Anda di halaman 1dari 7

Printer Evolution

Sustainable Manufacturing
Rama Panji Renspandy

2011 Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Printer Evolution
Perkembangan teknologi yang sangat pesat, membuat beberapa peralatan elektronik termasuk di dalamnya computer peripheral mengalami perubahan yang signifikan dari segi fungsi, desain, dan teknologi. Printer atau alat cetak, merupakan salah satu computer peripheral yang vital dewasa ini. Meskipun pada awal perkembangannya, printer diciptakan terpisah dari komputer. Sejarah Printer Teknik cetak mencetak sudah dilaksanakan secara sederhana di Cina pada abad ke-14. Inovasi orangorang Cina telah berhasil menciptakan tinta dan block printing yang berpengaruh besar terhadap tradisi tulisan. Tetapi perkembangan teknik cetak di Cina tidak sehebat dengan perkembangan yang terjadi di Eropa. Hal ini terjadi disebabkan alfabet Cina memiliki ribuan ideogram spesifik, yang sangat sukar jika diterapkan di mesin tik. Akibatnya, hampir tidak ada perubahan yang berarti dalam hal efisiensi produksi di Cina sebagaimana yang terjadi di Eropa. Pada awal abad 15, terjadi perkembangan budaya yang sangat pesat di Eropa yang menimbulkan kebutuhan akan proses produksi dokumen tulisan yang cepat dan murah. Johannes Guttenberg, seorang tukang emas dan usahawan asal Jerman, berhasil mengembangkan teknologi mesin cetak yang telah mengubah teknik mencetak secara revolusioner Di abad 21 ini teknologi berkembang dengan cepat dan tidak mengenal batas ruang dan waktu. Salah satu teknologi yang sangat bermanfaat dan di gunakan orang diseluruh dunia adalah computer. Dengan computer banyak tugas manusia yang bisa terselesaikan. Komputer sebagai alat yang membantu tugas manusia. Banyak hal yang bisa dilakukan manusia dengan computer. Salah satu prinsip yang bisa manusia ambil dari computer adalah WYSIWYG (What You See Is What You Get), apa yang terlihat (di layar monitor atau media input) adalah apa yang akan anda dapatkan. Semua itu tidak terlepas dari fungsi sebuah alat yang dinamakan Printer (Novianti, 2011). Guttenberg Press (1st Generation) Mesin cetak Guttenberg menjadi pelopor printer masal di abad 15. Johannes Guttenberg mengubah konsep percetakan yang pada saat itu sangan konvensional dan tidak fleksibel. Ia menciptakan printer generasi pertama yang disebut printing press.

Gambar 1 Guttenberg Printing Press

Printing press bekerja dengan cara memberikan tekanan pada permukaan media cetak dengan menggunakan die (cetakan) huruf yang telah dilapisi tinta. Satu pabrik percetakan pada zamannya mampu memproduksi 3600 halaman per harinya. Sejak munculnya mesin ini, produksi buku secara masal mulai dikenal di seluruh Eropa (Wikipedia, 2012).

Gambar 2 Portable Typecase

Seiring perkembangannya, mesin printing press mulai lebih efisien. Ukuran yang semakin mengecil, fleksibilitas mengganti typecase, dan produktifitas yang jauh meningkat. Guttenberg Press digantikan oleh printer Stanhope dan Koenig Press yang lebih efisien, namun memiliki teknologi yang serupa. Mesin Tik (Advance 1st Generation) Mesin tik merupakan alat cetak manual, yang mengambil prinsip kerja printing press namun dalam dimensi yang jauh lebih kecil. Setiap huruf atau angka memiliki typecase tersendiri yang terhubung langsung dengan keyboard. Tinta mesin tik berasal dari pita gulung, yang dapat diganti.

Computers Printer (2nd Generation)

Masuknya teknologi baru yakni komputer yang semakin portable dan berdimensi kecil, membuat demand terhadap alat cetak yang efisien semakin meningkat. Printer model ini berbeda dengan printing press yang berdiri sendiri (stand alone). Koneksi ke komputer dibutuhkan untuk menghasilkan gambar/teks yang muncul di layar komputer. Perkembangan printer ini dimulai oleh printer Dot-matrix, kemudian belanjut ke printer Ink Jet, dan Laser (Yusuf, 2011). a. Printer Dot Matrix Printer Dot Matrix menggunakan head printer yang bergerak bolak-balik ke depan dan ke belakang atau ke atas dan ke bawah. Cara kerjanya mirip dengan mesin ketik, di mana ada pita yang dipukul-pukul. Namun pada printer dot matrix, pita ini dipukul-pukul oleh dot matrix. Dot matrix itu sendiri adalah sebuah array dua dimensi dari kumpulan dot-dot yang dapat membentuk huruf, simbol, dan gambar.

