Anda di halaman 1dari 20

APLIKASI RADIASI

Pemanfaatan teknik nuklir bidang nonenergi, kini digunakan secara luas pada bbgai sektor

Radiasi dengan berbagai sifat yang dimilikinya, selain sebagai perunut/ tracer, masih banyak lagi Manfaat yang dapat diperoleh dalam kehidupan kita.

teknologi isotop dan radiasi


telah mampu memecahkan persoalan yang dihadapi dunia di bidang pangan, mulai dari pemakaian bahan pengawet, organik polutan, formalin, mutasi bakteri, dan lain sebagainya.

Radiasi dosis rendah (1 kiloGray-kGy), dapat membunuh paling tidak 99,9 persen Salmonella pada daging ayam. Radiasi yang sama juga bisa menekan Escherichia coli dalam persentase lebih besar pada daging sapi giling.

Berdasarkan standar Codex 106-1983, REV.1-2003, sumber radiasi ionisasi yang digunakan untuk pangan a.l.: sinar gamma, sinar X (X-rays), dan elektron. Masing-masing punya takaran dosis radiasi yang berbeda. dosis maksimumnya tidak boleh lebih dari 10 kGy, kecuali jika diperlukan untuk tujuan tertentu

Radurisasi
Sn dosis rendah u/ perthnkan Kualitas mak: buah, ikan dst Stlh didinginkan 3C slm 3 mggu

Radappertisasi
Sn dosis tgi u/ daging,mak padat atau cair

Pengawetan dgn Radiasi


( streilisasi dingin)

Radisidasi
Sn dosis rendah u/ bunuh bakteri patogen

TENAGA ATOM DAN SINAR MENGIONISASI UNTUK PENGAWETAN MAKANAN


Sinar matahari = Sinar mengion

Penggunaan tng atom u/ pngwtan mak tlah dilakukan o. nenek moyang

Pemanasan dan atau penyinaran

Pisang

selai

Matikan mikroba yg biasanya busukkan mak

dendeng

karak

gereh

Nira tebu
utk kepntngn ilmiah utk kprluan makanan

diawetkan dgn sublimat

diawetkan dgn sn Gamma & naikkan pH dr 5 jd 7 (Nurtjahjo & Surjowinoto)

Stlh 29 hr: aroma nira tetap, kdr gula msh 97%

Sari: pepaya, tomat, sirsat


Pemanasan 80C Sinar Gamma

Pinandojo

Stlh 1bln: Aroma & rasa msh baik, Vit C tggal 25%, Gula tggal 60-70%

Radiasi serta isotop telah diaplikasikan antara lain guna menghasilkan bibit unggul tanaman pangan, yakni padi, gandum, kedelai, dan lain-lain

Radiasi mampu menembus biji tanaman sampai ke lapisan kromosom. Perubahan struktur akibat rasiasi dapat berakibat pada perubahan sifat tanaman dan keturunannya.

benih Mira 1, hasil kembangan teranyar Badan Teknologi Atom Nasional (Batan). Mira kepanjangan dari Mutasi . Kelebihan Mira 1 dibanding dengan padi konvensional adalah batangnya lebih kokoh sehingga tidak mudah rontok ketika terkena angin kuat. tahan terhadap hama wereng cokelat biotipe 1 dan 2, tahan terhadap penyakit bakteri hawar daun strain III.

Radiasi yang dilakukan pada tanaman pangan, lebih ditujukan untuk menghentikan sifat-sifat buruknya dan meningkatkan sifat-sifat baiknya.

TEKNIK MENCIRIKAN
(TRACER TECHNIQUE) =teknik perunutan=teknik pelacakan Metode pengunaan Radioisotop untuk menandai /labelling perubahan yg tjd (fisis/khemis/biologis) dlm suatu sistem dapat dipantau diketahui permslhnnya.

Tagging Autoradiografi Teknik mencirikan yg lain

Perunut radioaktif yang ideal:


Tidak mempengaruhi sistem yang dipelajari Identik dengan zat yang dirunut dari segi biologi dan kimia Memancarkan radiasi yang mudah dideteksi Tidak menimbulkan kerusakan pada sistem yang dipelajari ataupun senyawa perunut itu sendiri Tidak mengalami perubahan sifat selama masa pengamatan

Tagging
Mempergunakan zat r.a. sdmk rupa, ttp zat r.a. tsb tak alami perbhn btk dlm suatu reaksi fisis/ khemis/ biologis Contoh2 penggunaan:
Mengetahui tingkahlaku hewan, menentukan kerapatan populas i (CMRR), menentukan besarnya produktivitas primer perairan laut, mempelajari mekanisme fotosintesis, mempelajari ilmu pemupukan dsb.

