Anda di halaman 1dari 41

OSTEOPOROSIS

Dr. Ismail Maryanto, Sp.OT RS Orthopaedi Prof.Dr Soeharso Surakarta

Fungsi utama tulang


1. Penyokong tulang tubuh dan tempat melekat jaringan otot. 2. Melindungi berbagai alat vital dalam tubuh dan juga sumsum tulang. 3. Cadangan dan tempat metabolisme berbagai mineral terutama kalsium dan fosfat 4. Tempat pembentukan sel-sel darah.

Definition of Osteoporosis
Osteoporosis is defined as a skeletal disorder characterized by compromised bone strength predisposing a person to an increased risk of fracture. Bone strength primarily reflects the integration of bone density and bone quality.
NIH Consensus Conference 2001

Normal bone

Osteoporosis

NIH Consensus Development Panel on Osteoporosis. JAMA 285 (2001): 785-95

Osteoporosis
Terjadi karena ketidak seimbangan proses remodeling tulang, sehingga resorpsi oleh osteoclas lebih aktif dibandingkan dengan formasi oleh osteoblas.

Proses terjadinya osteoporosis

< 30 tahun

> 40 tahun

Klasifikasi Osteoprsis :
1.

2.

3.

PMO : Post Menopause Osp : Estrogen def : Feml 55-70 th ARO : Age Relatd Osp : 65-90 th Intestinal & kidney aging, osteoblas,muscle strength,activ CIO : Corticosteroid Induced Osp : Osteoclast, hyperCa uria

Gambar . Skema tulang normal dan osteoporosis

Risk factor for Osprosis


Individual/host factor : 1.ras 2.family 3.sex (Fem >Male) 4.age (Post menopause) 5.Body build(Slender, small, thin) Nutritional : 1. Ca def. 2.Alkoholic & Smoking 3.>> salt & P 4.xtreme diet : weight loss 5.vit.D def. (sunlight <<)

RF for Osprosis

Physical factor : 1.long time bedrest (excrs<<) 2.muscle paralysis (Post Stroke) 3. in exercise capacity 4. zero gravity (astronauts) Disease or drug related : 1.Post TAHBSO /ovariectomi, hypogenital 2.gastrectomi 3.Anorexia nervosa 4.steroid (asma, dermatitis)

Masalah geriatri wanita:

Osteoporosis Adipositas (penimbunan lemak) Hipertensi Hiperkolesterolemia Atherosklerosis Menurunnya Estrogen

Keluhan menurunnya estrogen :

Vasomotor : gejolak panas, vertigo Konstitusional : berdebar , migrain, nyeri otot, nyeri pinggang, mudah tersinggung Psikiastenik & Neurotik : merasa tertekan, lelah psikis, lelah somatik, susah tidur , merasa ketakutan, konflik t4 kerja. Lain2 : gangguan haid, susah kencing, libido menurun, sakit saat bersetubuh.

Diagnosis Lab. Osteoporosis

I. Petanda biokimia Formasi Tlg (Osteoblas) : Serum : 1. Alkali fosfatase total 2. Osteokalsin 3. Prokolagen I carbon dan prokolagen I N peptida

II. Petanda Resorbsi Tlg (Osteoklas)

I. URINE : 1. Piridinolin dan dioksi piridinolin 2. Ca + Hidroksiprolin urin puasa 3. Glikosida hidroksi urin 4. Pemecahan tipe I kolagen N & C telo peptida (ICTP) II. PLASMA : 1. Fosfatase asam resisten 2. Piridinolin dan dioksi piridinolin bebas 3. Pemecahan tipe I kolagen N & C telopeptida

Diagnosa densitometri radiologik


1.DEXA (Dual Energy Xray Absorptiometri) : vert, Cp humeri 2. p DEXA(Periferal) : Ant & Jari 3.SXA (Single energy Xr Absorp) : antebr. & kaki 4. QCT (Quantitative Computed Tomography) : vert.

5.pQTC : wrist 6. RA (Radiographic absorptio metry) : hand 7. DPA (Dual Photon Absorptio metry : vert, femur) 8. SPA : Single PA : antbr 9. QUS : Quantitative ultra sound : calcaneus, knee

Mencegah osteoporosis:

Asupan Ca Paparan sinar matahari UV-beta pagi dan sore Cukup aktifitas harian dan senam beban Faktor hormonal / haid Gaya hidup benar Perhatian pemakai obat tertentu

Obati osteoporosisnya dan keluhan klinis def.estrogen


1.Biphosphonat : m absorbsi tulang oleh osteoklas dengan berikatan pada perm. Tulang & menghambat kerja osteoklas dg. m produksi enzym lisosomalnya Generasi 1 : Klodronat poten 1 Gen. 2 : Alendronat pot 100 Gen. 3 : Risedronat pot 1000, Neridronat,Olpadronat,Ibandronat,Zoledronat 2. Kalsitriol : 3. Kalsitonin : 4. HRT : terapi sulih hormon (Estrogen + Progesteron or Tibolon) 5. Calsium

Yang menstimulasi pembentukan tulang :

1. HRT 2. Paratiroid hormon

Hormon estrogen :

1. estrogen konjugasi (dari kencing kuda) 2. Estradiol(E2) & (E3) 3. Tibolon : bersifat estrogenik dan progestrogenik dan Androgenic lemah 4. Fitoestrogen (Estrogen like effect) dari tanaman : isoflavon (dari produk kedelai), bengkuang, biji bunga matahari, Clover/semanggi.

