Anda di halaman 1dari 104

Computer & Communication Laboratory

Laboratorium Computer & Communication STT Telkom Jl. Telekomunikasi (Gedung E.108) Dayeuhkolot - Bandung 40257, Indonesia Telp : (022) 7564108 #2296

Koordinator Laboratoria : Ida Wahidah, ST., MT

Asisten Laboratorium C&C Koordinator : Daru Prasusetyo Divisi Praktikum Randi Waranugraha Muhmilatul Hulwa Budi Setiyawan Fauzan Baskoro Divisi Administrasi Wahyu Sukmana Murty Anita Sari Apriyani Thomhert Suprapto Siadari Chrisnanda Nugrahita Arqom Alif Hamidhi Divisi Hardware & Software Heri Purwanto Bruury Sri Rochmat E. Mulya Erik Hidayatulloh Periode 2006 /2007 Adham Somatrie, Hanif Ashar Al Fajari, Dyah Mei Sulistyowati, Mellynda Agustin, Ayu Catur Wulandari, Ika Puspitasari, Yasin Al Kusosi, Andi Wirawan

Computer & Communication Laboratory

Laboratorium Computer & Communication STT Telkom Jl. Telekomunikasi (Gedung E.108) Dayeuhkolot - Bandung 40257, Indonesia Telp : (022) 7564108 #2296

TATA TERTIB PELAKSANAAN PRAKTIKUM PEMOGRAMAN KOMPUTER D3

1. Kelengkapan Praktikum Kelengkapan praktikum Pemograman Komputer D3 meliputi : kartu praktikum, modul dan seragam lengkap (tidak boleh pakai jeans dan tidak harus memakai sepatu). Bila salah satu dari kelengkapan tersebut tidak dipenuhi, maka praktikan tidak dibenarkan ikut praktikum dan praktikan tersebut dinyatakan gugur modul bersangkutan 2. Pelaksanaan Praktikum Praktikum dimulai pada waktu yang telah ditentukan. Shift I : 13:00-15:30 Shift II : 15:30-18:00 Kehadiran Praktikan datang 15 menit sebelum praktikum dimulai. Keterlambatan kurang dari 20 menit, diijinkan mengikuti Tes Awal dengan sisa waktu yang tersedia. (tidak ada penambahan waktu untuk mengerjakan Tes Awal) Praktikan yang terlambat lebih dari 20 menit tidak diijinkan mengikuti praktikum. Praktikan hanya boleh membawa modul, jurnal, alat tulis dan dua lembar kertas ke area praktikum, selebihnya diletakkan di tempat tas yang tersedia. Kartu yang dibawa praktikan diserahkan dan wajib ditandatangani hanya oleh seorang asisten yang menjaganya saat itu. Praktikan dilarang : a. Meninggalkan ruangan tanpa seizin asisten. b. Berbicara tidak sopan pada asisten. c. Merokok, makan dan minum. d. Melakukan praktikum dengan tidak tertib. e. Tidur saat pelaksanaan praktikum Saat waktu shalat fardhu tiba, praktikan yang muslim wajib menghentikan praktikum dan meninggalkan ruangan untuk menunaikan shalat. Praktikan wajib membuat catatan data hasil praktikum untuk dipertanggungjawabkan pada akhir praktikum modul tersebut. Praktikan yang telah menyelesaikan praktikum dapat meninggalkan laboratorium setelah asisten memastikan bahwa seluruh peralatan beserta komponennya telah dalam keadaan rapi dan bersih dan diberi izin untuk meninggalkan ruangan. 3. Komponen Penilaian Praktikum 3.1 Tugas Pendahuluan Tugas Pendahuluan harus dikerjakan dalam kertas ukuran A4 tulis dan harus dikumpulkan serentak pada waktu yang telah ditentukan. Tugas Pendahuluan bersifat tidak wajib. 3.2 Test Awal/Akhir

Computer & Communication Laboratory

Laboratorium Computer & Communication STT Telkom Jl. Telekomunikasi (Gedung E.108) Dayeuhkolot - Bandung 40257, Indonesia Telp : (022) 7564108 #2296

Test Awal/Akhir dapat berupa lisan ataupun tulisan, tergantung kepada kebijaksanaan asisten 3.3 Prosentase penilaian Tugas Pendahuluan Test Awal Praktikum Jurnal : : : : 20% 15% 40% 25%

3.4 Jurnal praktikum merupakan salah satu syarat kelulusan praktikum. 3.5 Syarat Kelulusan. Nilai rata-rata praktikum lebih besar sama dengan 60. 4. Lain lain Pertukaran jadwal praktikum paling lambat 1 hari sebelum praktikum bersangkutan dengan mengisi form tukar jadwal serta ditandatangani oleh asisten jaga. Tugas Pendahuluan ditulis tangan dengan rapih. Cover Tugas Pendahuluan harus diketik. Cover harus memuat Nama, NIM, Group, Tanggal Praktikum dan Tanggal Pengumpulan . Semua data pada cover harus benar dan lengkap. Hal lain yang masih belum ditetapkan dalam tata tertib ini akan ditetapkan kemudian.

Mengetahui, Koordinator asisten labotarium Computer & Communication

Daru Prasetyo (111030105)

Hardware

HARDWARE
Tujuan Praktikum : 1. Mengetahui sejarah perkembangan komputer 2. Mengetahui hardware dari PC 3. Mengetahui fungsi dan tugas hardware dari PC 1. Perkembangan Generasi Komputer

Generasi Tahun I

Hardware

Software -Hanya dapat menggunakan bahasa mesin

Keterangan -Belum ada sistem operasi -Sistem Terpusat -Ukurannya fisik besar

1946-1959 -Menggunakan tabung hampa untuk sirkuitnya

II

1959-1965 -Menggunakan transistor untuk sirkuitnya -Kapasitas memori utama cukup besar

-Dapat dibuat dengan bahas pemprograman tingkat tinggi misalnya Fotran

-Belum ada system operasi. -Mulai muncul fungsi system operasi -Ukuran fisik lebih kecil dari generasi I.

III

1965-1970 -Menggunakan IC (Integrated Circuits) 1970-

-Sudah dapat multiprogramming

-Sudah ada system operasi -Sistem terpusat

IV

-Menggunakan LSI (Large Scale Integrated Circuit) -PC -Jaringan Komputer

-User Friendly Software

-Sistem tersebar

Laboratorium C&C 2007

Hardware 2. CPU dan Kontrol Control Unit Tugas dari control unit antara lain adalah a. Mengatur dan mengendalikan alat-alat input dan output b. Mengambil instruksi-instruksi dari memory utama

Arithmatic dan Logic Unit (ALU) Tugas utama dari ALU adalah: a. Melakukan perhitungan aritmatika yang terjadi sesuai dengan instruksi program b. Melakukan operasi aritmatika seperti pertambahan, pengurangan dan lain-lain.

Register Tugas utama dari register antara lain: a. Tempat penyimpanan kecil yang mempunyai kecepatan tinggi b. Untuk menyimpan instruksi dan data yang sdang diproses oleh CPU

Processor a. Processor generasi pertama o Intel 8088 o Intel 8086 b. Processor generasi kedua o Intel 80286 c. Processor generasi ketiga o Intel 80386DX o Intel 80386SX d. Processor generasi keempat o Intel 80486DX o Intel 80486SX o Intel 8046DX2 dan 80486DX2 OverDrive o Intel 80486DX4 dan 80486DX4 OverDrive o Intel AMD 5x86 (80486DX5)

Laboratorium C&C 2007

Hardware o Cyrix 5x86 (M1sc) e. Processor generasi kelima o Intel Pentium (P5 / P54C) o Intel Pentium with MMX Technology (P55C) o Cyrix 6x86 (M1) o AMD K5 (K5 / 5k86) f. Processor generasi keenam o Intel Pentium Pro (P6) o Intel Pentium II (Klamath) o AMD K6 o Cyrix 6x86MX (M2)

3. Motherboard Mother Board (mobo) adalah tempal menempelnya otak komputer dan piranti komputer lainnya. Otak komputer disebut Processor. Selain processor, di mobo terdapat pula berbagai elemen vital yang menggerakkan komputer seperi BIOS (basic input-output system), memory, interface untuk media simpan (harddisk atau floppy disk), port serial dan pararel, slot-slot ekspansi, serta pengendalian-pengendalian lain yang

diperlukanuntuk mengatur periferal-periferal standard. Semua pernik itulah yang menghubungkan mobo dengan piranti lain sehingga komputer bisa bekerja selayaknya orang waras. Konektor Keyboard Ada dua tipe konektor yang menghubungkan mobo dengan keyboard. Satu adalah konektor serial, sedangkan satu lagi adalah konektor PS/2. Konektor serial atau tipe AT berbentuk bulat, lebih besar dari yang model PS/2 punya, dengan lubang pin sebanyak 5 buah. Sementara, konektor PS/2 memiliki lubang pin 6 buah dan berdiameter lebih kecil separuh dibanding model AT.

Laboratorium C&C 2007

Hardware Port Pararel dan Serial Pada tipe AT, port serial dan pararel tidak menyatu dalam satu mobo tetapi disambungkan melalui kabel. Jadi, di mobo tersedia pin untuk menancapkan kabel. Fungsi port pararel bermacam-macam, mulai dari menyambungkan komputer dengan printer, scanner, sampai dengan menghubungkan komputer dengan periferal tertentu yang dirancang menggunakan koneksi port pararel. Port serial biasanya digunakan untuk menyambungkan dengan kabel modem atau mouse. Ada juga piranti lain yang bisa dicolokkan ke port serial. Dalam mobo tipe ATX, port pararel dan serial sudah terintegrasi dalam mobo, sehingga kita tidak perlu menancapkan kabel-kabel yang merepotkan. Konektor Power Konektor pwer adalah pin yang menyambungkan mobo dengan power supply dicasing sebuah komputer. Pada mobo tipe AT, casing yang dibutuhkan tipe AT juga. Konektor tipe AT terdiri dari dua bagian, dimana dua kabel dari power supply akan menancap disitu. Pada tipe ATX, kabel power supply menyatu dalam satu header yang utuh, sehingga kita tinggal menancapkannya di mobo. Kabel ini terdiri dari dua kolom sesuai dengan pin di mobo yang terdiri atas dua larik pin juga. Ada beberapa motherboard yang menyediakan dua tipe konektor power, AT, dan ATX. Kebanyakan mobo terbaru sudah bertipe ATX. Konektor Floppy dan IDE Konektor ini menghubungkan mobo dengan piranti simpan permanen seperti floppy disk atau harddisk. Konektor IDE dalam sebuah mobo biasanya terdiri dari dua, satu adalah primary IDE dan yang lainnya adalah secondary IDE. Konektor primary IDE menghubungkan mobo dengan primary master drive dan piranti secondary master. Sementara, konektor secondary IDE biasanya disambungkan dengan piranti-piranti untuk slave seperti CD-ROM dan harddisk slave. Bagaimana menyambungkan pin dengan kabel? Mudah sekali. Pita kabel IDE memiliki tanda strip merah pada salah satu sisinya. Strip merah tersebut menandai, sisi kabel berstrip merah ditancapkan pada pin bernomor satu di konektornya. Bila menancap terbalik, piranti yang terpasang tidak akan dikenali

Laboratorium C&C 2007

Hardware oleh komputer. Hal yang sama berlaku untuk menyambungkan kabel floppy dengan pin di mobo. Socket Memori Juga ada dua tipe socket memori yang kini beredar di masyarakat komputer. Memang ada juga socket terbaru untuk Rambus-DRAM tetapi sampai kini belum banyak pengguna yang memakainya. Socket lama yang masih cukup popular adalah SIMM. Socket ini terdiri dari 72 pin modul. Socket yang kedua memilki 168 pin modul yang dirancang satu arah. Kita tidak mungkin memasangnya terbalik, karena galur di mobo sudah disesuaikan dengan socket memori tipe DIMM. Socket atau Slot Processor Terdapat beberapa tipe colokan untuk menancapkan processor kita. Model paling lama adalah ZIF (Zero Insertion Force) socket 7 atau popular dengan istilah socket 7. Socket ini kompatibel untuk processor bikinan intel, AMD, atau Cyrix. Biasanya digunakan untuk processor modul lama (sampai dengan generasi 233 MHz). Ada lagi socket yang dinamakan Socket 370. Socket ini mirip dengan socket 7 tetapi jumlah pinnya sesuai dengan namanya, 370 biji. Socket ini kompatibel untuk processor bikinan intel. Sementara AMD menamai sendiri dengan istilah Socket A, dimana jumlah pinnya juga berbeda dengan socket 370. Istilah A digunakan AMD untuk menunjuk merk proseccor Athon. Untuk keluarga proseccor intel Pentium II dan III, slot yang digunakan disebut dengan slot 1, sementara mobo yang menunjang proseccor AMD menggunakan slot A untuk jenis slot yang seperti itu. Baterai CMOS Baterai ini berfungsi untuk memberi tenaga pada mobo dalam mengenali konfigurasi yang terpasang, ketika dia tidak atau belum mendapatkan daya dari power supply. Bios (Basic Input/Ouput System) Chip memori ini berfungsi untuk mengendalikan interaksi hardware dan software tanpa adanya bios ini komputer sehebat apapun akan tetap bodoh.

