Anda di halaman 1dari 9

KLINIK DOKTER KELUARGA FAKULTAS KEDOKTERAN UNIV.

MUHAMMADIYAH PALEMBANG

CATATAN MEDIS
UMUM / DEWASA
Nama Alamat : Ny.Murniwati (L/P) No. RM : 138 : Jl. Musi 3 No. 1817 Nama KK : Tn. H. Mazrial RT. 004 RW. 007 Kel. Siring Agung, Kec. Ilir Barat 1, Palembang

Tanggal kunjungan pertama kali : 1 Mei 2013 Nama pembina keluarga pertama kali : Maria Ulfa, S.Ked NIM pembina keluarga pertama kali : 70 2008 003 Tanggal 4 Mei 2013 7 Mei 2013 I. Warna Merah muda Merah muda Paraf Pembimbing Keterangan dr. Yulia. dr. Yulia.

KARAKTERISTIK DAN DEMOGRAFI KELUARGA A. IDENTITAS KK DAN PASANGANNYA Nama Kepala Keluarga : Tn. Mazrial Nama Pasangan : Ny. Murniwati Umur : 60 tahun Umur : 53 tahun Jenis Kelamin : Laki-laki Jenis Kelamin : Perempuan Agama : Islam Agama : Islam Pendidikan : Strata 1 Pendidikan : SMA Alamat Lengkap : Jl. Musi 3 No. 181. RT. 004 RW. 007 Kel. Siring Agung, Kec. Ilir Barat 1, Palembang Bentuk keluarga : Extended family (keluarga besar) B. DAFTAR ANGGOTA KELUARGA (Seluruh anggota keluarga yang tinggal dalam satu rumah) Keduduka L/ Umur Pendi No. Nama n dalam P (tahun) dikan Keluarga 1 Tn. Mazrial Ny, Murniwati Martabaya Mutiara Kepala keluarga Istri Anak Anak L P L P 60 53 32 22 S1 SMA S1 SMA

Pekerjaan

Ket.

Pegawai Negeri Sipil IRT Tidak bekerja Mahasiswa

Telah meninggal Hipertensi -

2 3

C. GENOGRAM

60 Thn

53 Thn

Tanggal pembuatan : 7 Mei 2013 Keterangan : : laki-laki

: perempuan

: laki-laki telah meninggal

: perempuan telah meninggal

: perempuan dengan hipertensi

= pasien

: riwayat laki-laki dengan hipertensi

: riwayat perempuan dengan hipertensi

II.

IDENTIFIKASI FUNGSI-FUNGSI KELUARGA 1. Fungsi biologis dan reproduksi Pasien merupakan anak pertama dari 3 saudara pasangan suami istri yang telah meninggal. Pasien sudah memasuki usia lansia. Pasien sudah menikah selama 37 tahun dan dikaruniai 4 orang anak. Pasien menderita hipertensi grade I. Dahulu ayah dan ibu pasien meninggal dunia karena penyakit hipertensi dan anak pertama pasien meninggal karena hipertensi dalam kehamilan. Fungsi afektif Pasien hidup dengan anak. Hubungan anggota keluarga yang hidup seatap terjalin baik. Fungsi sosial Hubungan pasien dan tetangga baik tetapi pasien dan keluarganya jarang mengikuti kegiatan sosial yang ada dilingkungan tempat tinggalnya. Fungsi ekonomi Pemenuhan kebutuhan keluarga, pasien mengaku bergantung pada uang pensiunan suami dan kebutuhan biaya kuliah anak pasien yang ke empat dibantu oleh adik suami pasien. Kebutuhan gizi terpenuhi dengan makanan yang seimbang setiap harinya. Fungsi religius Pasien dan keluarganya menjalankan ibadahnya dengan baik. Pasien mampu shalat lima waktu. Fungsi pendidikan Pasien mendapatkan pendidikan SMA. Pendidikan keluarga baik sehingga mengerti tentang pentingnya hidup bersih dan sehat.

2. 3.

4.

5.

6.

