Anda di halaman 1dari 12

PENDIDIKAN KESEHATAN PENYAKIT DIABETES MELITUS

DISUSUN OLEH :
ALVIANDI ANGGI HASTRIANTO BAYU SENOPURWANTI M. ZAMRONY MAWARDI ZAINAB

SEKOLAH TINGGI ILMU KEPERAWATAN MUHAMMADIYAH PONTIANAK TAHUN 2013/2014

PENYAKIT DIABETES MELITUS STRATEGI PELAKSANAAN KOMUNIKASI TERAPEUTIK


A. Proses keperawatan 1. Kondisi umum klien Dari hasil pengkajian yang terdapat di Sungai Raya Dalam Gg. Ceria VI di temukan 2 orang klien dengan penderita penyakit Diabetes Melitus.

2. Diagnosa keperawatan Kurang pengetahuan tentang penyakit Diabetes Melitus b/d kurangnya informasi tentang penyakit Diabetes Melitus.

3. Tujuan Memberikan penyuluhan kesehatan dan meningkatkan pengetahuan tentang penyakit Diabetes melitus kepada masyarakat Sungai Raya Dalam Gg. Ceria VI.

4. Tindakan keperawatan Memberikan pendidikan kesehatan berhubungan dengan penyakit Diabetes Melitus.

B. Fase Orientasi a. Salam terapeutik Assalamualaikum.wr.wb, perkenalkan nama saya Alviandi, mahasiswa STIK Muhammadiyah Pontianak, dan ini teman saya M. zamrony mawardi, Anggi hastrianto, yang akan melakukan penyuluhan kesehatan diwilayah Sungai Raya Dalam Gg. Ceria VI ini.

b. Evaluasi( validasi)

Apa kabar Bapak-bapak/Ibu-ibu? Bagaimana perasaan Bapak/Ibu hari ini? Apa ada keluhan terhadap penyakit Diabetes melitus?

c. Kontrak 1. Topik : Bapak-bapak/Ibu-ibu maksud dari kedatangan dan mengumpulkan Bapak/Ibu di ruangan ini adalah dalam rangka menyampaikan informasi ataupun pendidikan kesehatan tentang penyakit apa itu diabetes melitus, penyebab, tanda dan gejala, komplikasinya dan pengobatan herbalnya serta pencegahan.

2.

Waktu : Adapun penyuluhan ini akan saya sampikan selama kurang lebih 30 menit.

3.

Tempat : Baiklah Bapak/Ibu, saya akan melakukan pendidikan kesehatan ini disini, diruangan Gedung STIK Muhammadiyah Pontianak.

C. Fase kerja Baiklah Bapak/Ibu, sekarang saya akan jelaskan terlebih dahulu materi mengenai apa itu sebenarnya penyakit Diabetes melitus.

MATERI PENYULUHAN PENYAKIT DIABETES MELITUS 1. Pengertian

Penyakit kencing manis atau diabetes melitus istilah medisnya, adalah suatu penyakit dimana kadar glukosa (gula sederhana) di dalam darah tinggi karena tubuh tidak dapat melepaskan atau menggunakan insulin secara adekuat. Kondisi tersebut terjadi karena organ pankreas tidak mampu membuat hormon insulin yang dibutuhkan untuk mengubah glukosa menjadi gula darah. Pada kasus kencing manis, sel-sel dalam tubuh tidak bisa menyerap glukosa dengan normal sehingga menumpuk terlalu banyak di dalam darah

2. Penyebab diabetes Secara ilmiah, penyebab diabetes dapat dikarenakan kurangnya produksi zat insulin atau kurang sensitifnya jaringan tubuh terhadap zat insulin. Hal ini akan mengakibatkan kadar glukosa pada makanan tidak dapat diserap dan dimanfaatkan oleh tubuh. Akibatnya kadar gula dalam darah akan terus meningkat. penyakit diabetes disebabkan oleh 2 hal yaitu, kelebihan mengonsumsi gula dan faktor Gen diabetes Jadi jika orang tua kita ada riwayat diabetes kita harus berhati-hati agar kita tidak terkena penyakit ini- kita harus menjaga tubuh dengan pola hidup sehat, mengkonsumsi makanan dan minuman yang mengandung gula secukupnya. Gaya hidup yang tidak sehat dan pola makan yang buruk dapat menjadikan pemicunya. Karena pola makan yang tidak baik menyebabkan tidak ada keseimbangan antara karbohidrat dan kandungan lain yang dibutuhkan oleh tubuh kita. Akibatnya kandungan gula dalam tubuh jadi tinggi melebihi kapasitas kerja pankreas. Atau bisa juga

