Anda di halaman 1dari 9

KOMPLIKASI DAN PROGNOSIS SKIZOFRENIA

KOMPLIKASI
GANGGUAN JIWA SEMAKIN BERAT GANGGUAN ORGAN (FUNGSI TUBUH)

KOMPLIKASI SKIZOFRENIA

GANGGUAN ORGAN
Stres
Informasi disampaikan ke hipotalamus Produksi CRH Merangsang hipofisis anterior
Merangsang kelenjar adrenal

Produksi ACTH

Produksi kortisol

KOMPLIKASI PENINGKATAN KORTISOL TERHADAP GI TRACT


- Merangsang produksi asam lambung (faktor agresif) - Menghambat prostaglandin E (faktor defensif)

Kadar kortisol

Sindroma Dispepsia

Kembung Sering bersendawa Anoreksia Nausea Vomitus Rasa terbakar dan penuh di ulu hati regurgitasi

KOMPLIKASI PENINGKATAN KORTISOL TERHADAP IMUNITAS


Kadar kortisol

Sistem imunitas
Jumlah limfosit Produksi dan menghambat kerja interleukin dan interferon Menghambat migrasi leukosit Menghambat proses fagositosis

Mudah terinfeksi dan sulit mengatasi infeksi yang ada

KOMPLIKASI PENINGKATAN KORTISOL TERHADAP KADAR KOLESTEROL DAN FUNGSI JANTUNG

Kortisol

Kerja somatotropin dan katekolamin

Produksi trigliserida dan kolesterol

Hiperlipidemia Aterosklerosis

Dekompensasi jantung (efek jangka panjang)

KOMPLIKASI PENINGKATAN KORTISOL TERHADAP KADAR GULA DARAH

Kadar kortisol

Kadar gula darah

Resistensi insulin

Diabetes melitus

PROGNOSIS SKIZOFRENIA
Prognosis skizofrenia bergantung pada :
Onset (usia pasien saat pertama kali mengalami keluhan) : makin muda usia,prognosis akan semakin buruk Tipe skizofrenia : skizofrenia akut dan katatonik lebih baik prognosisnya Ada tidaknya faktor herediter : jika terdapat, prognosis akan cenderung lebih buruk Topologi kepribadian pre skizofrenia : introvert prognosisnya lebih buruk Ada atau tidaknya faktor pencetus (stressor jelas) : jika diketahui, prognosis akan lebih baik Keadaan sosial ekonomi : semakin rendah maka prognosis semakin buruk Cepat, tepat, dan teraturnya penatalaksanaan skizofrenia Dukungan dan bantuan dari orang di sekitarnya

PROGNOSIS SKIZOFRENIA
Umumnya prognosis skizofrenia adalah : 10-20% pasien memiliki prognosis yang baik (gejala gangguan terminimalisir) >50% pasien memiliki prognosis yang buruk dimana terjadi kekambuhan yang berulang dengan rentan waktu yang dekat dan disertai tindakan percobaan bunuh diri