P. 1
TOR Angkutan Umum TangSel

TOR Angkutan Umum TangSel

|Views: 64|Likes:
Dipublikasikan oleh Rizky Pratama H
TOR Angkutan Umum TangSel
TOR Angkutan Umum TangSel

More info:

Categories:Types
Published by: Rizky Pratama H on Jul 03, 2013
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

02/26/2014

pdf

text

original

PEMERINTAH PROVINSI BANTEN

DINAS PERHUBUNGAN KOMUNIKASI DAN INFORMATIKA
SUKU DINAS PERHUBUNGAN KOMUNIKASI DAN INFORMATIKA KOTA TANGERANG SELATAN
Jl. Serpong Batas-Bogor KM. 0+400 Kec. Serpong, Kota Tangerang Selatan.

KERANGKA ACUAN KERJA (KAK)

URUSAN PEMERINTAHAN ORGANISASI / SKPD

:

2.07 INDUSTRI

: 2.07.010 Sudin Perindustrian dan Energi - JAKTIM 5.12.01.00.0000.000 : 1.03.01 Program Governance dalam Pekerjaan Umum Penerapan Kaidah Good Penyelenggaraan Urusan

PROGRAM

KEGIATAN

: 1.03.01.010 Pendataan Sarana Pencahayaan Kota, Sebaran Pelaku Industri dan Energi : : : 50000 KODYA JAKARTA TIMUR 5.2.2.21.06 2013

LOKASI KEGIATAN KODE REKENING TAHUN ANGGARAN

Jakarta, 2013

I.

PENDAHULUAN A. LATAR BELAKANG Suku Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika Tangerang Selatan adalah Satuan Kerja Perangkat Daerah pada Pemerintahan Provinsi Banten dalam melaksanakan tugas pokok dan fungsi untuk melakukan perencanaan, melaksanakan, mengawasi, dan

mengendalikan kegiatan di bidang perhubungan, komunikasi, dan informatikasi, membutuhkan sejumlah perangkat dan instrumen yang dapat digunakan untuk melakukan pengawasan dan monitoring lalu lintas dan angkutan jalan. Dengan makin berkembangnya teknologi informasi khususnya

teknologi yang berhubungan dengan pemetaan dan pemograman yang dapat menunjukan tata letak, data-data existing, data jaringan, kondisinya serta aplikasi pengolahan data angkutan umum. Data

angkutan umum yang harus dikelola oleh Suku Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika Tangerang Selatan sangat banyak setidaknya ada 24 Trayek Angkutan Umum dengan total armada sekitar 2297 unit yang tersebar di wilayah Suku Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika. Data tersebut akan bertambah setiap tahunnya. Untuk menunjang kegiatan pengawasan, pemeliharaan, dan monitoring angkutan umum diperlukan database armada angkutan umum tersebut dari trayek-trayek yang tersebar di wilayah Kota Tangerang Selatan yang memiliki 7 (Tujuh) kecamatan. Berkaitan dengan hal di atas pada tahun 2013 ini Suku Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika Tangerang Selatan

bermaksud untuk melakukan pendataan terhadap armada-armada angkutan umum yang tersebar di wilayah Kota Tangerang Selatan yang memiliki 7 (Tujuh) kecamatan. Data-data tersebut harus di survey

dan diinput yang dapat dimanfaatkan untuk berbagai kepentingan, dengan sistem Database, sehingga memudahkan dalam pencarian data yang diperlukan.

B.

MAKSUD DAN TUJUAN Maksud dan tujuan pelaksanaan pekerjaan Pendataan Sarana Angkutan Umum Kota Tangerang Selatan tahun 2013 adalah terbentuknya Database Armada Angkutan Umum yang akurat dan

lengkap sebagai dasar dalam melakukan kegiatan pengawasan, pemeliharaan dan monitoring lalu lintas dan sarana umum.

C.

SASARAN Sasarannya adalah tersedianya data angkutan umum dari trayek-trayek yang tersebar di wilayah Kota Tangerang Selatan yang dapat di diunduh (Klik) di Situs sehingga mampu mendukung kegiatan pengawasan, pemeliharaan dan monitoring penerangan jalan umum di lingkungan Suku Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika Tangerang Selatan.

II.

