Anda di halaman 1dari 8

AKUNTANSI KEUANGAN MENENGAH

MATERI KULIAH LINGKUNGAN AKUNTANSI KEUANGAN DAN PERKEMBANGAN STANDAR AKUNTANSI

Penyusun Oleh:

MINANARI, SE, M.Si

PROGRAM S1 JURUSAN AKUNTANSI UNIVERSITAS MERCU BUANA JAKARTA Ta. 2009/2010

PUSAT PENGEMBANGAN BAHAN AJAR-UMB

MINANARI, SE, M.Si

AKUNTANSI KEUANGAN MENENGAH

Apakah akuntansi itu? Apakah akuntansi itu merupakan aktivitas jasa, suatu ilmu deskriptif / analitis, ataukah suatu sistem informasi? Jawabannya adalah ketiga-tiganya. 1. Akuntansi sebagai aktivitas jasa, memberikan kepada pihak-pihak yang berkepentingan, informasi kuantitatif yang membantu mereka untuk mengambil keputusan mengenai pelepasan dan penggunaan sumber daya didalam kesatuan bisnis dan juga bukan bisnis. 2. Sebagai suatu disiplin ilmu deskriptif analitis, akuntansi mengindentifikasikan sejumlah besar kejadian dan transaski yang merupakan ciri dari aktivitas ekonomi. Melalui pengukuan, klasifikasi dan pengikhtisaran, akuntansi menyusutkan data tersebut menjadi pos-pos yang relatif sedikit, sangat penting dan saling berkaitan bila dirakit dan disusun dengan tepat akan menggambarkan kondisi keuangan. 3. Sebagai suatu informasi, akuntansi mengumpulkan dan mengkomunikasikan informasi ekonomi mengenai suatu perusahaan bisnis atau kesatuan lain kepada beraneka ragam pihak yang keputusan dan tindakannya berkaitan dengan aktivitas tersebut.

Akuntansi Keuangan vs akuntansi manajerial Sebelum kita bahas lebih lanjut mengenai akuntansi keuangan, ada baiknya diawal saya paparkan perbedaan antara akuntansi keuangan dengan akuntansi manajerial. Akuntansi keuangan adalah sebuah proses yang berakhir pada pembuatan laporan keuangan menyangkut perusahaan secara keseluruhan untuk digunakan oleh internal user dan external user. Akuntansi manajerial dan adalah proses pengidentifikasian, informasi pengukuan, yang penganalisisan mengkomunikasikan keuangan

dibutuhkan oleh manajemen untuk merencanakan, mengendalikan dan mengevaluasi operasi sebuah organisasi

Laporan Keuangan dan Pelaporan Keuangan Laporan keuangan sebagai sarana mengkomunikasikan informasi keuangan suatu perusahaan kepada para user. Laporan keuangan memberikan gambaran mengenai sejarah perusahaan yang dikuantifikasikan dalam nilai moneter. Laporan keuangan terdiri atas: Laporan laba rugi, Laporan perubahan modal, Laporan arus

PUSAT PENGEMBANGAN BAHAN AJAR-UMB

MINANARI, SE, M.Si

AKUNTANSI KEUANGAN MENENGAH

kas dan Neraca. Catatan atas laporan keuangan atau pengungkapan juga merupakan bagian integral dari setiap laporan keuangan. Pelaporan keuangan (financial reporting) adalah bukan laporan keuangan formal. Yang termasuk pelaporan keuangan adalah surat presiden direktur atau skedul tambahan dalam laporan tahunan korporasi, prospectus, prakiraan manajemen dan pernyataan mengenai dampak social atau lingkungan perusahaan.

Akuntansi dan Alokasi Modal

Profesi akuntansi mempunyai beban berat dalam menggunakan sumberdaya perusahaan yang terbatas secara efisien. Akuntan harus dapat mengukur kinerja secara akurat, wajar dan tepat waktu agar manajer dan perusahaan yang tepat mampu menarik modal investasi. Informasi keuangan yang disajikan diharapkan mampu membantu pemakainya untuk menilai risk dan return peluang investasi yang ada. Proses alokasi modal yang efektif sangat penting bagi mendorong kepercayaan pasar sekuritas dan pasar kredit yang efisien dan likuid untuk menjual dan membelisaham dan memperoleh serta menjamin pinjaman. Seperti halnya kasus Enron , informasi akuntasi yang tidak dapat diandalkan akan berdampak negative terhadap sekuritas perusahaan dipasar.

