Anda di halaman 1dari 21

PEMERIKSAAN VISUS & REFRAKSI

Adellia Nike F 010810117

Pemeriksaan Tajam Penglihatan (VISUS)


Kamar dengan penerangan cukup Pasien tidak boleh menentang arah sinar Mata diperiksa satu persatu (tanpa menekan bola mata) Pemeriksaan dimulai dengan mata kanan Jarak pemeriksaan 6 M atau 3 M (dengan kaca pantul)

Tahap I Pengamatan:

Pemeriksa memegang senter perhatikan: - Posisi bolamata: apakah ada juling - Konjungtiva: ada pterigium atau tidak - Kornea: ada parut atau tidak - Lensa: jernih atau keruh/ warna putih

Tahap II

Pasien disuruh baca huruf dari kiri-ke kanan. Dimulai baris teratas atau huruf yang paling besar sampai huruf terkecil
Bila dalam baris tersebut pasien dapat membaca huruf KURANG dari setengah baris maka yang dicatat ialah baris yang di atasnya. Bila dalam baris tersebut pasien dapat membaca huruf SETENGAH baris atau LEBIH dari setengah baris maka yang dicatat ialah baris yang tertera angka tersebut.

OPTOTIP SNELLEN

INTERPRETASI 6/6 : dapat melihat huruf pada jarak 6 m, dimana oleh orang normal dapat dilihat pada jarak 6 m 6/30 : dapat melihat huruf pada jarak 6 m, dimana oleh orang normal dapat dilihat pada jarak 30 m

Bila tidak dapat melihat huruf terbesar (6/60) lakukan uji finger test

FINGER TEST
Dimulai dari 3 meter (3/60) Belum bisa terlihat 2 meter (2/60) Belum bisa terlihat 1 meter (1/60)

INTERPRETASI

3/60 : dapat menentukan jumlah jari pada jarak 3 m, yg oleh orang normal dapat terlihat pada jarak 60 m 1/60 : dapat menghitung jari pada jarak 1 m
Bila tidak dapat menghitung jari dalam jarak 1 meter, dilakukan uji waving hand test

WAVING HAND TEST


Dimulai dari 1 meter (1/300) Tanyakan pada pasien apakah gerakan / lambaian tangan ke arah kanan-kiri atau atas-bawah

INTERPRETASI

1/300 : melihat gerakan tangan pada jarak 1 m


Bila tidak dapat melihat gerakan tangan, dilakukan uji light perception

LIGHT PERCEPTION
Dimulai dari 1 meter (1/300) Tanyakan pada pasien apakah dapat melihat sinar atau tidak

INTERPRETASI

Bila hanya dapat melihat adanya sinar visus = 1/~ orang normal dapat melihat adanya sinar pada jarak tak terhingga ( ~ )
Bila tidak mengenal sinar sama sekali visus = 0 ( buta total )

Pemeriksaan Visus pada bayi dan anak

BAYI & anak preverbal

melihat reflek cahaya di kornea sentral kornea fiksasi di fovea obyek digerakkan mengikuti dengan baik kemampuan dalam fiksasi & mengikuti obyek

ANAK (umur 2 3 tahun)

uji gambar-gambar kecil (kartu Allen) E (E games)

si anak diminta menunjukkan arah kaki huruf E tersebut dengan jarinya

PEMERIKSAAN REFRAKSI
-

Obyektif 1.Retinoskopi 2.Refraktometri 3.Topografi kornea 4.Keratometri

Subyektif 1.Trial and Error 2.Pemeriksaan Fogging Technique dengan grafik Astigmatisme 3.Cross Cylinder Technique Refraksi Objektif

1.

2.

3.

Pasang kacamata percobaan pada posisi yang tepat Pasang penutup (occluder) didepan salah satu mata yang belum diperiksa Kembali melihat snellen chart

Visus < 6/6

TAMBAHKAN S+ 0,25

TERANG Lanjutkan dg lensa (+)

KABUR Ganti lensa (-)

hipermetropia

myopia

ditambah lensa positif sampai maksimal

lensa negatif dikurangi sampai maksimal

tetap tidak tercapai tajam penglihatan maksimal, mungkin pasien mempunyai kelainan refraksi astigmatisme, dilakukan uji pengaburan (fogging technique).

FOGGING TECHNIQUE

Pasien diminta melihat kisi-kisi juring astigmatisme Ditanya garis mana yang paling jelas terlihat Bila garis juring pada 90 yang jelas, maka tegak lurus padanya ditaruh sumbu lensa silinder atau lensa silinder ditempatkan dengan sumbu 180 Perlahan-lahan kekuatan lensa silinder ini dinaikkan sampai garis juring kisi-kisi astigmatisme vertical sama tegasnya atau kaburnya dengan juring horizontal atau semua juring sama jelasnya bila dilihat dengan lensa silinder yang ditambahkan. Kemudian penderita diminta melihat kartu Snellen dan perlahanlahan ditaruh lensa negatif sampai penderita melihat jelas pada kartu Snellen. (Vaughan, 1995)

UJI PRESBIOPIA

Usia 40 tahun Dirusuh memegang kartu baca dekat atau Jaeger dalam jarak baca Disuruh baca, kemudian lensa sferis + 1,0 D diletakkan didepannya

Bisa membaca derajat presbiopia pasien adalah +1,0 Belum dapat membaca lensa positif dinaikkan +0,25 D sampai tajam penglihatan bertambah baik pada pembacaan kartu Jaeger

Anda mungkin juga menyukai