KEGIATAN A. LINGKUP KEGIATAN 1. Nama Kegiatan yang akan dilaksanakan adalah : a. Urusan Pemerintahan : 2.07 INDUSTRI b. Organisasi / SKPD :

2.07.010. Suku Dinas Perindustrian dan Energi – JAKTIM 5.12.01.00.0000.000 c. Program : 1.03.01. Program

Penerapan kaidah Good Governance

dalam

penyelenggaraan

urusan

Pekerjaan Umum d. Kegiatan : 1.03.01.010Kegiatan.. e. Lokasi Kegiatan : JAKARTA TIMUR f. Kode Rekening g. : 5.2.2.21.06 50000 KODYA

Tahun Anggaran : 2010

2.Dalam mengupayakan hasil pekerjaan yang tepat sasaran, maka lingkup kegiatan secara teknis akan meliputi hal-hal berikut di bawah ini : a. Survey/pengumpulan data lampu kecamatan Untuk kegiatan survey/pengumpulan data lampu kecamatan, kegiatannya antara lain melakukan pengumpulan data titik lampu dengan mengambil data langsung dilapangan. b. Validasi data lampu Data peta jaringan PJU yang sudah dikumpulkan/disurvey harus di validasi mengenai datanya seperti jaringan PJU, letak gardu, letak panel, jenis lampu, peruntukannnya, jumlah lampu oleh pejabat yang berwenang c. Pembuatan Database PJU Kota Administrasi Jakarta Timur Pembuatan Database PJU Kota Administrasi Jakarta Timur terhadap data-data dan peta titik penerangan jalan umum yang telah divalidasi. d. Pembuatan peta jaringan titik PJU per kecamatan Pekerjaan ini adalah Pembuatan album peta jaringan PJU per kecamatan dengan ukuran A2. e. Alih Teknologi Setiap produk khususnya untuk Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Timur selalu dititikberatkan pada bagaimana

mewujudkan sistem transformasi sumber daya manusia akan pengolahan data titik lampu penerangan jalan umum dipahami secara sistematik dan sistem operasionalnya.

B. JANGKA WAKTU PELAKSANAAN Pelaksanaan untuk menyelesaikan seluruh pekerjaan sebagaimana dimaksud pada ruang lingkup pekerjaan harus selesai selama-lamanya 2 (dua) bulan. Untuk maksud tersebut, konsultan harus dapat mengatur jadwal penugasan personil dan jadwal pelaksanaan yang jelas dan efektif untuk melaksanakan kegiatan.

C. BIAYA Biaya Pelaksanaan pekerjaan Pengadaan Jasa Konsultasi Pendataan Sarana Pencahayaan Kota, Sebaran Pelaku Industri dan Energi di wilayah Kota Administrasi Jakarta Timur dibiayai melalui DPA – SKPD

Suku Dinas Perindustrian dan Energi Kota Administrasi Jakarta Timur Tahun Anggaran 2010.

D. TAHAPAN DAN METODOLOGI 1. Pentahapan Kegiatan Pelaksanaan Pendataan Pencahayaan Kota Wilayah Jakarta Timur ini dilaksanakan melalui tahapan sebagai berikut : a. Tahap Persiapan  Mempelajari berhubungan KAK, Peraturan dan Ketentuan yang Sarana

dengan

pekerjaan

Pendataan

Pencahayaan Kota, Sebaran Pelaku Industri dan Energi  Mengumpulkan hasil laporan-laporan sebelumnya sebagai bahan masukan.  Melakukan diskusi dengan pihak Pemberi Tugas dan unit terkait.  Menyusun Program Kerja. b. Tahap Penyusunan Laporan Pendahuluan (Inception Report)
 Menganalisa

apa dan bagaimana pelaksanaan Pendataan

Sarana Pencahayaan Kota, Sebaran Pelaku Industri dan Energi.  Melakukan Study Banding dan Study literatur sebagai bahan analisa.  Melakukan diskusi dengan Pemberi Tugas dan unit terkait.  Menggandakan laporan Pendahuluan (Inception Report) sebanyak 10 (sepuluh) set dan merekam hasil laporan pendahuluan sebanyak 3 copy CD

