Anda di halaman 1dari 18

ASKEP KELUARGA DENGAN ANAK USIA SEKOLAH

KELOMPOK 3

KELUARGA
Keluarga

adl sekumpulan orang yg dihubungkan o/ ikatan perkawinan, adopsi, kelahiran yg bertujuan menciptakan dan mempertahankan budaya yg umum, meningkatkan perkembangan fisik, mental. Emosional, sosial dr tiap anggota keluarga (Duval, 1972) Keluarga dengan anak sekolah adl keluarga dengan anak pertama/ anak selanjutnya memasuki usia sekolah yaitu ketika anak memasuki masa pubertas sekitar umur 5-13 tahun. ( Duvall 1985)

TAHAP PERKEMBANGAN KLG. IV


Bersosialisasi

Mempertahankan hubungan pernikahan.


Meningkatkan hubungan terbuka antara anggota

keluarga. Keluarga sibuk dengan urusan masing-masing. Keadaan ekonomi mulai sulit untuk kebutuhan anak sekolah.

ASKEP KELUARGA DENGAN ANAK SEKOLAH


CONTOH KASUS: Keluarga Tn.Ha (51 th) mempunyai seorang istri bernama Ny.He (44 th) dan dikaruniai 3 anak yaitu Nn.Ar (26 th), An.Di (13 th) dan An.B (10 th). Tn.H bekerja sebagai wiraswasta dan Ny.He bekerja sebagai pegawai negeri .Anak pertama pasangan Tn. Ha dan Ny. He sudah menikah dan tidak tinggal bersamanya, tetapi tinggal di Yogyakarta dirumah suaminya. Sumber air untuk kehidupan Tn. Ha dekat dengan pembuangan air limbah yaitu kurang dari 10meter sehingga airnya tercemar dengan air limbah. Air keluarga Tn. Ha berbau, keruh dan rasanya getir. An.Di sering mengeluh sakit perut (diare) dan sering gatal-gatal, sampai-sampai berat badannya mengalami penurunan yang cukup drastis, yang awalnya 40 kg turun menjadi 36 kg. Sedangkan untuk anak terakhirnya yaitu An.H kesehatannya baik sekali, An.H berada di kelas 5 SD. Interaksi antara kedua keluarga kurang karena kesibukannya masingmasing sehingga apabila ada anggota keluarga yang mengalami masalah kesehatan, anggota keluarga yang lain tidak mengetahuinya. Ny. He mengatakan keluarga jarang berkumpul dengan anggota keluarga lain untuk saling bertukar pendapat.

PENGKAJIAN
A. DATA UMUM

Nama kepala keluarga Umur Agama Pendidikan Pekerjaan Suku / Bangsa Alamat Dusun Ngeblek Pelem

: Tn. Ha : 51 tahun : Kristen : SMP : Wiraswasta : Jawa/ Indonesia : RT 01 RW 02 Desa

PENGKAJIAN
B.RIWAYAT DAN TAHAP PERKEMBANGAN KELUARGA Tahap perkembangan keluarga Tn. H saat ini adalah berada dalam tahap IV yaitu keluarga dengan anak sekolah. Tahap perkembangan keluarga yang belum terpenuhi : Sosialisasi, interaksi dengan anggota keluarga lain.

PENGKAJIAN
C. PENGKAJIAN LINGKUNGAN Persediaan air bersih :Air bersih diperoleh dari sumur yang dialirkan melalui pompa listrik. Pembuangan sampah :Sampah-sampah rumah tangga yang ada dikumpulkan dan diangkut oleh petugas sampah. Pembuangan air limbah :Pembuangan air limbah (air sisa mandi atau keperluan keluarga) dibuang/dialirkan ke got. Jamban / WC (tipe, jarak dari sumber air):Kamar mandi dan WC menjadi satu, terletak di dalam rumah, dekat dengan dapur. Keluarga menggunakan WC jongkok dengan septic tank. Jarak septic tank jauh dari sumber air (< 10 meter). Sumber air yang digunakan adalah air sumur yang dialirkan dengan

STRUKTUR KELUARGA
Pola

Komunikasi Keluarga:Pola

komunikasi keluarga Tn. Ha adalah tertutup, sehingga jika salah satu anggota keluarga mengalami masalah kesehatan maka anggota keluarga yang lain kurang mengetahuinya. Struktur Kekuatan Keluarga:Setiap keputusan yang diambil dalam menyelesaikan masalah adalah berdasarkan keputusan sendiri tanpa dimusyawarahkan dengan keluarga.

