Anda di halaman 1dari 11

ASUHAN KEPERAWATAN IBU W DENGAN GASTRITIS PADA KELUARGA BAPAK N DI RT 04 RW XI KELURAHAN PASIR KUDA KECAMATAN BOGOR BARAT KOTA

BOGOR I. Pengkajian Keluarga A. Data Umum 1. Nama kepala keluarga : Bpk.N 2. Umur : 40 Tahun 3. Jenis Kelamin : Laki laki 4. Agama : Islam 5. Pendidikan : SMA 6. Pekerjaan : PNS 7. Alamat : Bojong Menteng RW XI RT 03 kelurahan Pasir Kuda. 8. Tanggal Pengkajian : 23 April 2010 9. Komposisi Keluarga : Nama Jenis kelamin Umur Hub. Keluraga Pendidikan Pekerjaan Ny. W Perempuan 39 tahun Isteri SMA IRT An. S Perempuan 16 tahun Anak SMA Pelajar An. R Laki-laki 13 tahun Anak SMP Pelajar An. A Laki-laki 2 tahun Anak Balita 10. Genogram Keterangan : : Laki Laki : Perempuan : Laki Laki Meninggal : Perempuan Meninggal : Klien : Garis Hubungan Keluarga : Garis Perkawinan : Garis Keturunan 11. Tipe keluarga Tipe keluarga Bapak I. adalah tipe keluarga inti yang terdiri dari suami, istri dan anak 12. Suku bangsa Ibu W mengatakan bahwa keluarganya berasal dari suku sunda. Bahasa sehari hari yang digunakan oleh keluarga Ibu W adalah bahasa sunda, walaupun terkadang menggunakan Bahasa Indonesia. Di dalam keluarga tidak ada budaya yang dapat mempengaruhi kesehatan. 13. Status sosial ekonomi keluarga Ibu W mengatakan bahwa penghasilan yang terima dari suaminya sebesar Rp60.000,- / per hari, jika di jumlah perbulan pendapatan yang di berikan dari suaminya adalah Rp1.800.000,- dengan biaya perincian perbulannya yaitu: Biaya makan per bulan : Rp 600.000,-

Biaya pendidikan : Rp 300.000, Biaya listrik : Rp 100.000, Biaya Air : Rp 80.000,14. Aktivitas dan rekreasi keluarga Ibu W mengatakan bahwa untuk memenuhi kebutuhan rekreasi, keluarga hanya menonton TV sambil berbincang bincang dan membereskan rumah serta terkadang berkumpul dengan keponakannya. 15. Pola kebiasaan sehari hari a. Pola Makan Keluarga Ibu W biasa makan 2 3 x sehari dengan menu yang bervariasi. Seperti nasi, sayur (kangkung dan bayam) tahu, tempe dan lauk pauk seadanya dan minum kurang lebih 8 9 gelas/ hari. b. Pola Istirahat dan Tidur Ibu W mengatakan dirinya tidur sekitar pukul 22.00 WIB dan bangun sekitar pukul 04.30 WIB, sedangkan anak pertama, kedua tidur sekitar jam 21. 00 WIB. Penyakit Gastritis yang dialam Ibu S tidak mengganggu istirahatnya pada malam hari. c. Pola Eliminasi Ibu W mengatakan dirinya dan keluarga biasa BAB 1 sampai 2 kali sehari dan BAK 3 4 kali sehari. d. Personal Hygiene Ibu W mengatakan dirinya dan keluarga mandi dan gosok gigi 2 x sehari dan keramas 3 hari sekali. e. Pola Aktivitas Ibu W mengatakan bahwa aktivitas pada pagi hari yaitu mencuci pakaian, memasak dan membereskan rumahnya. Dan pada hari minggu, rabu dan kamis Ibu S mengikuti pengajian yang ada di daerah RT XI. B. Riwayat Tahap Perkembangan Keluarga 1. Tahap perkembangan keluarga saat ini Tahap perkembangan keluarga Bapak I saat ini adalah tahap perkembangan dengan usia dewasa 2. Tahap perkembangan keluarga yang belum terpenuhi Tahap perkembangan keluarga yang belum terpenuhi adalah An I belum menikah 3. Riwayat keluarga inti Ibu W mengatakan menderita penyakit gastritis semenjak Ibu W mempunyai anak yang pertama sering telat makan. Jika dalam keluarga menderita sakit Ibu W membawanya ke Dr Praktik di sekitar rumahnya. 4. Riwayat keluarga sebelumnya Ibu W mengatakan bahwa apabila lambungnya terasa sakit beliau selalu meminum parutan kunyit yang di campur madu. Dalam anggota keluarga bapak N tidak ada yang memeiliki riwayat penyakit keturunan seperti Hipertensi, DM, dll .

