Anda di halaman 1dari 3

Membandingkan Spek Performance Honda CBR 150R dan Yamaha YZF R15V2.

0 September 7, 2011
Posted by Taufik in Honda, yamaha. Tags: cbr 150r, YZF R15V2 trackback

Bro sekalian, Jika Data data spek performa suatu Motor yang digelontorin dan di klaim oleh pabrikan benar adanya . . . maka sebenarnya kita dapat membuat hipotesis sementara untuk dapat meraba raba seperti apa Performance Motor tersebut. Dalam Hal ini mari kita sama sama belajar bagai mana membuat hipotesis sementara perbandingan spek performa antara Honda CBR 150R dan Yamaha YZF R15 V2.0. Data Spek performa awal dapat dianalisa dari ukuran piston. CBR 150R Diameter x langkah : 63.5 x 47.2 mm dan R15V2 57 x58,7 mm . . . nah dari sini terlihat R15 memiliki Stroke yang panjang. Karakteristik Stroke panjang adalah kuat di akselerasi awal(kalo Rasio Final gearnya sama) , cmiiw

Data-data Yang tmcblog dapat adalah untuk Honda New CBR 150R, powernya 17,5 PS/10500rpm, torsinya 12,66nm/8500 rpm dengan berat kosong 138 kg. Sedangkan Yamaha New YZF R15 V2.0 powernya : 17 PS/8500rpm, torsinya: 15nm/7500 dengan kerb weight (is the total weight of a vehicle with standard equipment, all necessary operating consumables (e.g., motor oil and coolant), a full tank of fuel) 136 kg. Kita asumsikan kedua motor digerojokin pertamax sebanyak 12 liter . Karena Massa jenis Pertamax 715-770 gram/liter (ambil tengahnya 740 gram/liter) maka bobot tambahan dari Bahan Bakar sebesar 8,8 kg ditambah bobot rider misalnya 50 kg maka diperoleh Bobot kotor Motor-bbm-rider : CBR 150R sebesar 196,8 kg dan YZF R15V2 sebesar 193 186 kg

dari data diatas diperoleh besaran Power to weight Ratio maksimum dari CBR 150R 0,089 ps/kg dan untuk R15V2 sebesar 0,091 PS/kg . . . wahhh emang gedean CBR 150R YZF R15V2 sebesar 0,002 ps/kg ya. Secara umum bila Rasio Final Gear kedua motor sama maka CBR 150R bermain di Rpm mid-high dan YZF R15 bermain di Rpm Low-Mid. Secara Teori kita bisa ambil hipotesis sementara bila di geber disentul, maka R15 akan ngacir duluan, namun di straight panjang maka power akan terasa habis setelah teriak di 8500 rpm, sedangkan CBR 150R akan Bernafas lebih panjang dalam mengejar top speed. Salah satu cara R15 untuk menyamai top speed CBR 150R adalah mengubah rasio final gear menjadi lebih kecil dengan cara mengecilkan jumlah gigi pada sproket belakang dengan konsekeuensi akselerasi awal dikorbankan . . . jadinya yaaa . . . sami mawon, cmiiw . . . Bagaimana tentang perbandingan DOHC dan SOHC . . . kalau tmcblog pikir CBR dengan strik pendek memang seharusnya pake DOHC dan R15 Dengan stroke panjang emang pantesnya Pake SOHC. Ibarat kata pas banget . . . IMHO, SOHC kan memiliki keterbatasan RPM akibat gerak bolak balik dari rockerarm nah kan sesuai dengan karakter stroke panjang . . . dan DOHC memiliki keluasaan rpm karena kemnya dua, pas banget dikombainkan dengan stroke pendek yang bernafas lebih tinggi, cmiiw Jadi Hipotesis kesimpulannya Gimana? Kedua Motor ini memiliki karakter yang berbeda mengenai urusan Performance. CBR 150R memiliki spek performance mesin yang lebih Racy dengan power besar dan nafas rpm panjang sedangkan R15 lebih pas digunakan untuk harian karena dengan torsi besar yang diperoleh pada rpm lebih rendah memungkin kan motor ini lebih efesien digunakan untuk stop and go di jalanan perkotaan. Nah bicara desain gimana ? . . . wahhh ini subjektif nih, tergantung selera dah . . . namun minimal tmcblog udah paparkan komparasi performanya . . . kalo soal pilih yang mana .. . Ya susah, ini bergantung

juga dengan price . . . lha mentok bin mentah dah . . . wong CBR udah dijual AHM sedangkan R15V2 belom dijual YMKI gimana ngebandinginnya? xixixiixxi Monggo di kritisi, kalo ada yang salah mohon dibenerin . . . semoga berguna