Laboratorium C&C 2007

Hardware

Slot Ekspansi Terdapat dua tipe slot ekspansi yakni tipe PCI da ISA. PCI (Periferal Komponen Interconnect) merupakan slot yang dirancang berdasarkan Standard Interest Group. Sementara ISA(Industry Standard Architecture) merupakan slot yang pertama kali dikembangkan oleh IBM AX . Macam-macam Slot EISA (Extended Industry Standard Architecture) AGP (Accelerated Graphics Port) USB (Universal serial Bus) AMR (Audio Modem Riser) CNR (Communication and Networking Riser) Chipset Chip-chip yang menjadi jembatan aliran data antara subsistem sebuah PC, mengarahkan aliran data tersebut, dan menentukan piranti apa saja yang didukung oleh mobo tersebut. Biasanya terdapat dua chip utama dalam sebuah mobo: chip morthbridge yang mengontrol aliran data dari processor, port AGP, dan memori utama system. chip southbridge yang mengontrol aliran data dari bus PCI, interface harddisk, dan piranti eksternal lainnya. Clock Speed Istilah ini mengacu pada kecepatan dari sebuah processor. Biasanya menunjukkan kecepatan eksternal dari processor tersebut. Clock Ratio Sebuah nilai yang bila dikalikan dengan FSB akan menghasilkan angka clock speed dari sebuah processor.

Laboratorium C&C 2007

Hardware

Itulah bagian-bagian terpenting dalam mobo. Jika kita ingin mendalaminya lebih jauh disarankan untuk membuka kotak CPU sehingga jika akan tau, mana bagianbagian yang dijelaskan diatas. Kalau kita ingin mengganti atau menambah suatu komponen, tinggal kita tancapkan dan jalankan (Plug and Play). Hampir semua komponen komputer sekarang sudah bersifat Plug and Play.

4. Bus Bus merupakan jalur data di dalam mobo yang menghubungkan semua komponen didalam CPU dengan processor secara manual, tetapi untuk saat ini processor sudah dapat diset secara otomatis pada bios.

5. FSB (Front Side Bus) FSB merupakan bus utama yang menghubungkan processor dengan memori fisik atau RAM -Random Access Memory (baik RDRAM, SDRAM, EDORAM), processor dengan slot AGP (Accelerator Graphics Port).

6. Sistem Memory Berfungsi untuk menyimpan data dan program. Jenis-jenis memory: ROM (Read Only Memory) Memori ini hanya dapat di baca. EPROM (Erasable ROM) Memori ini ROM yang dapat dihapus dan diprogram ulang RAM (Random Access Memory) Memori yang digunakan untuk menunggu proses selama proses tersebut dieksekusi. SRAM (Static RAM) RAM ini dapat menampung data tanpa External Refresh selama power/energi masih tersupply pada sirkuit. DRAM (Dynamic RAM) RAM yang hanya menampung data jika hanya diakses secara kontinyu oleh Refresh Circuit. FPM (Fast Page Mode) RAM DRAM ini lebih baik dan sedikit lebih cepat dibandingkan DRAM konvesional. EDO (Extended Data Out) Lebih cepat dibandingkan FPM

Laboratorium C&C 2007

Hardware SDRAM (Shynchonous DRAM) Memori yang didesign untuk membaca dan menulis dari memori dalam burst mode (latency setelah pembacaan dan penulisan data). DDR SDRAM (Double Data Rate SDRAM) Memori ini lebih cepat dibandingkan dengan SDRAM. DR DRAM (Direct Rambus DRAM) Dasar dari memori ini adalah Rambus Memory Channel.

7. Storage (Media Penyimpanan) Contoh-contoh media penyimpanan: Harddisk

Saat sebuah sistem operasi mengirimkan data kepada hard drive untuk direkam, drive tersebut memproses data tersebut menggunakan sebuah formula matematikal yang kompleks yang menambahkan sebuah bit ekstra pada data tersebut. Bit tersebut tidak memakan tempat: Di kemudian hari, saat data diambil, bit ekstra tersebut memungkinkan drive untuk mendeteksi dan mengkoreksi kesalahan acak yang disebabkan oleh variasi dari medan magnet didalam driver tersebut. Kemudian, drive tersebut menggerakkan head melalui track yang sesuai dari platter tersebut. Waktu untuk menggerakkan head tersebut dinamakan "seek time". Saat berada di atas track yang benar, drive menunggu sampai platter berputar hingga sector yang diinginkan berada di bawah head. Jumlah waktu tersebut dinamakan "drive latency". Semakin pendek waktu `seek` dan `latency`, semakin cepat drive tersebut menyelesaikan pekerjaannya.

Laboratorium C&C 2007

Hardware Saat komponen elektronik drive menentukan bahwa sebuah head berada di atas sector yang tepat untuk menulis data, drive mengirimkan pulsa elektrik pada head tersebut. Pulsa tersebut menghasilkan sebuah medan magnetik yang mengubah permukaan magnetik pada platter. Variasi yang terekam tersebut sekarang mewakili sebuah data. Membaca data memerlukan beberapa proses perekaman. Drive memposisikan bagian pembaca dari head di atas track yang sesuai, dan kemudian menunggu sector yang tepat untuk berputar di atasnya. Saat spektrum magnetik tertentu yang mewakili data Anda pada sector dan track yang tepat berada tepat di atas head pembaca, komponen elektronik drive mendeteksi perubahan kecil pada medan magnetik dan mengubahnya menjadi bit. Saat drive tersebut seleai mengecek error pada bit dan membetulkannya jika perlu, ia kemudian mengirimkan data tersebut ada sistem operasi.

Keuntungan : 1.Dapat mennyimpan memori yang besar 2. Harga relatif murah 3. Permanen 4. Trasfer data berkecepatan tinggi 5. Mudah diakses

Kerugian Disket

: 1. Pengaksesan relatif rendah.

Disket memiliki satu atau lebih piringan . Ketika disket dimasukkan dalam drive piringan Akan berputar dengan kecepatan tinggi antara 40-1000 putaran per detik. Sama hal dengan pembacaan karakter, kira-kira dapat membaca 800.000 karakter perdetik. Pada saat pembacaan/penulisan head berada diatas permukaan disket, yang mana permukaannya dilapisi bahan magnetic.

Laboratorium C&C 2007

Hardware

Keuntungan: 1. Mudah dibawa 2. Harga relatif murah

Kekurangan : 1. Kapasitas penyimpanan kecil. 2. Transfer data lambat. Flash Disk Flash Disk adalah salah satu alat penyimpanan data yang memiliki kapasitas penyimpanan yang jauh lebih besar dari pada disket. Ada banyak macam kapasitas Flash Disk antara lain: 128MB, 256Mb, 512MB, 1GB, 2GB, dll. Semakin besar kapasitas, maka harga cenderung akan semakin mahal. CD

Informasi/data direkam diatas piringan CD-ROM sebagai suatu deretan lekuk(pits) mikroskopis yang dicapkan dalam sebuah piringa polikarbonat. Panjang lekuk-lekuk tidak sama. Deretan lekuk tersebut disimpan dalam suatu spiral tunggal seperti pada piringan hitam lama bukan dalam lingkaran-lingkaran konsentris seperti dalam suatu disket atau harddisk. Informasi yang direkam pada CD-ROM dibaca dengan menggunakan sebuah berkas laser. Berkas ini mengenai piringan dari sebelah bawah menembus subtrat polikarbonat yang trasparan, dan difokuskan pada lapisan reflektif.

Keuntungan: 1. Kerapatan penyimpanan data tinggi juga banyak. 2. Data dapat diakses dengan mudah.

Laboratorium C&C 2007

10

Hardware

Kekurangan: 1. Kecepatan akses lambat. 2. Hanya dapat dibaca MO Disk Permukaan MO disk dilapisi dengan campuran logam lathan yang mempunyai sifat feromagnetik.Lapisan ini mula-mula diberi magnetisasi yang uniform. Kalau suatu sinar laser mengenai piringan arah polarisasi berkas yang dipantulkan akan diputar sesuai dengan arah magnetisasi permukaan piringan. Untuk menganalisa arah polarisasi berkas yang dipantulkan ini, digunakan sebuah filter.Sebuah sensor dibelakang filter polarisasi mendeteksi intensitas berkas pantulan yang dapat melewati filter. Untuk menuliskan sebuah bit pada MO Disk digunakan suatu pulsa laser pendek yang kuat. Pulsa ini memanaskan permukaan piringan dilokasi yang ditentukan sampai diatas titik curie. Karena itu, magnetisasi campuran logam lanthan dilokasi itu akan hilang. Pada saat yang sama sebuah electromagnet membangkitkan suatu medan magnet yang arahnya tergantung pada nilai bit yang harus dituliskan: arah medan magnet untuk menuliskan sebuah bit 1 berlawanan dengan arah medan yang diperlukan untuk menuliskan bit 0. Informasi yang terekam dibaca dengan sebuah berkas laser yang menscan piringan. Arah polarisasi berkas yang dipantulkan dideteksi dengan menggunakan sebuah filter polarisasi dan sensor seperti diatas. Kalau berkas laser mengenai lokasi yang ditulis polarisasi berkas pantulannya akan diputar. Untuk menghapus bit yang telah dituliskan lokasi yang bersangkutan harus dipanaskan dengan sinar laser pada saat yang sama dibangkitkan suatu medan magnet dengan arah yang sesuai. Lokasi yang telah dihapus dapat ditulis ulang.

Keuntungannya:

1. Lokasi yang sudah dihapus dapat ditulis ulang. 2. Mudah dibawa

Kerugian

1. Kecepatan akses dat lebih lambat dibandingkan harddisk

Laboratorium C&C 2007

11

Hardware 8. Input/Output (I/O) Fungsi utama dari I/O : 1. Mengakomodasikan perbedaan kecepatan dan perwaktuan antara CPU dengan perangkat eksternal. 2. Mengatur beda tegangan antara satu level dengan level lainnya. 3. Melakukan konversi panjang data antara system internal komputer dengan yang diperlukan melalui I/O bus. Alat Input 1. Keyboard 2. Mouse 3. Track Ball 4. Light Pen 5. Joystick Alat Output 1.Monitor a. Monitor LCD (Liquid Crystal Display)

Sebuah teknologi layar digital yang menghasilkan citra pada sebuah permukaan yang rata (flat) dengan memberi sinar kristal cair dan filter berwarna. Hanya memakan sedikit ruang, rendah daya, dan panas yang dihasilkan lebih sedikit dibandingkan monitor CRT. Tidak ada flicker dan kedipannya sangat rendah sehingga enak dipandang berjamjam.

Laboratorium C&C 2007

12

Hardware Untuk ukuran yang sama, harga lebih mahal disbanding monitor CRT.

2. Monitor CRT

Sebuah layar analog yang menghasilkan gambar dengan cara mengiluminasikan fosfor, menggunakan tembakan sinar electron. Mampu menciptakan warna yang hidup dan mampu merender gambar dan teks yang detail. Harganya lebih murah dibandingkan monitor LCD, saingannya terdekat. Kemampuan dan designnya masih terus berkembang, dengan adanya teknologi layar datar dan tabung gambar yang lebih pendek

Laboratorium C&C 2007

13

Pengenalan Dasar-dasar Operating Sistem Windows

Pengenalan Dasar-dasar Operating Sistem Windows


Tujuan Praktikum : 1. Mengenal dasar-dasar Operating System Windows 2. Dapat menggunakan OS Windows Sistem Pada Windows 1. Welcome Screen

Saat Anda membuka windows XP yang akan Anda lihat pada tampilan awal adalah Welcome Screen untuk Windows XP seperti pada gambar di atas dimana dinner2 adalah sebuah user. Klik pada gambar sebagai tahap awal memasuki Windows XP. 2. Tampilan Desktop

Setelah meng-klik user maka kita akan memasuki sebuah tampilan desktop windows XP. Tombol Start di kiri bawah berisikan beragam program atau fasilitas yang dapat kita manfaatkan.

3. Explorer Pada Windows

1
Laboratorium Computer & Communication 2007

Pengenalan Dasar-dasar Operating Sistem Windows

Windows explorer merupakan salah satu tools explorasi yang terdapat di windows, dengan tools ini kita dapat menjelajah seluruh file yang ada di windows. Sperti terlihat pada gambar dibawah ini merupakan contoh dari explorer windows.

Pada gambar tersebut dapat dilihat seluruh drive terexplorasi. Cara cepat untuk menampilkan layar explorer dengan menekan [windows button + e key].

4. Mematikan komputer

Cara mengakhiri windows XP yang paling aman ialah a. klik Start b. klik Turn Off Computer c. Lalu akan muncul Gambar seperti diatas. d. Selanjutnya pilih Turn off dan tunggu sampai Komputer mati. 5. Sistem Properties 2
Laboratorium Computer & Communication 2007

Pengenalan Dasar-dasar Operating Sistem Windows

Pada sistem properties kita dapat melihat semua informasi mengenai komputer kita, seperti Jumlah Memory, Kecepatan Processor dan lain lain, system properties akan terlihat seperti gambar berikut ini. Cara menampilkan Sistem properties adalah klik kanan pada My Computer > pilih Properties.

6. Pengaturan Desktop

Pilih Desktop pada sistem properties untuk mengubah wallpaper sesuai selera.

7. Screen saver 3
Laboratorium Computer & Communication 2007

Pengenalan Dasar-dasar Operating Sistem Windows

Pilih Screensaver untuk memilih jenis screensaver sesuai selera. Disini kita dapat mengatur timing, image, dan animasi yang kita inginkan. 8. Taskbar Berisi seluruh aplikasi yang sedang berjalan.

9. Mengatur window pada windows

1 2 3 Pada setiap window akan mempunyai 3 tampilan tombol secara default seperti di atas dimana tiap tombol mempunyai fungsi yang berbeda. Keterangan : 1. Minimize : Mengecilkan ukuran window 2. Maximize : Memaksimalkan ukuran window hingga layar penuh 3. Close : Menutup Window 4
Laboratorium Computer & Communication 2007

Pengenalan Dasar-dasar Operating Sistem Windows

10. Icon dan Shortcut

Icon umumnya merupakan shortcut (jalan pintas) sebuah aplikasi program agar lebih mudah menjalankannya daripada mencari/mengeksplor secara manual. Umumnya program yang kita instal akan mempunyai Icon pada desktop secara otomatis. Icon dapat dihapus tanpa bermaksud menghilangkan program pada windows. 11. Resolusi Resolusi pada komputer dapat berbeda tergantung jenis Sistem Operasi yang digunakan, Driver VGA card, ukuran monitor, dll. Cara mengatur resolusi adalah diawali dengan Sistem properties. Disini dapat kita atur pula color quality (Kualitas warna).