dari konsumsi makanan dan minuman yang tidak bersih dan di masak secara sembarangan. Penyebab diabetes lainnya adalah: a. Kehamilan diabetes gestasional, akan hilang setelah melahirkan. b. Obat-obatan yang dapat merusak pankreas. c. Racun yang mempengaruhi pembentukan atau efek dari insulin. 3. Jenis diabetes a. Diabetes tipe I Diabetes tipe ini dimana insulin tidak diproduksi karna kegagalan pankreas untuk memproduksi insulin. Karna kerusakan pankreas yang disebabkan oleh rekasi auto imun. b. Diabetes tipe II Pada diabetes tipe ini disebabkan gaya hidup yang kurang sehat seperti obesitas, banyak makan makanan yang mengandung gula , kurangnya olahraga.

4. Gejala dan Tanda-Tanda Awal Adanya penyakit diabetes ini pada awalnya seringkali tidak dirasakan dan tidak disadari oleh penderita. Beberapa keluhan dan gejala yang perlu mendapat perhatian ialah : a. Penurunan berat badan (BB) dan rasa lemah Penurunan BB yang berlangsung dalam waktu relative singkat harus menimbulkan kecurigaan. Rasa lemah hebat yang menyebabkan penurunan prestasi di sekolah dan lapangan olah raga juga mencolok. Hal ini disebabkan glukosa dalam darah tidak dapat masuk ke dalam sel, sehingga sel kekurangan bahan bakar untuk menghasilkan tenaga. Untuk kelangsungan hidup, sumber tenaga terpaksa diambil dari cadangan lain yaitu sel lemak dan otot. Akibatnya penderita kehilangan jaringan lemak dan otot sehingga menjadi kurus. b. Banyak kencing

Karena sifatnya, kadar glukosa darah yang tinggi akan menyebabkan banyak kencing. Kencing yang sering dan dalam jumlah banyak akan sangat mengganggu penderita, terutama pada waktu malam hari. c. Banyak minum Rasa haus amat sering dialami oleh penderita karena banyaknya cairan yang keluar melalui kencing. Keadaan ini justru sering disalahtafsirkan. Dikiranya sebab rasa haus ialah udara yang panas atau beban kerja yang berat. Untuk menghilangkan rasa haus itu penderita minum banyak. d. Banyak makan Kalori dari makanan yang dimakan, setelah dimetabolisasikan menjadi glukosa dalam darah tidak seluruhnya dapat dimanfaatkan, penderita selalu merasa lapar. e. Timbul rasa letih yang tidak tahu sebabnya f. Timbul rasa gatal dan peradangan pada kulit g. Timbul rasa kesemutan pada tangan dan kaki h. Timbul pada luka/borok pada kaki yang tak kunjung sembuh

5. Komplikasi Komplikasi jangka lama termasuk penyakit kardiovaskular (risiko ganda), kegagalan kronis ginjal (penyebab utama dialisis), kerusakan retina yang dapat menyebabkan kebutaan, serta kerusakan saraf yang dapat menyebabkan impotensi dan gangren dengan risiko amputasi. Komplikasi yang lebih serius lebih umum bila kontrol kadar gula darah buruk. 6. Pencegahan Berikut ada beberapa tips pencegahan diabetes berikut: a. Lakukan pengecekan gula darah secara berkala. b. Lakukan lebih banyak aktivitas fisik Ada banyak manfaat berolahraga secara teratur. Latihan olahraga dapat membantu meningkatkan sensitivitas tubuh Anda terhadap insulin, yang membantu menjaga

