P. 1
analisa rseep kering12

analisa rseep kering12

|Views: 129|Likes:
Dipublikasikan oleh Syawal Omar Dai

More info:

Published by: Syawal Omar Dai on Jul 05, 2013
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

10/11/2013

pdf

text

original

Resep 13

RUMAH SAKIT UMUM DAERAH PEMERINTAH KOTA BEKASI
Jl. Pramuka No. 55 telp. 8841005-8441311

BEKASI

Dr. Charles .SpA R/ Depaken syr S.2.dd 4 cc R/ Sanmol syr S.3.dd 1cch I

Bekasi , 19/11/2012

I

R/ Pamol supp 125 mg

II

R/ Stesolid 5mg

I

Pro : An. Al syahmi Umur : 1 th RESEP: JAMKESMAS, JAMKESDA, JAMPERSAL DAN ASKESKIN Resep ini berlaku hanya di RSUD Pemerintah Kota Bekasi

1.Narasi dari resep di atas adalah sebagai berikut :(1) 1. Resep pertama :

“Recipe Depaken syr nomero 1 , signa bis de die quarter centimetrum Cubicum” “Ambillah depaken sirup sebanyak 1 botol tandai aturan pakai 2 kali sehari sebanyak 4 ml” 2. Resep kedua : “Recipe Sanmol syr nomero I, signa ter de die uno cochlearthese” “Ambillah Sanmol sirup sebanyak 1 botol tandai aturan pakai 3 kali sehari 1 sendok teh ( 5 ml )” 3. Resep ketiga : “Recipe Pamol supp 125 mg nomero II , signa semel Suppositoria” “Ambillah Pamol suppositoria sebanyak II tube tandai aturan pakai digunakan untuk luar tubuh pada anus” 4. Resep keempat : “Recipe Stesolid 5 mg nomero I, signa semel suppositoria” “Ambillah Stesolid 5 mg suppositoria sebanyak I tube tandai aturan pakai digunakan untuk luar tubuh pada anus. 2. Persyaratan Adminitrasi Berdasarkan SK.NO.1072/MENKES/SK/IX/2004 mengenai standar palayanan di apotik, persyaratan administrasi dari resep tersebut memuat : No Kelengkapan resep 1. Inscription Nama dokter No. surat ijin praktek No. telp praktek Alamat praktek Tanggal menulis resep 2. Invacatio Tanda R/ 3. Prescriptio Nama obat Jumlah obat Bentuk sedian yang diinginkan 4. Signatura Ada √ √ √ √ √ √ √ √ √ Tidak Ket

5.

Aturan pemakaian Subcriptio Tanda tangan / paraf dokter penulisan resep Pro (peruntukan) Nama pasien Umur pasien Alamat pasien

√ √ √ √ √ √

Berdasarkan analisa kelengkapan administrasi resep di atas tidak memenuhi persyaratan administrasi karena tidak ada nomor surat ijin dokter, alamat praktek dokter dan alamat pasien. 3. Penamaan Resep (2,4) Nama Obat Depaken Sanmol Pamol suppositoria Stesolid 4. Penamaan Generik Dagang √ √ √ √ Komposisi Valproic acid Paracetamol Paracetamol Diazepam

Kegunaan Obat yang tertulis dalam resep(2,4) Nama Obat Depaken Sanmol Pamol suppositorial Stesolid Kegunaan Obat Terapi pada kejang Meredakan nyeri Meredakan nyeri Kejang otot dan gangguan tidur

5.

Mekanisme obat(4) a. Depaken syr : Valproate adalah antiepilepsi yang memisahkan dengan ion valproate dalam saluran pencernaan. aktivitas antiepilepsi yang berhubungan dengan tingkat otak peningkatan gamma-aminobutyric acid (GABA). b. Sanmol syr :