5
Laboratorium Computer & Communication 2007

Pengenalan Dasar-dasar Operating Sistem Windows

12. Drive, File dan folder

6
Laboratorium Computer & Communication 2007

Pengenalan Dasar-dasar Operating Sistem Windows

Sesuai gambar diatas dapat diperoleh keterangan sebagai berikut : a. Drive : Partisi pada hard disk yang telah dinamai (dilabeli), contoh Local Disk (J:) b. Folder : Kumpulan group file yang dijadikan satu kelompok (satu wadah), contoh Folder Weka c. File : Data pada disk yang memiliki ekstensi contoh file : cakep.txt, Dream Theater I walk beside you.wma 13. Recycle Bin Adalah sebuah fasilitas pada Windows dimana kita dapat mengembalikan folder ataupun file yang telah kita hapus untuk dikembalikan ke tempatnya secara utuh. Icon Recycle bin dapat kita temui di desktop dengan tampilan seperti gambar berikut.

Contoh isi dari Recycle bin :

7
Laboratorium Computer & Communication 2007

Pengenalan Dasar-dasar Operating Sistem Windows

14. Control Panel

Control panel berisikan semua setingan sistem windows, hardware, dan software yang telah ada atau terinstal pada windows. Untuk mempermudah akses ke Control Panel, klik tombol Start lalu akan kita temui Control Panel.

8
Laboratorium Computer & Communication 2007

Pengenalan Dasar-dasar Operating Sistem Windows

Isi dari Control Panel adalah sebagai berikut :

15. System Information Berisikan seluruh sistem Informasi secara detai dari Windows XP yang ada dalam komputer. Cara membuka System Information : Klik Start pilih All Programs Accessories System Tools System Information.

9
Laboratorium Computer & Communication 2007

Pengenalan Dasar-dasar Operating Sistem Windows

16. Installation and Unistalling a. Installation Contoh Instalasi (Installing) sebuah aplikasi software yang bernama Adobe Acrobat Reader 5.0

b. Unistalling Merupakan proses kebalikan dari Installing. Pilih Add or Remove Programs dari Control Panel lalu akan muncul tampilan sebagai berikut. Click Remove pada Aplikasi yang dipilih untuk di-uninstall.

17. 10
Laboratorium Computer & Communication 2007

Pengenalan Dasar-dasar Operating Sistem Windows

User Account Pada Windows XP sistem account dibagi menjadi 3 bagian a. Administrator b. Limited user c. Guest Ketiganya mempunyai privilege atau wewenang yang berbeda misalnya khusus untuk a dan b, keduanya memiliki fasilitas password.

11
Laboratorium Computer & Communication 2007

Pengenalan Dasar-dasar Operating Sistem Windows

18. Help and support Disini akan dibahas seluruhnya yang berkaitan dengan Troubleshooting (Penanganan gangguan) pada sistem.

19. Device Manager Selain system properties windows juga melengkapi dengan Device Manager, dengan tools ini maka semua device atau hardware yang terdapat di komputer tersebut dipetakan dalam satu layar, device manager terlihat seperti gambar berikut.

12
Laboratorium Computer & Communication 2007

Pengenalan Dasar-dasar Operating Sistem Windows

Segala yang terkoneksi di komputer dengan Operating System Windows dapat terlihat disini. Dari VGA, Monitor, Network Adapter dan lain-lain 20 Regedit Windows juga dapat dimodifikasi dari registrinya, dengan menggunakan registri editor maka seluruh registri yang terdapat di windows akan terexplorasi, registri editor seperti ditunjukkan pada gambar berikut ini

Referensi : 1. Pengenalan Komputer, Penerbit : Andi-Yogyakarta, Informatika-Bandung 2. Pengenalan Windows XP, Penerbit : PT. Elex Media Komputindo, AndiYogyakarta 3. Dasar-dasar Windows XP, Penerbit: PT. Elex Media Komputindo

13
Laboratorium Computer & Communication 2007

Hyper Text Markup Language

HTML
Tujuan Praktikum : 1. Menguasai dasar-dasar HTMLetahui cara kerja HTML 2. Mengetahui cara kerja HTML 3. Mengetahui dan mampu menggunakan tag-tag HTML 4. Mengerti form HTML untuk menerima input dari user

World Wide Web World Wide Web (WWW) merupakan bagian dari internet yang paling cepat berkembang dan paling populer. WWW bekerja merdasarkan pada tiga mekanisme berikut: Protocol standard aturan yang di gunakan untuk berkomunikasi pada komputer networking, Hypertext Transfer Protocol (HTTP) adalah protocol untuk WWW. Address WWW memiliki aturan penamaan alamat web yaitu URL(Uniform Resource Locator) yang di gunakan sebagai standard alamat internet. HTML digunakan untuk membuat document yang bisa di akses melalui web. Browser dan Editor Browser Browser merupakan software yang di install di mesin client yang berfungsi untuk menterjemahkan tag-tag HTML menjadi halaman web. Browser yang sering di gunakan biasanya Internet Explorer, Netscape Navigator dan masih banyak yang lainya. Editor Program yang di gunakan untuk membuat document HTML, ada banyak HTML editor yang bisa anda gunakan diantaranya: Ms FrontPage, Dreamweaver, Notepad.

Pengenalan HTML Hypertext Markup Language merupakan standard bahasa yang digunakan untuk menampilkan document web, yang bisa dilakukan dengan HTML yaitu: Mengontrol tampilan dari web page dan contentnya. Mempublikasikan document secara online sehingga bisa di akses dari seluruh dunia. Membuat online form yang bisa di gunakan untuk menangani pendaftaran, transaksi secara online. Menambahkan object-object seperti image, audi, video dan juga java applet dalam document HTML.

Laboratorium Computer & Communication 2007

Hyper Text Markup Language Struktur dasar HTML HTML (Hypert Text Markup Language) merupakan bahasa pemrograman yang digunakan dalam pembuatan halaman web. Dalam penggunaannya sebagian besar kode HTML tersebut harus terletak di antara tag kontainer. Yaitu diawali dengan <namatag> dan diakhiri dengan </namatag> (terdapat tanda "/"). Sebuah halaman web minimal mempunyai empat buat tag, yaitu : <HTML> Sebagai tanda awal dokumen HTML. <HEAD> Sebagai informasi page header. Di dalam tag ini bisa diletakkan tag-tag TITLE, BASE, ISINDEX, LINK, SCRIPT, STYLE & META. <TITLE> Sebagai titel atau judul halaman. Kalimat yang terletak di dalam tag ini akan muncul pada bagian paling atas browser (pada title bar). <BODY> Di dalam tag ini bisa diletakkan berbagai page attribute seperti warna latar belakang, warna teks, warna link, warna visited link, warna active link dan lain-lain. Atribut : BGCOLOR, BACKGROUND, LEFTMARGIN & TOPMARGIN. Contoh : <BODY bgcolor="#000000" background="images/pcb.gif" text="#FFFFFF" link="#FF0000" vlink="FFFF00" alink="#0000FF"> Sebuah contoh sederhana dokumen HTML : <HTML> <HEAD> <TITLE>Halaman pembuka</TITLE> </HEAD> <BODY bgcolor="#FFFFFF" background="images/gambar1.gif" text="#FF0000"> Selamat Praktikum </BODY> </HTML> TEXT, LINK, VLINK, ALINK,

Laboratorium Computer & Communication 2007

Hyper Text Markup Language Pengaturan Teks Tag-tag di bawah ini yang biasa digunakan dalam pengaturan teks : Headers: <Hn>..</Hn> Digunakan untuk mengatur ukuran huruf pada header. "n" mempunyai nilai antara 1 - 6 atau antara <H1> sampai <H6>, dengan <H1> merupakan ukuran terbesar dan <H6> merupakan ukuran terkecil. Contoh : <H2>Tutorial Html</H2> Paragraph Baru: <P> Digunakan untuk pindah alinea atau paragraf. Tag ini bisa diberi akhiran </P> tapi juga bisa tidak diberi. Line Break: <BR> Digunakan untuk pindah ke baris baru. No Line Break: <NOBR> Bila digunakan tag ini maka teks yang panjang tidak secara otomatis pindah baris bawahnya bila baris pertama sudah terlalu panjang. Font <FONT> Untuk mendefinisikan berbagai attribut FONT, yaitu : SIZE, FACE, COLOR. SIZE: Ukuran font yang digunakan, berkisar antara 1 - 7 dengan 1 merupakan ukuran terkecil dan 7 merupakan ukuran terbesar. FACE: Jenis atau nama font. Anda bisa memilih maksimal 3 jenis font yang masingmasing dipisahkan oleh koma. Bila terdapat spasi yang terletak pada nama font maka harus digunakan tanda garis bawah ( _ ). Dalam memilih jenis font ini harus dipertimbangkan apakah font yang kita gunakan pada halaman web kita nantinya akan terdapat pada komputer pengguna yang lain (pengakses web kita). Pendeknya kita tidak usah menggunakan font-font yang bentuknya aneh-aneh, gunakan saja font standar. Tapi bila Anda ingin menggunakan font yang sedikit "aneh" Anda bisa menggunakan graphic. COLOR: Warna font, didefinisikan dengan menggunakan nilai RGB/HEX atau bisa juga langsung menggunakan nama warna (red misalnya). Contoh : <FONT SIZE=4 FACE="Verdana, Arial, Helvetica" COLOR="#FF0000">Contoh teks yang berwarna merah</FONT> Base Font: <BASEFONT> Digunakan untuk mendefinisikan "default text". Attribut sama dengan attribut FONT. Tag FONT akan mengoverwrite setting pada BASEFONT.

Laboratorium Computer & Communication 2007

Hyper Text Markup Language Contoh : <BASEFONT SIZE=2 FACE="Arial,Helvetica" COLOR="#FF0000"> Selain tag dan atribut di atas, masih terdapat lagi tag-tag yang berhubungan dengan pengaturan teks, yaitu : Perhatian : Semua tag di bawah ini membutuhkan tap penutup. <B> Bold text <I> Italic text <U> Underscore <TT> Typewriter <S> Strikeout - draws a line through the text <PRE> Preformatted Text <DFN> Definition <BLINK> Text berkedip (lebih baik jangan digunakan) <STRONG> Strong <CITE> Digunakan untuk quoting text <CODE> Monospaced font (digunakan bila Anda ingin meletakkan (memperlihatkan) kode HTML pada dokumen HTML Anda) <SAMP> Monospaced font (digunakan bila Anda ingin meletakkan (memperlihatkan) kode HTML pada dokumen HTML Anda) <KBD> Monospaced font (digunakan bila Anda ingin meletakkan (memperlihatkan) kode HTML pada dokumen HTML Anda) <BIG> Ukuran teks akan lebih besar satu ukuran <SMALL> Ukuran teks akan lebih kecil satu ukuran <SUP> Membuat tekssuperscript <SUB> membuat tekssub script <ABBREV> Abbreviations <ACRONYM> Untuk akronim <PERSON> Digunakan untuk indexing <Q> Membuat short inline quotation <VAR> Membuat variable name, selalu dalam italics.

Laboratorium Computer & Communication 2007

Hyper Text Markup Language Lists Terdapat tiga tipe list yang dapat digunakan, yaitu : Unordered Lists: <UL> Untuk membuat daftar item dengan tanda bullet. List entries didefinisikan dengan tag <LI>. Contoh : Hasil dari kode di samping adalah:

<UL> Item nomer 1 <LI> Item nomer 1 Item nomer 2 <LI> Item nomer 2 Item nomer 3 <LI> Item nomer 3 </UL> Dengan atribut TYPE Anda dapat mendefinisikan bentuk disc, circle atau square bullet point. Contoh : <UL COMPACT TYPE=square> Ordered Lists: <OL> Juga digunakan untuk membuat daftar item, dengan tiap item dapat menggunakan angka arab atau romawi. List entries juga didefinisikan dengan <LI> tag. Contoh : <OL TYPE=I> <LI> Item nomer 1 <LI> Item nomer 2 <LI> Item nomer 3 </OL> Untuk TYPE dapat juga menggunakan : 1- Default numbers, 1, 2, 3, etc. A- Huruf besar. A, B, C, etc. a- Huruf kecil. a, b, c, etc. I- Romawi huruf besar. I, II, III, etc. i- Romawi huruf kecil , i, ii, iii, etc. Definition Lists: <DL> Contoh : <DL> <DT> Item pertama. <DD> Penjelasan tentang item pertama. <DT> Item kedua. <DD> Penjelasan tentang item kedua </DL> Hasil dari kode di samping adalah : 1. Item nomer 1 2. Item nomerr 2 3. Item nomerr 3

Laboratorium Computer & Communication 2007

Hyper Text Markup Language Hasil dari kode di samping adalah : Item pertama. Penjelasan tentang item pertama. Item kedua. Penjelasan tentang item kedua

Images Images : Digunakan untuk menampilkan image atau animasi gif pada halaman web. Atribut : alt, align=(center, left, right), hspave, vspace, border, width & height Contoh : <IMG SRC="logo.gif" alt="Ini adalah logo halaman pembuka" width=200 height=100> <IMG SRC="logo.gif" hspace=10 vspace=5 align=right border=2> Links Links : Digunakan untuk membuat link ke halaman lain. Tulisan yang terletak antara <A> dan </A> akan terdapat garis bawah. Contoh : <A HREF="halaman2.html">Klik di sini</A> Untuk membuat link ke halaman lain. <A HREF="mailto:webmaster@klik-kanan.com">Klik di sini</A> Untuk membuat link pada alamat e-mail. <A HREF="#aplikasi">Klik di sini</A> Untuk membuat link ke bagian lain pada halaman yang sama. <A HREF="halamanlain.html#aplikasi">Klik di sini</A> Untuk membuat link kebagian lain pada halaman yang berbeda. <A HREF="halaman2.html"><IMG SRC="gambar.gif"></A> Untuk membuat link dengan menggunakan gambar.

