Anda di halaman 1dari 10

Assessment of the cough reflex after propofol anaesthesia for colonoscopy

Ajeng Tri Septiani 2008730048

Latar belakang
Refleks batuk mekanisme pertahanan tubuh Residu konsentrasi obat anastesi dan residu sedasi menekan refleks batuk pneumonia aspirasi, menumpuknya sekret Propofol sering digunakan pada anastesi umum
Konsentrasi hipnotik depresan pernapasan yang poten Konsentrasi rendah ???

Metode penelitian
Departemen anastesi, Bichat hospital Peserta penelitian :
ASA I II Tidak merokok Pasien yang sudah dijadwalkan untuk dilakukan elective colonoscopy dengan anastesi umum

Exclude criteria :
Usia < 18 thn atau > 55 thn DM Kelainan SSP Epilepsi Sedang dalam pengobatan psikotropika atau ACE inhibitor Hamil Rhinitis alergi ISPA Penyakit pernafasan kronis (asma, PPOK, bronkiektasis) Batuk kronik

Selama colonoscopy, pasien tidak diberi premedikasi, anastesi hanya propofol Anastesi diinduksi dan dimaintain dgn Diprifusor (infus yang mengontrol target propofol dalam darah) Target awal induksi 6 g/ml. Target berubah sesuai kedalaman anastesi (variasi TD, HR) Selama anastesi, nafas pasien spontan oxygen nasal. Pertahankan saturasi > 95%
Airway management : jaw thrust, mandibular advancement

Maintenance mencapai 1.2 g/ml pasien ditransfer ke post anastesi care unit

Sebelum dilakukan tes refleks batuk, dilakukan penilaian sedasi oleh OAA/S (Observers Assessment of Awareness/Sedation)

Tes refleks batuk ditentukan oleh meningkatnya konsentrasi nebulasi asam sitrat (inhaled irritant) hingga menimbulkan refleks batuk Konsentrasi asam sitrat 2.5, 5, 10, 20, 40, 80, 160, 320 dan 640 mg/ml 1280 mg/ml C1 konsentrasi yang dapat memicu batuk Uji dilakukan pada pagi hari

Tes refleks batuk dilakukan dengan posisi duduk, menggunakan penjepit hidung. Pasien diminta untuk inspirasi dan ekspirasi menggunakan mulut Inhalasi menggunakan nebulizer MEDIPRON F.D.C Setiap konsentrasi di hirup 5x, dan setiap inhalasi di pause selama 30s C1 diukur sebelum anastesi dan selama konsentrasi propofol dalam darah diturunkan (1.2, 0.9, 0.6 dan 0.3 g/ml)

Hasil penelitian
July 2001 oktober 2002 15 pasien yang diteliti OAA/S score saat konsentrasi propofol diturunkan 1.2, 0.9, 0.6, 0.3 dan 0 g/ml adalah 4(2), 5 (1), 5 (0), 5(0) dan 5 (0) Log C1 saat konsentrasi peropofol diturunkan 1.2, 0.9, 0.6, 0.3 dan 0 g/ml adalah 1.9 (0.6), 1.9 (1.0), 1.9 (1.1), 1.9 (0.6) dan 1.9 (0.7) mg/ml

Kesimpulan
Konsentrasi propofol pada anastesi umum colonoscopy dan sedasi terkait tampaknya tidak mempengaruhi refleks batuk