Hormon Replacement Tx / Tx. Sulih hormon :

Memicu pembentukan tulang Menghambat aktivitas osteoklas Menghilangkan gejala klinis defisiensi estrogen kwalitas hidup ibu Lansia Mpertahankan arsitektur tulang

Pemicu osteoblast :

Parathyroid H Fluoroid

Penghambat osteoklas :

Biphosphonat Kalsitonin SERM (Selective Estrogen Receptor Modulator) : Raloxifen

Tx. Gabungan Osprsis :

1.HRT (Estr +Progr) 2.Risedronat (Biph) 3.Ca 4.Kalsitriol 5.Senam beban Dpt. Densitas Tulang 6 - 9,7%

Mperbaiki kwalitas hidup

88%

Kesimpulan Mencegah Osteoporosis:

Asupan Ca Rutin aktif & OR Senam beban Cukup matahari pagi & sore Cegah rokok, alkohol & malas2 Hati2 : steroid, fenitoin DM hrs kontrol

The Osteoporosis Continuum

Healthy spine
50 Menopausal
Experiencing vasomotor symptoms

Kyphotic spine

At greater risk for vertebral fracture than any other type of fracture

55+ Postmenopausal

75+ Kyphotic
At risk for hip fracture

Bagaimana mengetahui seseorang menderita Osteoporosis?


Fisik:

Patah tulang Tubuh makin pendek dan

bungkuk

Kejang otot penopang punggung


Penipisan kulit

BMD RENDAH

FRAKTUR PERTAMA

NYERI

DEFORMITAS

KECACATAN

KUALITAS HIDUP

JIKA TIDAK DICEGAH DAN DIOBATI, OSTEOPOROSIS AKAN MENYEBABKAN PENURUNAN KUALITAS HIDUP

OSTEOPOROSIS

NORMAL

STRUKTUR TULANG
SUBSTANSI ORGANIK (30%). SUBSTANSI MINERAL

SEL (2 % ) -OSTEOBLAS. -OSTEOKLAS. -OSTEOSIT.

MATRIKS ( 98 % )

-HIDROKSI APATIT (KALSIUM,FOSFOR KARBONAT), (95%)

- Mg, Ma, K,F.

KOLAGEN TIPE 1 ( 95 % )

PROTEIN NON KOLAGEN (5%) -OSTEOKALSIN. -OSTEONEKTIN. -PROTEOGLIKAN. -PROTEOLIPID -FOSFOPROTEIN.

Hubungan antara Puncak massa tulang dengan usia


Puncak massa Penurunan massa tulang tulang

Massa tulang

Laki-laki

Menopause

Perempuan

20

40

60

80

Umur ( tahun )

Bahan Makanan
25 grm 25 grm 50 grm 50 grm 20 grm 10 grm 75 grm 50 grm 25 grm 40 grm 150 grm 75 grm 50 grm 25 grm 15 grm 100 grm 10 grm 25 grm 50 grm 200 grm 80 grm 50 grm 50 grm

Kandungan Calcium (Mg)


226.00 194.25 176.50 133.50 100.00 100.00 93.00 82.50 54.75 51.60 42.00 36.75 36.50 31.25 30.00 23.00 22.70 14.50 10.00 10.00 8.00 7.00 5.50

tepung susu keju daun pepaya bayam teri segar teri nasi tahu daun singkong daun mlinjo tempe kedele murni apel mi kering kangkung kacang ijo ikan asin kering pepaya kacang kedelai kering kacang tanah terkupas+slpt ikan segar beras giling masak (nasi) roti putih ayam daging sapi

World Health Organization (WHO) Osteoporosis Guidelines

T Score
World Health Organization. Guidelines for Preclinical Evaluation and Clinical Trials in Osteoporosis. Geneva, Switzerland: World Health Organization; 1998.

16X

Fracture Risk Osteoporosis Management


8X

Relative Risk Gradient of Osteoporotic Fracture


Rel. risk = 2.0/ S.D.

4X 2X 1X
+ 1.0T 0 - 1.0T - 2.0T - 3.0T - 4.0T

- 2.5T Osteoporosis -->

Pencegahan Osteoporosis