PROGRAM PENGAJARAN ANATOMI PROGRAM STUDI D-III KEBIDANAN UNIVERSITAS GUNADARMA T.

A 2005/2006

* * * * * * * * * * * * * * Koordinator Pengajar : Dr. William SpOG : Dr. Evi Maryam Dr. William W. SpOG
JAKARTA- INDONESIA

Menjelaskan sistem pencernaan . dan penugasan. diskusi. Memahami ilmu anatomi dasar 2. perkemihan. P=1). sistem pernafasan. integumen. Menjelaskan sistem kardiovaskuler 4. praktek di lab dan praktek dilahan A. Mata kuliah Anatomi semester I mempunyai bobot 2 SKS ( C=1.persyarafan.PROGRAM PENGAJARAN SEMESTER I MATA KULIAH ANATOMI PROGRAM STUDI D-III KEBIDANAN UNIVERSITAS GUNADARMA JAKARTA T. sistem kardiovaskuler. Menjelaskan Sistem muskuloskeletal 3. Menunjukkan sistem integumen 6. Menunjukkan sistem pernafasan 5. Role play.A 2005/2006 PENDAHULUAN Sesuai dengan kalender akademik program studi D-III Kebidanan Universitas Gunadarma Jakarta bahwa program pengajaran semester ganjil tahun akademik 2004/2005 akan dimulai pada tanggal 12 September s/d 30 January 2005. TUJUAN MATA AJAR Setelah menyelesaikan mata kuliah ini mahasiswa mampu: 1.pencernaan. Pengalaman belajar Praktek (PBP) adalah kegiatan belajar berupa praktek yang lazim dilakukan dalam tatanan nyata dilahan praktek dengan methode ( simulasi. panca indera. DISKRIPSI MATA KULIAH Mata ajar ini memberikan kemampuan kepada mahasiswa untuk memahami anatomi tubuh dengan pokok bahasan: sistem muskuloskeletal. Menjelaskan sistem persyarafan 7. hormonal A. sistem reproduksi. Pengalaman belajar ceramah adalah kegiatan belajar ceramah yang leih mengutamakan kemampuan kongnitif dengan menggunakan metode ceramah.

KEGIATAN BELAJAR MENGAJAR Kegiatan belajar dikelola untuk mencapai tujuan yaitu: 1. Menjelaskan Sistem muskuloskeletal 15. Menjelaskan sistem perkemihan 21. PBC (Proses belajar ceramah) Dengan bobot 1 SKS = 1x 50 menit x 16 minggu = Kegiatan kuliah merupakan kegiatan memberikan teori / materi kuliah dalam kelas serta diskusi untuk materi. 2. Mendiskusikan hubungan antara sistem dengan tubuh manusia. Menunjukkan sistem integumen 18. Menjelaskan sistem hormonal 12. Menjelaskan sistem persyarafan 19. LINGKUP MATERI 13. Menunjukkan / Menjelaskan Panca indera 11. Menjelaskan sistem kardiovaskuler 16. D. B. Menjelaskan sistem pencernaan 20. Menunjukkan/ Menjelaskan sistem reproduksi 22. Menunjukkan / Menjelaskan Panca indera 23. Menjelaskan dasar ilmu anatomi. Menjelaskan sistem hormonal 24.8. . PBP Dengan bobot 1 SKS = 1x 100 menit x 16 minggu = Praktek dikelas = jam Praktek dilahan = jam. Menjelaskan sistem perkemihan 9. Menunjukkan/ Menjelaskan sistem reproduksi 10. 14. Mendiskusikan hubungan antara sistem dengan tubuh manusia. Menunjukkan sistem pernafasan 17. Dalam 1 semester yang diberikan baik dikelas maupun dilahan praktek secara langsung.materi anatomi.

Skeletal. maka sebagai gantinya dapat menyusun makalah. SISTEM PENILAIAN Penilaian untuk mata kuliah anatomi dilaksanakan secara menyeluruh mencakup: Anatomi. Kardiovaskuler. 6. Sedang mengikuti mata kuliah anatomi dan fisiologi tubuh manusia 2. penugasan sesuai dengan topik yang ditentukan pendidikan. Kegiatan praktek harus diikuti 100% 4.E. 3. Ujian tengah semester 2. Setiap mahasiswa dapat mengikuti ujian semester jika :  Telah menyelesaikan adminstrasi keuangan.Sistem reproduksi wanita dan pria. sistem alat panca indera. F. PERSYARATAN PESERTA DIDIK Untuk mengikuti mata ajar anatomi mahasiswa harus : 1. Selama kegiatan belajar mengajar dalam satu semester mahasiswa tidak boleh absen dengan alasan apapun lebh dari 10 % jumlah kehadiran. perkemihan.anatomi kelenjar endokrin. pernafasan. 5. Selama mengikuti kegiatan belajar mengajar. Tugas :30% (N I) :20 % (N2) :10 % (N3) . “ Kompetensi” penilaian diperoleh dari kegiatan kuliah.  Mengikuti kegiatan belajar mengajar  Telah menyerahkan semua penugasan. pencernaan. Izin yag diperoleh hanya melalui unit pendidikan.integumen.penugasan selama kegiatan belajar mengajar. seminar dan praktek di kelas maupun dilahan. persyarafan . Teori : 1. mahasiswa harus tertib dan mematuhi segala kewajiban untuk mata ajar tersebut. Ujian akhir semester 3. Jika karena suatu hal yang penting mahasiswa tidak dapat mengikuti kegiatan belajar mengajar.