III. IDENTIFIKASI RIWAYAT PENYAKIT KELUARGA Diketahui riwayat penyakit keturunan seperti hipertensi telah dialami ayah dan ibu penderita. Selain itu juga dialami anak pertama pasien meninggal karena hipertensi dalam kehamilan. Kemudian penyakit parkinson yang diderita suaminya yaitu Tn. Mazrial bukan merupakan penyakit turunan. IV. IDENTIFIKASI PSP (PENGETAHUAN, SIKAP, DAN PERILAKU) KESEHATAN KELUARGA A. PSP KELUARGA TENTANG KESEHATAN DASAR 1. Perencanaan Reproduksi Berdasarkan keterangan dari istri penderita, jarak kelahiran yang layak antar anak paling tidak 2 tahun agar kebutuhan tiap anak terpenuhi. Anak perempuan penderita menggunakan KB berupa suntik atau pil karena menurutnya paling nyaman digunakan. Untuk perencanaan anak dan kelahiran, biasanya didiskusikan antara suami-istri terkadang memerlukan pendapat orang lain yang lebih berpengalaman. 2. Perawatan Tumbuh Kembang Untuk perawatan tumbuh kembang, keluarga ini biasanya memeriksakan kondisi perkembangan anak ke puskesmas. Pemberian imunisasi maupun vitamin berdasarkan anjuran dokter atau bidan praktik terdekat. Semua anak disekolahkan dan diberikan kebebasan untuk membangun hubungan dengan usia sebayanya dan lingkungan sekitar.

3. Pencegahan Penyakit Kesadaran pasien dan keluarga akan pencegahan penyakit kurang baik. Hal ini dapat dilihat karena pasien berobat teratur baru 1 bulan ini setelah pasien dirawat di rumah sakit. Selain itu pasien kurang mendapat perhatian dari keluarganya mengenai penyakitnya dilihat dari setiap berobat pasien tidak didampingi keluarga. 4. Gizi Keluarga Frekuensi makan rata-rata tiap harinya mengkonsumsi nasi paling tidak 3 kali sehari dengan lauk protein hewani maupun protein nabati serta sayur-sayuran. Pemenuhan gizi keluarga tercukupi. Pasien baru mengatur pola diet hipertensi nya 6 bulan ini setelah suaminya meninggal. 5. Higiene dan Sanitasi Lingkungan Rumah yang dihuni keluarga ini terletak di pinggir jalan, ventilasi, dan pencahayaan cukup memadai. Kamar mandi dan jamban sudah ada, dikuras, dan dibersihkan 1 kali setiap minggu. Pakaian dicuci setiap 3 hari sekali. Sprei, sarung bantal, dan guling dicuci 2 minggui sekali menggunakan air kran. Saluran pembuangan langsung ke got di sekitar rumah terjaga kebersihannya. B. PSP KELUARGA TENTANG KESEHATAN LAIN 1. Penggunaan Pelayanan Kesehatan Pasien sering berobat dan meminta rujukan ke puskesmas sebagai sarana untuk mendapatkan pelayanan kesehatan. 2. Perencanaan dan Pemanfaatan Fasilitas Pembiayaan Kesehatan (Laboratorium kesehatan, dana sehat, asuransi kesehatan, jaminan kesehatan) Pemanfaatan fasilitas pembiayaan kesehatan yang biasanya digunakan berupa fasilitas Jamkesmas, dimana untuk melakukan pengobatan secara gratis di puskesmas, keluarga dapat membuat surat rujukan dari pihak kelurahan dan cukup membawa kartu Jamkesmas dan surat rujukan tersebut ke puskesmas. 3. Hal-hal lain yang Berhubungan dengan Keadaan Kesehatan Keluarga dan Anggota Keluarga -

V.

