~1~ Table of Contents

PERKEMBANGAN KOMUNITAS ETNIS TIONGHOA DAN KOTA BANDUNG ....................................................2 GROOTE POSTWEG ..........................................................................................................................................2 STATISTIK PENDUDUK ETNIS TIONGHOA DIKOTA BANDUNG ..........................................................................5 JALAN KERETA API DAN PERKEMBANGAN KOTA BANDOENG ..........................................................................7 PETA KODYA BANDUNG TAHUN 1955............................................................................................................ 16 KEADAAN STREETSCAPE KINI ......................................................................................................................... 18 PENUTUP .......................................................................................................................................................20

Perkembangan komunitas etnis Tionghoa dan kota Bandung

~2~

Gambar 1 Groote postweg, 1808. (Kompas, harian 15 Agustus 2008. Jakarta ) Groote postweg. Ketika VOC bangkrut, kekuasaan pemerintahan dialihkan pada kerajaan Belanda, kemudian ketika Belanda diduduki oleh Napoleon terbentuklah Republik Batavia Belanda. Dikirimlah pada tahun 1808 governor general Herman Willem Daendels ke Hindia Belanda. Untuk kepentingan ekonomi dan pertahanan pulau Jawa terhadap kemungkinan serangan Inggris ia memerintahkan membangun jalan raya sepanjang pulau Jawa, Anyer- Panarukan. 1 Disebut sebagai groote postweg, kelak jalan raya ini berfungsi menjadi jalan utama bagi perkembangan kota-kota yang dilewatinya sepanjang pulau Jawa. Pekerjaan ini selesai dalam waktu 2tahun dengan menelan banyak korban masyarakat yang dipaksa kerja 2. Setelah jalan raya ini selesai perjalanan berkuda dari Batavia sampai Soerabaya dapat tercapai dalam 9 hari. Setiap 9km sepanjang jalan ini disediakan tempat beristirahat dan penggantian kuda. 3 Berbarengan dengan pekerjaan ini Daendels juga memerintahkan pada bupati Wiranata Kusumah untuk memulai dibangunnya kota Bandoeng ditepi jalan raya tsb. Titik yang ditunjukan oleh Daendels kini menjadi patok km 0(nol) Bandung. Sedangkan lahan kampung berpenduduk yang paling tua di kota Bandung adalah Cikapundung kolot, Balubur, Babakan Bogor( Kebun kawung), Cikalintu (Cipaganti) 4

Untuk penjelasan detail pemerintahan HW Daendels. lihat Clive Day, The policy and administration of the Dutch in Java. Halaman 148 dst.. The Macmillan, New York 1904. Reprinted Oxford University Press. KualaLumpur. 1972. 2 Pramudya Ananta Toer. Jalan raya pos, jalan Daendels. Lentera Dipantara. Jakarta.2008. 3 Lubis, Nina dkk. Sejarah kota-kota lama di Jabar. Halaman 139. Aquaprint Jatinangor. Bandung. 2000. 4 Kunto, Haryoto. Semerbak bunga di Bandung raya. Halaman 188. PT Granesia. Bandung. 1986.
1

Mooi Bandoeng en de oude tijd. . Tidak tercatat di Bandung didaerah mana pemukiman awal ini terletak. Eropah atau pun kelompok lain yang bukan penduduk asli Priangan untuk masuk. 6 Prof. Tujuan utama dikeluarkannya penunjukan daerah pecinan ini adalah dalam usaha untuk memberdayakan tanah-tanah kosong yang tidak bisa ditanami kopi dan padi serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat dengan menggiatkan perdagangan. Parakan muncang. Godee Molsbergen memperkirakan pasar pertama dibanguni di kampung Ciguriang. April 1764 dikeluarkan larangan untuk etnis Tionghoa. maka akan ditahanlah 10 keluarga Tionghoa. Kemudian mereka berkumpul lagi dan berdagang di sekitar Pasar Baroe. Ecb Godee Molsbergen. 1935. Sukapura.~3~ Gambar 2 Patok km 0 (nol) Bandung. Tahun 1810 mulai dibangun wijk kusus hunian Tionghoa Chineesche kamp. Tahun 1821 Gubernur jendral GA van der Capellen mengeluarkan peraturan yang melarang bangsa Belanda . Keputusan diambil setelah terbukti warga Tionghoa berhasil memajukan kesejahteraan dan perdagangan di daerah Kedu dan vorstenlanden sekitarnya. tapi mungkin diperkirakan sebelah barat Alunalun Bandoeng. Disertasi Katholiekke Universiteit Leuven. Menurut catatan pada tahun 1809 hanya pemukim Tionghoa saja yang diijinkan berdagang beras. 5 Pembentukan kampung kusus Tionghoa ini berdasarkan besluit tanggal 9 Juni 1810. belakang Kepatihan sekarang. dan terbakar ketika terjadi huru hara pada pertengahan abad 19. the architecture of an city in development. dengan ancaman hukuman bagi yang melanggar. bersamaan dengan kota-kota lain dikeresidenan Priangan: Cianjur. Eropah dan asing lain untuk menetap atau berdagang di daerah 5 Sandi Aminuddin Siregar. Dr. Daerah Priangan sejak pemerintahan VOC telah dipolakan secara khusus tertutup bagi para pendatang. Profesor Dr. Limbangan dan Galuh. Halaman 86. 1990. disertai perintah bila ada penghuni yang tidak kembali lagi pada hari yang sama. Sumedang. Bandung. dibangun 1812 6 . dan didaerah ini tertutup untuk yang lain.

