Anda di halaman 1dari 6

04/05/2013

CASE PRESENTATION

BREAST CANCER
DR ADOLFINA VITRIA A. PATIENTS IDENTITY Name Sex Age Height Weight Marital status Occupation Pregnancy status* Address Examination date

: : : : : : : : : :

Mrs. S (RM : 2.10.0044) Female 48 ys 175 cm 63 kg (BB sebelum hamil 50 kg) Merriage Not pregnant Bantul 29 April 2013

B. ANAMNESIS 1. CHIEF COMPLAINT

: Ibu datang ke Puskesmas karena merasa ada benjolan di payudara kiri 2. CURRENT HISTORY : OS merasa payudara kiri membesar setelah diraba terasa ada benjolan sebesar bola bekel. Dirasakan mulai ada sekitar 2 bulan terakhir. Tidak terasa nyeri tapi dirasa kenceng. Pundak kiri teraasa pegel/kemeng. 3. PAST HISTORY : Pernah mengalami keluhan serupa sekitar 4 tahun yll, dan sudah diangkat, kata dokter waktu itu benjo;an tersebut FAM. Riwayat kuretase karena perdarahan per vaginam terus menerus sekitar 1 th yll. Riwayat darah tinggi, jantung, paru-paru, ginjal disangkal Riwayat KB : sejak anak pertama pernah menggunakan suntik per tiga bulantapi terjadi menstruasi terus menerus kemudian berhenti, dilanjutkan dengan pil tapi ibu merasa sering pusing-pusing, setelah 2 kali siklus ibu berhenti. Setelah itu KB kalender. Setelah anak kedua KB menggunakan spiral sampai sekarang. Riwayat kehamilan : tidak pernah keguguran, kedua anak dilahirkan spontan. Riwayat menyusui : menyusui kedua anaknya sampai kurang lebih 2 tahun, tetapi tidak eksklusif Riwayat menstruasi : menarche umur 14 th, sekarang sudah 4 bulan tidak menstruasi 4. FAMILY ILLNESS HISTORY : Riwayat tekanan darah tinggi, jantung, kadar gula tinggi disangkal. Stroke pada ibu. Tidak ada riwayat kanker payudara ataupun kanker lain pada keluarga. 5. FAMILY TREE :

BREAST CANCER

Page 1

04/05/2013

CASE PRESENTATION

ST

1986 57 th PENSIUN PNS PENGAMBIL KEPUTUSAN 48 th

25 TH

17 TH

LEGEND : ST = STROKE

6. SYSTEM a. Cerebrospinal b. Cardiovascular c. Respiratory d. Gastrointestinal e. Urogenital f. Musculoskeletal g. Integument h. Eye i. ENT

: : : : : : : : :

Pusing (-), demam (-) Berdebar (-), nyeri dada (-) Batuk( -), sesak nafas (-), Mual kadang kala jika terlambat makan, mutah (-) Urin tidak kuning, tidak sakit Terasa pegel/kemeng di lengan kiri atas Tidak terasa ada pembesaran limfonodi, Menggunakan kaca mata baca Tak ada kelainan.

7. FAMILY LIFE CYCLE : OS menikah sudah 27 tahun, pada saat berusia 21 tahun dan suami berusia 30 tahun. OS mempunyai 2 anak, belum ada yang menikah. Anak pertama bekerja sedangkan anak kedua baru akan ujian. Hubungan antar anggota keluarga baik. Kedua anak masih tinggal bersama.
Family Life Cycle Stage Leaving home: Single young adults The joining of families through marriage: The new couple Families with young children Families with adolescents Launching children & moving on Families in later life V This case

8. FAMILY SCREEM
SOCIAL CULTURAL RELIGIOUS ECONOMIC

:
Resources Interkasi sosial diantara anggota keluarga baik. Aktif mengikuti kegiatan di desa Tinggal di daerah dimana keberadaan payudara tidak terlalu dipermasalahkan. Kehidupan keagamaan biasa : sholat meski tidak lima waktu Suami merupakan pensiunan PNS golongan IIIb. Sehingga uang pensiun termasuk dalam taraf sedang. Pathology

Termasuk golongan ekonomi sedang

BREAST CANCER

Page 2

04/05/2013
EDUCATION MEDICAL

CASE PRESENTATION
OS lulusan SMA. Mudah diajak komunikasi dan memahani ketika dijelaskan tentang penyakitnya. Jarak dengan Puskesmas dan rumah sakit dengan rumah tidak terlalu jauh. Peserta ASKES