Laboratorium Computer & Communication 2007

Hyper Text Markup Language Tabel Tabel sangat penting artinya dalam desain web. Karena dengan menggunakan tag table dapat dibuat halaman web yang "terbagi" menjadi beberapa kolom atau baris. T erdapat tiga tag atau elemen utama yang digunakan dalam pembuatan table : <TABLE>, <TR>, dan <TD>. Yang perlu diingat adalah bahwa tab <TR> dan <TD> harus terletak di antara tag <TABLE> dan </TABLE> <TABLE> Terdiri dari atribut :

align - perataan : rata kiri (left), tengah (center) atau kanan (right). bgcolor - warna latar belakang (background) dari tabel. border - ukuran lebar border tabel (dalam pixel). cellpadding - jarak antara isi cell dengan batas cell (dalam pixel). cellspacing - jarak antar cell (dalam pixel). width - ukuran tabel dalam pixel atau percent.

Contoh : <TABLE align="center" bgcolor="#0000FF" border="2" cellpadding="5" cellspacing="2" width="90%"> <TR> Tag ini digunakan untuk membuat baris baru (pada tabel). Terdiri dari atribut:

align - perataan : rata kiri (left), tengah (center) atau kanan (right). bgcolor - warna latar belakang dari baris. valign - perataan vertikal : top, middle atau bottom.

Contoh : <TR align="right" bgcolor="#0000FF" valign=top> <TD> Tag ini digunakan untuk membuat kolom baru pada tabel.

align - perataan background - image yang digunakan sebagai latar belakang dari kolom. bgcolor - warna latar belakang colspan - lihat gambar contoh height - ukuran tinggi cell dalam pixels. nowrap - membuat supaya isi dari kolom tetap berada pada satu baris. rowspan - lihat gambar contoh valign - perataan vertikal :top, middle atau bottom. width - ukuran kolom dalam pixel atau percen.

Laboratorium Computer & Communication 2007

Hyper Text Markup Language Contoh : <TD align="right" background="back.gif" bgcolor="#0000FF" colspan="3" height="200" nowrap rowspan="2" valign="bottom" width="300"> <table width="100" border="1" cellspacing="2" cellpadding="2"> <tr> <td bgcolor="#0000FF"> &nbsp;</td> <td bgcolor="#FFFF66">&nbsp;</td> <td rowspan="2" bgcolor="#FF3366">&nbsp;</td> </tr> <tr> <td colspan="2" bgcolor="#33CC66">&nbsp;</td> </tr> <tr> <td colspan="3" bgcolor="#FFCC99">&nbsp;</td> </tr> </table> <table width="100" border="0" cellspacing="0" cellpadding="0"> <tr> <td bgcolor="#0000FF">&nbsp; </td> <td bgcolor="#FFFF66">&nbsp;</td> <td rowspan="2" bgcolor="#FF3366">&nbsp;</td> </tr> <tr> <td colspan="2" bgcolor="#33CC66">&nbsp;</td> </tr> <tr> <td colspan="3" bgcolor="#FFCC99">&nbsp;</td> </tr> </table>

Laboratorium Computer & Communication 2007

Hyper Text Markup Language Frames 1 <FRAMESET cols="*,140"> <FRAME SRC="homepage.htm" NAME="Frame1"> <FRAME SRC="menu.htm" NAME="Frame2"> </FRAMESET> 2 <FRAMESET cols="100,*"> <FRAME SRC="homepage.htm" NAME="Frame1"> <FRAME SRC="menu.htm" NAME="Frame2"> </FRAMESET> 3 <FRAMESET rows="100,*"> <FRAME SRC="homepage.htm" NAME="Frame1"> <FRAME SRC="menu.htm" NAME="Frame2"> </FRAMESET> 4 <FRAMESET rows="*,60"> <FRAME SRC="homepage.htm" NAME="Frame1"> <FRAME SRC="menu.htm" NAME="Frame2"> </FRAMESET> 5 <FRAMESET rows="*,60"> <FRAME SRC="homepage.htm" NAME="Frame1"> <FRAMESET cols="50%,50%"> <FRAME SRC="menu.htm" NAME="Frame2"> <FRAME SRC="menu2.htm" NAME="Frame3"> </FRAMESET></FRAMESET> 6 <FRAMESET cols="*,50%"> <FRAME SRC="homepage.htm" NAME="Frame1"> <FRAMESET rows="15%,15%,70%"> <FRAME SRC="menu.htm" NAME="Frame2"> <FRAME SRC="menu2.htm" NAME="Frame3"> <FRAME SRC="menu3.htm" NAME="Frame4"> </FRAMESET></FRAMESET> 7 <FRAMESET cols="50%,50%"> <FRAMESET rows="50%,50%">

Laboratorium Computer & Communication 2007

Hyper Text Markup Language <FRAME SRC="homepage.htm" NAME="Frame1"> <FRAME SRC="homepage2.htm" NAME="Frame2"> </FRAMESET> <FRAMESET rows="50%,50%"> <FRAME SRC="menu.htm" NAME="Frame3"> <FRAME SRC="menu2.htm" NAME="Frame4"> </FRAMESET></FRAMESET> 8 <FRAMESET rows="15%,70%,15%"> <FRAME SRC="homepage.htm" NAME="Frame1"> <FRAMESET cols="15%,70%,15%"> <FRAME SRC="menu.htm" NAME="Frame2"> <FRAME SRC="menu2.htm" NAME="Frame3"> <FRAME SRC="menu3.htm" NAME="Frame4"> </FRAMESET> <FRAME SRC="homepage.htm" NAME="BIG"> </FRAMESET></FRAMESET>

Beberapa Tag-tag HTML yang sering digunakan: <!-- --> <a href> <a name> <applet> <area> <b> Memberi komentar atau keterangan. Kalimat yang terletak pada tag kontiner ini tidak akan terlihat pada browser Membuat link ke halaman lain atau ke bagian lain dari halaman tersebut Membuat nama bagian yang didefinisikan pada link pada halaman yang sama Sebagai awal dari Java applets Mendefinisikan daerah yang dapat diklik (link) pada image map Membuat teks tebal

<basefont> Membuat atribut teks default seperti jenis, ukuran dan warna font <bgsound> Memberi (suara latar) background sound pada halaman web <big> <blink> <body> <br> <caption> <center> Memperbesar ukuran teks sebesar satu point dari defaultnya Membuat teks berkedip Tag awal untuk melakukan berbagai pengaturan terhadap text, warna link & visited link Pindah baris Membuat caption pada tabel Untuk perataan tengah terhadap teks atau gambar

Laboratorium Computer & Communication 2007

10

Hyper Text Markup Language <comment> Meletakkan komentar pada halaman web tidak tidak akan nampak pada browser <div> <embed> <font> <form> <frame> <h1> ... <h6> <head> <hr> <html> <i> <img> <input> <li> <map> <nobr> <ol> <p> <pre> <script> <table> <td> <title> <tr> <u> Represents different sections of text. Menambahkan sound or file avi ke halaman web Mengganti jenis, ukuran, warna huruf yang akan digunakan utk teks Mendefinisikan input form Mendefinisikan frame

<frameset> Mendefinisikan attribut halaman yang akan menggunakan frame Ukuran font Mendefinisikan head document. Membuat garis horizontal Bararti dokumen html Membuat teks miring Image, imagemap atau an animation Mendefinisikan input field pada form Membuat bullet point atau baris baru pada list (berpasangan dengan tag <dir>, <menu>, <ol> and <ul> ) Mendefinisikan client-side map Mencegah ganti baris pada teks atau images Mendefinisikan awal dan akhir list Ganti paragraf Membuat teks dengan ukuran huruf yg sama Mendefinisikan awal script Membuat tabel Kolom pada tabel Mendefinisikan title Baris pada tabel Membuat teks bergaris bawah

<marquee> Membuat scrolling teks (teks berjalan) - hanya pada MS IE <noframes> Jika browser user tidak mendukung frame

Laboratorium Computer & Communication 2007

11

Hyper Text Markup Language Form HTML Form HTML merupakan tag yang paling penting khususnya dalam membuat aplikasi berbasis web. Form menyediakan elmen-elemen masukan yang dapat berupa textbox, checkbox, radiobutton, dan tombol. Elemen Textbox Elemen ini digunakan untuk menampilkan masukan berupa textbox yang mampu menerima masukan berupa string sebanyak satu baris. Tag yang digunakan adalah <INPUT TYPE = TEXT NAME = textbox1 SIXE = xx>

Elemen Textarea Elemen ini digunakan untuk menampilkan masukan berupa textbox yang mampu menerima masukan berupa string lebih dari satu baris. Tag yang digunakan adalah: <TEXTAREA NAME = textbox1 ROWS = xx COLS = yy> isi awal </TEXTAREA>

Elemen Checkbox Elemen ini digunakan untuk menampilkan masukan berupa pilihan dimana pengguna dapat memilih lebih dari satu pilihan Tag yang digunakan adalah: <INPUT TYPE = CHECKBOX NAME = checkbox1 VALUE = ON atau OFF>Pilihan 1

Laboratorium Computer & Communication 2007

12

Hyper Text Markup Language Elemen Radiobutton Elemen ini digunakan untuk menampilkan masukan berupa pilihan di mana pengguna hanya dapat memilih satu pilihan pada satu saat. Tag yang digunakan adalah: <INPUT TYPE = RADIO NAME = radio1 VALUE = pilihan1 CHECKED>Pilihan1 <INPUT TYPE = RADIO NAME = radio2 VALUE = pilihan2>Pilihan2 Dan seterusnya

Elemen Dropdown Elemen ini digunakan untuk menampilkan masukan berupa pilihan dimana pengguna hanya dapat memilih satu pilihan pada satu saat dan pengguna dapat melihat semua pilihan dengan menekan tombol dropdown yang tersedia. Tag yang digunakan adalah: <SELECT NAME = menu1> <OPTION VALUE = pilihan1> Pilihan1 <OPTION VALUE = pilihan2> Pilihan2 <OPTION VALUE = pilihan3> Pilihan3 </OPTION> Dan seterusnya </SELECT>

Elemen Tombol Elemen ini digunakan untuk menampilkan tombol SUBMIT untuk mengirimkan data ke pemroses server, RESET untuk mengulangi isian form, dan sebagainya.

Laboratorium Computer & Communication 2007

13

Hyper Text Markup Language Tag yang digunakan adalah: <INPUT TYPE = SUBMIT VALUE = Submit NAME = submit> untuk tombol submit <INPUT TYPE = RESET VALUE = Reset NAME = reset> untuk tombol reset.

Laboratorium Computer & Communication 2007

14

Instalasi Apache2,PHP5, Mysql4 di Windows XP

Instalasi Apache2, PHP5, MySQL4 Di Windows XP

Tujuan Pratikum: 1.Mengenal apa itu apache, php, dan mysql 2.Mengetahui cara intalasi PHP 3.Mengetahui software-software apa saja pendukung suatu web server Konvensi yang di gunakan dalam tulisan ini adalah : Apache di install di c:\apache2. Versi apache yang di gunakan adalah apache_2.0.53-win32-x86-no_ssl.msi. Program ini dapat di download di http://apache.cbn.net.id MYSQL di install di c:\mysql. Versi MYSQL yang digunakan adalah mysql-4.1.10-win32. Download di http://mysql.cbn.net.id PHP di ekstrak ke c:\php5 (namakan dengan php5 agar lebih mudah menginstal modul PEAR. Versi PHP yang di gunakan adalah php5.0.4-Win32 dengan modul PECL versi pecl-5.0.4-Win32. Download di http://id.php.net/. Document Root dari web server di tempatkan di c:\www

Laboratorium CnC 2007

Instalasi Apache2,PHP5, Mysql4 di Windows XP

Apache Folder Mysql & php5

Doc root

1. Apache 2 Langkah-langkah menginstall apache adalah: Klik dua kali file installer Apache, maka akan muncul dialog box untuk menginstal Apache.

Klik Next

Gambar 1

Laboratorium CnC 2007

Instalasi Apache2,PHP5, Mysql4 di Windows XP Klik next, untuk memunculkan dialog selanjutnya. Dialog licence Agreement.

Pilih I Accept

Klik Next

Gambar 2

Muncul Dialog Box Readme, klik next

Klik Next

Gambar 3

3 Laboratorium CnC 2007

Instalasi Apache2,PHP5, Mysql4 di Windows XP Pada dialog box ini, yg perlu di isikan adalah Network Domain : isi dengan nama domain (disini di isi dengan localhost, karena digunakan untuk stand alone pc) Server Name : isi dengan nama server, disini di isi dengan nama localhost. Administrator Email di isi dengan email, disini disini dengan admin@localhost.

Pilih for all user

Klik Next

Gambar 4 Selanjutnya akan muncul dialog box setup type, pilih yang custom, karena kita bisa memilih apa saja yang akan kita install.

4 Laboratorium CnC 2007

Instalasi Apache2,PHP5, Mysql4 di Windows XP

Pilih Custom

Klik Next

Gambar 5

- Lakukan seperti yg terlihat pada gambar

Pilih yang ini

Klik change ganti jadi c:\

Klik next

Gambar 6

Laboratorium CnC 2007

Instalasi Apache2,PHP5, Mysql4 di Windows XP Klik install buat lanjut.