Obat yang bekerja sebagai analgetik – antipiretik yang bekerja mengghambat sintesis prostaglandin (pg) di ssp melalui menghambat cox (cyclooxygenase). c. Pamol suppositorial (parasetamol) : Obat yang bekerja sebagai analgetik – antipiretik yang bekerja mengghambat sintesis prostaglandin (pg) di ssp melalui menghambat cox (cyclooxygenase). d. Stesolid (diazepam) : Diazepam adalah long-acting benzodiazepine dengan antikonvulsan, anxiolytic, relaksasi penenang, otot dan sifat amnestik. Hal ini meningkatkan permeabilitas membran saraf untuk ion klorida dengan mengikat reseptor benzodiazepin stereospesifik pada neuron GABA postsynaptic dalam SSP dan meningkatkan efek penghambatan GABA mengakibatkan hyperpolarisation dan stabilisasi. 6. Interaksi obat dalam resep di atas ( interaksi bersifat Farmasetika, Farmakokinetik, Farmakodinamik ) Pada resep di atas tidak ada interaksi obat baik interaksi farmasetik, farmakokinetik, dan farmakodinamik. 7. Regimen dosis. Resep tersebut merupakan bagian dari regimen karena memerlukan terapi lanjutan.

8.

Dosis obat (2,3)

1. Depakene syr a. Dosis lazim : 250 mg/ 5 ml = 50 mg/ml b. Dosis maxsimum : 60 mg/kg/hari :60 x 10 = 600 mg/ 10kg/hari : 200 mg/ 1 x pakai c. Dosis dalam resep : 3 x 4 cc : 1 cc = 1 ml : 3 x 4 (50mg/ml) : 3 x 200 mg/ ml : 600 mg d. Kesimpulan : Dosis sesuai dengan resep dokter 2. Sanmol syr a. Dosis lazim : Umur 1-2 tahun = 5 ml Diberikan 3-4 kali sehari Dosis anak 1-5 tahun : 120-250 mg sehari Sehari min : 120 mg Sehari max : 250 mg Sekali min 120 mg/I = 120 mg Sekali max 250 mg/I= 250 mg Satu kali pakai 4 ml Sehari : 3 x 4 ml = 12 ml

b. Dosis maxsimum :

c. Dosis dalam resep

d. Kesimpulan : Dosis sesuai dengan resep

3. Pamol suppositoria

a. Dosis maxsimum : 3 bulan – 1 tahun = 60 – 125 mg b. Dosis dalam resep : 125 mg c. Kesimpulan : Dosis sesuai dalam resep 4. Stesolid a. Dosis lazim : Umur 1 tahun = 5 mg/2,5 ml b. Dosis maksimum : 2,5 mg c. Dosis dalam resep : 5 mg/ 2,5 ml = 2 mg/ml d. Kesimpulan : Dosis sesuai dengan resep 9. Bentuk Sediaan lain yang tertulis di dalam resep(2,3) Nama Obat Depaken Sanmol Pamol supposutorial Stesolid 5 mg Isi Valproic acid Paracetamol Paracetamol Diazepam Sediaan lain Sirup Tablet, drop, sirup, supp Tablet, drop, sirup,supp Tablet, sirup, ampul,tube rektal

10. Efek Samping(2,3,4) Nama Obat Depaken Sanmol Pamol Suppositoria Stesolid Efek samping Mual, muntah, peningkatan nafsu makan, anemia. Ruam kulit, reaksi alergi, hipersensitif Ruam kulit, reaksi alergi, hipersensitif Mengantuk

11. Informasi yang sebaiknya diberikan dengan penggunaan obat obat dalam resep adalah:(2,3,4) 1. Berkaitan dengan indikasi: a. Depaken : Terapi pada kejang b. Sanmol sirup : Meredakan nyeri c. Pamol suppositoria : Meredakan nyeri d. Stesolid : kejang otot dan gangguan tidur 2. Berkaitan dengan cara pemakaian :

