Anda di halaman 1dari 2

NAMA NPM TUGAS

JANTUNG

: DEWA GEDE SIDAN PRADNYANDITA : 07700004 : MEKANISME NODAL TISSUE TERHADAP KONTRAKSI

Perangsangan Sendiri Serat-Serat Nodus Sinus Karena tingginya konsentrasi ion natrium di dalam cairan ekstraselular, demikian juga dengan muatan listrik negative di dalam serat-serat nodus sinus yang sedang beristirahat, ion - ion natrium yang bermuatan positif di bagian luar serat biasanya akan cenderung masuk ke dalam. Lebih lanjut, serat-serat nodus yang beristirahat memiliki jumlah saluran dalam jumlah sedang yang sudah terbuka terhadap ion natrium. Oleh karena itu, masuknya ion - ion natrium bermuatan positif menyebabkan peningkatan potensial membrane. Jadi potensial istirahat secara perlahan lahan akan meningkat di antara dua denyut jantung. Saat potensial mencapai ambang batas voltase sebesar kira kira -40 milivolt, saluran kalsium-natrium menjadi aktif, sehingga menyebabkan ion kalsium dan natrium masuk dengan cepat, dan menimbulkan potensial aksi. Oleh karena itu, pada dasarnya, sifat pembocoran dari serat serat nodus sinus terhadap ion ion natrium menimbulkan perangsangan sendiri.

Ujung serat serat nodus sinus bersatu dengan serat serat otot atrium di sekelilingnya, dan potensial aksi yang berasal dari nodus sinus akan menjalar keluar dan masuk ke dalam serat serat ini. Dengan cara inilah, poensial aksi menyebar ke seluruh massa otot atrium dan akhirnya ke nodus A-V. Kecepatan konduksi di dalam otot atrium kira kira 0,3 m/detik. Biarpun begitu, konduksi dalam beberapa berkas serat otot atrium yang kecil dapat lebih cepat. Salah satu dari berkas ini, disebut pita antar atrium anterior (anterior interatrial band), berjalan sepanjang dinding anterior atrium menuju ke atrium kiri dan menjalarkan impuls jantung dengan kecepatan kira kira 1 m/detik. Selain itu, ada tiga berkas kecil lain yang melalui dinding atrium dan berakhir di nodus A-V, yang menjalarkan impuls jantung dengan kecepatan yang sama. Ketiga jalur tersebut jalur internodus anterior, nedia, dan posterior. Impuls menyebar dengan kecepatan sedang melalui atrium, tetapi impuls tersebut diperlambat lebih dari 0,1 detik di dalam berkas A-V, sebelum muncul pada berkas A-V septa ventrikel. Sekali impuls masuk kedalam berkas A-V septa ventrikel, impuls dengan cepat menyebar melewati Bundle Of His kemudian melalui serat serat purkinje menuju ke seluruh permukaan endokardium ventrikel. Selanjutnya impuls tersebut sekali lagi menyebar dengan kecepatan yang lambat melalui otot ventrikel menuju ke permukaan epikardium.