 Menyerahkan hasil laporan Anggaran. c. Report)

kepada Kuasa Pengguna

Tahap Penyusunan Laporan Antara (Interim

 Laporan Pendahuluan yang sudah diperbaiki berdasarkan hasil diskusi  Melakukan pengumpulan data analisa awal dari pekerjaan yang dilakukan, dikaitkan dengan kerangka pikir serta metodologi.  Menggandakan Laporan Antara (Interim Report) sebanyak 10 (sepuluh) set dan merekam hasil laporan pendahuluan sebanyak 3 copy CD  Menyerahkan hasil laporan Anggaran. d. Tahap Penyusunan Konsep Laporan Akhir (Draft Final Report)  Merupakan akumulasi dari laporan-laporan yang dibuat sebelumnya mendapatkan sebagai bahan pembahasan guna untuk kepada Kuasa Pengguna

masukan-masukan

mencapai

kesempurnaan Laporan Akhir.  Menggandakan Konsep Laporan Akhir (Draft Final Report) sebanyak 10 (sepuluh) set dan merekam hasil laporan pendahuluan sebanyak 3 copy CD  Menyerahkan hasil laporan Anggaran. e. Tahap Penyempurnaan Laporan Akhir (Final Report) kepada Kuasa Pengguna

 Menyusun seluruh tahapan laporan yang dimulai dari laporan pendahuluan (inception report), Laporan Antara (Interim report), konsep laporan akhir (draft final report) menjadi laporan akhir (final report) yang sudah diperbaiki.  Menggandakan Laporan Akhir (Final Report) sebanyak 15 (lima belas) set dan merekam hasil laporan pendahuluan sebanyak 6 copy CD  Menyerahkan hasil laporan Anggaran. f. Tahap Pemaparan / Ekspose Kegiatan 2. Metodologi a. Pemahaman terhadap TOR/KAK b. Wawancara c. Pendekatan Teknis. kepada Kuasa Pengguna

III. KELUARAN Hasil pekerjaan dari Pendataan Sarana Pencahayaan Kota, Sebaran Pelaku Industri dan Energi adalah : 1. Database titik penerangan jalan umum dan sarana umum dalam format CD-ROM 2. Peta jaringan titik penerangan jalan umum ukuran A2 dalam bentuk hasil plotting titik lampu per kecamatan yang sudah divalidasi oleh pejabat yang berwenang. Substansi tersebut dituangkan ke dalam bentuk pelaporan berkala yang berfungsi sebagai pemaparan hasil kajian Konsultan, meliputi:

Laporan Pendahuluan (Inception report) Berisi mengenai persiapan, rumusan kerangka pekerjaan secara keseluruhan, melibatkan tim, konsep pengumpulan data serta hasil identifikasi awal.

Laporan Antara (Interim Report) Berisi tentang hasil pengumpulan data, penyusunan tipologi, masukan mengenai permasalahan maupun penyimpangan yang mungkin terjadi (temuan hasil monitoring), formulasi konsep,

Konsep Laporan Akhir (Draft Final Report) Berisi tentang keseluruhan laporan pekerjaan dari laporan awal hingga laporan antara.

Laporan Akhir (Final Report) Berisi tentang keseluruhan laporan pekerjaan dari laporan awal hingga laporan draft akhir.

IV.

TANGGUNG JAWAB KONSULTAN A. TANGGUNG JAWAB PROFESIONALISME / KEAHLIAN Konsultan Study bertanggung jawab secara Profesional atas jasa Perencanaan / studi yang telah dilakukan, selain seperti yang diatur dalam ketentuan peraturan perundang-undangan juga harus sesuai kode etik (Tata Laku) Profesi yang berlaku.

B. TANGGUNG JAWAB KONSULTAN Secara umum tanggung jawab konsultan terhadap hasil pekerjaan yang dilaksanakan, minimal mencakup : 1. Hasil pelaksanaan pekerjaan yang dihasikan harus memenuhi persyaratan maupun ketentuan teknis serta peraturan perundangundangan yang berlaku. 2. Hasil pelaksanaan pekerjaan yang yang dihasilkan diberikan harus oleh telah Kuasa

mengakomodasi

batasan-batasan

Pengguna Anggaran, termasuk melalui KAK/TOR ini, seperti dari segi pembiayaan, pelaporan dan waktu pelaksanaan. 3. Hasil pelaksanaan pekerjaan yang dihasilkan harus telah memenuhi peraturan, standard dan pedoman teknis yang berlaku pada umumnya, khususnya yang berlaku di daerah Provinsi DKI Jakarta, serta memenuhi ketentuan kelayakan yang berlaku.

V. BATASAN HUKUM 1. Undang-undang Nomor 28 Tahun 2004, tentang Penyelenggaraan Negara yang bersih dan bebas dari Korupsi, Kolusi dan Nepotisme. 2. Undang-undang Nomor 29 Tahun 2007, tentang Pemerintah Provinsi Daerah Khusus Ibukota Jakarta sebagai Ibukota Negara Kesatuan Republik Indonesia. 3. Undang-undang Nomor 32 Tahun 2004, tentang Pemerintah Daerah sebagaimana telah beberapa kali diubah terakhir dengan undang – undang nomor 12 tahun 2008. 4. Peraturan Pemerintah Nomor 58 Tahun 2005 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah.