a. Depaken 1) Cara pakai : Obat di minum 2 kali sehari 4 ml, di minum bersamaan dengan makanan. b. Sanmol sirup 1) Cara pakai : Obat di minum 3 kali sehari 1 sendok teh ( 5 ml ), di minum dengan bersamaan makanan atau tanpa makanan c. Pamol suppositoria 125 mg 1) Cara pakai : Obat di gunakan di luar tubuh pada anus d. Stesolid 5 mg 1) Cara pakai : obat di gunakan di luar tubuh pada anus 3. Berkaitan dengan kontra indikasi: a. Depakene : Gangguan fungsi hati b. Sanmol syr : Gangguan fungsi hati dan ginjal c. Paracetamol supp: Gangguan fungsi hati berat d. Stesolid : Hipersensitivitas 4. Berkaitan dengan cara penyimpanan: Semua obat-obatan dalam resep diatas harus disimpan pada suhu kamar dan kering, serta terlindung dari cahaya matahari. 12. Menyiapkan obat-obatan untuk resep a). Ambilah depaken sirup sebanyak 1 botol, kemudian di beri etiket warna putih. Pada etiket di tulis nama pasien, nomor resep, tanggal penyerahan resep obat, serta aturan pakai nya 2 x sehari 4 ml, diminum bersamaan dengan makanan. b). Ambilah sanmol sirup sebanyak 1 botol, kemudian di beri etiket warna putih. Pada etiket di tulis nama, nomor resep, tanggal penyerahan resep obat, serta aturan pakai nya 3 x sehari 1 sendok teh (5 ml), diminum bersamaan dengan makanan atau tanpa makanan.

c). Ambillah pamol suppositoria sebanyak II tube, kemudian di beri etiket warna biru. Pada etiket di tulis nama, nomor resep, tanggal penyerahan resep obat, serta aturan pakai nya tube di gunakan di luar tubuh pada anus. d). Ambilah stesolid 5 mg suppositoria sebanyak I tube, kemudian di beri etiket berwarna biru. Pada etiket di tulis nama, nomor resep, tanggal penyerahan resep obat, serta aturan pakai 1 tube di gunakan di luar tubuh pada anus.

13. Etiket

Etiket Depaken
Instansi Farmasi RSUD Bekasi Jl.Delima II no.08 Jakarta Timur Telp 021 - 863432 fax (021) 863343 Apoteker: Noverasia Marzalifah, S. Si, Apt No. SIA :2512/A No, 13/1 Tanggal 19/11/2012 An.Al syahmi 2 kali 1 4 ml Depaken syr Qty: 1

Etiket Sanmol
Instansi Farmasi RSUD Bekasi Jl.Delima II no.08 Jakarta Timur Telp 021 – 863432 fax (021) 863343 Apoteker: Noverasia Marzalifah, S. Si, Apt No. SIA :2512/A No.13/2 Tanggal 19/11/2012 An.Al syahmi 3 x sehari 1 sendok teh Sanmol syr Qty: 1

Etiket Pamol suppositorial
Instansi Farmasi RSUD Bekasi Jl.Delima II no.08 Jakarta Timur Telp 021 – 863432 fax (021) 863343 Apoteker: Noverasia Marzalifah, S. Si, Apt No. SIA :2512/A No.13/3 Tanggal 19/11/2012 An.Al syahmi Obat luar Pamol suppositoria Qty: 2

Etiket Stesolid
Instansi Farmasi RSUD Bekasi Jl.Delima II no.08 Jakarta Timur Telp 021 - 863432 fax (021) 863343 Apoteker: Noverasia Marzalifah, S. Si, Apt No. SIA :2512/A No.13/4 Tanggal 19/11/2012 An.Al syahmi Obat luar Stesolid Qty: 1

14. Salinan Resep Instansi farmasi RSUD Bekasi Jl.Delima II no.08 Jakarta Timur Telp 021 - 863432 fax (021) 863343 Apoteker: Noverasia Marzalifah, S. Si, Apt No. SIA :2512/A
SALINAN RESEP Tanggal 19/11/2012 Salinan Resep no. 13 Dari Dokter : Dr, Charles SpA Di buat tanggal : 19/11/2012 Untuk : An.Al syahmi

R/ Depaken S.2.dd.4 cc R/ Sanmol S.3.dd.1 cth

no. I det no.I det

R/ Pamol supp 125 mg

no. II det

R/ Stesolid 5 mg

no. I det

Stempel Apotik

PCC Noverasia Marzalifah, S.Si.Apt

15. Pengisian PMR (pasien Medical record) Nama Jenis kelamin Tgl lahir/usia Bb / tb Alamat Telp /hp Pekerjaan Peserta asuransi An.Al syahmi Laki – laki 1 tahun Riwayat alergi Riwayat penyakit: Nama Dokter Hasil lab dr.Charles SpA -