kadar gula darah dalam kisaran normal. Menurut sebuah penelitian yang dilakukan pada pria yang diikuti selama 10 tahun, untuk setiap 500 kkal yang dibakar per minggu melalui latihan, ada penurunan 6% risiko relatif untuk pengembangan diabetes. Penelitian itu juga mencatat manfaat yang lebih besar pada pria yang lebih gemuk. c. Dapatkan banyak serat dalam makanan Makanan berserat tidak hanya mengurangi risiko diabetes dengan meningkatkan kontrol gula darah tetapi juga menurunkan resiko penyakit jantung dan menjaga berat badan ideal dengan membantu Anda merasa kenyang. Makanan tinggi serat antara lain buah-buahan, sayuran, biji-bijian, kacang-kacangan dan umbi-umbian. Salah satu makanan tinggi serat yang terbukti dapat mengendalikan diabetes adalah dedak padi atau bekatul. d. Makanlah kacang-kacangan dan biji-bijian Meskipun tidak jelas mengapa, biji-bijian dapat mengurangi risiko diabetes dan membantu menjaga kadar gula darah. Dalam sebuah studi pada lebih dari 83.000 perempuan, konsumsi kacang-kacangan (dan selai kacang) tampaknya menunjukkan beberapa efek perlindungan terhadap pengembangan diabetes. e. Turunkan berat badan Sekitar 80% penderita diabetes kegemukan dan kelebihan berat badan. Jika Anda kelebihan berat badan, pencegahan diabetes dapat bergantung pada penurunan berat badan. Setiap kg Anda kehilangan berat badan dapat meningkatkan kesehatan Anda. Dalam sebuah penelitian, orang dewasa yang kegemukan mengurangi risiko diabetes mereka sebesar 16 persen untuk setiap kilogram berat badan yang hilang. Juga, mereka yang kehilangan sejumlah berat setidaknya 5 sampai 10 persen berat badan awal dan berolahraga secara teratur mengurangi risiko diabetes hampir 60 persen dalam tiga tahun. f. Perbanyak minum produk susu rendah lemak Data mengenai produk susu rendah lemak tampaknya berbeda-beda, tergantung apakah Anda gemuk atau tidak. Pada penderita obesitas, semakin banyak susu rendah lemak yang dikonsumsi, semakin rendah risiko sindrom metabolik. Secara khusus, mereka yang mengkonsumsi lebih dari 35 porsi produk susu tersebut seminggu

memiliki risiko jauh lebih rendah dibandingkan mereka yang mengkonsumsi kurang dari 10 porsi seminggu. Menariknya, hubungan ini tidak begitu kuat pada orang yang ramping. g. Kurangi lemak hewani Dalam sebuah penelitian terhadap lebih dari 42.000 orang, diet tinggi daging merah, daging olahan, produk susu tinggi lemak, dan permen, dikaitkan dengan peningkatan risiko diabetes hampir dua kali dari mereka yang makan diet sehat. Hal ini independen terhadap berat badan dan faktor-faktor lain. h. Kurangi konsumsi gula Konsumsi gula saja tidak terkait dengan pengembangan diabetes tipe 2. Namun, setelah disesuaikan dengan berat badan dan variabel lainnya, tampaknya ada hubungan antara minum minuman sarat gula dan pengembangan diabetes tipe 2. Wanita yang minum satu atau lebih minuman bergula sehari memiliki hampir dua kali lipat risiko terkena diabetes daripada wanita yang minum satu per bulan atau kurang. i. Berhenti merokok Merokok tidak hanya berkontribusi pada penyakit jantung dan menyebabkan kanker paru-paru tetapi juga terkait dengan perkembangan diabetes. Merokok lebih dari 20 batang sehari dapat meningkatkan risiko diabetes lebih dari tiga kali lipat dari orang yang tidak merokok. Alasan tepatnya untuk hal ini belum diketahui dengan baik. Kemungkinan merokok secara langsung menurunkan kemampuan tubuh untuk memanfaatkan insulin. Selain itu, ada juga hubungan antara merokok dan distribusi lemak tubuh. Merokok cenderung mendorong bentuk tubuh apel yang merupakan faktor risiko untuk diabetes. j. Hindari lemak trans Hindari mengkonsumsi lemak trans (minyak sayur terhidrogenasi) yang banyak digunakan pada produk olahan dan makanan cepat saji. Mereka telah menunjukkan berkontribusi pada penyakit jantung dan juga dapat menyebabkan diabetes tipe- 2. k. Dapatkan dukungan Dapatkan teman, keluarga atau sekelompok orang untuk membantu Anda dalam mencegah diabetes. Mereka dapat mendukung Anda dalam memempertahankan gaya hidup sehat baru Anda.

