Anda di halaman 1dari 18

MODUL BIOLOGI SMA KELAS X

SEMESTER II Kd. 3.3 Mendeskripsikan ciri-ciri Divisio dalam dunia Tumbuhan dan peranannya bagi
kelangsungan hidup di bumi.

Oleh Tri wahyuni (K4310084)

DINAS PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN SURAKARTA 2013

Kata Pengantar

Modul Biologi kelas X semester II ini disususun untuk siswa SMA kelas X semester II berdasarkan Standar Isi 2006. Biologi merupakan ilmu sains yang gejalanya dapat dengan mudah kamu amat dalam kehidupan sehari-hari. Modul belajar ini beisi tenang materi dunia tumbahan yang dibahas secara singkat, mudah dipahami dan jelas sehingga dengan pengetahuan yang diperoleh dari bahan ajar ini siswa diharapkan dapat membantu memperluas wawasan pengetahuan dan mencapai kompetensi yang diharapkan. Modul belajar ini disusun dengan menitik beratkan pemahaman-pemahaman dasar yang diikuti oleh berbagai panduan kegiatan agar siswa termotivasi untuk melakukan eksplorasi yang berangkat dari rasa keingintahuan terhadap misteri kehidupan di alam sekitar yang selanjutnya berujung pada kemampuan untuk mengatasi berbagai persoalan dalam kehidupannya. Kami berharap buku ini dapat mencapai sasarannya dalam membantu pengembangan sikap dan pemahaman siswa.

Surakarta, 27 Juni 2013

Penulis

Daftar Isi

Kata pengantar.. Pendahuluan Pembelajaran a. Peta konsep Evaluasi Penutup Glosarium

PENDAHULUAN

MODUL 1

Biologi adalah ilmu yang mempelajari makhluk hidup salah satu nya adalah tumbuhan. Di alam ini terdapat lebih dari 300.000 jenis tumbuh-tumbuhan. Bermacam tumbuhan tersebut dapat diklasifikasikan menjadi sejumlah divisi. Divisi dibagi lagi pada tingkatan yang lebih rendah meliputi kelas, bangsa, suku, marga, dan jenis. Masing-masing diberi nama sesuai dengan Kode International Tata Nama Tumbuhan yang dapat dijadikan sebagai sarana referensi dan indikasi untuk kategori nama takson yang sesuai. Dalam modul ini kamu akan diajak mengenal berbagai ciri dan macam organisme kingdom plantae dan mendiskripsikan berbagai jenis serta manfaatnya bagi kehidupan. Dalam kegiatan belajar 1 akan membahas ciri-ciri umum plantae dan tumbuhan lumut, struktur morfologi tumbuhan lumut dan daur hidup tumbuhan lumut. Kegiatan belajar 2 akan membahas contoh tumbuhan lumut dan peranan nya bagi kehidupan Untuk mempelajari modul Biologi SMA kelas X ini dilakukan hal-hal sebagai berikut : 1. Mempelajari setiap kegiatan belajar sebaik-baiknya da cobalah mendiskusikannya dengan teman-teman anda. 2. Mengerjakan setiap soal latihan dan tes formatif serta membandingkan jawaban anda dengan kunci jawaban yang terdapat pada bagian akhir modul ini 3. Mendiskusikan jawaban pertanyaan yang ada dan mencari jawaban yang tepat dalam urian modul ini. 4. Jika ada hal yang masih dirasa kurang dipahami tanyakan lah pada guru mata pelajaran biologi Petunjuk tentang cek kemampuan: Setelah membaca dan memahami modul ini lalu kerjakan lah setiap soal latihan (tugas) dan tes formatif serta membandingkan jawaban anda dengan kunci jawaban yang terdapat pada bagian akhir modul ini Pada modul ini membahas Kd. 3.3 Mendeskripsikan ciri-ciri Divisio dalam dunia Tumbuhan dan peranannya bagi kelangsungan hidup di bumi. Sehingga secara khusus setelah mempelajari dan memahami modul belajar ini anda diharapkan :

1. Dapat menjelaskan ciri-ciri umum Plantae 2. Dapat menjelaskan ciri-ciri tumuhan lumut 3. Dapat menjelaskan struktur morfologi tumbuhan lumut 4. Dapat menjelaskan daur hidup tumbuhan lumut 5. Dapat menjelaska contoh serta peranan tumbuhan lumut bagi kehidupan

PEMBELAJARAN

Peta konsep Untuk membantu kalian memahami materi pada bab ini disajikan peta konsep sebagai berikut.