Fungsi keluarga
Fungsi

afektif:Semua anggota keluarga saling menghormati dan menyayangi, tetapi komunikasi antara keluarga masih belum maksimal sehingga jika ada masalah anggota keluarga kurang mengetahuinya. Fungsi sosialisasi:Sosialisasi keluarga dengan masyarakat sekitar sangat baik. Mereka ikut berperan serta jika ada kegiatan-kegiatan yang diadakan di wilayahnya. Fungsi reproduksi:Tn. Ha dan Ny.He mempunyai 2 orang anak perempuan, dan memiliki 1 orang anak laki-laki Fungsi ekonomi:Fungsi ekonomi keluarga Tn. Ha termasuk cukup, karena dapat memenuhi

Lanjt..
Fungsi perawatan kesehatan
Penapisan masalah berdasarkan 5 tugas perawatan kesehatan:

Mengenal masalah kesehatan :Keluarga belum mampu mengenali

masalah kesehatan, karena komunikasi antara keluarga belum terjalin kuat. Memutuskan untuk merawat:Jika ada salah satu anggota keluarga yang sakit, anggota keluarga yang lain memutuskan untuk merawat sendiri jika masalah kesehatannya tidak gawat tetapi jika masalah kesehatannya cukup gawat dibawa ke pelayanan kesehatan (rumah sakit). Mampu merawat :Untuk masalah kesehatan yang ringan seperti flu, keluarga hanya membawa ke rumah sakit dekat rumah kemudian dirawat sendiri di rumah. Tetapi, dengan kondisi yang sudah parah baru dibawa untuk mendapatkan perawatan. Modifikasi lingkunganKeluarga belum bisa memodifikasi lingkungan yang sehat, hal ini dapat dilihat dari jarak antara pembuangan air limbah dengan sumber air yang dekat yaitu <10m dan di sebelah kanan dan dibelakang rumahnya ada kolam lele, terkadang membuat bau disekitarnya. Memanfaatkan pelayanan kesehatan yang ada: Baik, jika ada anggota keluarga yang sakit berobat ke rumah sakit.

ANALISA DATA
Tanggal 31/03/2013 Data
Ds:

Masalah

Kekurangan cairan dan elektrolit (anak Di) - An. Di mengatakan sring mengalami keluarga bpk Ha bd ketidakmampuan diare, lemah dan tidak nafsu makan keluarga memodifikasi D0: lingkungan
Tempat sumber air bersih dekat

dengan rempat pembuangan (10


meter) Terlihat lemah, pucat, mukosa bibir kering, & kulit kering

Air kel Tn. Ha berbau, keruh, dan


rasanya gentir

Lanj...
TANGGAL 31/03/2013 DATA
Ds:

MASALAH

Do:Keluarga sibuk dengan urusannya masing - masing

Resiko tjd konflik pd keluarga bpk ha bd Ny. He mengatakan keluarga jarang ketidakmampuan berkumpul. keluarga mengenal masalah kesehatan

PENSKORAN DIAGNOSA PRIORITAS


ASKEP ANAK USIA SEKOLAH PRINT.docx

DIAGNOSA KEPERAWATAN
Gangguan keseimbangan cairan dan elektrolit (

anak Di) keluarga bapak Ha b/d ketidakmampuan keluarga memodifikasi lingkungan. Resiko terjadi konflik pd keluarga bpk ha bd ketidakmampuan keluarga mengenal masalah kesehatan

INTERVENSI
Dx : kekurangan cairan dan elektronik ( anak Di) keluarga bapak Ha b/d

ketidakmampuan keluarga memodifikasi lingkungan. Tujuan jangka panjang : Keluarga mampu memahami penyebab terjadinya diaere pada An. Di dan keluarga dapat memelihara lingkungan bersih Tujuan jangka pendek : setelah dilakukan kunjungan di keluarga, maka keluarga mampu: Menyebutkan bahayanya jika mengalami gangguan keseimbangan cairan dan elektrolit Menjelaskan penyebab terjadinya penyakit diare, dan sanitasi lingkungan yang baik, serta pentingnya kebersihan lingkungan. Kreteria hasil : Kebersihan lingkungan terpelihara dengan baik, Diare teratasi, Pengetahuan keluarga bertambah

INTERVENSI DX. 1

Intervensi Berikan HE tentang nutrisi, dan kebersihan lingkungan

Cuci tangan sebelum dan sesudah makan


Tutup makanan dan minuman minuman Cuci makanan atau sayur Beri minum air putih yang banyak yang sudah di masak pada suhu 100c Jaga kebersihan diri Jaga kebersihan lingkungan : Rumah, aliran air, sampah dibuang pada tempatnya dan tutup Makan makanan yang sehat dan bergisi Berikan HE tentang sanitasi air yang baik.

Jarak dari sumber pencemaran min. 10 M


Lantai dengan radius 1 M dari atas permukaan tanah kedap air Dinding sumur kedalaman 3 M dari atas permukaan tanah kedap air Bibir sumur kedap air Saluran pembuangan air kedap air.

EVALUASI
Evaluasi hasil: Setelah dilakukan tindakan

bagaimana hasilnya. Apakah tindakan tersebut ada hasil yang memuaskan seperti; diare berkurang, interaksi anatara keluarga berjalan optimal.

TERIMAKASIH