Anda di halaman 1dari 12

Modal Ventura

Sistem Usaha Kecil Menengah

ALTERNATIF PEMBIAYAAN USAHA KECIL-MENENGAH

Modal ventura bukanlah suatu metode pembiayaan baru Di Indonesia lembaga pembiayaan jenis ini masih belum begitu populer. Bahkan di kalangan usaha usaha kecil-menengah

Modal ventura diperkenalkan melalui Pakdes 20, 1988 bersama dengan jenis-jenis pembiayaan lainnya seperti anjak piutang, pembiayaan konsumen, dan perusahaan kartu kredit, di samping sewa guna usaha yang sebelumnya telah dikenal sebagai sumber pembiayaan di luar lembaga perbankan.

Pengertian Modal Ventura

Modal ventura adalah pembiayaan dengan cara penyertaan kepada suatu perusahaan untuk suatu jangka waktu tertentu. Perusahaan yang memperoleh pembiayaan dari PMV disebut investee company (perusahaan pasangan usaha [PPU]). Berupa investasi jangka panjang di mana investor mengharapkan capital gain di samping pendapatan bunga atau dividen. Jangka waktu pembiayaan modal ventura menurut ketentuan KepMen Keuangan No. 1251 Tahun 1988 maksimal 10 tahun. Pembiayaan yang diberikan PMV dapat disertai dengan persyaratan keterlibatan dalam manajemen PPU, biasanya telah disepakati lebih dahulu dan diatur dalam perjanjian modal ventura. Pola pembiayaan perusahaan modal ventura dapat dilakukan dalam bentuk penyertaan modal, obligasi konversi, dan bagi hasil.

Tujuan Modal Ventura


Meningkatkan efisiensi pendistribusian produk Meningkatkan bankabilitas Meningkatkan kemampuan memperoleh keuntungan Meningkatkan likuiditas keuangan dan kemungkinan berhasilnya usaha lebih besar. Membantu pengembangan suatu penemuan baru Membantu perusahaan yang mengalami kesulitan dana, pada tahap awal operasi, tahap pengembangan usaha, pengembangan proyek penelitian dan rekayasa, penggunaan teknologi baru dan alih teknologi Membantu pengalihan pemilikan perusahaan-perusahaan yang sedang mengalami kemunduran usaha.

Mekanisme Modal Ventura


Modal ventura adalah fund company dan management company. Venture fund company biasanya, merupakan badan hukum tersendiri, di beberapa negara berbentuk partnership liability yang dikelola oleh venture management company. Mekanisme modal ventura yang diterapkan saat ini menurut ketentuan adalah perusahaan modal ventura harus; berbadan hukum PT atau Koperasi, dananya dikelola sendiri. Beberapa negara, misalnya Malaysia atau Singapura menerapkan kedua cara tersebut di atas yaitu perusahaan modal ventura yang dibentuk sebagai fund company sekaligus mengelola sendiri dananya atau melakukan kontrak dengan management company untuk mengelola fund company yang dibentuk tersebut.

Tahap-Tahap Pembiayaan Modal Ventura


Tahap Awal Pembiayaan Tahap ini, paling sulit karena perusahaan yang dibiayai baru berdiri sehingga tingkat risiko kegagalan usaha sangat tinggi. Perusahaan modal ventura harus sangat berhati-hati menilai proposal yang diajukan oleh calon PPU. Tahap pembiayaan ini lebih lanjut dibedakan berdasarkan kondisi perusahaan yaitu: Seed financing. penelitian untuk mengukur viability suatu ide atau konsep yang nantinya menjadi suatu proyek atau obyek pembiayaan. Start-up financing. mempersiapkan program pemasaran produk untuk memasuki tahap komersiil. First round financing. Pada kondisi ini sumber-sumber bahan baku benar-benar harus terjaga kontinuitasnya. Biasanya modal perusahaan sudah menipis, sehingga tambahan modal sangat dibutuhkan. Perusahaan belum memperoleh keuntungan karena belum dilakukan pemasaran.