C. PHYSICAL EXAMINATION 1. General Appearance 2. Vital Signs BP RR HR T 3. Nutritional status Weight/Age Height/Age 4. Head Neck Thorax

: : : : : : : : : : :

Tampak sehat, Kompos mentis 130/90 24, regular 80, teratur, kuat angkat Afebris BB 63 kg. TB : 160 cmTermasuk obese drajat I

Simetrik, hematoma -/-, pucat +/+ Limfa nodus di aksila tidak teraba, JVP: normal, thyroid: tidak teraba Simetrik, retraksi -. Bekas luka operasi di payudara kiri. Teraba massa di payudara kiri diameter sebesar 3 cm, mobile, teraba kenyal tidak keras Ictus cordis :normal, S1-S2, murmur : negative, HR:80/mnt, regular, kuat angkat simetrik, sonor +/+, wheezing -/-, rales -/T idak ada luka bekas operasi, Tidak teraba massa Auskultasi : denyut jantung janin terdengar teratur Simetrik, hangat, nadi kuat, edema -/-, kekuatan +/+

Cardiac Pulmonary Abdomen

: : :

Extremity

D. ADJUNCT EXAMINATIONS 1. Blood test : tidak diperiksa 2. Urinalysis : tidak diperiksa 3. Stool examination : tidak diperiksa 4. Rontgen : tidak diperiksa 5. Other examination : E. DIAGNOSIS (HOLISTIC DIAGNOSIS) : massa di payudara kiri pada wanita premenopause. Dd tumor payudara F. THERAPY 1. Medication :2. Rujuk ke dokter bedah G. PATIENT EDUCATION AND COUNSELING Apakah ibu kawatir dengan adanya benjolan di payudara ibu? Apakah ibu tahu tentang beda antara FAM dan kanker payudara? Jika nanti saya rujuk ke rumah sakit ada kemungkinan akan dilakukan pemeriksaan dengan mengambil sebagian jaringan dari benjolan tadi

BREAST CANCER

Page 3

04/05/2013

CASE PRESENTATION
menggunakan jarum. Pemeriksaan itu untuk mengetahui tingkat keganasan dari benjolan tersebut Tindakan selanjutnya berdasarkan pada hasil pemeriksaan tersebut. Kejadian ini dapat saja terjadi pada putri ibu, karena ada sifat menurunnya. Jadi sebaiknya nasihatkan putri ibu akan kemungkinan timbul juga benjolan pada payudara H. MONITORING : a. Pemeriksaan PA atas massa pada payudara I. PROGNOSIS : dubia karena karena ada kemungkinan terjadi proses keganasan pada payudara ibu.

J.

SHORT TERM PLAN: Rujuk ke dokter bedah. Sesegera mungkin diketahui jenis tumornya K. LONG - TERM PLAN: a. Targets and Commitments of Care-Plan: pasien menunjukkan hasil pemeriksaan yang dilakukan di Rumah sakit. b. Family Empowerment: perlu ada pendampingan dari keluarga jika ternyata massa tersebut ganas meminta OS ditemani oleh salah satu anggota keluarga saat pemeriksaan berikutnya L. Six principles of family medicine (EURACT, 2005): 1. Patient-centered care 2. Holistic Care (Bio-psychosocial) 3. Comprehensive Care (Coordinative care) 4. Community Oriented Care 5. Specific Problem Solving Care 6. First-Contact (Primary Care Management)