50 3.50 2.76 – 2.Praktek: 1.00 Nilai Mutu 0 1 2 3 4 Lambang E D C B A Nilai Mutu 0 1 2 3 4 Lambang E D C B A : 40 % (N4) .51 – 3.51.00 – 1. Praktek Nilai akhir mata ajar adalah: MA=(30% x N1) +(20 % x N2) + (10 % x N3) + (40 %x N4) Nilai batas lulus untuk mata ajar =2= C dengan ketentuan sebagai berikut : Nilai mentah 0-40 41-55 56-70 71-85 86-100 Atau Nilai <1 1.4.75 1.

Anatomi ( Willhelmina S.ST ) ( dr.TIM PENGAJAR Koordinator : Anggota: 1.1Agustus 2005 Mengetahui: Kepala Bagian Akademik Koordinator M. dr William Wilyarno SPOG 2. Evi Maryam Jadual kegiatan : Progam PBC dan PBK terlampir Jakarta. dr.A. William SpOG) .

1. Sendi 2. Skeletal 2. Klasifikasi berdasarkan gerakan.3. Posisi anatomi 1. 02 3.2.2. 2. Struktur sel dan jaringan. Kls Topik Metode Pengajar Penjelasan Program Ceramah 1. ekstermitas atas dan bawah.1 Struktur jaringan tulang. panggul.2.2. 2.2.tulang belakang.3 Tulang tengkorak. Klasifikasi berdasarkan struktur. 2. Arah pergerakan 1. 2. rangka dada.1.1.1. . Aksis dan Bidang penting.2.1.2.1.JADUAL PROSES BELAJAR MENGAJAR MATA KULIAH ANATOMI PROGRAM STUDI D-III KEBIDANAN UNIVERSITAS GUNADARMA SEMESTER I JALUR UMUM 2004/2005 No Hari/Tgl/Jam 01. 1.2.2 Klasifikasi Tulang 2. Istilah yang lazim dipakai pada deskriptif anatomi.2.1. Pembagian anatomi tubuh manusia.3.1. 1.

1.3. Sistem syaraf tepi . 5. Sirkulasi darah orang dewasa. 2.3.2.2.3. Hubungan sistem muskuloskeletal dengan reproduksi wanita. 4. Klasifikasi berdasarkan struktur. Cerebrum(Otak besar) 5.1. Pons batang otak 5.1.1.1. Sistem syaraf pusat.2. Klasifikasi berdasarkan lokasi. 06 07 08 09 5. 3.5.3. 05 2.1. Proses inspirasi dan ekspirasi 5. Struktur sistem kardiovaskuler (Anatomi jantung dan pembuluh darah) 3. Fasia 2. Otot 2. Sirkulasi janin 3.4. Anatomi sistem pernafasan. 2.3.04 2.1. 4.2.3.3.4.2. Medulla Oblongata dan medulla spinalis.1. Cerebellum ( Otak Kecil) 5.1.

( Syaraf otonom) 5. 5.2. Hubungan sistem perkemihan dengan reproduksi wanita. Sistem saraf simpatis.1. Pembagian regio Abdomen.2.2. 6. Hubungan sistem pencernaan dengan reproduksi wanita. 13. Kelainan sistem pencernaan.2. Kelainan.Refleks sederhana dan kompleks. 7.2. 7. ureter. 7.3. Lapisan Kulit 6. Jaringan Penunjang.kelainan pada sistem perkemihan 8.2.4. 12 7. 8. Hubungan sistem saraf dengan reproduksi wanita. 5. 7.1.1.1. Refleks.3. Sistem saraf para simpatis. . 11 6.3. Anatomi kelenjarkelenjar pencernaan dan eksresinya. 8. Struktur sistem integumen. Anatomi ginjal. Susunan saluran pencernaan dan acesorisnya.5.2.3.1. 10 5.1. vesica urinaria dan uretra.

1. Kelenjar endokrin dan hormon yang berhubungan dengan sistem reproduksi wanita.1.2.4.1.14.2. 12.1. Kelainan organ reproduksi wanita. 12.3.2 Kelainan organ reproduksi pria 10. 12.1.4.3. 11.2.1. 9. Anatomi/ organ reproduksi pria 9. Kelenjar tyroid dan para tyroid. Anatomi sistem endokrin. . Kelenjar adrenal 12. Anatomi sistem panca Indera 11. Anatomi Payudara 10. Hubungan dengan proses reproduksi wanita 16.1.5. Kelenjar hypopise 12. Alat genitalia luar 10.1.Kelenjar pankreas. 12.1.1.Testis & ovarium. Alat genitalia dalam 15 10. 12.2.

Gramedia.D. Jones and Barret publisher Boston. New Jersey ( BA 3) 3. London ( BU. (2001) Fundamentals of anatomy and psyology 5 th Edtion Prentice Hall. Anatomi dan alat. Jakarta (BA. 3. Jane. (1996). 2. Wijaya.KEPUSTAKAAN Buku Utama : 1. Pearce. (2001). Scott Foresman and Company Glenview ( BA 2) 2. FK-UI. EC. Jakarta (BU2) Verralis. Anatomi dan fisiologi terapa dalam Kebidanan . Jakarta (BA. Martin.1) 1. Sylvia. (1999) Anatomy fisiologi Tubuh manusia. Mosby. Anatomy and psyologifor for midwives . EGC. BR.4) .. Anatomi dan fisiologi untuk para medis . (1999). (1990) Essential Human Anatomy and Psyology 2 nd Edition.(1997). FH et al. Coad. Landau.EGC. edisi Bahasa Indonesia.1) Anderson P.alat rongga panggul. Jakarta ( BU 3) Buku Anjuran 1.