Anda di halaman 1dari 5

KOMENTAR

Manusia diciptakan Tuhan sebagai mahluk sosial, yang pada dasarnya manusia tidak bisa hidup sendiri tanpa bantuan atau turut campur orang lain. Sehingga mereka mulai membuat kelompok kelompok untuk saling memenuhi kebutuhan hidupnya. Manusia mempunyai naluri ( insting ) untuk hidup berkawan dan hidup bersama dengan orang lain. Setiap manusia mempunyai kebutuhan Untuk memenuhi keburuhan hidupnya itu manusia mengadakan hubungan dan bekerjasama dengan orang lain dengan jalan mengorganisasikan bermaca-macam kebutuhan tersebut dalam bentuk kelompok-kelompok dan asosiasi yang disebut dengan Negara. Pengertian Negara itu sendiri bermacam-macam dari beberapa para ahli kenegaraan, diantaranya seperti yang dikatakan oleh Roger H. Soltau, beliau memberikan pengertian bahwa Negara adalah alat wewenang yang mengatur atau mengendalikan persoalan persoalan bersama atas nama masyarakat Max Weber memberikan pengertian Negara adalah suatu masyarakat yang mempunyai monopoli dalam penggunaan kekerasan fisik secara sah dalam suatu wilayah. Menurut Robert m. Mac Iver Negara adalah asosiasi yang menyelenggarakan penertiban didalam suatu masyarakat dalam suati wilayah dengan berdasarkan system hukum yang diselenggarakan oleh suatu pemerintahan dengan diberi kekuasaan yang memaksa. Prof. Mr. Soenarko menjelaskan bahwa yang dimaksud Negara adalah organisasi masyarakat yang mempunyai daerah tertentu, dimana kekuasaan Negara berlaku sepenuhnya sebagai kedaulatan Dari beberapa pengertian para ahli diatas,dapat disimpulkan bahwa suatu Negara adalah suatu organisasi masyarakat yang mengatur dan melakukan kekuasaan untuk kepentigan bersama dalam suatu wilayah yang berada dalam satu pemerintahan yang berdaulat. Suatu Negara tidak teerjadi begitu saja, melainkan ada sebabnya. Menurut George Jellinek ditinjau dari asal usulnya sebuah Negara dapat ditinjau dari dua segi, yaitu 1. Terjadinya Negara secara primar; yaitu mengkaji asalmula terjadinya suatu Negara sejak awal pertumbuhan, perkembanganya sampai menjadi Negara dalam arti modern seperti saat ini. George Jellinek mengemukakan tahap-tahap terjadinya Negara secara primer sebagai berikut : a. Persekutuan Masyarakat. Yakni mereka hidup dalam sutu kelompok atau persekutuansecara bersama-sama memperjuangkan dan mempertahankan hidupnya atas dasar kedudukan yang sama.Agar hidupnya dapat berjalan

dengan baik, tertib, dan teratur maka mereka memilih seorang pemimpin dari golongan mereka sendiri yang disebut dengan primus inter pares (orang yang terkemuka diantarayang sama ). b. Kerajaan. Dari bentuk persekutuan kemudian berlanjut ke bentuk kerajaan yang terbentuk sebagai akibat adanya pertentangan antar suku, sehingga primus inter pares yang kuat yang akan menjadi raja dan berkedudukan di pemerintahan pusat, sedangkan yang ditaklukannya menjadi pemerintah daerah (satelit ). c. Negara. Terjadinya Negara adalah adanya akibat kondisi pada tahap kerajaan dimana pemerintah pusat tidak dapat mengendalikan pemerintah daerah. Untuk mempertahankan kekuasaan pemerintah pusat yang dipimpin oleh seorang raja akhirnya melakukan tindakan sewenang-wenang hingga akhirnya dapat meredam gejolak atau pemberontakan pemerintah daerah d. Negara Demokrasi. Negara demokrasi lahir akibat munculnya kekuasaan yang sewenang-wenang dari kekuasaan raja, sehingga menyengsarakan rakyat yang ada di pihak yang lemah, maka terjadilah revolusi yang menumbangkan kekuasaan raja yang absolute dan berdirilah Negara demokrasi e. Diktator. Di dalam Negara demokrasi pemimpin dipilih oleh rakyat melalui pemilihan umum. Namun dalam pelaksanaan pemerintahannya seorang pemimpin lama kelamaan akan memerintah bertindak secara dictator.

2. Terjadinya Negara secara skunder Membahas terjadinya suatu Negara secara sekunder yaitu yaitu mengkaji terjadinya Negara dihubungkan dengan Negara yang sudah ada sebelumnya. Ini berarti lahirnya Negara akibat terjadinya suatu peristiwa sehingga Negara lamanya lenyap.Untuk mendapatkan Negara yang berdaulat maka harus ada pengakuan dari Negara lain. Terjadinya Negara melalui proses pengakuan ini dilatarbelakangi oleh terjadinya suatu revolusi terhadap pemerintah Negara yang mengakibatkan berdirinya Negara baru dengan system pemerintahan yang baru pula.

