Anda di halaman 1dari 30

Pertemuan 4 Pesawat Rontgen Fluoroscopy

Radiologi Lanjut I

Sugeng Santoso, BE.ST

Sifat Sinar-X
Efek Lumenisensi :
Sinar-X bila mengenai bahan kristal tertentu dapat menyebabkan terjadinya perubahan energi menjadi cahaya tampak, seperti pada bahan fosfor, bahan fluorensen. Menghitamkan kertas film, dimana perak bromida akan terbakar dan setelah dilakukan proses pencucian akan berwarna hitam menempel pada dasar film

Aplikasi Radiologi
Diagnostik Radiografi : time pendek
Penggunaan pesawat pembangkit sinar-X dengan menghasilkan gambaran radiogram pada film rontgen atau Imaging Plate Diagnostik Fluoroscopy : time panjang Penggunaan pesawat pembangkit sinar-X dengan menghasilkan gambar secara real time pada sebuah monitor Therapy : Penggunaan sinar-X untuk pengobatan atau penyembuhan kanker atau tumor

Computer Radiografi
Keuntungan : - Noise kecil, sehingga informasi diagnostik bertambah - Dosis radiasi berkurang / kecil - CPU dapat mengolah data citra yang diinginkan - Citra dapat disimpan pada optical disc, dan dapat ditransmisikan menggunakan interface PACS (picture archiving and

Characteristic Imaging Plate


Characteristic : - Sensitivity tinggi - Ketajaman tinggi

- Granularity

14 x 14 cm(200 x 200 m) 18 x 24 cm(100 x 100 m) High speed (low dose) tergantung energi X-ray Low speed (high dose) tergantung struktur imaging plate

- Karakteristic spectral -

Phosfor BaFX spektrum puncak pada panjang gelombang 400 nm X-ray spectral absorber Antara 33 kev 37 kev

Langkah Penggunaan CR
1. 2. 3. 4. 5. 6. 7.
Tulis ID card dan masukan data pasien Lakukan penyinaran sinar-X menggunakan sistem Konvensional dan IP cassete Masukan ID card pada tempatnya dan seleksi target penyinaran pada menu penyinaran Baca IP bar code menggunakan bar code reader Masukan IP cassete kedalam Imaging reader, Imaging reader bekerja automatik membaca energi Hasil film akan di proses pada laser printer atau dry printer IP yang telah dibaca, dapat dihapus dengan sinar UV yang ada pada alat Reader, dan IP dapat digunakan untuk pemeriksaan selanjutnya

Pesawat Fluorophotography
Jarak FOD tetap Menggunakan Film 10 cm
x 10 cm Sinar-X di rubah menjadi sinar tampak Digunakan sebagai mass chess survey Film dikumpulkan dahulu, baru di proses secara bersamaan Diameter Film 10 cm X 10 cm Film di baca menggunakan proyektor film

Fluorecent Screen

Image Intensifier

Keuntungan dan Kerugian Image Intensifier


Keuntungan : 1. Resolusi gambar lebih tinggi 2. Dosis radiasi lebih rendah 3. Intensitas cahaya yang dihasilkan lebih tinggi, sehingga pemeriksaan dapat diruang terang 4. Dapat dilakukan pencabangan ke beberapa TV monitor 5. Dapat dilakukan Zoom (pembesaran gambar) 6. Perekaman gambar menggunakan kamera film radiasi bisa ditekan sampai 90 % dibandingkan menggunakan radiograph Kerugian : 1. Tingkat radiasi masih lebih tinggi dibandingkan dengan radiografi 2. Harga peralatan relatif lebih mahal 3. Dengan spesifikasi khusus penggunaan peralatan semakin terbatas, sehingga dikombinasikan penggunaan standing tube

Fluoroskopi

Pesawat Pembangkit Sinar-X General Purpose


Sistem penggerak
meja Pasien Tilting, translasi & Tredenberg Sistem Kamera CCTV Image Intensifier Spot Film Device Film Changer atau seriograp untuk menghasilkan Fluorography

Sistem Pergerakan Meja Pasien


Tilting
: yaitu pergerakan meja searah vertikal 90 derajat Tredenberg: yaitu pergerakan meja dimana kepala turun atau kebawah sekitar 18 derajat Translasi : yaitu pergerakan meja menuju arah kaki atau menuju arah kepala

Meja Pasien Sistem Lateral

Sistem Kamera CCTV

Sistem CCTV
Sinar-X setelah
menembus bahan diterima oleh kamera. Penguat gambar akan meneruskan gambaran sinar-X yang telah diubah menjadi cahaya tampak ke monitor TV Sinkronisasi, menyamakan frekuensi proses kamera dan monitor dalam memperbaiki gambar

Rangkaian Sistem Kamera


Rangkaian
amplifier Rangkaian automatic gain control Rangkaian H V Rangkaian pembangkit frekuensi sinkronisasi Rangkaian power suplly

Cathoda Ray Tube


1. Filamen pada katoda, penghasil elektron bebas 2. Grid yang berfungsi mempercepat Dan memfocuska elektron 3. Defleksi horisontal dan defleksi vertikal, yang berfungsi membuat bidang 2 dimensi 4. Fly back, penghasil tegangan tinggi 5. Layar fosfor atau kaca fosfor, penghasil cahaya

Blok Diagram Rangkaian CRT


Rangkaian vidio
amplifier Rangkaian horisontal Rangkaian proteksi tegangan tinggi Rangkaian vertikal Rangkaian sinkronisasi horisontal vertikal Rangkaian power supply

Sistem Kamera
Kamera Analog :
Plumbicon, Vidicon Kamera digital : Imaging Plate, CCD Raster : frekuensi sinkronisasi depleksi akan mempengaruhi resolusi spasial dan resolusi kecerahan

Automatik Dose Kontrol


Dipakai pada
pemeriksaan automatik Kontrol sistem menggunakan sensor dan photomultiflier tube Gambar radiogram pada monitor secara automatik informasi diagnostik selalu

Digital Radiografi
Media Film
digantikan Imaging plate. CPU, digunakan untuk melakukan proses pengolahan gambar

Digital Fluoroscopy
Menggunakan kamera
digital CCD (Charge Couple display) Dapat merekam gambaran expouse terakhir Dosis radiasi lebih rendah lagi Dapat dilakukan aplikasi DSA pada (angiography) Dapat dilakukan Maping image (subtraction) Gambar atau Image

X-ray Fluoroscopy Mobil Jenis C-Arm


Digunakan di ruang
tindakan Menggunakan fluoroscopy Terdapat Image Intersifier, Camera, dan monitor Pergerakan tabung oblig, vertikal, longitudinal

Angiography
Pemeriksaan
khateterisasi jantung Proyeksi : RAO dan LAO Fluoroscopy menggunakan media kontras Sistem Cine Perangkat tambahan : Monitoring Haemodinamic ECG dan Pressure, Oximetry

Angiography / Chateterisasi Jantung Menggunakan C-Arm


X-ray Fluoroscopy Cine system : 25 f/s, 50 f/s, 75 f/s. Pemeriksaan jantung angiography Pemeriksaan Haemodonamic : Tekanan darah, oximetri ( O2 ) Penggunaan injector untuk memasukan kontras (syncronisasi dan unsyncron) Intervensi : PTCA, dll Sistem Colimator : IRIS Colimator

Digital Subtraction Angiography

PRODUCT OUTLOOK GENERAL MEDICAL MERATE - Italy

Tech-Vision Digital Imaging Preview


in Digital applications unit