C. Pengkajian Lingkungan 1. Karakteristik Rumah. Ibu W mengatakan rumah yang di tempatinya adalah rumah milik sendiri. Rumah tersebut ditempatinya sudah 3 tahun sebelumnya keluarga bapak N bertempat tinggal di Loji, bentuk rumah permanen dengan dinding tembok .dengan luas tanah 120 m, dan luas bangunan 100 m. Denah rumah : F G E D C B A Keterangan : A : Ruang Tamu B : kamar tidur an S dan R C : Kamar Tidur Ibu W D : Dapur E : Kamar Mandi F : dapur G : Gudang 2. Karakteristik tetangga dan komunitas Tetangga dan masyarakat di sekitar tempat tinggal Keluarga Bapak N menganut budaya dan adat istiadat sunda. Dengan tetangga terjalin kerukunan dan komunikasi yang baik 3. Mobilitas geografis keluarga Ibu W dan keluarga sebelumnya bertempat tinggal di Loji dan sekarang tinggal menetap di rumah yang mereka tempati sekarang 4. Perkumpulan keluarga dan interaksi dengan masyarakat Ibu W dan keluarga selalu berinteraksi dengan tetangga dan masyarakat sekitar. 5. Sistem pendukung keluarga Ibu W mengatakan bahwa hanya uang penghasilan suaminya yang dijadikan sebagai penopang hidup keluarganya. D. Struktur Keluarga 1. Pola komunikasi keluarga Ibu W mengatakan bahwa keluarganya selalu berkomunikasi dengan baik. Termasuk bila ada masalah yang dihadapi dalam keluarga. 2. Struktur kekuatan keluarga Ibu W mengatakan jika ada masalah. Keluarga selalu bermusyawarah, tetapi keputusan ada pada bapak I sebagai kepala keluarga. 3. Struktur peran a. Bapak N : berperan sebagai kepala keluarga dan sebagai pencari nafkah dalam keluarganya untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. b. Ibu W : Sebagai isteri dan ibu bagi anak anaknya d. Anak : Mengambil nilai positif dari orang tua, menghormati orang tua dan berbakti kepada orang tua serta membantu bapak N untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari khususyna untuk anak. 4. Nilai dan norma budaya Semua anggota keluarga Ibu. W beragama Islam dan menganut norma-norma yang terkandung dalam agama tersebut. Dalam keluarga Ibu. W tidak mempunyai pantangan-pantangan atau keyakinan yang bertentangan dengan kesehatan. E. Fungsi Keluarga