PUSAT PENGEMBANGAN BAHAN AJAR-UMB

MINANARI, SE, M.Si

AKUNTANSI KEUANGAN MENENGAH

Tujuan pelaporan keuangan Laporan keuangan yang disusun harus dapat memberikan informasi : 1. Yang berguna bagi investor dan kreditor sekarang dan yang potensial serta pemakai lainnnya dalam pengambilan keputusan investasi, kredit dan semacamnya yang rasional. 2. Yang berguna bagi investor dan kreditor sekarang dan yang potensial serta pemakai lainnnya dalam menilai jumlah, waktu dan ketidakpastian dari arus kas masuk bersih masa yang akan dating pada perusahaan. 3. Mengenai sumber daya ekonomi suatu perusahaan dan klaim pada sumber daya tersebut. Kebutuhan akan standar Akuntansi Untuk mengakomodir para pemakai laporan keuangan yang memiliki kebutuhan yang beragam terhadap berbagai jenis informasi dan untuk memenuhi tanggung jawab pelaporan keuangan, maka dibutuhkan peraturan standar akuntansi. Oleh karenanya laporan keuangan yang disajikan haruslah laporan keuangan yang bertujuan umum. Tanpa adanya penetapan standar akuntansi yang dapat di terima secara umum dan berlaku secara universal yang akan terjadi adalah perusahaan akan membuat stndar masing-masing sesuai dengan kebutuhan dan kepentingan perusahaannya masing-masing. Dengan kondisi semacam itu sudah dapat dipastikan bahwa laporan keuangan tidak mungkin untuk diperbandingkan. Berdasarkan latar belakang inilah disusunlah seperangkat standar dan prosedur umum yang dinamakan dengan prinsip-prinsip akuntansi yang diterima umum (GAAP). Maksud umum disini artinya bahwa badan pembuat standar tersebut telah menetapkan prinsip-prinsip laporan yang dari waktu ke waktu dipandang telah tepat karena dapat diterapkan secara universal. Pihak-Pihak Yang Terlibat Dalam Penetapan Standar 4 badan berwenang yang terlibat dalam penetapan standar akuntansi adalah: 1. SEC (Secutities and Exchange Commision) SEC merupakan badan federal yang mempunyai beberapa wewenang atas sekuritas dan perusahaan penerbit sekuritas tersebut di bursa saham. Bagi perusahaan yang akan menerbitkan saham wajib menyampaikan laporan keuangan yang telah diaudit kepada SEC. SEC juga berwenang untuk menentukan praktek dan standar akuntansi yang harus dipakai oleh perusahaan yang berada dibawah yuridiksinya.

PUSAT PENGEMBANGAN BAHAN AJAR-UMB

MINANARI, SE, M.Si

AKUNTANSI KEUANGAN MENENGAH

2. FASB (Financial Accounting Standard Board) Tujuan FASB adalah membentuk dan memperbaiki standar-standar akuntansi serta serta pelaporan keuangan dalam rangka membimbing dan mendidik publik dan user informasi keuangan. Dalam menjalankan tugasnya, selain dibantu oleh staf-stafnya FASB juga mengandalkan support dari FASAC (Financial Accounting Standards Advisory Council). Dimana FASAC ini bertanggung jawab member nasehat kepada FASB menyangkut kebijakan penting dan isu-isu teknis serta membantu memilih anggota-anggota gusus tugas. 3. AICPA (American Institute of certified Public Accountant) AICPA adalah organisasi profesi nasional dari certified public accountant (CPA) yang memilki peran penting dalam pengembangan GAAP. 4. GASB (Govermental Accounting Standard Board) GASB berurusan dengan pelaporan pemerintah local dan Negara bagian.