KualaLumpur. Halaman 19. Keadaan ini lebih meluas lagi setelah tahun 1911 ketika pemerintah Hindia Belanda mencabut semua larangan yang membatasinya. Karena kegiatan utamanya bergerak dalam bidang perdagangan. Clive Day. . Mely G. Jakarta. hampir selalu dapat ditemukan daerah pecinan yang homogen.Priangan(9 Januari 1821. setasiun kereta api dan pasar sebagai pusat perdagangan (Pasar Baroe ). Sehingga periode sejarah yang singkat kurang meninggalkan jejak batas daerah tegas yang mudah dilihat secara kasat mata. jalan kereta api). Juga selama masa itu ada hambatan lain berupa peraturan Hindia Belanda yang berawal dari tahun 1875. 1979. 9 Tan. Wajah Bandoeng tempo doeloe. Reprinted Oxford University Press. 6 tahun 1821) 7 . bagian belakang atau lantai atas berfungsi untuk tempat tinggal (ruko horisontal atau vertikal). komunitas Tionghoa cenderung bermukim disekitar pusat simpul (node) transportasi.Peraturan ini bertujuan agar perdagangan kopi dapat tetap dikendalikan hanya oleh pemerintah Hindia Belanda 8. Berbeda dengan kota-kota pesisir pantura Jawa dengan sejarah lebih lama dan lebih terbuka untuk pendatang etnis Tionghoa. sedangkan didaerah BandungPriangan ini bagi etnis Tionghoa adalah daerah terahir yang dapat dimasuki dan dihuni. Halaman 17. dinding muka masingmasing unit dapat dibuka lepas pagi hari ketika berdagang dan ditutup kembali sore hari ketika kegiatan berhenti,(dinding muka ruko demikian disebut: tiam tang,dian chuang 店 窗 . Tempat berdagang dan tinggal bercampur. melarang penjualan tanah pertanian pribumi pada warga Tionghoa tetap berlaku. The policy and administration of the Dutch in Java. 1984. staatsblad no. New York 1904. padat dan jelas batasannya. Golongan etnis Tionghoa di Indonesia. PT Granesia. 1972. Ciri khusus lainnya hunian Tionghoa berupa deretan bangunan yang menyambung sepanjang tepi jalan utama. The Macmillan. Haryoto. Halaman 234. Baru pada tahun 1852 keresidenan Priangan dinyatakan terbuka oleh Hindia Belanda bebas untuk para pedatang. Demikianlah hingga daerah pecinan di ~4~ Bandung hanya mempunyai sejarah yang singkat sampai saat Jepang masuk lalu dilanjutkan dengan kemerdekaan Indonesia. Bandung. batasan daerah pecinan menjadi sangat tersamar tidak terlalu tegas. perhubungan (jalan raya. 7 8 Kunto. Leknas-LIPI & Yayasan Obor Indonesia. 9 Peraturan ini kemudian hari baru digantikan oleh peraturan agraria nasional pada masa pemerintahan Soeharto.

