Anda di halaman 1dari 12

VIRUS

KELAS X SEMESTER GANJIL

Penulis Mardiana

UNIVERSITAS ISLAM NEGERI

Standar kompotensi 2. Memahami prinsip-prinsip pengelompokan makhluk hidup Kompetensi dasar 2.1 Mendeskripsikan ciri-ciri, replikasi dan peran virus dalam kehidupan Indikator Menentukan ciri-ciri virus Mengidentifikasi replikasi virus Mengetahui peranan virus dalam kehidupan Tujuan Pembelajaran Menentukan ciri-ciri virus Mengidentifikasi replikasi virus Mengetahui peranan virus dalam kehidupan

PERTANYAAN 1. a. Gambarkanlah struktur tubuh virus beserta keterangannya. b. Sebutkan ciri-ciri virus secara umum! (minimal 5) 2. Pasangkanlah kalimat pada kolom A dengan pasangan kata yang sesuain pada kolom B : Kolom A Kolom B

1. Bagian tubuh virus yang di dalamnya mengandung A. Deoxyribonucleic asam nukleat adalah .... acid (DNA)

2. Selubung pada virus yang tersusun atas molekul B. Ekor protein adalah .... C. Leher

3. Bagian virus yang berfungsi untuk menginfeksi D. Kapsomer organisme adalah .... E. Kepala

4. Asam nukleat pada virus yang berupa rantai ganda F. Kapsid adalah .... 5. Asam nukleat pada virus yang berupa rantai tunggal adalah .... G. Ribonucleic (RNA) acid

3. Bagaimanakah keadaan virus diluar dan di dalam tubuh organisme? Jelaskan pula cara hidupnya !

________________Selamat Mengerjakan__________________

KUNCI JAWABAN 1. a. Gambar struktur tubuh virus dan keterangannya : (SKOR 5)

b. Ciri-ciri umum virus : (SKOR 5) Virus bersifat aseluler (tidak mempunyai sel). Ukuran tubuh sangat kecil jika dibandingkan dengan tubuh bakteri yaitu berkisar 20-300 milimikron. Virus hanya memiliki salah satu macam asam nukleat (RNA atau DNA). Virus umumnya berupa hablur (kristal). Bentuknya bervariasi ada yang bentuk T, oval,silinder, polihedral dan lain-lain. Tubuh virus diselubungi oleh asam nukleat.

2. Pasangan kata yang sesuai adalah : (SKOR 5) 1. Kepala (E) 2. Kapsid (F) 3. Ekor (B) 4. Deoxyribonucleic acid (DNA) (A) 5. Ribonucleic acid (RNA) (G)

3. Virus tidak dapat hidup di alam secara bebas, melainkan harus berada dalam sel makhluk hidup lain. Jika diluar tubuh, maka virus dalam keadaan tidak aktif. Satu unit lengkap virus yang mampu menginfeksi organisme hidup disebut sebagai virion. Organisme yang bisa diinfeksi virus yaitu bakteri, tumbuhan, hewan dan manusia.Di dalam sel inang, virus akan melakukan replikasi baik dengan cara litik maupun lisogenik. Caranya yitu dengan memanfaatkan mesin biosintesis pada sel inang. Dengan cara demikian, maka virus dapat bertahan hidup. (SKOR 15)

PERTANYAAN : 1. Perhatikan gambar di bawah ini :

Gambar 3. Daur Litik dan Lisogenik pada virus

2. Jelaskan cara replikasi virus dengan daur litik dan daur lisogenik di atas secara urut sesuai fase-fasenya!

3. Isilah tabel perbedaan antara daur litik dan lisogenik di bawah ini : No. 1. 2. 3. 4. Daur Litik Daur Lisogenik

________________Selamat Mengerjakan__________________

KUNCI JAWABAN 1. Cara Replikasi virus : (SKOR 42) Daur Replikasi DAUR LITIK Adsorbsi Pelekatan/penempelan ekor pada permukaan dinding bakteri. Setelah menempel, virus bakteriofage mengeluarkan enzim lisozim (enzim penghancur) yang menyebabkan dinding bakteri berlubang. Penetrasi/ injeksi Masuknya DNA/RNA virus melalui dinding sel bakteri yang berlubang tadi. Kapsid yang kosong akan tetap berada di luar dinding sel bakteri dan tak berfungsi lagi. Eklifase Penghancuran DNA bakteri oleh enzim lisozim, tetapi tidak merusak DNA virus sehingga DNA bakteri tidak dapat mengontrol mesin biosintesanya sendiri. Replikasi DNA virus memperbanyak diri dengan melakukan Fase Penjelasan