5. Keputusan

Presiden Nomor 80 Tahun 2003

tentang Pedoman

Pelaksanaan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah sebagaimana telah beberapa kali diubah, terakhir dengan Peraturan Presiden Nomor 95 Tahun 2007. 6. Permendagri Nomor 13 Tahun 2006 tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan Daerah sebagaimana telah diubah, terakhir dengan Peraturan Mentri Dalam Negeri Negeri Nomor 59 Tahun 2007. 7. Peraturan Daerah nomor 5 Tahun 2007 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah 8. Peraturan Gubernur Nomor 130 Tahun 2008 Tentang Tata Cara Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Propinsi Daerah Khusus Ibukota Jakarta sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Gubernur Nomor 174 Tahun 2009. 9. Surat Keputusan Gubernur Provinsi DKI Jakarta Nomor 311/ 2010 tanggal 19 Februari 2010, tentang Pengangkatan Ir. H. Raspu Fermana, M. Si sebagai Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) pada lingkup tugas dan kewenangan Pada Suku Dinas Perindustrian dan Energi Kota

Administrasi Jakarta Timur tahun Anggaran 2010

VI. SUMBER DAYA MANUSIA
Dalam melaksanakan pekerjaan Pendataan Sarana Pencahayaan Kota, Sebaran Pelaku Industri dan Energi, pihak konsultan harus menyediakan tenaga ahli yang memenuhi kualifikasi yang dipersyaratkan. Tenaga-tenaga ahli yang dibutuhkan dalam kegiatan yang dimaksud adalah terdiri dari :

No

Posisi

Ahli

Pendidikan

Pengalaman Ket

No 1.

Posisi Tenaga Ahli

Ahli Ahli Muda Program Operator Komputer Tenaga Gambar Tenaga Survey/ Surveyor

Pendidikan S1 SLTA SLTA SLTA/D1

Pengalaman Ket 5 Tahun 4 Tahun 4 Tahun

3.

Pendukung

3 Tahun

VII.

PROGRAM KERJA Konsultan Perencana / Studi harus menyusun program kerja untuk kegiatan yang ditugaskan kepadanya, minimal meliputi : 1. Jadwal Kegiatan secara detail. 2. Alokasi tenaga yang lengkap ( disiplin dan keahlian ) 3. Tenaga-tenaga yang diusulkan oleh Konsultan Perencana/Studi harus mendapatkan persetujuan dari pemberi tugas. 4. Konsep penanganan pekerjaan Studi. Program kerja secara keseluruhan harus mendapatkan persetujuan dari Kuasa Pengguna Anggaran/ Pejabat Pembuat Komitmen, setelah sebelumnya dipresentasikan oleh Konsultan Pelaksana dan

mendapatkan berbagai masukan dari Pengelola Teknis Kegiatan.

VIII.

TIM PENDAMPING Tim Pendamping terdiri dari Instansi terkait Pemerintah Provinsi DKI Jakarta antara lain : 1. Unsur Dinas Perindustrian dan Energi Kota Administrasi Jakarta Timur. 2. Unsur Kantor Perencanaan Kota Administrasi Jakarta Timur. 3. Unsur Bagian Prasarana dan Sarana Kota Provinsi DKI Jakarta;. Dalam pelaksanaan kegiatan ini, tim pendamping memberikan arahan : Penyusunan kerangka pikir dan metode kerja Pembahasan Laporan Pendahuluan (Inception Report) Pembahasan Laporan Antara (Interim Report) Pembahasan Konsep Laporan Akhir (Draft Final Report) Pembahasan Laporan Akhir (Final Report)

IX. PENUTUP Setelah KAK/TOR ini diterima, maka Konsultan Pelaksana hendaknya memeriksa semua bahan masukan yang diterima dan mencari bahan masukan lain yang dibutuhkan.

Mengetahui 2010 Kepala Suku Dinas Perindustrian Dan Energi Kota Adm. Jakarta Timur Selaku

Jakarta,

Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) Suku Dinas Perindustrian Dan Energi Kota Administrasi Jakarta Timur

Kuasa Pengguna Anggaran (KPA)

KETOK SARTA Ir. H. RASPU FERMANA, M. Si NIP. 470036212 NIP. 470050806

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->