Anda di halaman 1dari 5

SIAP Kontraktor

MENGHITUNG RENCANA LABA PROYEK 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. Laba proyek = Pendapatan Biaya Pelaksanaan Pendapatan = (Nilai Kontrak PPN) x Progres Pekerjaan Progres Pekerjaan = Prosentase kemajuan pelaksanaan proyek yang sudah dicapai Biaya Pelaksanaan = Biaya Bahan + Upah + Sewa Alat + Biaya Subkon + Biaya Overhead Biaya Bahan = Jumlah Bahan yang dipakai x Harga satuan Biaya Upah = Nilai Opname SPK Upah + Biaya Upah Tunai Biaya Sewa Alat = Nilai Opname SPK Sewa Alat + Biaya Sewa Alat Tunai Biaya Subkontraktor = Nilai Opname SPK Subkontraktor Biaya Overhead = Nilai Opname SPK Overhead + Biaya Overhead Tunai

Untuk mendapatkan informasi diatas, harus dilakukan sbb : 1. Membuat PO 2. Mencatat Barang Masuk 3. Mencatat Pemakaian Bahan 4. Membuat SPK Upah 5. Mencatat Opname Pekerjaan SPK Upah 6. Membuat SPK Sewa Alat 7. Mencatat Opname Pekerjaan SPK Sewa Alat 8. Membuat SPK Subkon 9. Mencatat Opname Pekerjaan SPK Subkon 10. Membuat SPK Overhead 11. Mencatat Opname Pekerjaan SPK Overhead 12. Mencatat Biaya Upah Tunai dari kasproyek 13. Mencatat Biaya Sewa Alat Tunai dari kasproyek 14. Mencatat Biaya Overhead Tunai dari kasproyek 15. Mencatat Progres Pelaksanaan Proyek Dasar pembuatan PO dan SPK adalah RAP (Rencana Anggaran Pelaksanaan). Dalam penyusunan RAP harus dilakukan sbb: 1. Menyusun item Pekerjaan berdasarkan Bill of Quantity yang tertera dalam Kontrak 2. Menyusun Metode Pelaksanaan Proyek a. Metode Penggalian (Pekerjaan Basement) b. Metode Pemancangan (Pekerjaan Pondasi) c. Metode Pengecoran
1

www.siapkontraktor.co.id

SIAP Kontraktor
i. Pengecoran Manual dengan Gerobak Cor ii. Pengecoran dengan Pompa Beton iii. Pengecoran dengan Bucket dan Tower Crane (Atau Mobile Crane) 3. Menetapkan Type dan Jumlah Alat Pendukung Utama yang akan dipakai i. Tower Crane (Pembangunan Gedung) ii. Mobile Crane iii. Excavator iv. Grader (Pembangunan Jalan) v. dll 4. Menambahkan item lain yang akan timbul untuk menyelesaikan Proyek, antara lain: a. Biaya Pendahuluan i. Biaya Survey ii. Aanwijzing iii. Biaya Tender iv. Biaya Pembuatan Kontrak b. Biaya Marketing c. Biaya Operasional Proyek i. Biaya Karyawan Proyek ii. Biaya Karyawan Kantor yang dibebankan pada Proyek iii. Biaya Kendaraan dan Perjalanan Dinas iv. Biaya Komunikasi v. Biaya Internet vi. Biaya Konsumsi Rapat Proyek vii. Biaya Konsumsi Karyawan viii. Biaya Konsumsi Lembur Pekerja ix. Biaya Penerangan Sementara x. Biaya Pengadaan Air Kerja xi. Biaya Pengadaan Gudang Bahan xii. Pengiriman Bahan (Dari Supplier ke Proyek) xiii. Biaya Angkutan Bahan (Dari Stock Yard ke Lokasi Pekerjaan) xiv. Biaya Pengukuran (Surveyor) xv. Biaya Pengamanan xvi. Biaya Ijin-ijin xvii. Biaya Lingkungan xviii. Sumbangan Sosial d. Biaya Pemeliharaan Proyek e. Biaya Asuransi dan Resiko
2