1. Fungsi afektif Keluarga Bapak N selalu saling mengasuh, mengasah dan mengasihi antara sesama anggota keluarga. 2. Fungsi sosial Keluarga Bapak N selalu mengajarkan dan menekankan bagaimana cara berperilaku sesuai dengan ajaran agama dan adat-istiadat dalam kehidupan sehari hari di rumah dan lingkungan tempat tinggalnya. Ibu W selalu mengajarkan anaknya untuk selalu berinteraksi dengan sopan santun dan selalu menghormati orang yang lebih tua. 3. Fungsi perawatan kesehatan a. Mengenal Masalah Kesehatan Ibu W mengatakan tidak tahu tantang penyakitnya hanya mengetahui itu adalah magh yang di tandai dengan perutnya nyeri dan kembung. Ibu W juga mengatakan tidak pernah pantang dalam makan atau minum apalagi beliau sangat gemar sekali minum kopi. b. Mengambil Keputusan Untuk Mengatasi Masalah Keshatan Bila ada masalah kesehatan yang dialami oleh keluarga, anggota keluarga yang lain mencoba mengobati denganmembeli obat warung, bila di rasakan tidak mengalami perubahan keluarga segera membawa anggota keluarga yang sakit ke Dr praktik yang ada di daerahnya. c. Kemampuan Keluarga Merawat Anggota Keluarga Dengan Gastritis Keluarga mengatakan tidak mengetahui bagaimana cara merawat Ibu W dengan Gastritis, selama ini hanya memberikan perhatian dan dukungan saja serta berdoa untuk kesembuhan Ibu W. d. Kemampuan keluarga Memodifikasi Lingkungan Keluarga mampu membuat suasana menjadi tenang, lingkungan rumah tertata rapi sesuai tempatnya sehingga menurunkan resiko cedera dan kondisi rumah yang cukup bersih. e. Kemampuan Keluarga Memanfaatkan Fasilitas Kesehatan Ibu W sangat memanfaatkan fasilitas kesehatan yang ada, beliau sering datak ke pos bindu yang di adakan oleh puskesmas Pancasan, dan ibu W jika anggota keluarganya mengalami sakit, ibu W membawa anggota keluarganya ke tempat fasilitas kesehatan yang terdekat. 4. Fungsi Reproduksi Ibu W mengatakan sudah tidak KB lagi karena sudah tidak menstruasi sebelumnya ibu W menggunakan alat kontrasepsi suntik. Ibu W mempunyai tiga orang anak, dua orang laki-laki dan satu orang perempuan 5. Fungsi Ekonomi Dalam keluarga Ibu W sumber penghasilan berasal dari suami dan anak yang pertama. F. Stress dan Koping Keluarga 1. Stressor jangka pendek Ibu W mengatakan bila terasa sakit beliau segera menyiapkan kunyit parut yang di campur madu .

2. Kemampuan keluarga berespon terhadap masalah Ibu W mengatakan khawatir kepada anaknya yang bungsu karena pergaulan anak sekarang yang sering menyalahi aturan. 3. Strategi koping yang digunakan Ibu W mengatakan hanya berpasrah diri kepada Allah SWT, dan berdoa agar cepat disembuhkan dari penyakit yang dideritanya. G. Harapan Keluarga Ibu W berharap bisa meningkatkan derajat hidup keluarganya dan derajat kesehatannya sehingga dapat hidup sejahtera dan ingin memiliki rumah sendiri. 1. Pemeriksaan Fisik No Jenis Pemeriksaan 1 Tanda tanda vital Bapak N Kesadaran Composmentis Tekanan darah 130/80 mmHg. Nadi 72 x/menit. Respirasi 20 x/menit. Ibu W Kesadaran Composmentis Tekanan darah 110/70 mmHg. An. S Kesadaran Composmentis Tekanan darah 100/70 mmHg. An. R Kesadaran Composmentis Tekanan darah 100/70 mmHg.

Nadi 70 x/menit. Nadi 72 x/menit. Nadi 70 x/menit. Respirasi 22 x/menit. Respirasi 20 x/menit. Respirasi 20 x/menit.

Kepala

Thorax dan fungsi pernapasan Pemeriksaan

Suhu 360C. Suhu 36,5 0C. Suhu 36 0C. Suhu 36 0C. Kulit kepala tidak Kulit kepala Kulit kepala tidak Kulit kepala tidak ada lesi dan tidak tidak ada lesi dan ada lesi dan tidak ada lesi dan tidak ada benjolan. Mata tidak ada ada benjolan. ada benjolan. Mata tidak anemis, benjolan. Mata Mata tidak tidak anemis, telinga tidak ada tidak anemis, anemis, telinga telinga tidak ada serumen, fungsi telinga tidak ada tidak ada serumen, fungsi pendengaran baik, serumen, fungsi serumen, fungsi pendengaran baik, hidung tidak ada pendengaran pendengaran baik, hidung tidak ada sekret, fungsi baik, hidung hidung tidak ada sekret, fungsi penciuman baik, gigi tidak ada sekret, sekret, fungsi penciuman baik, gigi tampak kuning, fungsi penciuman baik, tampak bersih, mukosa bibir penciuman baik, gigi tampak mukosa bibir lembab lembab. gigi tampak bersih, mukosa sedikit bersih, bibir lembab mukosa bibir lembab Dada simetris, Dada simetris, Dada simetris, Dada simetris, frekuensi napas frekuensi napas frekuensi napas frekuensi napas 20 20x/menit, bunyi 18x/menit, bunyi 18 x/menit, bunyi x/menit, bunyi paru paru normal. paru normal. paru normal. normal. Tidak tampak ictus Tidak tampak Tidak tampak Tidak tampak ictus