Halaman 28. 18 Lubis. London1817. Nina dkk.493 Eropa 339 467 591 601 548 724 968 1.704 51 _ _ _ _ _ _ _ 279 _ 35 _ _ _ _ _ 10 11 12 13 14 15 16 17 ~5~ Gol Lain Sumber footnote Keterangan & Priangan Priangan Bandoeng Bandoeng Bandoeng Bandoeng Bandoeng Bandoeng tabel 1 Penduduk Bandoeng. Halaman 127.704 Arab 263 68 69 60 69 57 59 43 60 43 100* 98* 20 9 1 Gol. Halaman 832. Thomas Stamford Raffles. beeld van een stad.268 11. Printed for Black.000 17.660 28. (1812-1910) Tahun 1889 1890 1891 1892 1893 1894 1895 1896 1897 1900 1905 1906 Pribumi 16. Haryoto. Leknas-LIPI & Yayasan Obor Indonesia.800 2. Bandung.247 24. data dari beberapa sumber.656 19. Alquaprint Jatinangor. Tahun Pribumi Eropa Tionghoa Tionghoa Peranakan Batavia 1812-1813 1815 1846 1874 1889 1901 1905 1906-1910 203.240 19. Printed for Black.522 2.000 2. Jakarta. Sejarah kota-kota lama di Jabar. 11 10 . Bandung. Bandung.800 3. Disertasi Katholiekke Universiteit Leuven.731 26. PT Granesia.182 1. Halaman 142.Parbury and Allen. 1986.199 Tionghoa 974 923 1. Halaman 28.400 47.114 21.000 22.136 _ _ _ _ _ 34 _ 9 _ _ _ _ _ 107 180 13 6 keluarga 1.700 3. 18 * mungkin termasuk timur asing lainnya. 16 RPGA Voskuil. 1986.190 23. the architecture of an city in development. History of Java.754 23.000 24.453 1. PT Granesia .958 1. Purmerend 1996 17 Tan.963 47. History of Java. 1979. Bandung. Lain Jumlah 18. Halaman XII. Purmerend 1996 15 Kunto. Halaman I/62.042 243.530 3.514 29.Statistik penduduk etnis Tionghoa dikota Bandung. 12 Kunto.382 26.370 22. 13 Sandi Aminuddin Siregar.200 2.630 3. 14 RPGA Voskuil.800 24. Golongan etnis Tionghoa di Indonesia.988 26. Asia Major. Asia Major. Mely G.756 1.424 16. Bandoeng. Semerbak bunga di Bandung raya. Halaman 413.194 tabel 2 Penduduk Bandoeng 1889-1906.748 41. London1817 Thomas Stamford Raffles.040 21.150 1. Halaman I/63.Parbury and Allen. Haryoto. Semerbak bunga di Bandung raya.134 800 1.140 1.400 41. Bandoeng. 2000. 1990. beeld van een stad.

1986.) Kemudian lingkungan kawasan dilengkapi dengan klenteng sebagai tempat aktifitas dan ibadat komunitas Tionghoa. PT Granesia. Haryoto. Semerbak bunga di Bandung raya. 1986. Hunian bagi komunitas etnis Tionghoa yang intens demikian berakibat membentuk lingkungan kusus bercirikan typo-morphological patrimonial yang membedakannya dari bagian lingkungan kota lainnya 19 . Halaman 28-30. 20 Kunto. Bandung. Halaman 824. Semerbak bunga di Bandung raya.~6~ tabel 3 Penduduk Bandoeng 1905 – 1929. “mandoran” menurut cerita rehrean urang pasar ini adalah keturunan prajurit dan senapati Pangeran Diponegoro yang mengungsi. PT Granesia . Disertasi Katholiekke Universiteit Leuven. Kelompok etnis Tionghoa termasuk dalam “vreemde oosterlingen” (Kunto. banyak diantaranya berdagang kain batik dari Jawa tengah. Bandung. Otista) dan Groote postweg( sekarang jl AA dan jl. 20 19 Sandi Aminuddin Siregar. Dengan bangunan berlanggam gaya arsitektur dari tempat asalnya di Tiongkok. 1990. 37. the architecture of an city in development. Halaman 832-856. . Bandung. Jend. Haryoto. Soedirman) berupa deretan pertokoan yang dimiliki oleh pengusaha pribumi yang tinggal disekitar pasar Baroe yang dikenal sebagai “saudagar Bandoeng”. “orang pasar”. Pada peta kota Bandoeng tahun 1882 telah terlihat bangunan sepanjang Pangeran Soemedang weg (sekarang jl.

