P. 1
640445Juarlin Dkk

640445Juarlin Dkk

|Views: 8|Likes:
Dipublikasikan oleh Peti Refiyanti

More info:

Published by: Peti Refiyanti on Jun 27, 2013
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/17/2014

pdf

text

original

SIGMA, Vol. 13, No.

2, Juli 2010: 107-113 ISSN: 1410-5888

INTEGRASI NUMERIK KAPASITAS PANAS DEBYE MATERIAL LOGAM MENGGUNAKAN METODE NEWTON-COTES
E. Juarlin, A. Limbong, dan P. L. Gareso
Jurusan Fisika FMIPA Universitas Hasanuddin Email: eko_juarlin@yahoo.co.id

Abstract
There are three kinds of heat capacity: Classical heat capacity, Einstein heat capacity, and Debye heat capacity. Debye model assumes that atoms vibrate and its number of states contributes to heat capacity. The last step in the Debye model formula derivation is the derivation of internal energy with respect to temperature. The integration can not be solved analytically but it can be solved numerically. Numerical integration methods using in this paper is the Newton-Cotes method which uses 240 segments. Numerical integration is approximated by first order to five order polynom.

Keywords: Debye heat capacity, Newton-Cotes formula, Simpson Method
1. Pendahuluan Panas, salah satu sifat material, bersifat penting sebagai salah satu kriteria aplikasi material. Para peneliti Cooper and Rizzuto (1971), Civjan et al (1972), Garai (2004), Rycerz, et al. (2004), Mohelnikova (2006), Korkut, et al. (2008), dan Nascimento et al. (2009) melaporkan bahwa sifat panas, perlakuan panas, perpindahan panas mempunyai dampak yang besar dalam sifat material lainnya. Salah satu bagian dari sifat panas adalah kapasitas panas. Dari kapasitas panas, ada banyak informasi yang dapat diperoleh. Salah satu informasi tersebut adalah panas yang diserap atau dilepaskan selama terjadi perpindahan panas maka jumlah panas yang diberikan atau dilepaskan dapat diketahui. Para peneliti melaporkan bahwa kapasitas panas berkaitan dengan sifat-sifat lainnya (Garai, 2004; Rycerz, et al., 2004; Mohelnikova, 2006). Kapasitas panas dibagi dua jenis ditinjau dari keadaan sistem ketika menerima atau melepaskan panas, yaitu kapasitas panas pada tekanan tetap (Cp) dan kapasitas panas pada volume tetap (Cv). Kapasitas panas pada volume tetap Cv dibagi menjadi tiga, yaitu: kapasitas panas klasik, kapasitas panas Einstein dan kapasitas panas Debye (Kittel, 1953). Kapasitas panas Debye diturunkan dari energi sistem osilator harmonik kuantum dan rapat keadaan sebagai fungsi temperatur. Dalam model Debye, integrasi untuk mendapatkan kapasitas panas Debye, tidak bisa diselesaikan secara analitik. Dalam makalah ini, penulis menghitung integrasi di dalam rumus kapasitas panas Debye untuk logam menggunakan metode numerik. Metode numerik Newton-Cotes (N-C) digunakan untuk menyelesaikan integrasi numerik tersebut. Metode N-C adalah metode yang mudah, dan sudah mapan. 2. Metode Newton-Cotes Untuk menghitung luas daerah di bawah kurva dapat digunakan metode trapesium dan metode Simpson. Metode trapesium adalah menghitung luas di bawah kurva berdasarkan 1 interpolasi linear. Metode Simpson adalah menghitung luas di bawah kurva berdasarkan 3 3 interpolasi pangkat dua. Metode Simpson adalah menghitung luas di bawah kurva 8 berdasarkan interpolasi pangkat tiga. Misalkan sebuah fungsi f (x ) berada di a < x < b . Integral fungsi tersebut dirumuskan:

SIGMA Vol. 13, No. 2, Juli 2010

107

Ketika suhu logam tinggi. TD ⎛T Cv 36Na k ⎜ ⎜T ⎝ D ⎞ ⎟ ⎟ ⎠ 3 ∫ (exp(x ) − 1) − ⎜ ⎝T x 3 dx 108 SIGMA Vol. Bentuk interpolasi bisa berupa interpolasi linear. dan P. A. pangkat dua. Konstanta Polinom dengan N adalah orde polinomial. No. Juli 2010 . kurva dapat diaproksimasi menjadi fungsi kubik dari suhu. Titik-titik diskritisasi diinterpolasi. kurva mendekati garis asimptot. Suatu kurva yang diintegralkan terhadap sumbu x.E. N 1 2 3 4 5 α 1 2 1 3 3 8 2 45 5 288 wi 11 141 1331 7 32 12 32 7 19 75 50 50 75 19 3. dapat diekspansikan menjadi: x =a ∫ f (x )dx = αh(w f (x ) + w f (x ) + w f (x ) + K + w f (x )) 1 1 2 2 3 3 N N b (2) Beberapa konstanta tersaji dalam tabel berikut: Tabel 1. Juarlin. Ketika suhu logam rendah. didiskritisasi sepanjang sumbu x. Hasil dan Pembahasan Menurut Purwanto (2007) rumus kapasitas panas logam adalah: 9Na k ⎛ TD ⎞ (3) ⎟ ⎛ ⎛ TD ⎞ ⎞ ⎠ x =0 ⎜ ⎜ exp⎜ T ⎟ − 1⎟ ⎟ ⎝ ⎠ ⎠ ⎝ Integrasi di persamaan (3) diselesaikan menggunakan metode N-C. Gareso I= x =a ∫ f (x )dx b (1) Jarak antara a dengan b dibagi menjadi n interval dan jarak antar interval adalah b−a h= n Formula Newton-Cotes (N-C) adalah salah satu teknik menghitung integral. 2. Limbong. pangkat tiga dan seterusnya. 13. L. Kurva kapasitas panas Debye logam terhadap suhu terdapat di gambar 1. Formula integrasi numerik N-C menyatakan bahwa sebuah fungsi yang diintegrasikan.

Titik puncak fungsi berada di (2.10 −4 x + 1. Juli 2010 109 .820.0061 Fungsi turun bila diaproksimasi dengan fungsi polinomial. menghasilkan kesalahan terkecil bila diaproksimasi dengan fungsi polinom derajat lima yang menghasilkan persamaan: y = 10 −10 x 5 − 5. Dalam suku ⎠ ⎛ ⎛ TD tersebut ada garis asimptot pada suhu tinggi. Fungsi naik bila diaproksimasi dengan fungsi polinomial. Kapasitas panas Debye (Purwanto. 2007) Fungsi terintegrasi di persamaan (3) digambarkan dalam gambar 2. ⎝T ⎠ SIGMA Vol.8722 x 2 + 0.10 −4 x 2 − 7.0558 x − 0.421435).10 −6 x 3 − 6. Fungsi Terintegrasi di Rumus Debye ⎛T Gambar 4 menggambarkan suku kedua ruas kanan persamaan (3) terhadap ⎜ ⎜T ⎝ D ⎞ ⎟ ⎟ .1. Fungsi tersebut dibagi menjadi fugsi naik dan fungsi turun.10 −8 x 4 + 8. Hal tersebut terjadi karena fungsi ⎜ ⎜ exp⎜ T ⎝ ⎝ ⎞ ⎞ ⎟ − 1⎟ ⎟ ⎠ ⎠ −1 ⎛T ⎞ bersifat divergen dan fungsi ⎜ D ⎟ bersifat konvergen. 13.3906 x 3 + 0.049 x 4 − 0.Integrasi Numerik Kapasitas Panas Debye Material Logam Menggunakan Metode Newton-Cotes Gambar 1. 2.4223 Gambar 2. menghasilkan kesalahan terkecil bila diaproksimasi dengan fungsi polinom derajat empat yang menghasilkan persamaan: y = 0. No.

Juarlin.E. A. dan P. Grafik konstanta panas Debye terhadap T sama untuk logam TD lainnya. Tetapi. grafik konstanta panas Debye terhadap T berbeda untuk logam lainnya. x 10 4 Numeric Debye Heat Constant using 1st order polynomial 2. 19 0 1 2 3 4 5 T/TD 6 7 8 9 10 Gambar 4. Gareso 8 7 6 5 4 3 2 1 0 x 10 5 Right Second Term in Eq. ⎛T ⎞ Grafik kapasitas panas Debye terhadap ⎜ ⎜T ⎟ ⎟ untuk formula N-C berpangkat satu sampai lima ⎝ D⎠ terdapat di gambar 5a-5e. 3 Contoh logam yang diambil dalam makalah ini adalah logam logam Perak. Perak mempunyai suhu Debye 250 K (Hajra. No. L. 13.5 2 1. Juli 2010 .5 Gambar 5a. Fungsi Suku Kedua Ruas Kanan P. Kapasitas panas Debye menggunakan formula N-C polinom orde 1 110 SIGMA Vol. 2.5 0 0 0. Limbong.5 1 T/TD 1. 1987).5 2 2.5 Cv 1 0.