7. Pengobatan a. Obat herbal 1. Kulit manggis Manfaat kulit manggis bagi penderita penyakit kencing manis adalah untuk menurunkan kadar gula dalam darah yang disebabkan karena tidak berfungsinya organ pankreas. Kulit manggis mengandung zat xanthone yang sangat baik untuk mencegah dan mengobati berbagai macam penyakit, maka salah satu manfaat kulit manggis disini adalah untuk mengurangi resistensi insulin pada penderita kencing manis. Xanthone dan flavonoid yang terdapat di dalam dalam kulit manggis bersifat antioksidan. Antioksidan super ini melindungi serta mencegah sel beta pankreas rusak akibat radikal bebas. Sel tersebut akan mengalami regenerasi sehingga kembali memproduksi insulin yang cukup untuk menurunkan kencing manis. Sebagai senyawa antioksidan yang sangat diperlukan oleh tubuh, maka ekstrak kulit manggis pun berkhasiat sebagai anti radang, anti bakteri, dan juga sebagai anti kanker. Pada penderita diabetes, organ pankreas tidak dapat memproduksi hormon insulin secara normal.

D. Fase terminasi

1. Evaluasi subjektif Bagaimana perasaan Bapak/Ibu setelah diberikan informasi ataupun pendidikan kesehatan mengenai penyakit Diabetes melitus ini. Jadi, saya sudah menjelaskan tentang apa yang dimaksud dengan penyakit Diabetes melitus, penyebab, tanda dan gejala, komplikasi dan pengobatan herbal serta pencegahannya. Sekarang saya akan mengevaluasi dan bertanya kepada Bapak/Ibu tentang apa penyakit Diabetes mellitus ? Bagaimana tanda dan gejalanya? Bagi Bapak/Ibu yang tahu silakan acungkan jarinya.

2. Evaluasi objektif Warga tampak antusias dan mendengarkan dengan sungguh-sungguh, serta bertanya tentang penyakit Diabetes melitus dan dapat menjelaskan kembali tentang apa yang dijelaskan dalam penyuluhan.

3. Rencana tindak lanjut Baiklah Bapak/Ibu jika ada penjelasan yang kurang jelas atau ada yang ingin ditanyakan lagi.silakan hubungi kami dengan no hp : 085750886900.

E. Kontrak yang akan datang 1. Topik Baiklah bapak/Ibu, bagaimana jika 1 bulan lagi saya akan melakukan penyuluhan Kesehatan lagi terhadap warga Serdam, Gg. Ceria VI, tentang penyakit hipertensi.

2. Waktu Adapun waktunya sama yaitu kurang lebih 30 menit.

3. Tempat

Kita akan melakukan penyuluhan kesehatannya diruangan ini / gedung serbaguna Stik Muhammadiyah Pontianak.

F. Evaluasi Pertanyaan: 1. Apa yang dimaksud dengan penyakit Diabetes Melitus? 2. Apa-apa saja tanda dan gejalanya? Jawaban: 1. Penyakit kencing manis atau diabetes melitus istilah medisnya, adalah suatu penyakit dimana kadar glukosa (gula sederhana) di dalam darah tinggi karena tubuh tidak dapat melepaskan atau menggunakan insulin secara adekuat.

2. Tanda dan gejala diabetes melitus a) Penurunan berat badan (BB) dan rasa lemah b) Bayak kencing c) Banyak minum d) Bayak makan e) Timbul rasa letih yang tidak tahu sebabnya f) Timbul rasa gatal dan peradangan pada kulit g) Timbul rasa kesemutan pada tangan dan kaki h) Timbul pada luka/borok pada kaki yang tak kunjung sembuh

Anda mungkin juga menyukai