tahun 1884 Cianjoer. teh. Halaman 22.Soekaboemi selesai tahun 1882. .Jalan kereta api dan perkembangan kota Bandoeng. Asia Major. Kehidupan kota Bandoeng sangat erat berhubungan dengan perkembangan perkebunan sekitarnya. coklat disamping penanaman kopi yang sebelumnya diharuskan tanam paksa oleh pemerintahan kolonial Belanda. Dalam rangka ini pada tahun 1870 dikeluarkan peraturan agraria Hindia Belanda dan berdatanganlah para pemodal Eropah (Preanger planters) memulai perkebunan kina. Sarana ini turut mempercepat perkembangan kota Bandoeng dengan lancarnya perniagaan ekspor barang hasil pertanian perkebunan pedalaman Priangan yang dikirimkan kepelabuhan Tanjung Priok dan barang-barang kebutuhan warga Bandoeng pun dapat dengan mudah didatangkan. Bandoeng. Dengan demikian Bandoeng – Batavia telah dapat langsung ditempuh via Bogor. (RPGA Voskuil. karet. lalu tahun 1879 mulai diperpanjang melewati Bandoeng sampai Cicalengka ( selesai tahun 1884 ) dan disambung ke Garoet tahun 1889. Buitenzorg .Bandoeng tersambung pula. Para pemukim inilah yang menghidupkan kota Bandung sebagai kota berahir pekan mereka. kemudian Buitenzorg. ~7~ Gambar 3 Peta Bandoeng. ketika pemodal swasta masuk ke daerah Priangan setelah peraturan Cultuurstelsel secara bertahap dihapuskan. Purmerend 1996. beeld van een stad. 1825.) Pada tahun 1869-1873 jalan kereta api dibangun antara Batavia dan Buitenzorg ( Bogor).Cianjoer 1883.

Weltevreden. 1875-1925. Bandung.Kemudian tahun 1906 dibukalah jalan kereta api Bandoeng-Batavia melewati Padalarang –Karawang yang lebih mempersingkat waktu tempuh antara kedua kota. Topografische inrichting. 21 Dalam rangka pembangunan jalan kereta api ini Belanda banyak mendatangkan tenaga kerja etnis Tionghoa. 22 Kunto. Haryoto. Weltevreden. Bandung.) Sandi Aminuddin Siregar. the architecture of an city in development. Reitsma. Halaman 183. 1925.(Kunto. Bandung.) Gambar 6 Kegiatan bongkar muat di Ciroyom. Haryoto. Paskal Hypersquare sekarang. Topografische inrichting. Halaman 171.en tramwegen in Nederlandsch-Indie.A. 21 .en tramwegen in Nederlandsch-Indie. 1875-1925.A. Halaman 90-92. 1986. (S. Digambar ulang. Wajah Bandoeng tempo doeloe.) Gambar 5 Gudang Tjirojom. Halaman 362. 1984. Halaman 181. 22 ~8~ Gambar 4 Bandoeng 1825. PT Granesia. Gedenkboek der Staatsspoor. Disertasi Katholiekke Universiteit Leuven. (S. 1990. 1925. PT Granesia. Reitsma. Gedenkboek der Staatsspoor. Semerbak bunga di Bandung raya.

) Gambar 8 Peta 1888 . (RPGA Voskuil. Bandoeng. Weltevreden. 1925. 1882. Reitsma. beeld van een stad. 1889 sejarah jalan kereta api ke Bandoeng. 1875-1925. Asia Major. Gedenkboek der Staatsspoor.) . (S.A. Topografische inrichting. Halaman 29.~9~ Gambar 7 Peta Bandoeng.en tramwegen in Nederlandsch-Indie. Halaman 72. Purmerend 1996.

Weltevreden. Gedenkboek der Staatsspooren tramwegen in Nederlandsch-Indie.( RPGA Voskuil.A. 1875-1925. Halaman 73. 1884. S. Asia Major. beeld van een stad. Reitsma. 1925.) Gambar 11 Setasiun kereta api Bandoeng dibangun ulang 1928. Gambar 10 Setasiun kereta api Bandoeng 1926.~ 10 ~ Gambar 9 Peta 1913. Bandoeng. 1925 sejarah jalan kereta api ke Bandoeng. . Purmerend 1996. Topografische inrichting. Halaman 124.

perencana oleh Ir. residen van der Moore pindah disertai sekretaris.en tramwegen in Nederlandsch-Indie. gagasan ini baru terwujud pada tahun 1864 bertepatan dengan letusan gunung Gede. 23 Kunto. Halaman 45. Sudut kanan perempatan pertemuan berupa gedung gudang Ciroyom yang sekarang digunakani sebagai Paskal Hypersquare. mantri kesehatan. EH de Roo) dengan lampu listrik. 1875-1925. Jalan kereta api bersilangan dengan jalan Pasirkaliki 1925. 1925. ~ 11 ~ Gambar 12 Setasiun kereta api. guru dan notaris 23 . 1984. Sekarang diganti monument lokomotif kecil. Weltevreden. merupakan titik ordinat pemetaan triangulasi kota Bandoeng. Wajah Bandoeng tempo doeloe. Haryoto. Topografische inrichting. Gedenkboek der Staatsspoor. (S. ) Pada tahun 1856 gubernur jendral Charles Ferdinand Pahud memindahkan ibukota keresidenan Priangan dari Cianjur ke Bandoeng.Dan tugu SS (Staats Spoorwagen) ultah 50 tahun ( 5 Juni 1926. . PT Granesia. Bandung. komisaris. foto uidara.A. Reitsma. Halaman 18.