BREAST CANCER

Page 4

CASE PRESENTATION
04/05/2013

Principles of Family Medicine (EURACT-2005) 1. Patient-centered care

Yang saya lakukan untuk melaksanakan prinsip tersebut Menyapa pasien dengan ramah, mempersilakan pasien duduk, menyapa pasien dengan menyebut nama Menanyakan masalah/keluhan ibu sehingga ibu datang ke klinik/puskesmas Mengeksplorasi keluhan pasien, melakukan pemeriksaan fisik secara menyeluruh, utamanya terkait dengan keluhan ibu Berdasarkan keluhan OS pada kasus ini, maka saya memberikan rujukan kepada OS untuk datang ke dr SpB. Tujuan rujukan adalah untuk segera mengetahui jenis tumor yang ada pada payudara ibu. Memberi informasi kepada OS bahwa setelah mendapat kepastian akan jenis tumor OS sebaiknya datang kembali ke klinik/Puskesmas sambil membawa hasil pemeriksaan sehingga saya sebagai dokter yang merujuk dapat mengetahui perkembangan penyakit OS dan dapat membantu OS jika ada hal yang tidak dipahami Memberi informasi kepada pasien tentang kemungkinan terbaik dan terburuk akan tumor tersebut. Menyiapkan mental OS akan kemungkinan hal terburuk Biologi : melakukan pemeriksaan fisik mulai dari tanda vital dan memfokuskan pada tumor di payudara sesuai keluhan OS Psikologi : Menyiapkan mental OS akan kemungkinan hal terburuk Sosial : menanyakan pada OS siapa saja yang sudah diberitahu tentang keluhan ini, dan meyakinkan OS bahwa adalah perlu untuk mendapatkan dukungan dari keluarga Berdasarkan keluhan OS pada kasus ini, maka saya memberikan rujukan kepada OS untuk datang ke dr SpB. Tujuan rujukan adalah untuk segera mengetahui jenis tumor yang ada pada payudara ibu. Memberi informasi kepada OS bahwa setelah mendapat kepastian akan jenis tumor OS sebaiknya datang kembali ke klinik/Puskesmas sambil membawa hasil pemeriksaan sehingga saya sebagai dokter yang merujuk dapat mengetahui perkembangan penyakit OS dan dapat membantu OS untuk memanajemen pemeriksaan / tindakan selanjutnya yang bisa diambil OS

2. Holistic Care psychosocial)

(Bio-

3. Comprehensive Care (Coordinative care)

PRIMARY PREVENTION Health Promotion

: Spesicif Protection SECONDARY PREVENTION Menekankan pentingnya Early Diagnosis & : SADARI terutama untuk Prompt Treatment anak perempuannya terkait

Pemberian makanan sehat :banyak sayur, buah, olah raga teratur -

BREAST CANCER BY Adolfina

Page 5

CASE PRESENTATION
04/05/2013

4. Community Care

Oriented

5. Specific Problem Solving Care

6. First-Contact (Primary Care Management)

dengan sifat herediter dari tumor payudara : Disability Limitation TERTIARY PREVENTION : Menekankan pentingnya monitoring perjalanan penyakit tumor tersebut setelah tumor ditindaklanjuti sehingga jika berulang dapat segera diketahui dan ditindaklanjuti Berdasarkan anamnesis terhadap OS, ada suatu kesan bahwa masyarakat belum mengetahui secara jelas mengenai tumor payudara, terutama sifar herediternya sehingga diperlukan penyuluhan /penyebaran informasi kepada masyarakat luas tentang tumor payudara Masalah OS pada kasus ini adalah perlunya mengetahui dengan segera jenis tumor pada payudara, sehingga penyelesaian masalahnya adalah dengan merujuk ke dr Sp.B Memberi informasi kepada OS bahwa setelah mendapat kepastian akan jenis tumor OS sebaiknya datang kembali ke klinik/Puskesmas sambil membawa hasil pemeriksaan sehingga saya sebagai dokter yang merujuk dapat mengetahui perkembangan penyakit OS dan dapat membantu OS untuk memanajemen pemeriksaan / tindakan selanjutnya yang bisa diambil OS Meyakinkan pasien bahwa klinik / puskesmas bukan hanya untuk sekedar meminta rujukan tetapi juga sebagai pintu pertama OS untuk melangkah lebih lanjut terkait dengan penyakitnya. Dan pihak klinik/Puskesmas siap untuk dijadikan tempat konsultasi dan mendampingi kelanjutan tatalaksana penyakit

DISCUSSION
Self Raising Question 1. Q : Apa sajakah faktor resiko kanker payudara? Prosentasinya ? 2. Q : Berapa kemungkinan seorang dengan tanpa faktor resiko menderita kanker payudara? 3. Q : Berapa persen seorang dengan riwayat FAM sebelumnya dapat mengalami kanker payudara? 4. Q : Sudah adakah pedoman tentang skrining kanker payudara di Indonesia? 5. Q : Sudah adakah pedoman tentang pemeriksaan terhadap massa di payudara di Indonesia? Misalnya pemeriksaan-pemeriksaan yang seharusnya dilakukan 6. Q : Adakah hal hal yang bisa dilakukan untuk mencegah seseorang dengan resiko kanker payudara tidak berkembang menjadi mempunyai kanker atau mungkin memperlambatnya?

BREAST CANCER BY Adolfina

Page 6