yang harus dihadapi oleh guru, untuk menghadapi hal tersebut alternatif yang dapat digunakan dalam proses pembelajaran yaitu menggunakan bahan ajar yang dapat menarik minat siswa. Bahan ajar merupakan salah satu perangkat pembelajaran yang memiliki andil yang besar dalam menyukseskan penyelenggaraan kegiatan belajar mengajar, karena akan sangat mempengaruhi hasil belajar siswa (DEPDIKNAS, 2008)

2 Guru harus lebih kreatif untuk menyampaikan pelajaran yang membuat siswa lebih cepat paham, mengerti lebih-lebih dapat menguasai pelajaran kimia. Salah satu cara adalah dengan menggunakan Lembar Kerja Siswa (LKS). Dalam proses belajar yang menggunakan LKS, siswa diarahkan dalam menemukan dan memahami konsep dari kimia. Kegiatan pembelajaran dengan menggunakan LKS dapat mendorong siswa uuntuk mengolah sendiri bahan yang dipelajari atau bersama dengan temannya dalam suatu bentuk diskusi kelompok. LKS juga dapat memberikan kesempatan penuh kepada siswa untuk mengungkapkan kemampuan dan keterampilan untuk berbuat sendiri dalam mengembangkan proses berpikirnya. Dengan penggunaan LKS dalam pembelajaran, siswa diharapkan benar-benar aktif dan mandiri sehingga dapat menyerap dan mengingat lebih lama terhadap apa yang dipelajarinya. Materi tata nama senyawa dan persamaan reaksi merupakan materi yang harus memahami konsep dan aturannya dengan baik. Hal seperti ini tentu saja menyulitkan siswa dalam hal memahami materi tersebut, ini terbukti dari survey daya serap soal Ujian akhrir semester tahun 2013 untuk sekolah MAN 3 Banda Aceh, soal yang berkaitan dengan tata nama senyawa 85 % dari mempunyai daya serap 0 yang artinya 85 % dari siswa tidak dapat menjawab soal tersebut. Oleh karena itu agar pembelajaran ini menjadi lebih mudah dipahami serta agar tidak terjadi kekeliruan diperlukan bahan ajar yang tepat, yaitu LKS. Hasil penelitian Amalia (2011) menyatakan bahwa prestasi belajar siswa yang mendapatkan pembelajaran yang menggunakn media LKS lebih baik dari pada prestasi belajar siswa tanpa menggunakan media LKS. Slameto (2003) berpendapat bahwa mengusahakan alat pelajaran yang baik dan lengkap adalah perlu agar guru dapat mengajar dengan baik,

3 sehingga siswa dapat menerima pelajaran dengan baik serta dapat belajar dengan baik pula. Berdasarkan latar belakang diatas penulis tertarik mengadakan penelitian dengan judul Keefektifan Penggunaan Lembar Kerja Siswa (LKS) Non-Eksperimen untuk meningkatkan Hasil Belajar Siswa pada Materi Tata Nama Senyawa dan Persamaan Reaksi di Kelas X MAN 3 Banda Aceh.

1.2

Rumusan Masalah Berdasarkan latar belakang di atas, maka yang menjadi rumusan masalah

dalam penelitian ini adalah: a. Bagaimanakah aktivitas siswa dalam kegiatan pembelajaran melalui penggunaan LKS Non-eksperimen pada materi tata nama senyawa dan persamaan reaksi? b. Bagaimanakah hasil belajar siswa melalui penggunaan LKS Non-eksperimen pada materi tata nama senyawa dan persamaan reaksi ? c. Bagaimanakah respon siswa terhadap penggunaan LKS pada materi tata nama senyawa dan persamaan reaksi?

1.3

Tujuan Penelitian Berdasarkan rumusan masalah di atas, maka yang menjadi tujuan dalam

penelitian ini adalah untuk:

4 a. Untuk mengetahui aktivitas siswa dalam kegiatan pembelajaran melalui penggunaan LKS Non-eksperimen pada materi tata nama senyawa dan persamaan reaksi. b. Untuk mengetahui hasil belajar siswa melalui penggunaan LKS Non-eksperimen pada materi tata nama senyawa dan persamaan reaksi c. Untuk mengetahui respon siswa terhadap penggunaan LKS Non-eksperimen pada materi tata nama senyawa dan persamaan reaksi.

1.4

Manfaat Penelitian Penelitian ini diharapkan dapat bermanfaat bagi:

1. Siswa, bahwa LKS dapat digunakan Siswa untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa 2. Guru, agar tetap kreatif dalam merancang LKS yang disesuaikan dengan kemampuan yang dimiliki siswa. 3. Penulis, bahwa penggunaan LKS dalam pembelajaran kimia dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa khususnya pada materi nama senyawa dan persamaan reaksi.