CIRI-CIRI UMUM PLANTAE ,CIRI-CIRI UMUM &MORFOLOGI SERTA DAUR HIDUP TUMBUHAN LUMUT

KEGIATAN BELAJAR 1

Tujuan Kegiatan Pembelajaran : Dapat menjelaskan ciri-ciri umum Plantae Dapat menjelaskan ciri-ciri tumuhan lumut Dapat menjelaskan struktur morfologi tumbuhan lumut Dapat menjelaskan daur hidup tumbuhan lumut Dapat menjelaska contoh serta peranan tumbuhan lumut bagi kehidupan

A. Ciri Ciri Umum Plantae

Dunia tumbuhan (Plantae) mencakup semua organisme multiseluler, autotrop, fotosintetik. Dinding sel tumbuhan disusun atas senyawa selulosa, dan menyimpan kelebihan karbohidratnya dalam bentuk amilum. Akan tetapi, ternyata tidak semua organisme dengan ciri seperti itu dapat digolongkan sebagai tumbuhan. Tumbuhan merupakan organisme yang sepenuhnya menyesuaikan diri dengan kehidupan di darat, meskipun beberapa di antaranya hidup di air seperti teratai. Oleh karena itu, tumbuhan (Plantae) berupa kormus (memiliki akar, batang dan daun sejati), bahan-bahan yang diperlukan tumbuhan, seperti cahaya, CO2, air, dan mineral diperoleh melalui berbaga proses yang terjadi pada ketiga organ tersebut. Selain itu semua tumbuhan memiliki kloroplas dengan klorofil a dan klorofil b. B. Ciri Ciri Umum dan Mofologi Tumbuhan Lumut Pada umumnya kita menyebut "lumut" untuk semua tumbuhan yang hidup di permukaan tanah, batu, tembok atau pohon yang basah, bahkan yang hidup di air. Padahal tidak semuanya benar. Kalau kita cermati, mereka semua masih berupa talus jadi belum memiliki kormus yang jelas. Semua lumut merupakan tumbuhan autotrop fotosintetik, tak berpembuluh, tetapi sudah memiliki batang dan daun yang jelas dapat diamati meskipun akarnya masih berupa rizoid. Maka lumut dianggap sebagai peralihan

antara tumbuhan thallus ke tumbuhan berkormus, karena memiliki ciri thallus berupa rizoid dan kormus yang telah menampakkan adanya bagian batang dan daun. Bryophyta tidak memiliki jaringan yang diperkuat oleh lignin, oleh karenanya memiliki profil yang rendah, tingginya hanya 12 cm dan yang paling besar tingginya tidak lebih dari 20 cm.

Lumut dapat dengan mudah dijumpai di tempat yang lembap atau basah, seperti menempel pada pohon dan di permukaan batu bata. Di kutub, lumut merupakan penyusun ekosistem tundra (padang lumut). Lumut yang hidup di permukaan batu bata berbentuk seperti beludru yang berwarna hijau. Ada juga yang berupa lembaran menempel pada tebing atau dinding sumur. Lumut yang hidup di pohon, tubuhnya menjulur panjang, menggantung. Lumut kering yang dijual sebagai media tanaman disebut moss.

Lumut mengalami pergiliran keturunan (metagenesis). Dalam daur hidupnya, lumut mengalami dua fase kehidupan, yaitu fase gametofit (haploid) dan fase sporofit (diploid). Alat perkembangbiakan jantan berupa antheridium dan alat perkembangbiakan betina berupa archegonium.