Klik Install

Gambar 7 Proses installasi sedang berlangsung

Gambar 8

Laboratorium CnC 2007

Instalasi Apache2,PHP5, Mysql4 di Windows XP

Klik finish untuk mengakhiri proses instalasi

Klik Next

Gambar 9 Setelah proses instalasi selesai, lanjutkan dengan mengedit file httpd.conf yang terdapat di dalam c:\apache2\conf\httpd.conf Ada beberapa baris yang perlu di edit agar aache dapat bekerja dengan php. Rubah baris berikut ini : DocumentRoot = c:/www <Directory c:/www> Pada DirectoryIndex tambahkan index.php, sehingga menjadi DirectoryIndex index.php index.html index.html.var Tambahkan baris berikut agar Apache dapat bekerja dengan php sebagai cgi binary. ScriptAlias /php/ c:/php5/ AddType application/-x-httpd-php .php .php5 Baris ini berfungsi sebagai extension yang di gunakan dalam menyimpan sebuah file. Jika ingin memberi extension lain pada file php ganti .php atau .php5, misal dengan .xyz, maka kita harus menyimpan file php dengan extension .xyz Action application/x-httpd-php /php/php-cgi.exe SetEnv PHPRC c:/php5/ 7 Laboratorium CnC 2007

Instalasi Apache2,PHP5, Mysql4 di Windows XP

Gambar 10

Gambar 11

8 Laboratorium CnC 2007

Instalasi Apache2,PHP5, Mysql4 di Windows XP

Gambar 12

Gambar 13 9 Laboratorium CnC 2007

Instalasi Apache2,PHP5, Mysql4 di Windows XP 2. PHP 5 Extract php-5.0.4-Win32.zip dan pecl-5.0.4-Win32.zip. Copy kan folder php-5.0.4-Win32 ke c:\, ganti nama folder tersebut jadi c:\php5, kemudian copy semua file (bukan foldernya) yang terdapat di dalam folder pecl-5.0.4-Win32 kedalam folder c:\php5\ext. Pindahkan (cut) file php5ts.dll yang terdapat di dalam folder c:\php5 ke dalam folder c:\windows.

Gambar 14 Buat folder includes pada c:\php5, nantinya sebagai tempat file-file include dalam php.

Gambar 15

0 Laboratorium CnC 2007

Instalasi Apache2,PHP5, Mysql4 di Windows XP

Sekarang kita harus mengedit file konfigurasi dari php. Cari file php.ini-recommended di dalam folder c:\php5, kemudian rename file tersebut menjadi php.ini. Buka file php.ini menggunakan notepad (atau editor lainnya).

Ada beberapa baris yang perlu di edit Hilangkan = tanda titik koma di depan baris include_path

.;c\php\includes doc_root = c:\www extension_dir = c:\php5\ext

Gambar 16 Tambahkan pada baris berikut ini extension=php_mysqli.dll Baris ini berguna untuk menambahkan support modul mysql 4.1 kedalam php 5. Jika ingin mengaktifkan modul lain, maka cukup hilangkan tanda koma di depan baris tersebut, missal ingin modul grafik, maka hilangkan tanda titik koma di depan baris extension=php_gd2.dll. 1 Laboratorium CnC 2007

Instalasi Apache2,PHP5, Mysql4 di Windows XP

Gambar 17

Gambar 18

2 Laboratorium CnC 2007

Instalasi Apache2,PHP5, Mysql4 di Windows XP

Agar konfigurasi yang telah kita buat tadi dapat berjalan dengan baik maka kita perlu merestart apache nya.

[Start] Control

[All

Programs]

[Apache

HTTP

Server

2.0.53]

Apache Server] [ Monitor Apache Servers]

Klik icon Apache

Klik start/restart

Gambar 19 Sekarang iconya sudah bewarna hijau, berarti server kita sudah siap untuk di gunakan. Jika ada error saat di start atau di restart, maka coba cek kembali konfigurasi yang telah di bikin apakah telah benar.

Gambar 20 3 Laboratorium CnC 2007

Instalasi Apache2,PHP5, Mysql4 di Windows XP

Sekarang lakukan test terhadap konfigurasi tersebut, buat script berikut yang akan menampilkan informasi mengenai php yang terpasang. <?php phpinfo(); ?>

Simpan dengan nama info.php di dalam folder c:\www, kemudian buka lewat web dengan browser, ketik alamat localhost/info.php, hasilnya akan terlihat seperti pada gambar 21 dan gambar 22.

Gambar 21

Gambar 22 4 Laboratorium CnC 2007

Instalasi Apache2,PHP5, Mysql4 di Windows XP

Menginstal Application Repository.

Modul

PEAR

(PHP

Extensions

And

And

PEAR merupakan sebuah framework untuk pemrograman PHP, dengan menggunakan PEAR, maka kita tidak perlu susah-susah untuk dalam memprogram PHP, karena sangat banyak modul PEAR yang dapat kita manfaatkan (di pakai ulang dalam program kita). Misalnya modul DB merupakan framework yang digunakan dalam koneksi dengan database. PEAR dapat di download di http://id.pear.net. Dalam tutorial ini aku coba untuk menjelaskan bagaiman menginstal PEAR tanpa perlu akses internet (kecuali untuk download package PEAR-nya tentu ). Disinilah kenapa folder untuk php dinamakan php5 bukan php, karena aku pernah coba, dengan folder nama php, install PEAR nya selalu gagal. Disini akan di coba menginstal package DB-1.7.6.tgz. Masuk ke folder c:\php5\ Jalankan perintah go-pear.bat (tanpa tanda kutip).

go-pear.bat

Tekan Enter

Tekan Enter karena settingannya udah benar

Gambar 23 15 Laboratorium CnC 2007

Instalasi Apache2,PHP5, Mysql4 di Windows XP

Pada langkah berikutnya, saat ditanya Would you like to install these as well? [Y/n] : . Pilih jawaban n (tanpa tanda kutip). Karena jika kita pilih yang Y maka proses instalasi akan menuju ke servernya PEAR (ini membutuhkan koneksi internet).

Jawab : n

Gambar 24

Ketik perintah pear, untuk melihat perintah apa saja yang tersedia

Ketik : pear

Gambar 25

16 Laboratorium CnC 2007

Instalasi Apache2,PHP5, Mysql4 di Windows XP

Untuk melihat package apa saja yang telah terinstal, gunakan perintah pear list.

Ketik : pear list

Gambar 27 Untuk menginstal package DBA-1.1.tgz, copy kan file tersebut ke c:\php5. Kemudian jalankan perintah pear install DBA-1.1.tgz (tanpa tanda kutip). Jika ingin menginstall package lainnya dengan langkah yang sama, setelah instalasi dilakukan kita bisa menghapus file DBA1.1.tgz tersebut dari folder c:\php5. Untuk melihat apakah sudah terinstal gunakan perintah pear list.

Ketik : pear install DBA-1.1.tgz

Gambar 28 7 Laboratorium CnC 2007

Instalasi Apache2,PHP5, Mysql4 di Windows XP

3. MYSQL 4.1 - MYSQL merupakan sebuah database yang di pergunakan bersama dengan Apache dan PHP. Database yang digunakan adalah MYSQL 4.1. Klik dua kali file setup dari MYSQl 4.1 untuk menginstal MYSQL 4.1 ke harddisk.

Klik Next

Gambar 29

- Pilih Custom, agar kita dapat memilih feature-feature yang kita inginkan.

Pilih Custom

Klik Next

Gambar 30

8 Laboratorium CnC 2007

Instalasi Apache2,PHP5, Mysql4 di Windows XP

Lakukan sesuai dengan yang terlihat pada gambar

Pilih Yang ini

Klik Change, ganti jadi c:\mysql

Klik Next

Gambar 31

Klik Install untuk menginstal mysql ke system windows.

Klik Install

Gambar 32

19 Laboratorium CnC 2007

Instalasi Apache2,PHP5, Mysql4 di Windows XP

Pada bagian ini pilih skip , karena kita tidak ingin mebuat account ke mysql.com

Pilih Skip Sign-Up Klik Next

Gambar 33

- Klik Next Untuk Lanjut

Klik Next

Gambar 34 - Pilih Detailed Configuration

Pilih Detailed Configuration

Gambar 35

20 Laboratorium CnC 2007

Instalasi Apache2,PHP5, Mysql4 di Windows XP

Pilih Developer Machine, dan klik next

Pilih Developer Machine

Klik Next

Gambar 36

Pilih Multifunctional Database

Pilih ini

Klik Next

Gambar 37

Klik Next

Klik Next

Gambar 38

1 Laboratorium CnC 2007

Instalasi Apache2,PHP5, Mysql4 di Windows XP

- Pilih Decision Support (DSS) / OLAP

Pilih Decision Support

Klik Next

Gambar 39

Pada bagian ini aktifkan Enable TCP/IP Networking, serta biarkan Port Number tetap pada port 3306

Aktifkan option ini

Klik Next

Gambar 40

Pada bagian ini pilih Best Support For Multillingualism

Pilih ini

Klik Next

Gambar 41 2 Laboratorium CnC 2007

Instalasi Apache2,PHP5, Mysql4 di Windows XP

Aktifkan pilihan Install As Windows Service, Service Name pilih MySQL. Aktifkan juga Include Bin Direcotry in Windows Path.

Aktifkan ini

Aktifkan ini Aktifkan ini

Klik Next

Gambar 42 Masukkan password buat account root, account ini merupakan account tertinggi di MySQL, jadi pilihan Enable root access from remote machines tidak usah di aktifkan

Klik Next

Gambar 42

3 Laboratorium CnC 2007

Instalasi Apache2,PHP5, Mysql4 di Windows XP

Klik execute

Klik Execute

Gambar 43

Klik Finish untuk menyudahi proses instalasi

Klik Finish

Gambar 44

Laboratorium CnC 2007

Instalasi Apache2,PHP5, Mysql4 di Windows XP

Sekarang kita akan membuat script kecil apakah MYSQL dan PHP sudah dapat bekerja sama.
<?php $mysqli = new mysqli("localhost", "root", "12345");

yang akan menguji

if (mysqli_connect_errno()) { printf("Connect failed: %s\n", mysqli_connect_error()); exit(); } printf("Host information: %s\n", $mysqli->host_info); $mysqli->close(); ?>

Simpan dengan nama mysql.php pada folder c:\www, kemudian dari browser buka dengan cara ketik alamat localhost/mysql.php Keterangan dari Program: Yang harus di perhatikan adalah password dimana di sini di isi dengan 12345, untuk anda sesuaikan dengan password root yang dimasukkan pada waktu menginstall MySQl. Hasil dari program ini adalah seperti terlihat pada gambar 45.

Gambar 45

25 Laboratorium CnC 2007

Instalasi Apache 2Triad di Windows XP

Langkah langkah instalasi apache2triad : 1. Download software apache2triad 2. Klik icon software apache2tiad.exe 3. Klik next sampai muncul perintah untuk memasukkan password, silakan masukan password yang anda inginkan, dalam kasus ini passwordnya adalah prokom2005

Catatan : Password yang anda buat akan anda gunakan untuk koneksi php dengan database mysql nantinya dan usahakan password yang anda buat mudah untuk anda ingat.

4. Setelah itu klik next lalu pilih I agree 5. Lalu akan muncul gambar seoerti di bawah ini

Laboratorium C&C 2005

26

Instalasi Apache 2Triad di Windows XP

Ini berarti proses instalasi sedang berjalan 6. Tunggu sampai selesai, sebelum selesai akan muncul layer hitam (command prompt) yang meminta anda untuk memasukkan password, masukkan password yang di buat tadi sebelumnya

Laboratorium C&C 2005

27

Instalasi Apache 2Triad di Windows XP

7. Setelah itu akan muncul kotak dialog yang menandakan proses instalasi selesai Selesai (finish) 8. Untuk mengecek apakah software yang telah kita install berjalan dengan baik atau tidak bias mengeceknya dengan membuka browser missal internet eksporer lalu ketikkan localhost pad URLnya. Kalau muncul gambar seperi di bawah ini berarti anda telah berhasil menginstal apache2triad. Selamat mencoba

Laboratorium C&C 2005

28

MySQL

MySQL
Tujuan Praktikum 1. Mengetahui apa itu MySQl

2. Menguasai dasar dasar MySQL 3. Mengetahui dan mampu mengunakan tag tag MySQL 4. Dapat mengaplikasikan perintah perintah MySQL dalam pembuatan database 5. Dapat membuat suatu aplikasi database dengan menggunakan MySQL
MySQL adalah open source Relational Database Management System ( RDBMS ) digunakan untuk menyimpan informasi dimana user dapat melihatnya dengan cara yang berbeda. RDBMS terdiri dari suatu database, tabel, record, field, query, dan view. MySQL didasari pada Structured Query Language ( SQL ) yang menjadi standar bahasa dalam mengolah database.