Tanggal pemberian 19-11-12

Dokter

Nama obat Depaken syr

Aturan pakai 2 x sehari 4 ml, diminum bersamaan dengan makanan. 3 x sehari 1 sendok teh(5 ml ), diminum bersamaan dengan makanan atau tanpa makanan. Tube digunakan di luar tubuh pada anus Tube digunakan di luar tubuh pada anus.

Indikasi Terapi pada kejang

19-11-12 dr.Charles SpA

Sanmol syr

Meredakan nyeri

19-11-12 19-11-12

Pamol supp Stesolid

Meredakan nyeri Kejang otot dan gangguan tidur

16. Konseling

DAFTAR PUSTAKA 1. Anief, moh. 2000. Ilmu meracik obat,teori dan praktik. Cetakan ke sembilan Gadjah Mada University Press, Yogyakarta. 2. Anonim. 2008. Informatorium Obat Nasional Indonesia. Badan POM. Jakarta. 3. Anonim. 2011. MIMS Indonesia Petunjuk konsultasi. Edisi 2011/2012. Info Master. Jakarta. 4. http://mims.com/Indonesia/. Diakses tanggal 1 Desember 2012

Resep 14

RUMAH SAKIT UMUM DAERAH PEMERINTAH KOTA BEKASI
Jl. Pramuka No. 55 telp. 8841005-8441311

BEKASI

Dr. Tranggono yudo utomo SpS. Msi R/ Mexphar m 15 mg S.2.dd 1 R/ Gabexal 150 mg m.f.pulv dain cap S.2.dd 1 R/ Kalmeco S.3.dd.1

Bekasi , 19/11/2012 no. xv

no. xv

no. xx

R/ Ketese tab S.2.dd 1

no. xv

Pro : Budi Sumanto Umur : Resep ini berlaku hanya di RSUD Pemerintah Kota Bekasi

1. Narasi dari resep di atas adalah sebagai berikut : (1) a. Resep pertama :

“Recipe Mexpharm 15 mg nomero xv , signa bis de die tabulae’ “Ambillah Mexpharm sebanyak 15 tandai aturan pakai 2 kali sehari 1 Tablet” b. Resep kedua : “Recipe gabexal 150 mg nomero xv, misce fac pulvis dain capsulae, signa bis de die capsulae” “Ambillah gabexal sebanyak 7,5 tablet, buat dan campurlah menjadi serbuk masukkan kedalam kapsul sebanyak 15 tandai aturan pakai 2 kali sehari 1 capsul” c. Resep ketiga : “Recipe kalmeco nomero xx, signa ter de die Capsulae” “Ambillah kalmeco sebanyak 20 kapsul, tandai aturan pakai 3 kali sehari 1kapsul” d. Resep keempat : “Recipe Ketese tabulae nomero xv. Signa bis de die unum tabulae “Ambillah ketese sebanyak 15 tablet tandai, aturan pakai 2 kali sehari 1 Tablet” 2. Persyaratan Adminitrasi Berdasarkan SK.NO.1072/MENKES/SK/IX/2004 mengenai standar palayanan di apotek, persyaratan administrasi dari resep tersebut memuat : No Kelengkapan resep 1. Inscription Nama dokter No. surat ijin praktek No. telp praktek Alamat praktek Tanggal menulis resep 2. Invacatio Tanda R/ 3. Prescriptio Nama obat Jumlah obat Bentuk sedian yang diinginkan Ada √ √ √ √ √ √ √ √ √ Tidak Ket

4. 5.