Berikut adalah struktur organisasi untuk penetapan GAAP

PUSAT PENGEMBANGAN BAHAN AJAR-UMB

MINANARI, SE, M.Si

AKUNTANSI KEUANGAN MENENGAH

Jenis-jenis ketetapan yang dikeluarkan oleh FASB: 1. Standar, Interpretasi dan posisi staf Standar akuntansi keuangan yang diterbitkan oleh FASB dipandang sebagai prinsip-prinsip akuntansi yang diterima umum. Selain itu FASB juga menerbitkan interpretasi yang merupakan modifikasi atau perluasan dari standar-standar yang ada. Interprestasi ini memiliki otoritas yang setara dengan standar. 2. Konsep akuntansi keuangan Konsep akuntansi keuangan (SFAC) bukan merupakan GAAP. Berbeda halnya dengan SFAS (Statement of Financial Standard) yang merupakan GAAP. Konsep akuntansi keuangan ini merupakan bagian dari proyek kerangka kerja konseptual akuntansi. SFAC menetapkan tujuan dan konsep fundamental yang akan digunakan FASB dalam mengembangkan standar akuntansi dan pelaporan keuangan dimasa depan. 3. Pernyataan EITF (Emerging Issues task Force Statement) Peran EITF adalah mengidentifikasi masalah-masalah akuntansi yang controversial pada saat hal itu muncul dan menentukan apakah masalah tersebut bias dipecahkan langsung atau apakah memerlukan bantuan FASB. EITF juga membantu FASB dalam menangani langsung isu-isu yang muncul yang kalu tidak ditangani secara cepat bias menimbulkan krisis dan skandal keuangan.

PRINSIP-PRINSIP AKUNTANSI YANG DITERIMA UMUM

PUSAT PENGEMBANGAN BAHAN AJAR-UMB

MINANARI, SE, M.Si

AKUNTANSI KEUANGAN MENENGAH

Tujuan Bangunan GAAP diatas adalah jika perlakuan akuntansi atas suatu kejadian tidak dijelaskan oleh ketetapan kategori A, maka kategori B hingga D dapat digunakan.

ISU-ISU DALAM PELAPORAN KEUANGAN 1. Penetapan Standar dalam lingkungan Politik

Dari skema diats tampak bahwa demikian banyak kepentingan yang mempengaruhi FASB dalam menetapkan akuntansi yang universal. Kelompok tertentu yang menginginkan suatu kejadian dicatat dan dilaporkan dengan cara tertentu, mereka akan berjuang untuk mendapatkan apa yang mereka inginkan. Cara yang efektif adalah berpartisipasi dalam proses penetapan standar atau mencobamempengaruhi pembuat standar tersebut. 2. Kesenjangan harapan Kesenjangan harapan terjadi ketika public menuntut apa yang harus dilakukan oleh akuntan dan apa yang menurut akuntan bisa mereka lakukan, sulit dihilangkan.

PUSAT PENGEMBANGAN BAHAN AJAR-UMB

MINANARI, SE, M.Si

AKUNTANSI KEUANGAN MENENGAH

Standard Akuntansi Internasional. Saat ini didunia terdapat dua standar akuntansi keuangan, yaitu: 1. IFRS (International Financial Report Standard) yang diterbitkan oleh IASB (International Accounting Standard Board) di London. 2. GAAP yang diterbitkan oleh FASB di A.S. FASB dan IASB saat ini sedang bekerja keras menemukan kesepakatan umum menyangkut 2 standar akuntansi yang ada saat ini. Perusahaan A.S yang terdaftar di pasar saham negara lain masih diperbolehkan menggunakan GAAP. Tapi bagi Negara asing yang terdaftar dibursa saham AS harus merekonsiliasi informasi keuangannya dengan GAAP. Hal ini karenakan GAAp dianggap lebih luas dan rinci disbanding dengan IFRS.

PUSAT PENGEMBANGAN BAHAN AJAR-UMB

MINANARI, SE, M.Si

AKUNTANSI KEUANGAN MENENGAH