PERENCANAAN TEBAL PERKERASAN

Perencanaan Flexible Pavement - Peranan jalan : Kolektor - Tipe jalan : 2 Lajur 2 arah tak terbagi - Usia rencana : 15

tahun

Data yang tersedia : - Tanah dasar : Harga CBR Rencana pada beberapa titik yang mewakili - Kondisi / iklim setempat : curah hujan rata - rata - Kelandaian rata - rata - Jumlah LHR pada awal ( LHRo) :

6 Jenis Kendaraan MP BUS TRK 10T TRK 20T

- Angka pertumbuhan (i) - Angka pertumbuhan (i) selama pelaksanaan 1. Data Perencanaan Tebal Perkerasan Lentur 1.1 Data Lalu Lintas Perhitungan Volume Lalu-Lintas

5% 2%

per tahun

Jenis Kendaraan

LHRs 2013

Mobil penumpang Bus Truk 10T Truk 20T

1511 561 111 66

LHR umur awal LHR akhir umur rencana perencanaan (LHR (LHR 2029) 2014) LHRs 2013(1+2%)^1 LHR 2013(1+5%)^15 1541 3204 572 1190 113 235 67 140

Angka Ekivalen Masing-masing kendaraan

4.5.3.141 0.4.2 0.2.4 1.45.4.35 0.5.5.7452 Menghitung Lintas Ekivalen Permulaan (LEP) Jenis Kendaraan Mobil penumpang Bus Truk 10T Truk 20T Angka Ekivalen (E) LHRs 0.0183 0.3063834 Menghitung Lintas Ekivlaen Rencana (LER) LER = LET x FP FP = UR/10 LER = 181.2.5. Daya Dukung Tanah 2.6 100 2.3.54.5 .67 80 90 80 70 60 50 40 CBR 2 2.2923 0.1 Mencari harga CBR yang mewakili Jumlah yang sama atau lebih besar 15 14 13 12 Persen % yang sama atau lebih besar 100 93.0004 0.4 0.0002 0.33 86.0375 Jumlah 1511 561 111 66 Menghitung Lintas Ekivalen Akhir (LEA) LEA = LEP(1+i)^UR LEA = 163.5 3 3.1593 0.5.0577 0.2923 0.6.4 0.5.5.Jenis kendaraan Mobil penumpang Bus Truk 10T Truk 20T Beban Sumbu (Ton) 2 (1+1) 8 (3+5) 10 (4 +6) 20 (6+2x7) 0.8149669 Menghitung Lintas Ekivalen Tengah (LET) LET = (LEP + LEA)/2 LET = 121.9595752 2.0002 0.

4 4. diperoleh nilai CBR yang mewakili = maka dari gambar hub CBR dan DDT.67 46.67 40 20 13.5 1 .1.5 1.1 Faktor Regional dari data : jalan kolektor dengan curah hujan rata-rata/tahun = Kelandaia rata-rata= 6 % % kendaraan Berat = 33% Kelandaian I (<6%) % kendaraan berat % kendaraan berat <= 30% > 30% 0.5 Kelandaian II (6-10%) % kendaraan berat <= 30% 1 2 Iklim I <900 mm/th Iklim II =>900 mm/th .5 5 5. Tebal Lapisan Perkerasan 3.5 6 10 7 6 3 2 66.5 Dari grafik yang ada.75 3.2.33 40 30 20 10 0 0 0. diperoleh nilai DDT = 2.6 3.5 2 .

2 2 2 . Lap.2 Indeks Permukaan a. nilai FR = 2 sumber buku silvia sukirman hlm 133 3.5 2 3.5 1. Ipt = LER = lintaas ekivalen rencana < 10 10 .1.3 Mencari harga Indeks Tebal Perkerasan (ITP) a.6 2 9 (sumber buku silvia sukirman hlm139) 4.berdasarkan tabel di atas. lapisan permukaan : laston (a1) = b.5 Arteri 1.5 -2 2 2 . indeks permukaan awal direncanakan lapisan premukaan Laston dengan roughness <= 1000 mm/km maka dari tabel di bawah didapat Ipo = 4 (sumber buku silvia sukirman. Pondasi bawah : batu pch A (a3) = ITP' = a1.9595752 dari tabel di bawah. untuk jalan kolektor. diambil data : a.14 sumber buku silvia sukirman hlm 146) sumber buku silvia sukirman hlm 147 . hlm134) b. Pondasi atas : laston atas (a2) = c.4 buku silvia sukirman.D1 + a2.LER = 181.5 cm D2 minimum : 15 cm maka nilai D3 D3 minimum : 13 cm 0.5 1. Direncanakan susunan lapisan perkerasan sebagai berikut dari tabel 5..D3 dari buku silvia sukirman hlm 147.5 diperoleh data D1 minimum : 7.5 . tabel 5.1000 > 1000 Klasifikasi Jalan Lokal 1 .4 0.2 Kolektor 1. Indeks permukaan akhir -jalan Kolektor .D2 + a3.0 3. Ipt = 2 Nomogrambuku silvia dengan LER = DDT = FR = maka ITP' = 182. Lap.5 2.28 0.5 1.5 .100 100 . Ipo = 4 Gunakan b.2.2.

4.2.5.4.4.5.4.750 % Vol (kend.53.6.3.5.5.5.2.6 mm per tahun % (dalam satuan Kendaraan) Kendaraan Kendaraan Kendaraan Kendaraan .5.4.5.5.) 1511 561 111 66 2.

39 78.74692 15.Angka Ekivalen (E) 0.7978 .35 1.12088 35.54 27.0004 0.0375 LEP 0.1593 0.

2.5 .5 .5 2 2.5 3 3.3 Kelandaian III (>10%) % kendaraan berat % kendaraan berat <= 30% > 30% 1.5 3 .5 2.5 .5 6 % 750 mm per tahun Kelandaian II (6-10%) % kendaraan berat > 30% 1.5 5 5.2 2.3.5 2 .5 4 4.1 1.

5 .silvia sukirman hlm 133 u silvia sukirman. hlm134) Tol 2.