Anda di halaman 1dari 5

INFUSION PUMP

A. DATA SPESIFIKASI - Model : ZNB XAII - Merk : ACMA - Power : 220VAC , 50Hz, 20VA - Baterai : 9,6 V - KVO rate : 1 5 ml/jam - Kelas : 1 - Tekanan rata-rata : 1 1200ml/jam - Akurasi : 3%

B. DASAR TEORI Dalam tubuh manusia hampir dari 80 % terdiri dari cairan yang apabila terjadi gangguan di dalam tubuh maka harus mendapatkan dukungan atau bantuan cairan dari luar. Pasien yang dirawat secara intensif dengan berbagai jenis penyakit yang membuat kondisi tubuh menurun sangat membutuhkan cairan tambahan untuk menggantikan cairan yang hilang. Bila cairan yang dibutuhkan tidak dapat diberikan secara oral maka dapat diberikan dengan memberikan dengan cara infus yaitu pemberian yang langsung masuk ke dalam jaringan tubuh pemberian tersebut harus disesuaikan dengan keadaan dan kebutuhan pasien oleh karena itu pemberian cairan atau zat harus tepat dan benar, yaitu jumlah cairan yang diterima pasien harus sesuai dan seimbang sehingga tubuh pasien selalu dalam kondisi stabil.

C. JENIS INFUSION PUMP Jenis pemberian infus dibagi menjadi dua macam, yaitu: Secara manual Secara otomatis a. Konstruksi dari infusion secara manual terdiri dari : - Botol penampung cairan - Slang penghubung ke pasien - Pengatur Laju aliran - Jarum penusuk ke kulit pasien. Untuk mengatur laju aliran cairan infus ke pasien dengan cara memperkuat / memperlemah tekanan antara slang dan roda pengatur pada bagian kontrol laju aliran. Semakin kuat tekanan antara slang dan roda pengatur aliran maka semakin kecil laju aliran air dan semakin lemah tekanan antara slang dan roda pengatur maka semakin cepat laju aliran.

b. Konstruksi dari infusion secara otomatis terdiri dari: - Botol penampung cairan - Slang penghubung ke pasien - Infusion Pump - Jarum penusuk ke kulit pasien

Infus secara otomatis pada intinya adalah pengaturan laju alirannya.Bagian penting pada rangkaian infusion pump adalah : Kontroller Sensor flow Kontroller adalah semua bagian elektronik yang mengatur semua setting dari flow rate, volume. Sensor flow berfungsi untuk mendeteksi laju aliran yang diberikan ke pasien. Rangkaian kontroller merupakan pusat dari seluruh kerja dari infusion pump. Setting infusion pump terdiri dari flow rate, volume diberikan ke kontroller melalui rangkaian input key, setting ini berupa nilai logic biner. Input sensor flow dan output sinyal ke motor drive adalah berupa pulsa. Motor secara otomatis akan menekan slang pada dinding sehingga laju aliran akan cepat atau lambat tergantung settingan yang diberikan. Setelah seluruh setting telah diberikan, infusion pump siap untuk distart.Setelah menerima sinyal, kontroller akan mengirim pulsa ke motor drive sehingga motor bekerja. Sensor akan mendeteksi tetesan dari botol infus dan mengirim sinyal kembali ke motor drive. Kondisi tersebut akan berulang terus sehingga cairan infus akan menetes sesuai dengan setting flow rate. Apabila sensor flow tidak mendeteksi adanya cairan maka kontroller akan mengirim sinyal alarm occlusion yang berarti cairan infus telah habis atau slang tersumbat sehingga tidak ada aliran.

D. FUNGSI Untuk mengontrol pemberian cairan infus secara elektronik. Cairan infus berupa zat-zat makanan yang diperlukan oleh tubuh, cairan tersebut diberikan karena tubuh kekurangan zat-zat tersebut.Dengan kondisi pasien yang sangat lemah, maka cairan infus tersebut diberikan melalui kulit. Jarum penyalur cairan infus ditusuk pada kulit, kemudian botol penampung cairan akan mengalirkan cairan tersebut sesuai kebutuhan.

E. PENGOPERASIAN a. b. c. d. e. Masukkan kabel listrik ke jaringan PLN 220 volt. Untuk memulai tekan tombol ON. Gantungkan botol infuse pada tempatnya dan pasang IV set nya. Pasang Drop Sensor pada center tabung IV set. ( jangan terlalu ke bawah / keatas ). Buka Clemp IV set dan biarkan cairan keluar ( Priming ), dan setelah itu tutup kembali, ( pastikan tidak ada gelembung udara pada selang IV set ). Pasang IV set ke dalam pompa infuse melalui jalur-jalur yang tepat, ( jangan terlalu ketat ). Setelah tombol ON di tekan unit akan melakukan Tests Post, tunggu beberapa detik sampai terlihat angka 20 atau 15 pada display. ( H Series khusus TOP ). Pilih jenis dan ukuran IV set yang akan digunakan dengan cara menekan tombol atau . Jika pemilihan IV set sudah benar, tekan tombol SELECT, dengan menggunakan tombol dan , tentukan jumlah cc dan dengan cara yang sama tentukan waktu cairan yag akan masuk ke pasien. Setelah Pre set selesai dilakukan, tutup pintu pada panel depan, buka clamp pada IV set. Tekan START untuk memulai proses. Jika terdengar bunyi alarm disertai tulisan DOOR OPEN, maka buka pintu dan tutup kembali kemudian tekan tombol START.

f. g.

h. i.

j. k. l.

F. PERAWATAN a. b. c. d. Cek detektor tetesan infusnya baik tidaknya Cek kabel power apakah putus atau tidak Cek baterai baik tidaknya Bersihkan selang penghubung antara infusion pump dengan cairan infus apakah tersumbat e. Kalibrasi 1 tahun sekali f. Diamkan selama 15 menit untuk persiapan penggunaannya

G. PERBAIKAN

Kerusakan Cairan infus tidak menetes

Alram berbunyi terus menerus

Detector tetesan tidak berfungsi

Penyebab Selang tersumbat Periksa pada gear dalam kemungkinan macet Pemasangan selang yang tidak benar Pemasangan selang tidak benar Penutup yang kurang rapat Detektor tetesan rusak

Solusi Bersihkan selang Perbaiki gearnya Pasang selang dengan benar Pasang selang dengan benar Tutup dengan rapat Ganti yang baru