Dalam daur hidup lumut, misalnya lumut daun, generasi gametofit (haploid) merupakan generasi yang dominan. Generasi sporofitnya lebih kecil dan hidup lebih pendek. Generasi sporofit (diploid) menghasilkan spora haploid melalui pembelahan meiosis dalam suatu struktur yang disebut sporangium. Spora yang kecil, apabila menyebar dan menemukan tempat yang sesuai akan berkembang menjadi tumbuhan gametofit yang baru.

RANGKUMAN ciri-ciri umum Plantae : multiseluler, autotrop, fotosintetik, Dinding sel tumbuhan disusun atas senyawa selulosa, memiliki akar, batang dan daun sejati Dapat menjelaskan ciri-ciri tumuhan lumut autotrop fotosintetik, tak berpembuluh, tetapi sudah memiliki batang dan daun yang jelas dapat diamati meskipun akarnya masih berupa rizoid Dapat menjelaskan struktur morfologi tumbuhan lumut Mempunyai talus, memiliki profil yang rendah, tingginya hanya 12 cm dan yang paling besar tingginya tidak lebih dari 20 cm, mudah dijumpai di tempat yang lembap atau basah Dapat menjelaskan daur hidup tumbuhan lumut

TUGAS Untuk memperdalam pemahaman Anda mengenai materi diatas, silahkan anda mengerjakan tugas berikut ini ! 1. Apakah yang dimaksud dengan konus? 2. Mengapa lumut dianggap sebagai peralihan antara tumbuhan thallus ke tumbuhan berkormus ? 3. Mengapa pada bryophyta memiliki profil yang rendah atau dengan ketingginya rata-rata hanya 12 cm? 4. Jelaskan tentang generasi sporofit pada tumbuhan lumut?

TES FORMATI Pilih satu jawaban yang paling tepat dari beberapa alternative jawaban yang di sediakan . 1. Dalam kegiatan identifikasi tumbuhan, seorang siswa menemukan tumbuhan dengan ciri-ciri sebagai berikut: Melekat di permukaan tanah dengan rizoid, berukuran kecil, berbentuk pipih, berwarna hijau, tidak memiliki akar, batang dan daun sejati, berkembang biak dengan spora. Dapat ditentukan bahwa tumbuhan tersebut termasuk golongan .... a. ganggang b. jamur c. lumut 2. Skema pergiliran keturunan tumbuhan lumut: Secara berurutan no.1,2,3,4 pada diagram dibawah ini adalah . a. protonema, tumbuhan lumut, arkegonium, anteridium. b. protonema, tumbuhan lumut, anteridium,arkegonium. c. protonema, anteridium, arkegonium, tumbuhan lumut. d. anteridium, arkegonium, tumbuhan lumut, protonema. e. tumbuhan lumut, anteridium, arkegonium, protonema d. tumbuhan paku e. Lichenes.

1 2 3 4

3. Yang merupakan generasi gametofit pada tumbuhan lumut adalah .... a. sporofit b. protonema c. sporogonium
1 2 3

d. sporangium e. tumbuhan lumut

4
5

4. kaliptra adalah .... a. 1 b. 2 c. 3 d.4 e.5

Pada gambar lumut daun ini, bagian yang disebut

5. Generasi tumbuhan lumut pembentuk sel kelamin adalah .... a. sporofit c. gametofit c. spora d. sporangium e. sporangiospora

KUNCI JAWABAN TES FORMATIF 1.C 2.A 3.E 4.A 5.C

CONTOH DAN PERANAN TUMBUHAN LUMUT

BAGI KEHIDUPAN
KEGIATAN BELAJAR 2

Tujuan Kegiatan Pembelajaran : Dapat menjelaska contoh serta peranan tumbuhan lumut bagi kehidupan

