Anda di halaman 1dari 9

SEJARAH & PERKEMBANGAN JURNALISTIK DUNIA

Oleh :

FISIP Ilmu Komunikasi UNIVERSITAS SLAMET RIYADI SURAKARTA Semester Genap 2012

BAB I PENDAHULUAN

Jurnalisme adalah pengisahan cerita, orang yang mengetahui bersedia berbagi informasi kepada orang lain yang di ingin tahu. Hal ini sudah terjadi sejak manusia gua duduk-duduk mengelilingi api unggun dan saling bercerita tentang pemburuan mereka tang telah mereka lakukan kemarin. Informasi ini nanti dipahami oleh orang lain. Dewasa ini, konsep seperti ini masih berlaku, meskipun prosesnya semakin kompleks. Mengungkap sebuah jurnalisme mengalami perkembangan pesat, mengglobal, sangat kompetitif. Kini kita hidup di era berita 24 jam yang dipenuhi breaking news, dengan radio dan stasiun TV dan situs berita internet yang terus memperbarui berita-beritanya bahkan setiap menit. Meskipun koran, stasiun TV, dan radio agak berkurang ketimbang 10 tahun lalu di AS, jumlah portal berita internet tumbuh pesat dalam satu dekade terakhir. Dalam situasi yang senantiasa berubah ini, koran harus beradaptasi agar tetap relevan dan bertahan menarik perhatian audien yang semakin cerdas

1. Rumusan Masalah 1. Apa istilah dari jurnalistik / jurnalisme? 2. Bagaimana asal mula jurnalisme di dunia?

3. Bagaimana asal mula jurnalistik di Amerika? 1.2 Tujuan dan Kegunaan Penulisan

1.2.1 Tujuan Penulisan 1. Mengetahui tentang arti jurnalisme / jurnalistik. 2. Mengetahui perkembangan jurnalistik dunia. 3. Mengetahui perkembangan jurnalistik di Amerika seiring kemajuan era.

1.2.2 Kegunaan Penulisan Sebagai tambahan ilmu pengetahuan tentang jurnalistik, khususnya yang berkaitan dengan masalah jurnalistik di dunia. Sebagai salah satu penyelesaian tugas mata kuliah Jurnalistik pada Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik program studi Ilmu Komunikasi Universitas Slamet Riyadi Surakarta.

BAB II PEMBAHASAN Sejarah & Perkembangan Jurnalistik Dunia

2.1.

Istilah Jurnalis Jurnalistik atau Jurnalisme berasal dari kata journal, artinya catatan harian, atau catatan mengenai kejadian sehari-hari, atau bisa juga berarti surat kabar. Journal berasal dari perkataan latin diurnalis, yaitu orang yang melakukan pekerjaan jurnalistik. Seiring waktu, istilah jurnalistik muncul dari Amerika Serikat dan menggantikan publisistik dengan jurnalistik.

2.2.

Sejarah Jurnalistik Dunia Seiring dengan kemajuan teknologi informasi maka yang bermula dari laporan harian maka tercetak manjadi surat kabar harian. Dari media cetak berkembang ke media elektronik, dari kemajuan elektronik terciptalah media informasi berupa radio. Tidak cukup dengan radio yang hanya berupa suara muncul pula terobosan baru berupa media audio visual yaitu TV (televisi). Media informasi tidak puas hanya dengan televisi, lahirlah berupa internet, sebagai jaringan yang bebas dan tidak terbatas. Dan sekarang dengan

perkembangan (multimedia).

teknologi

telah

melahirkan

banyak

media

Surat kabar pertama kali terbit di Cina tahun 911, yaitu Kin Pau. Surat Kabar ini milik pemerintah ketika zaman Kaisar Quang Soo. Tidak berbeda dengan di Jaman Caesar, Kin Pau berisi keputusan rapat, hasil musyawarah dan berbagai informasi dari Istana. Di Eropa tidak jelas siapa pelopor pertamanya. Namun, padi 1605, Abraham Verhoehn di Antwerpen Belgia mendapat izin mencetak Nieuwe Tihdininghen. Akhirnya, pada 1617, selebaran ini dapat terbit 8 hingga 9 hari sekali. Beranjak ke Jerman, di tahun 1609, terbitlah surat kabar pertama bernama Avisa Relation Order Zeitung. Pada 1618, muncul surat kabar tertua di Belanda bernama Coyrante uytItalien en Duytschland. Surat kabar ini diterbitkan oleh Caspar VanHilten di Amsterdam. Kemudian surat kabar mulai bermunculan di Perancis tahun 1631, di Itali tahun 1636, serta Curant of General News terbit, surat kabar pertama di Inggris yang terbit tahun 1662.