Signatura Aturan pemakaian Subcriptio Tanda tangan / paraf dokter penulisan resep Pro (peruntukan) Nama pasien Umur pasien Alamat pasien

√ √ √ √ √ √

Berdasarkan analisa kelengkapan administrasi resep di atas tidak memenuhi persyaratan administrasi karena tidak ada nomor surat ijin dokter, no telpon praktek, alamat praktek dokter, umur pasien dan alamat pasien. 3. Penamaan Resep(2,4) Nama Obat Mexpharm Gabexal Kalmeco Ketese 4. Penamaan Generik Dagang √ √ √ √ Komposisi Meloxicam 15 mg Gabapentin150 mg Mecobalamin 500mcg Dexketoprofen trometamol 25 mg

Kegunaan Obat yang tertulis dalam resep(2,4) Nama Obat Kegunaan Obat Mexpharm Nyeri, infeksi tht, pasca bedah, pembengkakan pasca trauma Gabexal Antiepilepsi Kalmeco Terapi neuropati perifer Ketese Nyeri akut, desminor Mekanisme obat(4) a. Mexpharm : Merupakan AINS selektif yang bekerja menghambat sintesis prostaglandin (PG) dengan cara menghambat enzim cyclooxygenase (COX2). Sehingga PG tidak terbentuk, dimana PG merupakan mediator yang merangsang imflamasi. Dengan PG tidak berbentuk, maka inflamasi tidak terjadi dan nyeri berkurang.

5.

b. Gebexal

:

Mekanisme aksi sebagian besar OAE meliputi efek pada kanal ion ( natrium dan kalsium), penghambatan neurotransmisi (GABA), atau perangsang neurotransmisi (glutamate dan aspartat). OAE yang efektif terhadap kejang tonik-klonik umumdan parsial mungkin dapat mengurangi pengulangan secara terus menerus yang memicu potensial aksi dengan cara menunda pemulihan kanal natrium sehingga tidak terjadi aktivasi. Obat yang menurunkan aliraan kalsium tipe T kortikotalamik efektif melawan kejang absen umum. c. Kalmeco : Mecobalamin homolog vitamin B12 yang paling aktif didalam tubuh bekerja dengan memperbaiki jaringan saraf yang rusak. Mecobalamin mempercepat pembelahan eritroblast dan sintesis heme sehingga dapat memperbaiki status darah pada anemia, mecobalamin tidak hanya efektif untuk anemia namun juga untuk neuropati perifer. d. Ketese : Dexketoprofen adalah isomer ketoprofen. Ini adalah turunan asam propionat dengan analgesik, sifat anti-inflamasi dan antipiretik. Ini adalah non-steroid anti-inflamasi obat (NSAID) yang mengurangi sintesis prostaglandin melalui penghambatan jalur siklooksigenase (COX baik-1 dan COX-2) aktivitas. 6. Interaksi obat dalam resep di atas ( interaksi bersifat farmasetik, Farmakokinetik, Farmakodinamik ) Pada resep di atas tidak ada interaksi obat baik interaksi farmasetik, farmakokinetik, dan farmakodinamik. 7. Regimen dosis.

Resep tersebut merupakan satu regimen dosis karena hanya memerlukan satu kali terapi. 8. Dosis obat(2,3) 1. Mexpharm a. Dosis lazim : 7,5 – 15 mg/hari b. Dosis maxsimum : 15 mg/hari c. Dosis dalam resep : 2 x 15 mg = 30 mg/hari d. Kesimpulan : dosis mexpharm dalam resep tidak memenuhi aturan dosis. 2. Gabexal a. Dosis lazim : 0,9 g – 3,6 g/hari b. Dosis maxsimum : 4,8 g/hari c. Dosis dalam resep: 2 x 0,3g/ hari = 0,6 g/hari d. Kesimpulan : Dosis tidak sesuai 3. Kalmeco a. Dosis lazim: 500 mcg, 3x sehari b. Dosis maxsimum: 1500 mcg c. Dosis dalam resep : 3 x 500 = 1500 mcg d. Kesimpulan: Dosis sesuai dengan resep 4. Ketesse a. Dosis lazim : 12.5 mg tiap 4-6 jam, 25 mg tiap 8 jam b. Dosis maksimum : 75 mg c. Dosis dalam resep : 2 x 25= 50 mg d. Kesimpulan : Dosis sesuai dengan resep

9. Bentuk Sediaan lain yang tertulis di dalam resep(2,3)

Nama Obat Mexpharm Gabexal Kalmeco Ketese 10.

