Anda di halaman 1dari 3

Nama NIM Progdi

: : :

Yulita Puspitasari 12412051 Ilmu Komunikasi

DEFINISI KOMUNIKASI INTERPERSONAL DAN INTRAPERSONAL

1. Komunikasi Interpersonal komunikasi yang dilakukan pada pihak lain untuk mendapatkan umpan balik, baik secara langsung (face to face) maupun melalui media. Contoh : saat kita mengobrol dengan teman, dosen, keluarga, dll.

1.2. Fungsi Komunikasi Interpersonal Untuk mendapatkan respon umpan balik. Salah tanda dari keefektivan dalam berkomunikasi. Untuk melakukan antisipasi setelah mengevaluasi respopn umpan balik. Contohnya,apa yg kita lakukan setelah mengetahui lawan bicara kita kurang nyaman, dan kita langsung mengganti topik lain. Untuk melakukan kontrol terhadap lingkungan sosial, yaitu kita dapat modifikasi, perilaku orang lain dengan cara persuasi/mengajak.

1.3.

Tujuan Komunikasi Interpersonal

Menemukan diri sendiri Menemukan dunia luar Membentuk Dan Menjaga Hubungan Yang Penuh Arti

Berubah Sikap Dan Tingkah Laku Untuk Bermain Dan Kesenangan

2. Komunikasi Intrapersonal Penggunaan bahasa atau pikiran yang terjadi di dalam diri komunikator sendiri antara self dengan God. Komunikasi intrapersonal merupakan keterlibatan internal secara aktif dari individu dalam pemrosesan simbolik dari pesan-pesan. Contoh : melamun, berdoa.

2.1.

Unsur/elemen Komunikasi Intrapersonal

Sensasi, proses menangkap stimulus pesan informasi (verbal maupun non verbal). Pada proses sensasi ini maka panca indera manusia di butuhkan, khususnya mata dan telinga. Persepsi, proses pemberian makna terhadap informasi yang ditangkap oleh sensasi.Pemberian makna ini melibatkan unsur subyektif. Memori, proses penyimpanan informasi dan evaluasinya dalam kognitif individu. Kemudian informasi dan evaluasi komunikasi akan dikeluarkan atau diingat kembali dalam keadaan sadar maupun tidak sadar. Berfikir, proses mengolah, memanipulasi informasi untuk memenuhi kebutuhan atau menyelesaikan masalah.

2.2.

Hambatan komunikasi Intrapersonal

a. Komunikator Hambatan biologis, misalnya komunikator gagap. Hambatan psikologis, misalnya komunikator yang gugup. Hambatan gender, misalnya perempuan tidak bersedia terbuka terhadap lawan bicaranya yang laki-laki.

b. Media Hambatan teknis, misalnya masalah pada teknologi komunikasi (microphone, telepon, power point, dan lain sebagainya). Hambatan geografis, misalnya blank spot pada daerah tertentu sehingga signal HP tidak dapat ditangkap. Hambatan simbol/ bahasa, yaitu perbedaan bahasa yang digunakan pada komunitas tertentu. Hambatan budaya, yaitu perbedaan budaya yang mempengaruhi proses komunikasi.

c. Komunikate Hambatan biologis, misalnya komunikate yang tuli. Hambatan psikologis, misalnya komunikate yang tidak berkonsentrasi dengan pembicaraan. Hambatan gender, misalnya seorang perempuan akan tersipu malu jika membicarakan masalah seksual dengan seorang lelaki.