IDENTIFIKASI LINGKUNGAN HIDUP KELUARGA A. LINGKUNGAN RUMAH TANGGA (Pemukiman, fisik bangunan, air limbah, fasilitas MCK, dapur, luas rumah, dan sebagainya) DENAH RUMAH (Besar ukuran dan gambaran ventilasi serta tata ruang) 5m 5m

2m

Dapur

Kamar tidur

1m

kamar Mandi

Ruang makan Ruang tamu

3m

Kamar tidur

1m

Kamar mandi Kamar tidur Pintu masuk

3m

Ket: Lantai bawah

3m

10 m Ket : Lantai atas

PETA PETUNJUK RUMAH (dicapai dari KDK)

B. LINGKUNGAN SOSIAL BUDAYA C. LINGKUNGAN PEKERJAAN VI. DIAGRAM REALITA YANG ADA PADA KELUARGA (Menggambarkan faktor-faktor yang mempengaruhi dan dipengaruhi oleh timbulnya masalah kesehatan keluarga berdasarkan data-data yang telah dicantumkan pada No. I s/d IV Fungsi biologis

Fungsi Kesehatan

Hipertensi

Fungsi Lingkungan

VII. DAFTAR MASALAH KESEHATAN KELUARGA DAN RENCANA PEMBIAYAAN (Susunan masalah kesehatan sesuai diagram sebelumnya dan berdasarkan prioritas masalah) Masalah yang terjadi dalam keluarga Fungsi biologis - Pasien mengalami penyakit hipertensi grade I dan riwayat Hipertensi keluarga Rencana pembinaan (tujuan, materi, dan cara pembinaan) Memberikan edukasi tentang upayaupaya pencegahan dari penyakit yang diderita

No.

Sasaran pembinaan

1.

Sasaran individu - Penderita - Keluarga Cara Evaluasi - Menilai perkembangan pasien dan keluarga pada home visite ke 2 - Pasien dapat mengatasi stressorstressor yang dihadapinya dan dapat merubah perilaku hidup sehat

2.

- Pasien mempunyai kebiasaan memakan makanan dengan komposisi yang kurang sehat dan jarang berolahraga secara rutin.

- Memberikan motivasi untuk merubah pola hidup sehat dengan berolahraga dan makanan yang bergizi dan sehat

VIII. DIAGNOSIS KESEHATAN KELUARGA (Bentuk, fungsi yang terganggu, faktor-faktor yang mempengaruhi dan dipengaruhi) 1. 2. 3. 4. Diagnosis Hipertensi grade 1 Bentuk keluarga extended family dan single parent family Siklus kehidupan keluarga Family as lauching centre Fungsi keluarga yang terganggu - Fungsi biologis - Fungsi Sosial - Fungsi kemitraan keluarga kurang sehat Faktor yang mempengaruhi - Fungsi biologis dan Sosial Faktor yang dipengaruhi - Fungsi kesehatan - Kebersihan lingkungan

5. 6.

IX.

KEMUFAKATAN KELUARGA DALAM PEMBINAAN Iktikad kerjasama penanggung jawab keluarga : baik / tidak / tidak dapat dinilai Iktikad kerjasama pelaku rawat pasien : baik / tidak / tidak dapat dinilai Iktikad kerjasama pasien : baik / tidak / tidak dapat dinilai Iktikad kerjasama anggota keluarga lain : baik / tidak / tidak dapat dinilai Keterangan tambahan / catatan : baik / tidak / tidak dapat dinilai Kegiatan yang telah dilakukan diharapkan dapat terus berjalan secara mandiri untuk menunjang keberhasilan pengobatan yang sedang dilaksanakan Peran serta keluarga diharapkan dapat terus terbina dan sesama anggota dapat saling mengingatkan apabila terjadi kesenjangan satu sama lain.

X.

PEMBINAAN YANG TELAH DILAKUKAN No Tanggal Kegiatan yang Sasaran Hasil dilakukan 1 Sabtu, 4 Sambung rasa dan Pasien Didapatkan bebeapa Mei 2013 pengumpulan data keluarga hal yang dapat Pukul tentang keadaan memicu timbulnya 11.00 keluarga pasien yang penyakit pada pasien mempengaruhi dan data keluarga perkembangan yang mendukung. penyakit. Dan pola makan Anamnesis perjalanan yang tidak sehat penyakit dan pemeriksaan fisik, kelengkapan data dan menilai kondisi rumah 2 Selasa, 7 Manajemen Pasien Pasien lebih Mei 2013 komprehensif kepada keluarga memahami tentang Pukul pasien dan keluarga. panyakit yang 13.00 Memberikan konseling dideritanya dan mengenai faktor resiko dapat mengatasi Hipertensi, cara masalah menghadapi stressor psikologisnya dan pola hidup sehat