I Membuat dan Menghapus Database dengan MySQL I.1 Membuat database baru mysql> create database nama_databasenya ; I.2 Menggunakan suatu database yang diinginkan mysql> use nama_databasenya ; I.3 Menghapus suatu database mysql> drop database nama_databasenya ;

II Membuat Tabel dengan MySQl II.1 Membuat tabel baru Dalam suatu database terdapat tabel yang dapat dibuat dengan menuliskan perintah di bawah ini

Laboratorium C&C 2007

MySQL mysql> Create table nama_tabel ( - > Nama_Field1 Tipe_Data(size) Null/Not Null, - > Nama_Field2 Tipe_Data(size) Null/Not Null, - > Nama_Field3 Tipe_Data(size) Null/Not Null ) ;

Keterangan dari komponen yang ada pada perintah create table:

Komponen nama_tabel Nama_Field1-3 Tipe_Data(size) nama tabel yang akan dibuat

Keterangan

nama dari masing-masing field yang ingin digunakan pada tabel ini. Minimal harus ada satu field dalam satu tabel tipe data dari masing-masing field itu (akan dijelaskan kemudian) jika dipilih Null, Field dibolehkan kosong dan Not Null, Field harus

Null/Not Null

diisikan suatu nilai. Bila keduanya tidak disebutkan akan dipilih Null

Jenis Tipe Data

Tipe Data Char(size) Varchar(size) Text longtext Int Date datetime Time

Penjelasan Dapat menyimpan sampai 255 karakter Dapat menyimpan sampai 255 karakter dan minimum 4 karakter Dapat menyimpan sampai dengan 65.535 karakter Dapat menyimpan sampai dengan 4 miliar karakter Menyimpan bilangan integer positif atau negatif, untuk bilangan negatif perlu dituliskan int unsigned Menyimpan tanggal dalam format YYYY-MM-DD Menyimpan tanggal dan waktu dalam format YYYY-MM-DD HH:MM:SS Menyimpan waktu dalam format HH:MM:SS

II.2 Primary Key

Laboratorium C&C 2007

MySQL Primary key adalah suatu field dalam suatu tabel yang secara unik mengidentifikasi suatu record atau dengan kata lain data pada sebuah field yang menjadi primary key tidak boleh mempunyai duplikasi. Mysql> Create table nama_tabel ( - > Nama_Field1 Tipe_Data(size) Null/Not Null, - > Nama_Field2 Tipe_Data(size) Null/Not Null, - > Nama_Field3 Tipe_Data(size) Null/Not Null - > Primary Key ( Nama_Field1, Nama_Field2) ) ;

II.3 Pengujian suatu tabel Dengan perintah di bawah ini, dapat menunjukkan struktur suatu tabel mysql> desc nama_tabel ;

II.4 Melihat Semua Tabel Kita dapat melihat semua tabel yang berada dalam suatu database dengan menggunakan perintah di bawah ini mysql> show tables ;

III Mengubah Tabel Dengan MySQL III.1 Mengubah tabel Untuk mengubah suatu tabel dapat menggunakan perintah ini mysql> alter table nama_tabel ; III.2 Rename tabel Sebuah tabel dapat dinamai kembali dengan menggunakan perintah ini mysql> alter table nama_tabel _lama rename nama_tabel_baru ; III.3 Menambahkan Field (kolom) ke suatu tabel Suatu tabel dapat ditambahkan sebuah kolom dengan perintah ini mysql> alter table nama_tabel add column Nama_Field Tipe_Data ;

Selain itu kolom yang baru ditambahkan juga dapat diatur letaknya, bila ingin diletakkan di awal tabel tuliskan perintah ini

Laboratorium C&C 2007

MySQL mysql> alter table nama_table add column Nama_Field Tipe_Data first ;

Jika kolom yang akan ditambahkan akan diletakkan setelah field tertentu mysql> alter table nama_table add column Nama_Field Tipe_Data after Nama_Field_tertentu ;

Sedangkan bila ingin mengubah nama suatu field beserta attributenya mysql> alter table nama_table change Nama_Field Nama_Field_Pengganti Tipe_Data ;

III.4 Menghapus kolom dari tabel Untuk menghilangkan sebuah kolom atau field dari suatu tabel mysql> alter table nama_tabel drop column Nama_Fieldnya ;

Jika diinginkan menghapus suatu tabel tertentu tuliskan perintah ini mysql> drop table nama_table ;

IV

Menggunakan Perintah SQL Insert Dengan MySQL IV.1 Penggunaan perintah insert Perintah insert digunakan untuk menginputkan nilai data pada record-record dalam suatu tabel. Komponen-komponen pada perintah insert dijelaskan pada tabel di bawah ini

Komponen Insert Into Values

Keterangan Memasukkan nilai data ke suatu tabel Untuk menentukan nama tabel tempat memasukkan data Nilai data yang dimasukkan ke field tertentu pada suatu tabel

Berikut ini perintah dasar untuk memasukkan nilai data pada suatu tabel mysql> insert into nama_tabel ( -> Nama_Field1,

Laboratorium C&C 2007

MySQL -> Nama_Field2) -> values ( -> Isi_Data1, -> Isi_Data2);

V.

Menggunakan Perintah SQL Update Dengan MySQL V.1 Penggunaan perintah update Perintah update ini dapat digunakan untuk mengganti nilai data pada record-record dalam suatu tabel. Berikut ini penjelasan komponen-komponen pada update

Komponen Update Set Where

Keterangan Menunjukkan ke tabel yang akan di-update Memasukkan nilai yang baru ke field tertentu Menentukan kriteria pembatasan record yang akan diupdate

Berikut ini perintah dasar dari update mysql> update nama_tabel -> set Nama_Field_Tujuan = Isi_Data_Baru -> where Nama_Field_Tujuan = Isi_Data_Lama;

VI Menggunakan Perintah SQL Delete Dengan MySQL VI.1 Penggunaan Perintah Delete Perintah delete ini dapat digunakan untuk menghapus nilai data pada record-record dalam suatu tabel. Berikut ini penjelasan komponen-komponen pada delete

Komponen Delete From Where

Keterangan Menghapus record-record dalam suatu table Menunjukkan tabel yang recordnya akan dihapus Menentukan kriteria pembatasan record yang akan dihapus

Berikut ini perintah dasar dari update

Laboratorium C&C 2007

MySQL mysql> delete from nama_tabel -> where Nama_Field_Tujuan = Isi_Datanya;

VII

Menggunakan Perintah SQL Select Dengan MySQL VII.1 Penggunaan Perintah Select Perintah select ini dapat digunakan untuk mendapatkan nilai record-record dari suatu database. Berikut ini penjelasan komponen-komponen pada select

Komponen Select From Where

Keterangan Mendapatkan field-field dalam suatu table Menunjukkan tabel yang berisi field tersebut Menentukan kriteria pembatasan record yang akan dikembalikan

Berikut ini perintah untuk mendapatkan semua record-record dari suatu tabel. mysql> select * from nama_tabel ;

Jika untuk mendapatkan field-field tertentu, hanya memisahkan dengan koma field yang diinginkan. mysql> select Nama_Field1, Nama_Field2 from nama_tabel ;

Pembatasan Record-record Komponen where dapat digunakan untuk membatasi record, di bawah ini merupakan operator pembanding yang tersedia dalam MySQL untuk mendapatkan record dengan menggunakan komponen where.

Operator = <> atau != < Sama dengan Tidak sama dengan Kurang dari

Keterangan

Laboratorium C&C 2007

MySQL <= > >= Like Between In Not in Kurang sama dengan dari Lebih dari Lebih sama dengan dari Digunakan untuk membandingkan nilai data Mencari nilai diantara suatu range Mencari nilai di dalam suatu list Mencari nilai yang tidak berada dalam suatu list

Berikut perintah-perintah untuk mencari data dengan menggunakan operator pembanding mysql> select * from nama_tabel where Nama_Field = nilai_data ; mysql> select * from nama_tabel where Nama_Field like nilai_data ; mysql> select * from nama_tabel where Nama_Field like S____ ; mysql>select * from nama_tabel where Nama_Field between nilai_data1 and nilai_data2; mysql> select * from nama_tabel where Nama_Field in (nilai_data1, nilai_data2) ; mysql> select * from nama_tabel where Nama_Field not in (nilai_data) ;

VII.2 Komponen Order By

Terkadang dalam memasukkan data tidak selalu berurutan dan juga adanya data tambahan di suatu waktu, agar data dapat dilihat secara berurutan sesuai dengan urutan huruf maupun angka untuk mempermudah proses analisa diperlukan komponen order by yang perintahnya mempunyai aturan sebagai berikut mysql> select * from nama_tabel order by Nama_Field_Acuan ; Atau jika diinginkan urutannya terbalik mysql> select * from nama_tabel order by Nama_Field_Acuan desc ;

VII.3 Penggabungan Tabel Dalam satu database itu terdapat lebih dari satu tabel yang masing-masing tabel memiliki spesifikasi sendiri. Terkadang data yang dibutuhkan untuk ditampilakn atau

Laboratorium C&C 2007

MySQL dianalisa berasal dari dua tabel yang berbeda. Berikut perintah dasar untuk mengkombinasikan dua tabel tersebut. mysql> select tabel1.field1, tabel1.field2, tabel2.field1, tabel2.field2 mysql> from tabel1, tabel2 mysql> where tabel1.fieldx = tabel2.fieldx ;

Pada perintah diatas akan menampilkan record keseluruhan, jika hanya diinginkan satu record saja maka baris terakhir pada perintah diatas diganti dengan baris berikut. mysql> where tabel1.fieldx = tabel2.fieldx and tabel1.field1 = isi_data ;

Mengenal Fungsi-fungsi MySQL


PHP memiliki sejumlah fungsi yang berawalan mysql_ dan digunakan untuk

mengakses database MySQL yang bagian pokoknya akan dijelaskan berikut ini.

1. Fungsi mysql_connect Fungsi ini digunakan untuk membuat hubungan ke database MySQL yang terdapat pada suatu host. Formatnya : mysql_connect (host, user, password); catatan : Host menyatakan nama host tempat MySQL berada User adalah nama user yang digunakan untuk melakukan hubungan Password adalah password milik user tersebut Contoh : $koneksi = mysql_connect (localhost, praktikan, semangat );

2. Fungsi mysql_close Ini merupakan lawan dari fungsi sebelumnya yaitu menutup hubungan dengan database MySQL. Formatnya : mysql_close (identifier); Contoh : <?php

Laboratorium C&C 2007

MySQL $user = praktikan; $password = semangat; $koneksi = mysql_connect (localhost, $user, $password );

If (! $koneksi) die (database belum terbuka); mysql_close ($koneksi); print (SUKSES); ?>

3. Fungsi mysql_select_db Digunakan untuk memilih database yang ingin dipakai, seperti perintah USE dalam program MySQL. Formatnya : mysql_select_db (nama_database,identifier); Disini identifier menyatakan pengenal yang diperoleh dari pemanggilan fungsi mysql_connect dan nama_database merupakan nama suatu database yang akan digunakan. Contoh : mysql_select_db (NomorTelpon, $koneksi);

4. Fungsi mysql_query Berguna untuk mengeksekusi permintaan terhadap sebuah tabel atau sejumlah tabel. Formatnya : mysql_query (request, identifier); Dalam hal ini identifier masih memiliki fungsi yang sama dengan sebelumnya. Request berupa syntax-syntax SQL untuk mengakses suatu tabel. Tabel yang dapat diakses adalah tabel milik suatu database yang disebutkan melalui mysql_select_db.

5. Fungsi mysql_db_query Fungsi ini berguna untuk menjalankan suatu permintaaan terhadap suatu database. Formatnya : mysql_db_query (nama_database, request, identifier); Untuk lebih jelasnya perhatikan 2 contoh berikut :

Laboratorium C&C 2007

MySQL

1. mysql_select_db (NomorTelpon, $koneksi); mysql_query (SELECT * FROM rekanan, $koneksi);

Hal ini dapat diganti dengan 2. mysql_query_db $koneksi); (NomorTelpon, SELECT * FROM rekanan,

6. Fungsi mysql_fetch_row Fungsi ini digunakan untuk menghasilkan suatu array yang berisi seluruh kolom dari sebuah baris pada suatu himpunan hasil. Formatnya : mysql_fetch_row (identifier2); Dalam hal ini identifier2 menyatakan nilai yang diperoleh dari pemanggilan fungsi seperti mysql_db_query atau mysql_query.

Fungsi ini mempunyai sifat membaca baris berikutnya dalam suatu himpunan hasil. Bila baris sudah tidak ada lagi, fungsi ini akan memberikan nilai balik berupa nilai FALSE. Contoh Skrip TampilData.php <?php Include konek.php ; $hasil = mysql_db_query (BukuTelpon, SELECT * FROM data, $koneksi); While ( $baris = mysql_fetch_row ($hasil) ) { print ($baris[0] - $baris[1]<br>\n); }

Laboratorium C&C 2007

10

MySQL 7. Fungsi mysql_fetch_array Fungsi ini memiliki kegunaan serupa dengan mysql_fetch_row, hanya saja setiap kolom akan disimpan dua kali pada array hasil. Yang pertama memiliki indeks angka (dimulai dari nol) dan yang kedua berindeks-kan nama kolom. Formatnya : Mysql_fetch_array (identifier2); Keterangan identifier2 menyatakan nilai yang diperoleh dari pemanggilan fungsi seperti mysql_query atau mysql_db_query.

