Anda di halaman 1dari 25

Pembacaan Foto Rontgen Toraks Jantung

dr. Asmah Yusuf, Sp. Rad Kontributor Blok Sistem Kardiovaskuler Fakultas Kedokteran Universitas Islam Sumatera Utara

Pendahuluan
Penilaian pembacaan foto rontgen toraks jantung meliputi : Kedudukan Jantung. Perubahan Ukuran Jantung. Pembesaran Ruang-Ruang jantung. Pergeseran Batas-Batas Jantung. Gambaran Lapangan / Corakan Vaskuler Paru (yang dapat mempengaruhi, atau dipengaruhi oleh keadaan jantung).

Kedudukan Jantung
Pada keadaan normal jantung terletak pada rongga
dada sebelah kiri, dengan fundus dan apeks jantung berada di sebelah kiri (situs solitus). Kelainan pada kedudukan jantung antara lain adalah: Fundus dan apeks jantung terletak pada rongga dada sebelah kanan, yang dinamakan dekstrokardia. Fundus jantung terletak pada rongga dada sebelah kiri, akan tetapi apeks jantung terletak di sebelah kanan, dinamakan dekstroversi. Fundus jantung berada pada rongga dada sebelah kanan, akan tetapi apeks jantung terletak di sebelah kiri, dinamakan levoversi.

Kedudukan Jantung

Kedudukan Jantung Normal

Dekstrokardia & Skoliosis

Ukuran dan Pembesaran Jantung


Beberapa cara untuk menentukan ukuran dan pembesaran jantung : Pengukuran CTR (cardio-thoracic ratio). Pembuatan Foto Lateral. Pembuatan Foto Kontrol. Menggunakan Kepalan Tinju (tidak akurat).

Pengukuran CTR
CTR = DT/DM x 100%. Buatlah garis tengah yang lurus, dan melalui prosessus spinosus tulang belakang. Kemudian carilah titik terjauh sisi jantung sebelah kanan ke garis tengah tadi, dan hubungkan tegak lurus dengan penggaris ke garis tengah, sehingga didapatkan diameter jantung sebelah kanan, yang dapat ditulis dengan notasi (R). Dengan cara yang sama, carilah titik terjauh sisi jantung sebelah kiri ke garis tengah, dan hubungkan tegak lurus dengan penggaris ke garis tengah, sehingga didapatkan diameter jantung sebelah kiri, yang dapat ditulis dengan notasi (L).

Pengukuran CTR
Hitunglah diameter transversa jantung yang maksimum yang dinotasikan dengan (DT), dengan menjumlahkan diameter sisi jantung sebelah kanan (R), dengan diameter sisi jantung sebelah kiri (L). Hitunglah diameter maksimum rongga dada (DM), dengan menghubungkan titik-titik terjauh pada rongga dada sebelah kanan, dengan sebelah kiri. Hitunglah perbandingan ukuran diameter transversa jantung yang maksimum, dengan diameter maksimum rongga dada, kemudian dikalikan 100%. Ukuran jantung yang normal adalah kurang dari 50% pada foto toraks jantung yang diambil dengan jarak 6 kaki (CTR = DT/DM kurang dari 50%, nilai CTR normal 48-50%).

Pengukuran CTR

Pembuatan Foto Lateral


Foto lateral berguna untuk menilai bentuk dada, dan pembesaran ruang jantung. Gambaran jantung pada foto lateral : Dinding anterior jantung yang dibentuk oleh ventrikel kanan. Batas inferior posterior jantung yang dibentuk oleh ventrikel kiri. Batas superior posterior jantung yang dibentuk oleh atrium kiri.

Foto Lateral Normal


Keterangan Gambar :
1) Sternum 2) Soft Tissue 3) Trakea 4) Skapula 5) Aorta Ascendens 6) Lengkung Aorta 7) Aorta Descendens 8) Bronkus Utama (ka) 9) Bronkus Utama (ki) 10) A. Pulmonalis (ka) 11) A. Pulmonalis (ki) 12) Fissura Horizontal 13) Ruang Retrosternal 14) Ventrikel Kiri 15) Ventrikel Kanan 16) Fissura Oblique 17) Vertebra Torakalis 18) Atrium Kiri 19) Vena Kava Inferior 20) Diafragma

Batas-Batas Jantung
Batas kiri jantung dibentuk oleh: Arkus aorta. Pinggang jantung. Dinding luar ventrikel kiri.