Isi Meloxicam Gabapentin Mecobalamin Dexketroprofen trometamol

Sediaan lain Tablet, suppositoria Kapsul Kapsul, ampuls Ampul , tablet salut selaput

Efek Samping(2,3,4) Nama Obat Mexpharm Gabexal Efek samping Diare, muntah, sakit perut, sakit kepala, mual Pusing, sakit kepala, mual dan muntah, peningkatan napsu makan, demam, mulut/tenggorokan kering, diare, nyeri perut, nyeri punggung, ruam kulit, gatal. Mual, hilangnya nafsu makan, diare dan gangguan GI. Mual, muntah nyeri

Kalmeco Ketese

11.

Informasi yang sebaiknya diberikan dengan penggunaan obat obat dalam resep adalah: (2,3,4) 1. Berkaitan dengan indikasi: a. Mexpharm : Untuk antiradang b. Gabexal c. Kalmeco d. Ketese : Antiepilepsi dan Antikonvulsan : Terapi neuropati perifer : Nyeri akut, desminor, sakit gigi.

2. Berkaitan dengan cara pemakaian : a. Mexpharm 15 mg 1) Cara pakai : Obat diminum 2 kali sehari 1 tablet, diminum bersamaan dengan makanan untuk mengurangi rasa tidak nyaman pada GI. b. Gabexal 150 mg

1) Cara pakai : Obat diminum 2 kali sehari 1 kapsul, diminum bersamaan dengan makanan atau tanpa makanan. c. Kalmeco 1) Cara pakai : Obat diminum 3 kali sehari 1 kapsul, diminum bersamaan dengan makanan atau tanpa makanan. d. Ketese 1) Cara pakai : Obat diminum 2 kali sehari 1 tablet, diminum 30 menit sebelum makan, terutama untuk meredakan nyeri akut dengan cepat. 3. Berkaitan dengan kontra indikasi: a. Mexpharm : Gangguan hati dan ginjal b. Gabexal c. Kalmeco d. Ketese : Hipersensitif : : Gangguan hati dan ginjal

4. Berkaitan dengan cara penyimpanan: Semua obat-obatan dalam resep diatas harus disimpan pada suhu kamar dan kering, serta terlindung dari cahaya matahari. 12. Menyiapkan obat-obatan untuk resep a). Ambilah tablet mexpharm 15 mg sebanyak 15 tablet, dimasukan dalam plastik klip atau plastik bening kemudian di beri etiket warna putih. Pada etiket di tulis nama pasien, nomor resep, tanggal penyerahan resep obat, serta aturan pakai nya 2 x sehari 1 tablet diminum bersamaan dengan makanan untuk mengurangi rasa tidak nyaman pada GI. b). Ambilah kapsul gabexal 150 mg sebanyak 15 kapsul, dimasukan dalam plastik klip atau bening kemudian diberi etiket warna putih. Pada etiket di tulis nama pasien, nomor resep, tanggal penyerahan resep obat,

serta aturan pakainya 2 x sehari 1 kapsul diminum bersamaan dengan makanan atau tanpa makanan. c).Ambillah tablet kalmeco sebanyak 20 tablet, dimasukan dalam plastik klip atau bening kemudian diberi etiket warna putih. Pada etiket ditulis nama pasien, nomor resep, tanggal penyerahan resep obat, serta aturan pakainya 3 x sehari 1 tablet diminum bersamaan dengan makanan atau tanpa makanan. d). Ambilah tablet ketese sebanyak 15 tablet, dimasukan dalam plastik klip atau bening kemudian diberi etiket warna putih. Pada etiket ditulis nama pasien, nomor resep, tanggal penyerahan resep obat, serta aturan pakai 2 x sehari 1 tablet diminum 30 menit sebelum makan, terutama untuk meredakan nyeri akut dengan cepat. 13. Etiket Etiket Mexpharm
Instansi Farmasi RSUD Bekasi Jl.Delima II no.08 Jakarta Timur Telp 021 - 863432 fax (021) 863343 Apoteker: Noverasia Marzalifah, S. Si, Apt No. SIA :2512/A No, 14/1 Tanggal 10/11/2012 Tn. Budi sumanto 2 kali 1 kapsul Mexpharm Qty: 15