Laboratorium C&C 2007

11

Data type, Variable, Operator, dan Statement DATA TYPE, VARIABLE, OPERATOR, DAN STATEMENT Tujuan Praktikum : 1. Mengenal apa itu Data Type, Variable, Operator, Statement, dan Constants. 2. Mengetahui macam2 Data Type, Variable, Operator, Statement, dan Constants. 3. Mengetahui cara kerja Data Type, Variable, Operator, Statement, dan Constants. 4. Dapat menggunakan Data Type, Variable, Operator, Statement, dan Constants. PHP dikenal sebagai sebuah bahasa scripting yang menyatu dengan tag-tag HTML, dieksekusi di server dan digunakan untuk membuat halaman WEB yang dinamis seperti halnya ASP. PHP versi 1 dibuat oleh Rasmus Lerdorf pada tahun 1995. Versi 1 ini berupa sekumpulan script PERL yang digunakan untuk membuat halaman web yang dinamis pada home page pribadinya. Rasmua menulis ulang script-script PERL tersebut menggunakan Bahasa C, kemudian menambahkan fasilitas Form HTML, koneksi MySQL dan meluncurlah PHP versi 2 pada tahun 1996. PHP versi 3 dirilis pertengahan 1997. Pada versi ini pembuatannya tidak lagi oleh Rasmus sendiri, tapi melibatkan beberapa programmer lain. Versi 4 dirilis pada bulan Oktober 2000. Perubahan mendasar pada PHP 4.0 adalah integrasi Zend Engine yang merupakan penyempurnaan dari PHP 3 scripting engine. Hal lain adalah built-in HTTP session, tidak lagi menggunakan library tambahan seperti pada PHP 3. Mengapa Memilih PHP Life Cycle yang singkat, sehingga PHP selalu up to date mengikuti perkembangan teknologi internet Cross Platform, PHP dapat dipakai di hampir semua web server yang ada di pasaran (Apache, AOLServer, fhttpd, phttpd, Microsoft IIS, dll) yang dijalankan pada berbagai sistem operasi (Linux, FreeBSD, Unix, Solaris, Windows). Dengan demikian, proses developing dapat dilakukan menggunakan sistem operasi yang berbeda dengan sistem operasi yang digunakan setelah publish (misalkan, developing di Windows kemudian dipasang di web server yang menggunakan sistem operasi Linux). PHP mendukung banyak paket database baik yang komersil maupun non komersil seperti postgreSQL, mSQL, MySQL, Oracle, Infomix, Microsoft SQL Server, dll.

Laboratorium C&C 2007

Data type, Variable, Operator, dan Statement

1. Struktur Program PHP Kode program PHP menyatu dengan tag-tag HTML dalam satu file. Kode PHP diawali dengan tab <? atau <?php dan ditutup dengan tag ?>. File yang berisi tag HTML dan kode PHP ini diberi ekstensi .php. Berdasarkan ekstensi ini, pada saat file diakses, server akan tahu bahwa file ini mengandung kode PHP. Server akan menerjemahkan kode ini dan menghasilkan output dalam bentuk tag HTML yang akan dikirim ke browser client yang mengakses file tersebut. Berikut program pertama kita : <HTML> <BODY> <? echo Selamat menggunakan PHP; ?> </BODY> </HTML>

Laboratorium C&C 2007

Data type, Variable, Operator, dan Statement Output : Selamat menggunakan PHP

2. Tipe dan Konversi Data PHP mengenal 5 tipe data yaitu Integer, Floating Point, String, Arrays dan Objects. Tipe data dari sebuah variabel akan ditentukan otomatis oleh PHP tergantung pada operasi yang sedang dilakukan menggunakan variabel tersebut. 2.1 Tipe Data Integer Tipe data integer meliputi semua bilangan bulat, besarnya range data integer pada PHP sama dengan range tipe data Long pada bahasa C yaitu antara -2.147.483.648 sampai +2.147.483.648 pada platform 32-bit. PHP akan secara otomatis mengkonversi data integer menjadi Floating Point jika berada diluar range di atas. Integer dapat dinyakan dalam bentuk octal (basis-8), desimal (basis-10) atau hexadecimal (basis-16) 2.2 Tipe Data Floating Point Floating point merepresentasikan bilangan pecahan atau bilangan decimal. Range tipe data floating point sama dengan range tipe data double pada bahasa C, yaitu antara 1.7E308 s.d 1.7E+308. 2.3 Tipe Data String Sebuah data dengan tipe String dinyatakan dengan mengapitnya menggunakan tanda petik tunggal ( ) maupun dengan ganda ( ). Perbedaannya adalah jika kita menggunakan tanda petik tunggal, maka string itu tidak dapat kita masukkan variabel dan escape sequence handling, contoh : <? $var = string; $str1 = Contoh $var dengan tanda petik ganda; $str2 = Contoh $var dengan tanda petik tunggal; echo (<br>$str1); echo (<br>$str2); ?> Output : Contoh string dengan tanda petik ganda Contoh $var dengan tanda petik ganda

Laboratorium C&C 2007

Data type, Variable, Operator, dan Statement Escaped Characters Sequence Meaning \n Baris baru \t Tab Horizontal \\ Backslash \$ Tanda Dollar \ Tanda Kutip 2.4 Tipe Data Array Array adalah sebuah data yang mengandung satu atau lebih data dan dapat diindeks berdasarkan numeric maupun string (associative array). Data yang dikandung oleh sebuah data array dapat dari tipe data lainnya bahkan dapat juga bertipe array (multiple array). Berbeda dengan bahasa C dimana semua elemen array harus tipe data yang sama, PHP membolehkan elemen dari array terdiri atas data dengan tipe data yang berbedabeda. Contoh : <? $arr[] = 1; $arr[] = '10'; $arr[] = "15"; $arr[] = 'A'; $arr[] = "String"; $buah[apel] = "merah"; $buah[jeruk] = "kuning"; $buah[mangga] = "hijau"; for ($i=0;$i<5;$i++) { echo("<br>varibel \$arr[$i] nilainya adalah : $arr[$i]"); } echo("<br>varibel \$buah[apel] nilainya adalah : $buah[apel]"); echo("<br>varibel \$buah[jeruk] nilainya adalah : $buah[jeruk]"); echo("<br>varibel \$buah[mangga] nilainya adalah : $buah[mangga]"); ?> Output : Variabel $arr[0] nilainya adalah : 1 Variabel $arr[1] nilainya adalah : 10 Variabel $arr[2] nilainya adalah : 15 Variabel $arr[3] nilainya adalah : A Variabel $arr[4] nilainya adalah : String Variabel $buah[apel] nilainya adalah : merah Variabel $buah[jeruk] nilainya adalah : kuning Variabel $buah[mangga] nilainya adalah : hijau

Laboratorium C&C 2007

Data type, Variable, Operator, dan Statement Tipe data String meskipun didefinisikan sebagai salah satu tipe data primitif, tetapi dapat juga dipandang sebagai sebuah array dan dapat dimanipulasi layaknya sebuah data bertiupe array. Contoh : <? $str = "Data String"; for ($i=0;$i<strlen($str);$i++) { echo("$str[$i]"); } ?> Array multi dimensi adalah array yang elemennya juga berupa array, contoh : <? //array 2 dimensi $apel[warna][manalagi] = "hijau"; $apel[warna][washington]= "merah"; //array 3 dimensi $mhs[STTT][IF][angk_98] = "andi"; $mhs[STTT][IF][angk_99] = "anto"; $mhs[STTT][TE][angk_99] = "ita"; ?> Array dapat dideklarasikan menggunakan fungsi array (), contoh : <? //Array 1 Dimensi $apel = array { "warna" => "hijau", "rasa" => "manis" }; //Array 2 Dimensi $apel = array { "warna" => array { "manalagi" => "hijau", "washington" => "merah" }, "rasa" => array { "manalagi" => "manis", "washington" => "manis" } }; //Array 3 Dimensi $mhs = array { "STTT" => array {

Laboratorium C&C 2007

Data type, Variable, Operator, dan Statement "IF" => array { "angk_98" => "andi", "angk_99" => "anto" } "TE" => array { "angk_99" => "ita" } } }; ?> 2.5 Tipe Data Object

Object adalah sebuah tipe data yang dapat berupa sebuah bilangan, variabel atau bahkan sebuah fungsi. Object dibuat dengan tujuan untuk membantu programmer yang terbiasa dengan Object Oriented Programming, meski fasilitas OOP yang disediakan oleh PHP masih sangat kurang. Contoh : <? class Test { var $str; function set_var($str) { $this->str = $str; } function get_var() { echo ("$this->str"); } } $class = new Test; $class->set_var("Varibel Object"); $class->get_var(); ?> 3. Variabel Variabel dinyatakan dengan tanda $ dibelakang nama variabel. Nama variabel dapat terdiri dari angka, huruf dan underscore. Penamaan variabel bersifat case sensitif artinya penggunaan huruf kecil dan huruf besar dibedakan. Deklarasi sebuah variabel selalu diikuti dengan pemberian (assignment) nilai dari variabel tersebut, sehingga jika sebuah variabel belum memiliki nilai, tidak perlu dideklarasikan terlebih dahulu. Pemberian nilai dari suatu varibel dapat juga mengacu pada nilai dari variabel lain yang menjadi referensinya, pemberian nilai berdasar referensi ini dinyatakan dengan tanda & di depan nama variabel referesinya, contoh :

Laboratorium C&C 2007

Data type, Variable, Operator, dan Statement <? $nama1 = "Andi"; $nama2 = &$nama1; echo ("<br>Variabel \$nama1 = $nama1"); echo ("<br>Variabel \$nama2 = $nama2"); $nama1 = "Faisal"; echo ("<br>Variabel \$nama1 = $nama1"); echo ("<br>Variabel \$nama2 = $nama2"); ?> Output : Variabel $nama1 = Andi Variabel $nama2 = Andi Variabel $nama1 = Faisal Variabel $nama2 = Faisal

3.1 Variabel Scope Variabel scope tergantung pada konteks dimana variabel tersebut dinyatakan. Variabel yang dinyatakan di dalam suatu fungsi akan memiliki scope local hanya di dalam fungsi itu saja. Variabel yang dinyatakan di dalam bagian sebuah script program akan memiliki scope global dalam script tersebut, variabel dalam sebuah file yang dimasukkan akan juga memiliki sifat global. Contoh : <? $a = "Andi"; $b = "Faisal"; function c() { $c = "Rian"; echo ("<br>Variabel ini tercetak dalam function c"); echo ("<br>$a<br>$b<br>$c<br>"); } c(); echo ("<br>Variabel ini tercetak pada badan program"); echo ("<br>$a<br>$b<br>$c"); ?>

Laboratorium C&C 2007

Data type, Variable, Operator, dan Statement Output :

Pada program di atas, terlihat variabel $a dan $b tidak dikenali pada function c(). Dan variabel $c hanya dikenali di dalam function c() saja. Variabel $a dan $b dapat dibuat dikenali dalam function c() dengan jalan memberikan sifat global. <? $a = "Andi"; $b = "Faisal"; function c() { global $a,$b; $c = "Rian"; echo ("<br>Variabel ini tercetak dalam function c"); echo ("<br>$a<br>$b<br>$c<br>"); } c(); echo ("<br>Variabel ini tercetak pada badan program"); echo ("<br>$a<br>$b<br>$c"); ?>

Laboratorium C&C 2007

Data type, Variable, Operator, dan Statement Output :

4. Operator 4.1 Operator Arithmetic Arithmetic Operator di gunakan untuk melakukan operasi matematika, contoh dari operator arithmetic dapat dilihat pada table di bawah ini: Contoh Nama Hasil

$a + $b Penjumlahan Jumlah dari $a and $b. $a - $b Pengurangan Selisih dari $a and $b. $a * $b Perkalian $a / $b Pembagian $a % $b Modulus Perkalian dari $a and $b. Perkalian dari $a and $b. Sisa dari $a divided by $b.

Laboratorium C&C 2007

Data type, Variable, Operator, dan Statement 4.2 Assignment Operator Dasar assignment operator adalah = ini berarti bahwa operand di sebelah kiri sama dengan operand di sebelah kanan. Nilai dari assignment merupakan nilai yang di definisikan.contoh dari penggunaan operator assignment : $a = ($b =4 ) + 5 ; // $a ini berarti nilai a sama dengan 9 ,dan $b di set 4 Contoh penggunaan kombinasi assignment operator : $a = 3; $a += 5; // mendefinisikan $a=8, atai dengan kata lain : $a = $a + 5; $b = "hallo "; $b .= "apa kabar!"; // mendefinisikan $b = "hallo apa kabar!", Seperti halnya $b = $b . "apa kabar!"; Catatan : Assignment mengganti nilai lama dengan nilai yang baru, sehingga perubahan pada salah satu nilai tidak akan berpengaruh pada yang lain. 4.3 Bitwise Operator Bitwise operator akan mengijinkan anda untuk memilih nilai integer yang lebih spesifik. Table bitwise operator : Contoh Nama Hasil $a & $b $a | $b $a ^ $b ~ $a $a << $b $a >> $b And Or Xor Not Shift left Shift right Nilai di isi pada $a dan $b. Nilai di isi pada $a atau $b. Nilai di isi pada $a atau $b tapi tidak keduanya. Nilai yang di isi pada $a tidak terdefinisi. Menggeser nilai $a $b step kekiri ( setiap pergeseran berarti dikalikan dengan dua) Menggeser nilai $a $b step kekanan (setiap pergeseran berarti dibagi dengan dua )

4.4 Comparasion Operator Comparasion Operator mengijinkan anda untuk membandingkan antara dua nilai : Contoh $a == $b $a != $b Nama Equal Not equal Hasil Benar jika $a sama dengan $b. Benar jika $a sama dengan $b, (PHP4 only) Benar jika $a tidak sama dengan $b.

$a === $b Identical

Laboratorium C&C 2007

Data type, Variable, Operator, dan Statement $a < $b $a > $b $a <= $b $a >= $b Less than Greater than Less than or equal to Greater than or equal to Benar jika $a lebih kecil dari $b. Benar jika $a lebih besar dari $b. Benar jika $a lebih kecil sama dengan $b. Benar jika $a lebih besar sama dengan $b.

4.5 Incrementing/Decrementing Operator Dalam pemrograman php terkadang kita dihadapkan untuk menaikkan satu nilai setiap kali loop dijalankan, Incrementing digunakan untuk menaikkan suatu nilai satu tingkatan, Sedangkan Decriment digunakan untuk menurunkan nilai satu tingkat. Table Increment dan Decriment : Contoh Nama Akibat ++$a Pre-increment Menaikkan $a satu tingkat, lalu kembali ke $a. $a++ --$a Post-increment Kembali ke $a, lalu menaikkan $a satu tingkat. Pre-decrement Menurunkan $a satu tingkat, lalu kembali ke $a.