2.3.

Jurnalistik di Amerika Perang saudara memiliki efek mendalam pada jurnalisme Amerika. Koran besar disewa koresponden perang untuk meliput di medan

perang, dengan kebebasan lebih dibanding yang wartawan menikmati hari ini. Wartawan ini menggunakan mesin telegraf baru dan membuat berita menjadi lebih cepat untuk surat kabar mereka. Biaya pengiriman pesan telegraf yang mahal membantu menciptakan gaya penulisan ringkas yang menjadi standar untuk jurnalisme abad berikutnya. Permintaan yang terus tumbuh akan surat kabar perkotaan untuk menyediakan berita mengarahkan perusahaan pertama layanan kawat, kerja sama antara enam surat kabar besar di kota New York yang dipimpin oleh David Hale, penerbit Journal of Commerce, dan James Gordon Bennett, untuk menyediakan layanan mencapup seluruh Eropa bagi semua surat kabar. Inilah yang menjadi Associated Press yang menyampaikan transmisi kabel pertama bagi berita Eropa melalui kabel transAtlantik pada tahun 1858.

2.4.

Bentuk Bentuk Baru Dalam Jurnalistik di Amerika Harian The New York Times terus-menerus mendefinisikan jurnalisme. James Bennett Herald, misalnya, tidak hanya menulis tentang hilangnya David Livingstone di Afrika, mereka

mengirimkan Henry Stanley untuk menemukannya di Uganda. Keberhasilan kisah Stanley mendorong Bennett untuk menjadi jurnalis investigasi. Dia juga penerbit pertama Amerika yang membawa surat kabar Amerika ke Eropa dengan mendirikan Herald Paris, cikal bakal International Herald Tribune hari ini.

Charles Anderson Dana dari New York Sun mengembangkan ide human interest dan definisi yang lebih baik mengenai nilai berita, yang memasukkan keunikan dari sebuah cerita.

Kelahiran penyiaran pada abad kedua puluh, Guglielmo Marconi dan teman-temannya pada tahun 1901 menggunakan pemancar radio nirkabel untuk mengirim sinyal dari Amerika Serikat ke Eropa. Pada 1907, penemuannya digunakan secara luas untuk komunikasi lintas benua.

Teknologi televisi mulai muncul pada tahun 1920, dan siaran TV komersial pertama dibuat pada Juli 1941 di New York. Seperti radio, televisi cepat diadopsi sebagai media jurnalisme. Hari ini banyak jaringan di seluruh dunia yang sepenuhnya menggunakan jurnalisme televisi termasuk CNN, BBC, dan Al Jazeera.

BAB III PENUTUP

3.1 Kesimpulan Berdasarkan hasil pembahasan dalam makalah, dapat disimpulkan bahwa jurnalistik adalah kegiatan menyiapkan, mencari,

mengumpulkan, mengolah, meyajikan, dan menyebarkan berita melalui media berkala kepada khalayak secepat-cepatnya dan seluas-luasnya sehingga penyampaian informasi bisa dilakukan atau diakses kapan saja dan dimana saja hingga ke belahan dunia. 3.2 Saran Berdasarkan hasil pembahasan dalam makalah diharapkan penyusunan makalah yang berkaitan dengan jurnalistik dunia dapat membahas lebih mendalam lagi agar pembaca mendapatkan ilmu pengetahuan yang lebih banyak lagi tentang jurnalistik dunia.

Daftar Pustaka Nanang Efendi, 2012, Perkembangan Jurnalistik Indonesia & Luar Indonesia, Lumajang. K.passante Christopher, 2008 , jurnalisme, Jakarta.prenada. Online. http://www.anneahira.com/sejarah-perkembanganjurnalistik.htm