Batas kanan jantung dibentuk oleh: Vena cava superior. Aorta ascendens. Pertemuan atrium kanan dengan vena cava superior. Dinding luar atrium kanan.

Perubahan Bentuk Jantung


Perubahan bentuk jantung dapat disebabkan : Pembesaran jantung secara menyeluruh.

Kelainan Miokardium

Kelainan Perikardium

Pembesaran jantung secara lokal : Pembesaran Atrium Jantung. Pembesaran Ventrikel Jantung.

Ruang-Ruang Jantung Normal


Keterangan Gambar AO = Aorta PA = Arteri Pulmonalis LA = Atrium Kiri LV = Ventrikel Kiri RV = Ventrikel Kanan RA = Atrium Kanan SVC = Vena Cava Sup IVC = Vena Cava Inf

Pembesaran Ruang-Ruang Jantung


Pembesaran Ventrikel Kiri Pembesaran ventrikel kiri menyebabkan jantung membesar ke arah kiri, disertai dengan pembesaran apeks jantung ke arah bawah dan ke kiri, menekan diafragma (posisi P.A). Pembesaran ventrikel kiri juga menyebabkan jantung membesar ke arah belakang bawah. Jantung akan menutupi ruang di belakang jantung (retrocardiac space), bahkan dapat menutupi sebagian kolumna vertebralis (posisi lateral).

Pembesaran Ventrikel Kiri

Pembesaran Ventrikel Kiri (P.A)

Pembesaran Ventrikel Kiri (lateral)

Pembesaran Ruang-Ruang Jantung


Pembesaran Ventrikel Kanan
Ventrikel kanan terletak di belakang tulang dada, dan di sebelah bawah berbatasan dengan diafragma. Bila ventrikel kanan membesar, dindingnya akan menempel jauh ke atas pada sternum, sehingga mediastinum anterior superior menjadi sempit. Keadaan ini akan tampak jelas pada foto toraks lateral. Selain itu pembesaran ventrikel kanan mendesak ventrikel kiri ke lateral sehingga terjadi perputaran jantung, dan jantung melebar ke kiri, dengan iktus tetap di atas diafragma. Pada foto toraks posisi P.A, jantung terlihat membesar ke kiri, disertai dengan peninggian apeks jantung, sehingga dapat memberikan gambaran bentuk jantung seperti sepatu boot (boot shape).

Pembesaran Ventrikel Kanan (lateral)

Pembesaran Ventrikel Kanan (P.A)

Pembesaran Ventrikel Kanan (lateral)

Pembesaran Ruang-Ruang Jantung


Pembesaran Atrium Kanan (posisi P.A) Penonjolan sisi kanan jantung ke arah kanan berbentuk setengah lingkaran. Mediastinum tidak melebar. Bila penonjolan jantung ke arah kanan tidak berbentuk setengah lingkaran, biasanya atrium kanan tidak membesar, tetapi terdorong ke kanan oleh ventrikel kanan yang membesar.

Pembesaran Atrium Kanan (P.A)

Pembesaran Ruang-Ruang Jantung


Pembesaran Atrium Kiri (posisi P.A) Penonjolan aurikel atrium kiri sehingga pinggang jantung tampak lurus. Pada foto polos P.A, pembesaran atrium kiri ke arah kanan akan terlihat batasnya disamping atrium kanan sebagai batas kembar (double contour). Pembesaran Atrium Kiri (posisi lateral) Menggunakan kontras barium sebagai sarana bantu. Jantung membesar ke arah superior-posterior sehingga menekan esofagus, yang secara anatomis terletak di belakangnya. Esofagus yang berisi kontras tampak terdorong ke arah belakang.

Pembesaran Atrium Kiri (P.A)

Pinggang Jantung Tampak Lurus

Gambaran Double Contour

Pembesaran Atrium Kiri (lateral)

Penekanan Esofagus Ke Arah Belakang

Vaskularisasi Paru Pada Penyakit Kardiovaskuler

Pada keadaan normal, corakan vaskuler terlihat


mengisi kedua lapangan paru, dari sisi medial sampai 2/3 lateral. Ditandai dengan gambaran garis-garis putih yang tampak tebal pada bagian medial, dan semakin ke perifer menjadi semakin halus. Corakan vaskuler paru pada kelainan jantung dapat terlihat : Normal. Berkurang. Meningkat.

Corakan Vaskuler Meningkat & Menurun

Corakan Vaskuler Meningkat

Corakan Vaskuler Menurun