ARKEOLOGI
Carbon-14 merupakan radioisotope dengan waktu paruh 5730 tahun dan meluruh dengan cara memancarkan partikel beta Tumbuhan atau hewan diketahui mengandung sejumlah tertentu carbon-14 dalam jaringannya dan akan mengalami penurunan secara konstan setelah mati akibat peluruhan. Sisa carbon-14 pada hewan/tumbuhan mati atau fosilnya dapat digunakan untuk mengestimasi umurnya.

Carbon Dating
Menentukan umur kayu/ tulang berdskan adanya unsur Carbon (C-14) di dlmnya

Mnrt Ruth Moore: Diantara Carbon yg diasimilasi tbhn,tdpt C-14, rata2 dg aktivitas 1,53 disintegrasi per-menit.

neutron
H CO atmosfer

C CO

fotosintesis
tanaman darat/laut food hewan herbivor & karnivor respirasi terurai respirasi terurai
CO

Autoradiografi
Visualisasi lokasi/ intensitas radioaktivitas suatu obyek pada film Zat radioaktif yg dign.kan dlm biologi mumnya: unsur2 yg keluarkan partikel berenergi rendah {H-3 (0,0189 MeV); C-14 (0,155MeV); S35 (0,166 MeV); Ca-45 (0,254 MeV)} Mnrt Fitzgerald et al : utk preparat mikroanatomi 10, dg sn X yg ditempel slm 1 hr dpt dipakai: C-14 (0,05C/g); Ca-4 5 (0,05C/g); I-131 (0,2 C/g); p-32 (0,04 C/g); Zn-65 (2,0 C/g)
Contoh : Autoradiografi daun tebu yg terserang virus Mozaiek . Cara: -daun direndam Naorthofosfat dg perunut P-32 -keringkanbawa ke ruang gelap, tempel ke film sn X -biarkan 7-15 hr cuci film autoradiogram daun tebu tervisualisasi

Bidang Hidrologi
Mempelajari kecepatan aliran sungai Menyelidiki kebocoran pipa air bawah tanah Menentukan debit air sumur yang dalam Mula-mula dilakukan pengeboran sampai mencapai air, di ujung bor ditempatkan NaCl radioaktif berhadapan dengan ini dipasang counter. Setelah ujung bor mencapai air, pintu ruang ujung bor dibuka otomatis dari atas, NaCl akan dilarutkan. Aktivitas Na-24 akan diikuti oleh counter. Besarnya debit dapat dihitung dari: Mengecilnya kadar garam kecepatan mengecilnya aktivitas zat radioaktif yang masih ada di dalam ruangan pada ujung bor.

Bidang Kedokteran
Dalam kedokteran nuklir, perunut radioaktif dikenal sebagai radiofarmaka.

bidang kesehatan dan pengobatan. Dengan isotop radioaktif, dapat dilakukan deteksi fungsi obat dalam tubuh manusia, ataupun obat itu terbentuk dalam proses, baik kimia maupun alamiah lewat tanaman.

radioisotop

radiasi

radiofarmaka
Tentukan tempat akumulasi

carrier atau vektor Seny pembawa

Misalnya Tc-99 terakumulasi pada hepar

Radiofarmaka yang ideal untuk diagnostik


Bertanda radioisotop pemancar sinar gamma murni dengan energi berkisar 100 400 keV Waktu paruh relatif pendek Stabil dlm bentuk senyawanya, setidaknya dlm penyimpanan Mempunyai distribusi in vivo yang optimum (terakumulasi pd org sasaran dlm wkt yang cepat)

Memenuhi persyaratan farmasetikal umumnya (steril, bebas pirogen, non toksik, dsb.)

Contoh radiofarmaka

Teknesium (Tc-99)

waktu paruh 6 jam energi gamma 140keV pemancar gamma murni dapat berikatan dengan berbagai bahan secara stabil tidak beracun murah dan mudah diperoleh dapat diserap jaringan (cor, hepar, pulmo)

Iodine (I-131)
dapat diserap kelenjar tiroid, hepar, encephalon

disuntikkan ke pembuluh darah untuk mendeteksi gangguan peredaran darah (penyumbatan)

Natrium (Na-24)

Xenon (Xe-133)
deteksi penyakit mata

deteksi penyakit paru

Phosphor (P-32) Ferrum (Fe-59)

untuk mempelajari eritropoeisis

RADIOIMUNOASSAY (RIA)
RIA digunakan untuk menetapkan kadar bahan biologik yang sangat kecil secara kuantitas. Teknik ini sangat peka dan sangat spesifik. Prinsip pemeriksaan RIA adalah kompetisi antara antigen (bahan biologik yang diperiksa) dengan antigen radioaktif dalam memperebutkan antibodi yang jumlahnya terbatas. Teknik yang serupa RIA adalah IRMA (Imunoradiometric Assay) , dalam teknik ini yang ditandai bukan antigennya tapi antibodi.

*Kedua teknik ini umum dipakai untuk penentuan kadar


hormon, narkotik dsb.

----terimakasih---

DIREVISI APRIL12.