www.siapkontraktor.co.id

SIAP Kontraktor
5. Menyusun Item Bahan yang akan dipakai diproyek a. Bahan Utama, terpakai langsung pada pekerjaan i. Semen ii. Pasir iii. Batu Split iv. Keramik v. Gibsum vi. Besi Beton b. Bahan Pendukung yang diperlukan untuk pelaksanaan pekerjaan i. Solar (Untuk Genset) ii. Bensin (untuk Vibrator Beton) iii. Paku 5 Cm iv. Paku 7 Cm v. Paku 10 Cm vi. Kayu Balok 8 x 12 Cm vii. Kayu Kaso 5 x 7 Cm viii. Ember Cor ix. Sekop x. Cangkul xi. Kape xii. Benang xiii. Sendok Semen xiv. Unting-unting xv. Cat Pilox (untuk Marker) xvi. Tinta Hitam untuk sipatan xvii. Jidar kayu atau Aluminium xviii. Dll c. Bahan Pendukung Kerja dan Safety (Karyawan, Konsultan dan Pekerja) i. Safety Shoes ii. Helm iii. Sabuk Pengaman iv. Pakaian Seragam v. Rompi Pekerja vi. Meteran d. Bahan Pendukung Listrik dan Penerangan i. Kabel ii. Stop Kontak
3

www.siapkontraktor.co.id

SIAP Kontraktor
iii. Sakelar iv. Armatur Lampu v. Bola Lampu vi. MCB 6. Menghitung Volume Pekerjaan 7. Menetapkan Harga satuan Rencana semua Bahan (item 3.a sd 3.d) 8. Membuat Detail RAP untuk setiap Item Pekerjaan (BUASO) 9. Menghitung Kebutuhan Bahan secara detail (item 3.a sd 3.d) 10. Menghitung Rekap Biaya Bahan 11. Menghitung Rekap Biaya Upah 12. Menghitung Rekap Biaya Sewa Alat 13. Menghitung Rekap Biaya Subkon 14. Menghitung Rekap Biaya Overhead 15. Membuat Time Schedule 16. Menghitung Bobot Kontrak Setiap Item Pekerjaan terhadap Nilai Kontrak 17. Menghitung Bobot RAP Setiap Item Pekerjaan terhadap Nilai RAP

Dengan melakukan langkah-langkah tersebut diatas diharapkan selama proyek berlangsung dapat dilakukan monitoring dan evaluasi setiap saat pada setiap item pekerjaan. Dengan informasi yang ada harus dapat dilakukan PREDIKSI atau PERKIRAAN total biaya proyek yang akan terjadi, dan dilakukan pada setiap tahapan pekerjaan. Dengan demikian PENYIMPANGAN akan dapat diketahui lebih dini, Bila penyimpangan diketahui setelah suatu pekerjaan selesai, maka informasi tersebut menjadi sia-sia.

www.siapkontraktor.co.id

SIAP Kontraktor
Artikel Lain 1. Penjelanan SIAP Kntraktor 2. Material Management 3. Brosur SIAP Kontraktor - 1 4. Brosur SIAP Kontraktor - 2 5. Proposal SIAP KOntraktor 6. Plan Do Check Action 7. SOP Pembelian Bahan 8. SOP Pembuatan RAP 9. Contoh RAP 10. Evaluasi Stok Bahan 11. Evaluasi Harga Bahan Min Max 12. Dokumentasi Photo Pekerjaan 13. Daftar Sisa PO 14. Panduan Untuk Estimator 15. Kenapa Kontraktor Memerlukan System 16. Sistem Informasi Kinerja Industri Konstruksi 17. Teori Earned Value 18. Konsep Earned Value untuk Pengelolaan Proyek Konstruksi 19. Construction Management pada Manajemen Proyek 20. Tabel Baja Langkap 21. PSAK 34 Akuntansi Kontrak Konstruksi 22. Booklet PPN 23. Booklet PPh

www.siapkontraktor.co.id