A. Contoh tumbuhan lumut Lumut yang hidup di berbagai tempat di bumi dapat digolongkan atas: a. Lumut daun Lumut ini dapat dengan mudah ditemukan di tempat yang basah atau lembap, menempel pada permukaan batu bata, tembok dan tempat-tempat terbuka. Tubuhnya berukuran kecil, berbatang semu tegak dan lembaran daunnya tersusun spiral. Pada pangkal batang terdapat rizoid yang bercabang dan bersepta berfungsi sebagai akar. Letak antheridium dan archegonium terpisah. Sekalipun lumut dau berukuran kecil, tetapi dampak kolektifnya pada bumi sangat besar. Misalnya, lumut gambut (Sphagnum sp.) Polytrichum sp.yang berbentuk seperti beludru dan sering ditemukan menempel pada permukaan batu bata basah b. Lumut hati Lumut hati berbentuk lembaran (talus), rizoidnya tidak bercabang terdapat di bawah tangkai atau lembarannya. Letak antheridium dan archegonium terpisah. Contohnya 1) Ricciocarpus sp. :Hidup terapung di atas air, tubuh berupa lembaran. Daur hidupnya terdapat dalam generasi sporofit yang menghasilkan spora dan generasi gametofit yang menghasilkan gamet.

2) Marchantia polymorpha :Tubuh berbentuk lembaran (thalus), tumbuh menempel di atas permukaan tanah, batu, pohon atau tebing yang basah. Di bagian bawah terdapat rizoid yang digunakan untuk menempel dan mengisap air dan mineral, tidak berbatang dan berdaun. Reproduksi vegetatif dengan membentuk gemma atau kuncup. Sementara itu, reproduksi generative dengan membentuk gamet. Organ pembentuk gamet jantan (antheridium) dan organ pembentuk gamet betina (archegonium) terpisah pada lembaran berbeda

c. Lumut tanduk Lumut tanduk sering dijumpai hidup di tepi danau, sungai atau di sepanjang selokan. Lumut ini juga mengalami pergiliran keturunan antara generasi sporofit dan generasi gametofit. Generasi sporofitnya membentuk kapsul memanjang yang tumbuh seperti tanduk. Contohnya Anthoceros sp

B. Peranan Tumbuhan Lumut bagi Kehidupan Tumbuhan lumut merupakan vegetasi perintis bersama dengan lumuk kerak. Dikatakan dekian karena tumbuhan lumut dapat menghancurkan batu-batuan menadi tanah yang dapat digunakan sebagai tempat umbuh bagi tumbuhan lain. Tumbuhan lumut yang tumbuh dilantai hutan dapat menahan erosi, mengurangi bahaya banjir ,menyediakan air pada usim kemarau. Marchantia sp dapat digunakan sebagai obat hepatitis dan Spagnum untuk bahan pembalut.

RANGKUMAN Contoh tumbuhan lumut yaitu : 1. Lumut daun misalnya lumut gambut (Sphagnum sp.), Polytrichum sp. 2. Lumut hati misalnya Ricciocarpus sp, Marchantia polymorpha 3. Lumut tanduk misalnya Anthoceros sp Peranan Tumbuhan Lumut bagi Kehidupan 1. Marchantia sp dapat digunakan sebagai obat hepatitis 2. Spagnum untuk bahan pembalut. 3. vegetasi perintis 4. menahan erosi, 5. mengurangi bahaya banjir 6. menyediakan air pada usim kemarau.

TUGAS : 1. Mengapa lumut kerak disebut sebagai tumbuhan perintis? 2. Apakah tumbuhan lumut bermanfaat bagi manusia? Jelaskan

TES FORMATIF
1. Tumbuhan lumut yang dapat digunakan sebagai pengganti kapas da bahan pembalut adalah .... a. Spaghnum b. Azolla pinnata c. Selaginella d. Marchantia polymorpha e. Adiantum cuneatum.

2. Berikut ini yang merupakan tumbuhan perintis adalah .... a. Marchantia polymorpha d. Pogonatum cirrhatum b. Sphagnum fimbriatum c. Lichene 3. Berikut ini yang tidak termasuk lumut hati adalah .... a. M. geminata b .R. nutans c.Rebualia hemisphaerica d. Riccia fluitans 3. Berikut ini yang tid e. Lycopodium