Dalam suatu Negara terdapat beberapa unsur yang harus ada, diantaranya : 1. Rakyat yang tetap 2. Wilayah tertentu

3. Pemerintah yang berdaulat 4. Pengakuan dari Negara lain yang berdaulat

Masyarakat (sebagai terjemahan istilah society) adalah sekelompok orang yang membentuk sebuah sistem semi tertutup (atau semi terbuka), dimana sebagian besar interaksi adalah antara individu-individu yang berada dalam kelompok tersebut. Kata "masyarakat" sendiri berakar dari kata dalam bahasa Arab, musyarak. Lebih abstraknya, sebuah masyarakat adalah suatu jaringan hubungan-hubungan antar entitasentitas. Masyarakat adalah sebuah komunitas yang interdependen (saling tergantung satu sama lain). Umumnya, istilah masyarakat digunakan untuk mengacu sekelompok orang yang hidup bersama dalam satu komunitas yang teratur. Menurut Syaikh Taqyuddin An-Nabhani, sekelompok manusia dapat dikatakan sebagai sebuah masyarakat apabila memiliki pemikiran, perasaan, serta sistem/aturan yang sama. Dengan kesamaankesamaan tersebut, manusia kemudian berinteraksi sesama mereka berdasarkan kemaslahatan. Masyarakat sering diorganisasikan berdasarkan cara utamanya dalam bermata pencaharian. Pakar ilmu sosial mengidentifikasikan ada: masyarakat pemburu (hanting), masyarakat pastoral nomadis, masyarakat bercocoktanam, dan masyarakat agrikultural intensif, yang juga disebut masyarakat peradaban. Sebagian pakar menganggap masyarakat industri dan pasca-industri sebagai kelompok masyarakat yang terpisah dari masyarakat agrikultural tradisional. Masyarakat dapat pula diorganisasikan berdasarkan struktur politiknya: berdasarkan urutan kompleksitas dan besar, terdapat masyarakat band, suku, chiefdom, dan masyarakat negara. Kata society berasal dari bahasa latin, societas, yang berarti hubungan persahabatan dengan yang lain. Societas diturunkan dari kata socius yang berarti teman, sehingga arti society berhubungan erat dengan kata sosial. Secara implisit, kata society mengandung makna bahwa setiap anggotanya mempunyai perhatian dan kepentingan yang sama dalam mencapai tujuan bersama. Masyaraka diartikan sekumpulan orang atau manusia yang menempati wilayah tertentu dan membina kehidupa bersama dalam berbagai aspek kehidupan atas dasar norma social tertentu dalam waktu yang cukuplama dan masyarakat memiliki unsure-unsur didalamnya yaitu Orang yag jumlahya relative besar

yang saling berinteraksi baik secara individu dengan kelompok maupun kelompok antar kelompok sehingga menjadi kesatuan . Adanya kerjasama yang secara otomatis terjadi dalam setiap setia masyarakat baik dalam skala kecil maupun besar (luas) yang meliputi ideology, politik,social budaya,ekonomi serta pertahanan keamanan. Berada dalam wilayah dengan batas-batas tertentu yang merupakan wadah tempat berlangsungnya suatu tata kehidupan bersama. Ada dua acam wilayah yaitu satuan administrative dan satuan territorial (Kawasan pedesaan perkotaan).

Masyarakat (sebagai terjemahan istilah society) adalah sekelompok orang yang membentuk sebuah sistem semi tertutup (atau semi terbuka), dimana sebagian besar interaksi adalah antara individu-individu yang berada dalam kelompok tersebut. Kata "masyarakat" sendiri berakar dari kata dalam bahasa Arab, musyarak. Lebih abstraknya, sebuah masyarakat adalah suatu jaringan hubungan-hubungan antar entitasentitas. Masyarakat adalah sebuah komunitas yang interdependen (saling tergantung satu sama lain). Umumnya, istilah masyarakat digunakan untuk mengacu sekelompok orang yang hidup bersama dalam satu komunitas yang teratur. Menurut Syaikh Taqyuddin An-Nabhani, sekelompok manusia dapat dikatakan sebagai sebuah masyarakat apabila memiliki pemikiran, perasaan, serta sistem/aturan yang sama. Dengan kesamaankesamaan tersebut, manusia kemudian berinteraksi sesama mereka berdasarkan kemaslahatan. Masyarakat sering diorganisasikan berdasarkan cara utamanya dalam bermata pencaharian. Pakar ilmu sosial mengidentifikasikan ada: masyarakat pemburu, masyarakat pastoral nomadis, masyarakat bercocoktanam, dan masyarakat agrikultural intensif, yang juga disebut masyarakat peradaban. Sebagian pakar menganggap masyarakat industri dan pasca-industri sebagai kelompok masyarakat yang terpisah dari masyarakat agrikultural tradisional.

Masyarakat dapat pula diorganisasikan berdasarkan struktur politiknya: berdasarkan urutan kompleksitas dan besar, terdapat masyarakat band, suku, chiefdom, dan masyarakat negara. Kata society berasal dari bahasa latin, societas, yang berarti hubungan persahabatan dengan yang lain. Societas diturunkan dari kata socius yang berarti teman, sehingga arti society berhubungan erat dengan kata sosial. Secara implisit, kata society mengandung makna bahwa setiap anggotanya mempunyai perhatian dan kepentingan yang sama dalam mencapai tujuan bersama