Tahap Ekspansi

Terdiri dari :

Second round financing. Pada tahap ini produk telah dapat dipasarkan namun belum diperoleh keuntungan. Pada posisi ini modal kerja sangat dibutuhkan untuk membiayai kebutuhan bahan baku. Third round financing. Pada tahap ini perusahaan perlu mengembangkan produk baru, memperluas jaringan bisnis dan pasar dalam menghadapi lingkungan kompetitif. Perusahaan telah mencapai BEP. Namun dalam rangka melanjutkan pertumbuhan yang tinggi dan cepat perusahaan masih membutuhkan tambahan modal. Bridge financing (Mezzanine). Pembiayaan dapat dilakukan pada PPU dalam rangka initial public offering (IPO). Selanjutnya tahap pembiayaan yang sering juga, ditemui terutama di Amerika Serikat (merupakan produk Wall Street) adalah akusisi melalui leveraged buy out atau management buy out.

Single Tier Approach

Divestasi

Divestasi dapat dilakukan dengan memilih salah satu cara sebagai berikut:
a. Penawaran umum melalui pasar modal (initial public offering) b. Akuisisi oleh perusahaan lain (acquisition) c. Membeli kembali saham PMV oleh pemegang saham pendiri (buy back) d. Menjual kepada perusahaan/investor lain e. Menjual kepada manajemen perusahaan (management buy out) f. Melikuidasi perusahaan

Modal Ventura Untuk Usaha Kecil - Menengah


Diarahkan untuk membantu pengembangan sektor usaha kecil-menengah yang jumlahnya jauh lebih banyak dan tersebar Pendirian PMV di masing-masing provinsi dimotori oleh PT Bahana (BUMN) bersama dengan pengusaha-pengusaha lokal, termasuk BPD setempat Mempermudah pembiayaan, diperkenalkan metode bagi hasil jika cara penyertaan tidak memungkinkan. Cara pembiayaan seperti ini lebih menarik bagi PPU yang selama ini sulit memperoleh akses terhadap bank. Menurut pengalaman, kesulitan yang umumnya dihadapi oleh pengusaha kecil-menengah sebenarnya bukan saja masalah pembiayaan tapi juga masalah lemahnya kemampuan manajemen dan pemasaran.

Permasalahan Dalam Modal Ventura

Kendala

Modal ventura merupakan usaha yang memiliki risiko tinggi. Modal ventura merupakan konsep pembiayaan baru dan dapat dikatakan belum banyak dipahami oleh masyarakat pemodal dan pengusaha yang memerlukan pembiayaan untuk pengembangan usahanya. Banyaknya pengusaha yang kurang bersedia menerima bentuk pembiayaan dengan mekanisme modal ventura. Sulitnya perusahaan modal ventura menemukan perusahaan pasangan usaha yang memenuhi kriteria untuk dibiayai. Perangkat pengaturan mengenai kegiatan usaha modal ventura dirasa masih sangat kurang memadai Pasar modal sebagai salah satu sarana divestasi masih kurang mendukung. Kurang tenaga profesional.

Modal Ventura vs Kredit Perbankan


Variabel Tujuan Jangka waktu Instrument Pricing Jaminan/Collateral Kepemilikan Pengendalian Pengaruh pada neraca Pengaruh pada cashflow Pengaruh pada laba Mekanisme divestasi Modal Ventura Memaksimalkan capital gain Masimum 10 tahun Saham biasa, obligasi konversi, options, warrants Price earning ratio Nett tangible assets Tidak ada Ada Minority shareholders Right protection Meningkat Meningkat Meningkat IPO sale to third party Sale to entrepreneurs Debt Financing Memperoleh bunga Jangka pendek/menengah Pinjaman Sewa guna usaha Interest spread Ada Tidak ada Covenants Meningkat Meningkat Meningkat Pelunasan utang