jantung

cordis, ictus cordis ictus cordis, ictus ictus cordis, ictus cordis, ictus cordis teraba pada ICS 5. cordis teraba cordis teraba pada teraba pada ICS 5. pada ICS 5. ICS 5. Pemeriksaan Abdomen tampak Abdomen Abdomen tampak Abdomen tampak abdomen datar dan lunak, tampak datar dan datar dan lunak, datar dan lunak, bising usus 8 lunak, bising bising usus bising usus 8 x/menit. usus 9 x/menit. 8x/menit. x/menit. Kulit Kulit teraba hangat, Kulit teraba Kulit teraba Kulit teraba hangat, turgor kulit elastis hangat, turgor hangat, turgor turgor kulit elastis kulit elastis kulit Ekstremitas atas Ekstremitas atas dan Ekstremitas atas Ekstremitas atas Ekstremitas atas dan dan bawah bawah tampak dan bawah dan bawah bawah tampak normal, tidak ada tampak normal, tampak normal, normal, tidak ada edema, fungsi tidak ada edema, tidak ada edema, edema, fungsi pergerakan baik fungsi fungsi pergerakan pergerakan baik pergerakan baik baik 1. I. PERUMUSAN DIAGNOSA 1. A. Analisa Data

No. 1. 2.

Data Data Subjektif :

Diagnosa Keperawatan Kurang pengetahuan ibu S b.d ketidakmampuan Ibu W mengatakan tidak mengetahui anggota keluarga mengenal apa yang dimaksud dengan Gastritis, ibu W masalah kesehatan hanya mengatakan bila perutnya nyeri, kembung, itu adalah magh. Resiko tinggi nyeri b.d ketidak mampuan keluarga Ibu W mengatakan makannya setelah merawat anggota keluarga dengan gastritis terasa laper saja Ibu W mengatakan tidak pernah sarapan pagi Ibu W mengatakan sebelum sarapan sudah meminum kopi Ibu W mengatakan minum kopi dilakukannya rutin setiap hari 2 gelas perhari. Data Onjektif : Tanda-tanda Vital :

TD

: 110/70 mmHg

Nadi : 70 x/menit Suhu : 36,50C RR : 22 x/menit

Data Subjektif : Saat dikaji Ibu W mengatakan minggu kemarin perut saya terasa nyeri (maghnya kumat lagi) Ibu W mengatakan perut saya terasa kembung. Ibu W mengatakan bila perutnya terasa sakit ibu tidak bisa melakukan apa-apa. Ibu W mengatakan tidak mengetahui apa yang dimaksud dengan Gastritis, ibu W hanya mengatakan bila perutnya nyeri, kembung, itu adalah magh. Data Objektif : TD Nadi Suhu RR Tanda-tanda Vital : : 120/80 mmHg : 70 x/menit : 36,5 0C : 22 x/menit

1. B. Skoring 1. Kurang pengetahuan ibu W b.d ketidakmampuan anggota keluarga mengenal masalah kesehatan No. 1. Kriteria Sifat masalah Perhitungan 3/3 x 1 Skor 1 Pembenaran Masalah kurang pengetahuan yang di alami oleh Ibu S sudah terjadi Kemungkinan masalah untuk

2.

Ancaman kesehatan Kemungkinan 2/2 x 2

masalah dapat diubah Sebagian

3.

Kemungkinan masalah dapat dicegah Cukup Menonjolnya masalah Berat harus segera ditangani Jumlah

2/3 x 1

2/3

4.