Etiket Gabexal
Instansi Farmasi RSUD Bekasi Jl.Delima II no.08 Jakarta Timur Telp 021 - 863432 fax (021) 863343 Apoteker: Noverasia Marzalifah, S. Si, Apt No. SIA :2512/A No.14/2 Tanggal 10/11/2012 Tn. Budi sumanto 2 kali 1 tablet

Gabexal

Qty: 15

Etiket Kalmeco
Instansi Farmasi RSUD Bekasi Jl.Delima II no.08 Jakarta Timur Telp 021 - 863432 fax (021) 863343 Apoteker: Noverasia Marzalifah, S. Si, Apt No. SIA :2512/A No.14/3 Tanggal 10/11/2012 Tn. Budi sumanto 3 kali 1 tablet Kalmeco Qty:20

Etiket Ketese
Instansi Farmasi RSUD Bekasi Jl.Delima II no.08 Jakarta Timur Telp 021 - 863432 fax (021) 863343 Apoteker: Noverasia Marzalifah, S. Si, Apt No. SIA :2512/A No.14/4 Tanggal 10/11/2012 Tn. Budi sumanto 2 kali 1 tablet Sebelum/sesudah makan Ketese Qty:15

14.

Salinan Resep Instansi Farmasi RSUD Bekasi Jl.Delima II no.08 Jakarta Timur Telp 021 - 863432 fax (021) 863343 Apoteker: Noverasia Marzalifah, S. Si, Apt No. SIA :2512/A
SALINAN RESEP Tanggal 10/11/2012 Salinan Resep no. 14 Dari Dokter : Dr. Tranggono yudo utomo SpS. Msi Di buat tanggal : 10/11/2012 Untuk : Tn. Budi sumanto

R/ Mexpharm 15 mg S.2.dd.1 R/ Gabexal 150 mg m.f.pulv dain cap S.2.dd.1

no. xv det no.xv det

R/ Kalmeco S.3.dd.1

no. xx det

R/ Ketese tab

no. xv det

Stempel Apotik

PCC Noverasia Marzalifah, S.Si.Apt

15.

Pengisian PMR (pasien Medical record) Nama Jenis kelamin Tgl lahir/usia Bb / tb Alamat Telp /hp Pekerjaan Peserta asuransi Tanggal mulai Tanggal berakhir Dokter Tn. Budi Sumanto Laki – laki Nama obat Aturan pakai Indikasi Riwayat alergi Riwayat penyakit: Nama Dokter Hasil lab dr.Tranggono yudo utomo SpS. Msi -

19-1112

19-1112

19-1112

19-1112

Mexpharm 2 x sehari 1 tablet 15 mg diminum bersamaan dengan makanan untuk mengurangi rasa tidak nyaman pada GI Gabexal 2 x sehari 1 kapsul 150 mg diminum bersamaan dengan dr.Tranggo makanan atau tanpa no yudo makanan utomo Kalmeco 3 x sehari 1 tablet SpS. Msi diminum bersamaan dengan makanan atau tanpa makanan. Ketese tab 2 x sehari 1 tablet diminum 30 menit sebelum makan, terutama untuk meredakan nyeri aku

Nyeri, infeksi tht, pasca bedah, pembengkakan

Antiepilepsi dan antikovulsan

Terapi neuropati perifer

Nyeri akut, desminor, sakit gigi

16. Konseling

DAFTAR PUSTAKA 1. Anief, moh. 2000. Ilmu meracik obat,teori dan praktik. Cetakan ke sembilan Gadjah Mada University Press, Yogyakarta. 2. Anonim. 2008. Informatorium Obat Nasional Indonesia. Badan POM. Jakarta. 3. Anonim. 2011. MIMS Indonesia Petunjuk konsultasi. Edisi 2011/2012. Info Master. Jakarta.

4. http://mims.com/Indonesia/. Diakses tanggal 1 Desember 2012

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->