P. 1
Patofisiologi Demam, Sesak Napas Dan Batuk

Patofisiologi Demam, Sesak Napas Dan Batuk

|Views: 10|Likes:
Dipublikasikan oleh Katherine Pardede
Presentation
Presentation

More info:

Categories:Types, Presentations
Published by: Katherine Pardede on Jul 01, 2013
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PPT, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

02/27/2014

pdf

text

original

PATOFISIOLOGI DEMAM, SESAK NAPAS DAN BATUK

By : Vivi Rosari M.S 09000010 FK Nommensen

PATOFISIOLOGI DEMAM Infeksi atau peradangan Pirogen Endogen Neutrofil + Mengawali “respons dingin“ Titik patokan Hipotalamus Prostaglandin  Produksi panas . Pengurangan panas Suhu tubuh ke titik patokan yang baru = Demam .

Patofisiologi  Oksigenasi jaringan menurun  Kebutuhan oksigen meningkat  Kerja pernapasan menigkat  Rangsangan pada sistem saraf pusat  Penyakit neuromuskuler .

Bronkus dan trakea begitu sensitif sehingga tiap benda asing atau penyebab iritasi lain memulai refekls batuk. menyebabkan efek berikut : . Disana rangkaian kejadian automatis dicetuskan oleh sirkuit neuron medula oblongata.PATOFISIOLOGI BATUK Refleks batuk penting untuk kehidupan kerena batuk merupaka cara jalan ke paru dipertahankan bebas dari benda asing. Impuls aferen berasal dari jalan pernapasan. terutama melalui nervus vagus ke medula oblongata.

Udara diinspirasi Epligotis dan pita suara menutup Otot perut berkontraksi kuat Udara dalam paruparu meledak keluar Pita suara dan epligotis terbuka lebar Tekanan paruparu .

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->