$a-Post-decrement Kembali $a, lalu menurunkan $a satu tingkat. Contoh script : <?php echo "<h3>Postincrement</h3>"; $a = 5; echo "Should be 5: " . $a++ . "<br>\n"; echo "Should be 6: " . $a . "<br>\n"; echo "<h3>Preincrement</h3>"; $a = 5; echo "Should be 6: " . ++$a . "<br>\n"; echo "Should be 6: " . $a . "<br>\n"; echo "<h3>Postdecrement</h3>"; $a = 5; echo "Should be 5: " . $a-- . "<br>\n"; echo "Should be 4: " . $a . "<br>\n"; echo "<h3>Predecrement</h3>"; $a = 5; echo "Should be 4: " . --$a . "<br>\n"; echo "Should be 4: " . $a . "<br>\n"; ?>

Laboratorium C&C 2007

Data type, Variable, Operator, dan Statement 4.6 Operator Logic Table Operator Logic : Contoh $a or $b ! $a $a || $b Nama Hasil Benar jika kedua $a dan $b benar. Bener jika antara $a atau $b benar. Benar jika antara $a atau $b benar ,tapi tidak keduanya. Benar jika $a tidak benar. Benar jika antara $a dan $b benar. Benar jika antara $a atau $b benar. Or Not Or

$a and $b And $a xor $b Or $a && $b And

4.7 String Operator Ada dua string operator, pertama concatenation operator ('.'), kedua concatenating assignment operator (.=), kedua operator ini digunakan untuk menggabungkan dua argument. Contoh penggunaannya : $a = "hallo"; $b = $a . "apa kabar!"; // sekarang $b terdiri "hallo apa kabar!" $a = "hallo "; $a .= "apa kabar!"; // sekarang $a terdiri dari "hallo apa kabar!"

5. Statement 5.1 If else Perintah ini digunakan untuk menjalankan satu atau lebih perintah yang menyatakan keadaan. Contoh penggunaannya adalah sebagai berikut: <?php $x=9; if ($x > 10){ echo Selamat Siang; } else { echo Selamat Pagi; } ?>

Laboratorium C&C 2007

Data type, Variable, Operator, dan Statement 5.2 For Digunakan untuk mengulangi perintah dengan jumlah pengulangan yang sudah diketahui. Contoh : <?php for ($i=1; $i<=6; $i++) { echo $i; } ?> 5.2 While Perintah ini digunakan bila akan mengulangi suatu perintah sampai jumlah yang belum bisa ditentukan. Contoh: <?php $i=1; while ($i <= 5) { echo ini pengulangan yang ke-$i <br>; } ?>

Laboratorium C&C 2007

Fungsi dan Array

FUNGSI-FUNGSI & ARRAY


Tujuan Praktikum : 1. Mengenal apa itu Fungsi dan Array. 2. Mengetahui macam2 Fungsi. 3. Mengetahui cara kerja Fungsi dan Array. 4. Dapat menggunakan Fungsi dan Array.

FUNGSI STRING Fungsi string digunakan memanipulasi string untuk berbagai macam kebutuhan. Disini akan dibahas beberapa fungsi string yang sering digunakan dalam membuat program aplikasi web. AddSlashes Digunakan untuk menambahkan karakter backslash ( \ ) pada suatu string. Hal ini penting digunakan pada query string untuk database, misalkan pada MySQL. Beberapa karakter yang akan ditambahkan tanda backslahses adalah karakter tanda petik satu ( ), karakter petik dua ( ), backslash ( \ ) dan karakter NULL. Sintaks: StripSlashes Digunakan untuk menghilangkan karakter backslash ( \ ) pada suatu string. Sintaks: string stripslashes(string)

Crypt Digunakan untuk meng-encrypt dengan metode DES suatu string. Fungsi ini sering digunakan untuk mengacak string password sebelum disimpan dalam database. Dalam penggunaan fungsi crypt ini dapat ditambahkan parameter string salt. Parameter salt ini ditambahkan untuk menentukan basis pengacakan. Salt string terdiri atas 2 karakter. Jika salt string tidak ditambahkan pada fungsi crypt maka PHP akan menentukan sendiri salt string tersebut secara acak. Sintaks: crypt(string [ , salt ] )

Laboratorium C&C 2007

Fungsi dan Array Echo Digunakan untuk mencetak isi suatu string atau argumen. Sintaks: echo( string argumen1, string argumen2 , .)

Explode Digunakan untuk memecah-mecah suatu string berdasarkan tanda pemisah tertentu dan memasukkan hasilnya kedalam suatu variable array. Sintaks: explode(string pemisah , string [, int limit] ) Contoh: $namahari = minggu senin selasa rabu kamis jumat sabtu; $hari = explode( , $namahari);

Implode Kegunaan fungsi ini adalah kebalikan daripada fungsi explode. Fungsi implode digunakan untuk menghasilkan suatu string dari masing-masing elemen suatu array. String yang dihasilkan tersebut dipisahkan oleh suatu string telah yang ditentukan sebelumnya. Sintaks: implode(string pemisah , array)

Strip_Tags Digunakan untuk menghilangkan kode-kode tag HTML pada suatu string. Sintaks: striptags(string [, string tags yang tidak dihilangkan] )

Laboratorium C&C 2007

Fungsi dan Array StrLen Digunakan untuk menghitung jumlah karakter suatu string. Sintaks: strlen(string)

StrPos Digunakan untuk mencari posisi pertama suatu sub string pada suatu string. Fungsi ini biasanya digunakan untuk mencari suatu sub string didalam suatu string. Sintaks: strlen(string , sub string)

Str_Repeat Digunakan untuk mengulang isi suatu string. Sintaks: str_repeat(string , int jumlah perulangan) StrToLower Digunakan untuk merubah suatu string menjadi huruf kecil (lowercase). Sintaks: strtolower(string)

StrToUpper Digunakan untuk merubah suatu string menjadi huruf besar (uppercase) Sintaks: strtoupper(string) SubStr Digunakan untuk mengambil suatu sub string dengan panjang tertentu dari suatu string pada posisi tertentu pula. Sintaks: substr(string, int posisi , int posisi)

Laboratorium C&C 2007

Fungsi dan Array Contoh: substr(abcdefg,0,3); // mengasilkan string abc substr(abcdefg,3,2); // menghasilkan string de SubStr_Count Digunakan untuk menghitung jumlah sub string dalam suatu string Sintaks: substr_count( string , string substring) Contoh: substr_count(This is a test,is); // menghasilkan nilai 2 UCFirst Digunakan untuk mengganti karakter pertama pada suatu string menjadi huruf besar. Sintaks: ucfirst(string)

UCWords Digunakan untuk mengganti karakter pertama pada setiap kata dalam suatu string menjadi huruf besar. Sintaks: ucwords(string) FUNGSI DATE Digunakan untuk mengambil tanggal dan jam. Hasil dari fungsi ini adalah sebuah string yang berisi tanggal/jam sesuai dengan format yang diinginkan. Format yang dikenal dalam fungsi date ini adalah sebagai berikut: . a - "am" or "pm" . A - "AM" or "PM" . B - Swatch Internet time . d - day of the month, 2 digits with leading zeros; i.e. "01" to "31"

Laboratorium C&C 2007

Fungsi dan Array . D - day of the week, textual, 3 letters; i.e. "Fri" . F - month, textual, long; i.e. "January" . g - hour, 12-hour format without leading zeros; i.e. "1" to "12" . G - hour, 24-hour format without leading zeros; i.e. "0" to "23" . h - hour, 12-hour format; i.e. "01" to "12" . H - hour, 24-hour format; i.e. "00" to "23" . i - minutes; i.e. "00" to "59" . I (capital i) - "1" if Daylight Savings Time, "0" otherwise. . j - day of the month without leading zeros; i.e. "1" to "31" . l (lowercase 'L') - day of the week, textual, long; i.e. "Friday" . L - boolean for whether it is a leap year; i.e. "0" or "1" . m - month; i.e. "01" to "12" . M - month, textual, 3 letters; i.e. "Jan" . n - month without leading zeros; i.e. "1" to "12" . s - seconds; i.e. "00" to "59" . S - English ordinal suffix, textual, 2 characters; i.e. "th", "nd" . t - number of days in the given month; i.e. "28" to "31" . T - Timezone setting of this machine; i.e. "MDT" . U - seconds since the epoch . w - day of the week, numeric, i.e. "0" (Sunday) to "6" (Saturday) . Y - year, 4 digits; i.e. "1999" . y - year, 2 digits; i.e. "99" . z - day of the year; i.e. "0" to "365" . Z - timezone offset in seconds (i.e. "-43200" to "43200") Sintaks: date(string format) Contoh: date(Y-m-d); // menghasilkan 2001-07-28 date(l, j F Y); // menghasilkan Saturday, 28 July 2001 date(H:i:s); // menghasilkan 20:15:07 Laboratorium C&C 2007

Fungsi dan Array FUNGSI MAIL Digunakan untuk mengirimkan e-mail ke alamat e-mail tertentu. Sintaks: mail(string tujuan , string subject , string isi [, string header] ); Contoh: $pengirim = From: saya@email.com; $tujuan = anonkuncoro@yahoo.com; $subject = Pemberitahuan; $isi = Ini adalah percobaan pengiriman e-mail dengan menggunakan PHP; mail($to,$subject,$isi,$pengirim);

KONSEP ARRAY Array adalah kumpulan beberapa data yang disimpan dalam satu variabel. Jadi, berbeda dengan variabel sebelumnya yang hanya menyimpan satu nilai saja, array dapat menampung lebih dari satu nilai. Sebagai contoh, kita akan menyimpan data temanteman kita dalam satu variabel $teman . Ada tiga orang teman yang akan kita masukkan ke dalam variabel tersebut. Secara visual, dapat digambarkan sebagai berikut :

Tiap nilai dalam array (disebut elemen) diakses dengan menggunakan index. PHP mengenal dua macam index, yaitu index numerik dan index asosiatif. Index numerik menggunakan angka untuk menandai tiap elemen, sedangkan index asosiatif memberi nama untuk masing-masing elemen. Penggunaan index akan dibahas lebih detail di bawah.

Laboratorium C&C 2007

Fungsi dan Array Inisialisasi array Inisialisasi (mengisi nilai) array $teman di atas dilakukan dengan cara sebagai berikut : $teman = array(Charlie, Ani, Budi); Kode di atas akan menjadikan $teman array berindex numerik. Selain dengan cara di atas, kita juga dapat membuat array yang sama dengan cara :
$teman[] = Charlie; $teman[] = Ani; $teman[] = Charlie;

hasilnya adalah array berindeks numerik yang dapat digambarkan sebagai berikut :

untuk membuat array berindex asosiatif, kita membutuhkan label atau nama untuk masing-masing elemen. Contoh di atas akan dikembangkan agar dapat menyimpan nomer telepon masing-masing teman. Gambaran visualnya adalah sebagai berikut :

pada gambar di atas, nama masing-masing teman akan dijadikan label untuk nilai nomer telepon yang disimpan. Kode programnya adalah sebagai berikut : $rekan = array (Charlie=>123, Ani=>528, Budi=>456);

atau $rekan = array(Charlie=>123); $rekan [Ani] = 528; $rekan [Budi] = 456;

Laboratorium C&C 2007

Fungsi dan Array Navigasi array Navigasi (mengakses nilai) array dapat dilakukan dengan looping. Misalnya untuk menampilkan isi array berindex numerik di atas, kita akan menggunakan kode seperti berikut : for($i=0; $i<length($teman);$i++) { echo(Array \$teman index ke [$i] adalah $teman[$i]); echo(<br>); }

Untuk mengakses array berindex asosiatif, kita tidak dapat menggunakan loop seperti di atas, karena label/index elemen disimpan dalam bentuk string. Loop untuk mengakses array berindex asosiatif dapat dilihat pada sampel kode di bawah : while(list($index, $nilai) = each($rekan)) { echo(Array \$rekan index $index berisi nilai $nilai); echo(<br>); }

Ada dua fungsi yang terlibat di atas, each dan list . Fungsi each berguna untuk mengakses masing-masing elemen dalam array. Elemen yang dihasilkan adalah pasangan key dan value , dimana key adalah indexnya dan value adalah isinya. Pasangan tersebut akan dipisahkan oleh fungsi list dan dimasukkan ke dalam variabel $index dan $nilai . Fungsi-fungsi array sort Elemen-elemen dalam array dapat diurutkan dengan menggunakan fungsi sort() . Contoh penggunaannya adalah sebagai berikut sort($teman); for($i=0; $i<length($teman);$i++) { echo(Array \$teman index ke [$i] adalah $teman[$i]); echo(<br>); } akan menghasilkan output : Array teman index ke 0 adalah Ani Array teman index ke 1 adalah Budi Array teman index ke 2 adalah Charlie

Laboratorium C&C 2007

Fungsi dan Array asort dan ksort Asort digunakan untuk mengurutkan asosiatif array menurut isinya. Contoh penggunaan : asort($rekan); while(list($index, $nilai) = each($rekan)){ echo(Array \$rekan index $index berisi nilai $nilai); echo(<br>); } akan menghasilkan output : Array $rekan index Charlie berisi nilai 123 Array $rekan index Budi berisi nilai 456 Array $rekan index Ani berisi nilai 528 ksort digunakan untuk mengurutkan asosiatif array menurut indexnya. Contoh penggunaan : ksort($rekan); while(list($index, $nilai) = each($rekan)){ echo(Array \$rekan index $index berisi nilai $nilai); echo(<br>); } akan menghasilkan output : Array $rekan index Ani berisi nilai 528 Array $rekan index Budi berisi nilai 456 Array $rekan index Charlie berisi nilai 123

Laboratorium C&C 2007