Gambar 3 Printer Dot Matrix

Printer dot matrix pertama dikenal pada tahun 1964, pada tahun 1970, sebagian besar industri printer dot matrix dimiliki oleh perusahaan Digital dan Centronics, dan Centronics lebih memilih pasar low-end dibandingkan dengan Digital. LA30, LA36, dan Centronics 101 adalah printer dot matrix pada masa awal perkembangan printer dot matrix. pada tahun 1970-1990 printer dot matrix merupakan printer yang paling dapat diandalkan dari segi hasil dan harganya. Pada tahun 1990 mulai muncul printer dot matrix yang mendukung koneksi ke komputer menggunakan port USB.

Gambar 4 Cara Kerja Dot Matrix

Keuntungan printer dot matrix adalah harga cetaknya yang murah dan bisa mencetak pada kertas yang dapat menyalin apa yang dicetak di depannya pada kertas-kertas di belakangnya seperti yang dewasa ini sering kita lihat di supermarket. Kerugiannya, printer ini berisik dan terbatas kualitas cetaknya. b. Printer Ink-Jet Printer ink jet adalah printer yang mencetak dengan cara menyemprotkan tetesan-tetesan kecil tinta ke kertas. Printer ini bervariasi dari yang murah untuk penggunaan rumahan sampai yang harganya puluhan juta rupiah untuk penggunaan yang lebih profesional. Printer ini pertama dikembangkan secara ekstensif sejak 1950 dan printer inkjet yang dapat memproduksi citra dari komputer baru dikembangkan pada 1970 dan dikuasai oleh Epson, Hewlett-Packard, dan Canon.

Gambar 5 Printer Ink Jet

Kelebihan printer ini adalah lebih sepi dan hasil cetakannya lebih halus dan detail, namun kekurangannya tinta untuk printer ini lebih mahal, berjalan dengan waktu hasil cetakannya juga cepat berkurang kualitasnya, dan hasil cetakannya mudah pudar jika kena air. c. Printer Laser Printer laser menggunakan cara xerographic dalam mencetak. Jadi dengan cara menembakkan laser pada photoreceptor yang ada pada printer sehingga membentuk ion-ion negatif pada photoreceptor, lalu setelah itu, lalu head tinta dilewatkan melalui photoreceptor itu, maka karena tinta berkutub positif maka otomatis tinta hanya akan menempel pada ion-ion negatif pada photoreceptor tersebut. Setelah itu kertas tinggal dilewatkan ke photoreceptor tersebut dan otomatis akan tercetak citra yang diinginkan pada kertas. Jadi, bagian negatif pada photoreceptor yang terbentuk merepresentasikan bagian yang diisi tinta pada kertas.

Gambar 6 Printer Laser

Printer laser pertama ditemukan oleh Gary Starkweather di Xerox pada 1969. Prototipenya adalah sebuah mesin fotokopi Xerographic yang dimodifikasi. Printer laser warna memiliki cara kerja yang lebih kompleks karena selain memiliki lebih dari satu skema photoreceptor, juga harus tepat alignment antar warnanya. Eco Printer (3rd Generation) Printer saat ini seringkali menjadi sumber masalah pemborosan kertas. Hal ini dikarenakan hasil cetak tidak dapat dengan mudah didaur ulang (recycle). Oleh karena itu, printer-printer pada generasi ini lebih mengedepankan fleksibilitas hasil cetakan. a. Pencil Print Pencil print merupakan printer ramah lingkungan yang menggunakan pensil sebagai cartridgenya. Selain itu, printer ini juga mampu menghapus kertas yang telah dicetak dengan cara memasukkannya secara terbalik (reverse) (Beautiful Life).

Gambar 7 Pencil Print

b. UV Print Memiliki prinsip kerja yang sama seperti Pencil Print, akan tetapi sudah tidak menggunakan pensil dan penghapus sebagai cartridge-nya. Segala proses percetakan dan penghapusan menggunakan cahaya Ultra Violet (UV) (Wired, 2011).

Gambar 8 UV Printer

References
Beautiful Life. (n.d.). Retrieved March 2012, from http://www.beautifullife.info/industrial-design/ecoprinter-concept/ Novianti, E. (2011, October 10). Retrieved March 2012, from http://emilianovianti.wordpress.com/2011/10/10/sejarah-dan-cara-kerja-printer/ Wikipedia. (2012). Wikipedia. Retrieved from http://en.wikipedia.org/wiki/Johannes_Gutenberg Wired. (2011). Wired. Retrieved March 2012, from http://www.wired.com/gadgetlab/2011/01/ecoprinter-uses-erasable-ink/ Yusuf, M. (2011, September 23). Retrieved 2012, from http://ruangchupa.wordpress.com/2011/09/23/sejarah-dan-cara-kerja-berbagai-tipe-printer/