Anda di halaman 1dari 2

HALUSINASI A.

PENGERTIAN Halusinasi adalah tanggapan yang salah tanpa rangsang dari luar yang dapat berupa hausinasi dengar, lihat, penciuman, perabaan dan kecap A. TANDA DAN GEJALA a. Berbicara sendiri b. Pembicaraan kacau, kadang tidak masuk akal DISUSUN OLEH : YOSE FEBRIYON P, S.KEP PROGRAM STUDI PROFESI NERS STIKES PAYUNG NEGERI PEKANBARU 2013 c. Tertawa sendiri tanpa sebab d. Ketakutan e. Ekspresi wajah tegang f. Tidak mau mengurus diri g. Sikap curiga dan bermusuhan h. Menarik diri dan menghindari orang lain

B. TAHAPAN 1. Tahap I: Halusinasi bersifat menyenangkan Tanda: - Menyeringai/tertawa tidak sesuai - Menggerakkan bibir tanpa bicara - Gerakan mata cepat - Bicara lambat - Diam dan pikiran dipenuhi oleh sesuatu yang mengasyikkan 2. Tahap II: Halusinasi bersifat menjijikkan Tanda: - Cemas - Konsentrasi menurun - Ketidakmampuan membedakan yang nyata dan tidak nyata

Tahap III : Halusinasi bersifat mengendalikan Tanda: Cenderung mengikluti halusinasi Kesulitan berhubungan dengan orang lain Perhatian atau konsentrasi menuru/ cepat berubah Kecemasan berat ( berkeringat, gemetar, tidak mampu mengikuti petunjuk) Tahap IV: Halusinasi bersifat menaklukkan Tanda: Pasien mengikuti perintah halusinasi Tidak mampu mengendalikan diri

Tidak mampu mengikuti perintah nyata Beresiko mencederai diri,orang lain, lingkungan. JIKA TAMPAK GEJALA PADA TAHAP III DAN TAHAP IV, SEGERA KLIEN DIBAWA KE RUMAH SAKIT

c. Meminta orang lain untuk menyapa jika klien berbicara sendiri C. PENANGGULANGAN HALUSINASI DI RUMAH a. Jangan biarkan pasien sendiri b. Anjurkan untuk terlibat dalam kegiatan rumah (buat jadwal) c. Bantu klien untuk berlatih cara menghentikan halusinasi d. Motivasi keluarga untuk awasi klien minum obat e. Jika pasien terlihat bicara sendiri atau tertawa sendiri maka segera disapa atau ajak bicara f. Motivasi keluarga untuk mengontrol keadaan klien g. Beri pujian positif pada klien dan keluarga jika mampu melakukan apa yang dianjurkan h. Segera bawa ke Rumah Sakit jika halusinasi berlanjut dan beresiko mencederai diri dan orang lain.

B. CARA MENGHENTIKANNYA a. Ajarkan pada klien untuk tidak mengikuti perintah halusinasi Contoh: Saya tidak mau mendengar kamu b. Ajarkan klien untuk meminta tolong pada orang lain untuk menghentikan halusinasi Contoh: Apakah kamu (orang lain) mendengar apa yang saya dengar?