replikasi/pengkopian. Sintesa Pembentukan selubung protein (kapsid), sehingga terbentuk ratusan molekul DNA baru virus yang lengkap dengan selubungnya. Perakitan Pembentukan kapsid virus yang utuh sehingga DNA virus masuk ke dalam kapsid. Litik Penghancuran dinding sel bakteri oleh enzim lisozim sehingga sel bakteri pecah dan virus baru keluar. DAUR LISOGE NIK Adsorbsi Pelekatan/penempelan ekor pada permukaan dinding bakteri. Setelah menempel, virus bakteriofage mengeluarkan enzim lisozim (enzim penghancur) yang menyebabkan dinding bakteri berlubang. Injeksi Masuknya DNA/RNA virus melalui dinding sel bakteri yang berlubang tadi. Kapsid yang kosong akan tetap berada di luar dinding sel bakteri dan tak berfungsi lagi. Penggabungan Penggabungan atau penyisipan DNA virus ke dalam DNA

bakteri sehingga DNA berbentuk sirkuler dan membentuk profage (DNA virus yang tidak aktif) Pembelahan Karena profag bersatu dengan DNA bakteri maka saat DNA bakteri melakukann replikasi, maka DNA virus juga ikut mengalami replikasi. Misal pada saat pembelahan biner bakteri. Sintesis Jika profag tiba-tiba aktif (misal karena adanya radiasi), maka profag memisahdari DNA bakteri lalu menghancurkan DNA bakteri. Selanjutnya DNA virus melakukan sintesis dan replikasi DNA. Fase sintesis ini juga menyusun protein sebagai penyusun kapsid. Perakitan Litik Pembentukan kapsid menjadi kapsid virus yang utuh. Pembebasan atau penghamburan virus baru untuk menyerang bakteri lain.

2. Tabel perbedaan antara daur litik dan lisogenik : (SKOR 8) No. 1. Daur Litik Terjadi pada inang yang kondisinya tidak baik (lemah) 2. Pada akhir fase terjadi lisis (dindiing sel inang pecah) Daur Lisogenik Terjadi pada inang yang kondisinya baik (kuat) Pada akhir fase tidak terjadi lisis ( namun biasanya daur lisogenik akan lanjut dengan daur litik) 3. 4. Tidak terbentuk profag Tidak adas fase penggabungan dan pembelahan Terbentuk profag Ada fase penggabungan dan pembelahan

PERTANYAAN : 1. Isilah tabel peranan virus yang menguntungkan berikut : (minimal 3) Tabel Peranan Virus yang Menguntungkan No. 1. 2. 3. Peranan Menguntungkan Penjelasan

2. Isilah tabel peranan virus yang merugikan berikut : (minimal 10) No. 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. 10. ________________Selamat Mengerjakan__________________ Penyakit Virus yang Menyebabkan

KUNCI JAWABAN 1. Tabel peranan virus yang menguntungkan : (SKOR 10) Tabel Peranan Virus yang Menguntungkan No. 1. Peranan Menguntungkan Membuat antitoksin Penjelasan Menyisipi DNA virus dengan gen yang menguntungkan, sehingga sifat yang menguntungkan akan dimiliki oleh bakteri yang diinfeksi. Contoh : DNA virus disambung dengan gen manusia yang mengontrol sintesis antitoksin. 2. Melemahkan bakteri patogen Jika DNA virus lisogenik menyerang bakteri patogen, maka bakteri tersebut tidak akan menjadi berbahaya lagi. Ini karena DNA bakteri tersambung profag. 3. Memproduksi vaksin Patogen yang dilemahkan akan menjadi vaksin yang berfungsi untuk merangsang pembentukan antibodi

terhadap patogen tersebut.

2. Tabel peranana virus yang merugikan : (SKOR 20) No. 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. 10. Influenza Polio Cacar Hepatitis Herpes simplex Flu burung Flu babi AIDS Demam berdarah Gondong Penyakit Virus yang Menyebabkan Virus influenza Virus Polio Virus cacar Virus A, B dan non A-non B HSV tipe 1 dan HSV tipe 2 Virus H5N1 Virus H1N1 Virus HIV Virus Dengue Virus Gondong