Anda di halaman 1dari 3

Apa itu Angiografi coroner?

Angiografi koroner adalah suatu prosedur yang menggunakan cairan khusus (bahan kontras) dan x-ray untuk melihat aliran darah darah mengalir pada jantung Anda. Apa tujuan di lakukan angiografi coroner? Angiografi koroner digunakan untuk mendiagnosis sejumlah kondisi jantung dan digunakan sebagai panduan pengobatan atau memonitor hasil pengobatan penyakit jantung. Dalam melakukan angiogram koroner, dokter menyisipkan sebuah kateter (tabung hampa tipis dengan diameter 2-3 mm) melalui kulit ke dalam arteri baik di lipat paha atau lengan. Indikasi dilakukan tindakan coronary angiography adalah: Memiliki gejala penyakit arteri koroner meskipun telah mendapat terapi medis yang adekuat

Penentuan prognosis pada pasien dengan penyakit arteri koroner Nyeri dada stabil dengan perubahan iskemik bermakna pada tes latihan Pasien dengan nyeri dada tanpa etiologi yang jelas Sindrom koroner tidak stabil (terutama dengan peningkatan Troponin T atau I). Pasca infark miokard nongelombang Q

Pasca infark miokard gelombang Q pada pasien risiko tinggi (ditentukan dengan tes latihan atau pemindaian perfusi miokard).

Pasien dengan aritmia berlanjut atau berulang

Gejala berulang pasca coronary artery bypass Graft (CABG)atau percutaneus coronary intervention(PCI)

Pasien yang menjalani pembedahan katup jantung Pasien gagal jantung dengan etiologi yang tidak jelas

Menentukan penyebab nyeri dada pada kardiomiopati hipertropi Kontraindikasi dari angiografi Kontraindikasi dari kateterisasi jantung ini sangat bervariasi. Hal ini bergantung pada kemajuan teknik, peralatan serta ketrampilan operator. Seiring berkembangnya pengetahuan mengenai kateterisasi jantung, hampir dikatakan tidak ada lagi kontraindikasi absolut, yang ada hanya kontraindikasi relatif. Hal-hal yang termasuk dalam kontraindikasi relatif adalah:

Ventrikel iritabel yang tidak dapat dikontrol Hipokalemia/intoksikasi digitalis yang tidak dapat dikoreksi Hipertensi yang tidak dapat dikoreksi Penyakit demam berulang Gagal jantung dengan edema paru akut Gangguan pembekuan: waktu protrombin lebih dari 18 detik Gagal ginjal hebat/anuria

Alergi bahan kontras Sedangkan satu-satunya yang dianggap sebagai kontraindikasi absolut adalah apabila pasien dan keluarganya menolak untuk dilakukan angiografi
Angiografi adalah tehnik pemberian zat kontras.Sedangkan angiografi koroner adalah prosedur diagnostik dengan tehnik pemberian zat kontras ke arteri koroner yang dilakukan untuk mendapatkan hasil / kelainan dari pembuluh darah arteri koroner baik itu presentase, letak lumen, jumlah kondisi dari penyempitan lumen, besar kecilnya pembuluh darah, ada tidaknya kolateral dan fungsi ventrikel kiri. II. INDIKASI 1. Penyakit koroner - Serangan angina baru - Angina tidak stabil - Iscemia tidak tampak - TMT (Treadmill Test positif) - Nyeri dada 2. Infark miocard - Angina tidak stabil post infark - Gagal trombosis - Shock - Komplikasi mekanik 3. Evaluasi : a) Post operasi CABG (Coronary Bypass Graff) b) Post PTCA c) Penelitian III. KONTRA INDIKASI 1. Relatif - Cronic heart failure tidak terkontrol, hipertensi, aritmia - Cerebrovasculer accident / cerebrovasculer desease 1 bulan - Infeksi / demam - Elektrolit inbalance - Perdarahan gastro intestinal akut - Kehamilan

- Anti koagulasi - Pasien tidak kooperatif