2/2 x 1

diubah mudah karena dengan pemberian pendidikan kesehatan, kesadaran keluarga untuk mencegah tekanan darah tinggi Dengan mendidik dan memotivasi juga melatih keluarga merawat Ibu S secara benar. Kemungkinan masalah dapat dicegah. Masalah kurang pengetahuan harus segera ditangani untuk mencegah komplikasi yang lebih berat

4 2/3

1. Resiko tinggi nyeri b.d ketidak mampuan keluarga merawat anggota keluarga dengan gastritis No. 1. Kriteria Sifat masalah Perhitungan 2/3 x 1 Skor 2/3 Pembenaran Masalah resiko dapat menjadi aktual jika tidak segera ditangani. Kemungkinan masalah untuk diubah mudah karena dengan pemberian pendidikan kesehatan, kesadaran keluarga untuk mencegah gastritis Cukup, masalah gastritis dapat diatasi dengan pengobatan rutin

2.

Tidak/kurang sehat Kemungkinan 2/2 x 2 masalah dapat diubah Mudah

3.

Kemungkinan masalah dapat dicegah Cukup Menonjolnya masalah Masalah berat, harus segera ditangani Jumlah

2/3 x 1

2/3

4.

2/2 x 1

Masalah harus segera ditangani untuk mencegah komplikasi yang lebih berat.

3 4/3

1. II. DIAGNOSA KEPERAWATAN KELUARGA 1. Kurang pengetahuan ibu W b.d ketidakmampuan anggota keluarga mengenal masalah kesehatan

2. Resiko tinggi nyeri b.d ketidak mampuan keluarga merawat anggota keluarga dengan gastritis 1. III. RENCANA TINDAKAN KEPERAWATAN ( Terlampir ) IV.IMPLEMENTASI DAN EVALUASI Tanggal. No. Dx Sabtu, 1. 24 April 1. 2010 1. Minggu, 25April 2010 Rabu, 28 April 2010 Implementasi Evaluasi Paraf Membina hubungan S : saling percaya Mengucapkan salam Keluarga menjawab Memperkenalkan salam dan mengerti diri dan menjelaskan atas tujuan yang tujuan diberikan serta Melakukan menjawab salam pengkajian masalah petugas kesehatan kesehatan yang dihadapi keluarga O : Melakukan pemeriksaan fisik Keluarga tampak percaya kepada Mengevaluasi petugas kesehatan pengkajian membuat Keluarga merasa kontrak waktu untuk senang dengan melaksanakan TUK kedatangan petugas 1 Menjelaskan kesehatan pengertian gastritis Menjelaskan A: penyebab tanda dan gejala gastritis Masalah teratasi

Mengevaluasi TUK P : 1 Mendiskusikan Lanjutkan Intervensi dengan keluarga bagaimana cara Klien : keluarga merawat anggota dapat mmemahami keluarga yang kedatangan petugas terkena penyakit kesehatan gastritis Perawata : kontrak Menanyakan kepada waktu untuk keluarga tentang melanjutkan TUK 1 rencana keluarga

untuk mengatasi S: gastritis Mengajarkan pada keluarga cara mengompres perut dengan air hangat menggunakan botol

Keluarga mengatakan sudah mengerti tentang gastritis, penyebab, tanda dan gejala gastritis

O:

Keluarga dapat menjawab pertanyaan tentang pengertian gastritis Keluarga dapat menyebutkan 3 dari 4 penyebab gastritis Keluarga dapat menyebutkan 2 dari 4 tanda dan gejala gastritis

A: Masalah teratasi P: Lanjutkan intervensi

Klien : keluarga dapat memahami tentang penyakit gastritis Perawat : kontrak waktu untuk TUK 2

S:

Keluarga mengatakan jika Ibu S sakit, ibu Sminum obat yang dibeli di apotek

atau ke dokter Ibu Smengatakan ingin cepat sembuh Keluarga dapat merawat anggota keluarga yang sakit gastritis

O:

Keluarga dapat memutuskan untuk membawa Ibu S periksa ketempat berobat terdekat Keluarga dapat merawat anggota yang sakit Keluarga dapat melakukan cara mengompres perut dengan ir hangat

A: Masalah teratasi P:

Klien : dapat memahami bila ada anggota keluarga yang sakit maka segera dibawa kefasilitas kesehatan Perawat : kontrak waktu untuk TUK 3, TUK 4, TUK 5.

About these ads