No.5 1 T/TD 1. Juli 2010 111 .5 2 2.5 Gambar 5b.5 0 0 0. Kapasitas panas Debye menggunakan formula N-C polinom orde 2 x 10 4 Numeric Debye Constant using 3rd order polynomial 2. 2. Kapasitas panas Debye menggunakan formula N-C polinom orde 3 SIGMA Vol.5 Cv 1 0.5 Cv 1 0. 13.Integrasi Numerik Kapasitas Panas Debye Material Logam Menggunakan Metode Newton-Cotes 2.5 2 2.5 0 0 0.5 x 10 4 Numeric Debye Heat Constant using 2nd order polynomial 2 1.5 2 1.5 1 T/TD 1.5 Gambar 5c.

5 x 10 4 Numeric Debye Constant using 4th order polynomial 2 1. Grafik kapasitas panas Debye menggunakan formula N-C orde satu sampai orde empat tidak menunjukkan perbedaan yang berarti.5 Cv 1 0. Garis asimptotik dicapai pada suhu tinggi yang berarti bahwa kapasitas panas 112 SIGMA Vol. No. Juarlin.5 Gambar 5e. A. dan P.5 1 T/TD 1. 2.5 1 T/TD 1.E. Garis asimptotik untuk keempat grafik tersebut adalah 2.5 2 2.5 Gambar 5d.5 ⋅104 J/K. Gareso 2.5 0 0 0. L. Kapasitas panas Debye menggunakan formula N-C polinom orde 4 x 10 5 Numeric Debye Constant using 5th order polynomial 10 9 8 7 6 Cv 5 4 3 2 1 0 0 0. Limbong. Juli 2010 . Kapasitas panas Debye menggunakan formula N-C polinom orde 5 Formula N-C dapat mensimulasikan konstanta panas Debye sampai polinom orde lima.5 2 2. 13.

Surabaya: Gava Media. Nascimento. 1953. 51 (6): 1537-1545.” arXiv: physics/0404117. Introduction to Solid State Physics. 1987. and Rizzuto.” J.Integrasi Numerik Kapasitas Panas Debye Material Logam Menggunakan Metode Newton-Cotes logam menurut Debye adalah sama. Res. Civjan et al. J. 2008. 2. Khusus untuk polinom orde 5. 4. Kittel.” WSEAS Transactions on Heat and Mass Transfer. Z. India. 59a. 32: 1136-1138. Juli 2010 113 . 2009. 2007. Kepustakaan Cooper. “Heat Capacity and Thermodynamic Properties of LaBr3 at 300 – 1100 K. “Effect of Heat Treatment on Some Mechanical Properties of Laminated Window Profiles Manufactured Using Two Types of Adhesives. “Effects of Heat Treatment on Mechanical Properties of Two NickelChromium-Based Casting Alloys. R. Electronic Specific Heat and Transport Properties of Some Intermetallic Compounds of Cerium. P. 1971. Mohelnikova. C. L. New York: John Wiley & Sons. Korkut. J. Garai. et al. Hasil yang mirip didapatkan dari polinom orde satu sampai orde empat. 1 (11): 789-791. Sci. “Determination of Specific Heat of a Building Material. 9 (3). 1972. 13. J. Purwanto. “Correlation between Thermal Expansion and Heat Capacity. Hasil tersebut adalah hasil simulasi kapasitas panas Debye terbaik. Hajra.” Naturforsch.” Int. et al. No. Kesimpulan Formula N-C dapat mensimulasikan konstanta panas Debye. 2006. . J. SIGMA Vol.. grafik lambat mencapai garis asimptotik dan mempunyai nilai asimptotik yang lebih besar. A. “Magnetic Susceptibility. Hal itu menunjukkan bahwa kesalahan numerik mulai tampak di orde lima formula N-C. 2004. 2004. Rycerz..” Journal de Physique Colloque C1. “A New Formalism for Representation of Heat Capacity in Metals. CN3Mn Superaustenitic Stainless Steel. Dent.” 11th International Conference oan Advanced Material.” Bulletin Material Science. et al. Saran penelitian adalah perhitungan numerik kapasitas panas logam metode Einstein dan perhitungn kapasitas panas logam menggunakan metode lainnya. J. Mol. 9 (4): 454-463. C. “Effect of Solution Heat Treatment in Nanoscale Mechanical Properties of ASTM A 744Gr. Fisika Statistik.

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->