Belanda juga mendatangkan para tenaga ahli bangunan etnis Tionghoa. 1984.Lalu pada tahun 1894 Balai besar kereta api pindah ke Bandoeng. Bandoeng. Haryoto.) Gambar 14 Pasar Baru 2008.) 24 Kunto. disusul 1898 pabrik senjata. Gambar 15 Pasar Baru 1984. . Bandung. (Kunto. ~ 12 ~ Gambar 13 Pintu masuk utama Pasar Baroe 1930. pada tahun 1919 direncanakan Bandoeng sebagai ibukota Hindia Belanda. Halaman 835. Semerbak bunga di Bandung raya. Halaman . PT Granesia .( RPGA Voskuil. Purmerend 1996. Haryoto. mesiu dan ACW (artillerie constructie winkel) kedaerah Kiaracondong sekarang dari Soerabaia. Setelah sebelumnya 1896 dibangun pusat militer di daerah Cimahi arah barat kota Bandoeng.24 Disekitar setasiun kereta api tumbuhlah usaha yang menunjang perjalanan hotel-hotel. beeld van een stad. Awal abad ke 20. PT Granesia. Semuanya menyumbang pada perkembangan kota. Asia Major. 1986. restoran dan toko. Halaman 123. Diantaranya dalam pelaksanaan ketika membangun Gedung Sate. Bandung. Dimulailah dengan perencanaan kota yang lengkap dan pembangunan berkembang. Wajah Bandoeng tempo doeloe.

( RPGA Voskuil. (http://djawatempodoeloe. Purmerend 1996. Gambar 19 Pasar baroe 1880. Bandoeng.~ 13 ~ Gambar 16 Pasar Baroeweg dari pintu kereta api ke selatan 1910.multiply.) Gambar 17 trotoar sudah dibangun. Halaman 123.( RPGA Voskuil. beeld van een stad. pintu kereta api.) . Halaman 123. kearah selatan. Gambar 20 Pangeran Soemedangweg (Otista sekarang) ke-utara kearah kediaman residen 1890. Bandoeng. Asia Major. Purmerend 1996.com/photos ) Gambar 18 Jl Otista 2008. Asia Major. beeld van een stad.

Purmerend 1996. Gambar 23 ABCweg kearah Pasar Baroeweg (toko ABC) 1940. (RPGA Voskuil. Bandoeng.) Gambar 24 Lokasi bekas toko ABC sekarang. Halaman 124. SudutPasarbaroeweg dan jl.com/photos ) Gambar 22 Bangunan sudut toko ABC sudah dibangun baru. Gambar 25 Toko Ang Sioe Tjiang pertengahan Pasar Baroeweg 1925. Asia Major. Asia Major.multiply. Bandoeng. (http://djawatempodoeloe.) .~ 14 ~ Gambar 21 Toko ABC. beeld van een stad. Purmerend 1996. alaman 124. pasar selatan. (RPGA Voskuil. beeld van een stad.

Karsten.com/photos) Gambar 27 Sudut jl Otista – jl. Untuk mengevaluasi kondisi Bandoeng pemerintah Hindia Belanda membentuk “ Commissie voor de Beoordeeling van de uitbreidingsplannen der Gemeente Bandoeng “ dipimpin oleh E. Juga kepala dinas kereta api menyampaikan laporan bahwa 80% penumpang kereta yang turun disetasiun Bandung setiap hari adalah para commuters .com/photos) Gambar 29 Sudut Jl. Ciroyom.4 . . disebutkan kegiatan ekonomi kota Bandoeng sangat terpusat di daerah Chineezenwijk ( Pecinan ) sekitar Pasar Baroe. Cikudapateuh.~ 15 ~ Gambar 26 Sudut Raceplein weg-Groote postweg.Jend Soedirman. Perputaran usaha di Pasar Baroe 5 kali dari pergerakan di Pasar Andir atau Pasar Kosambi. Jl. Kiaracondong. 12 Agustus 1919. dibangunlah halte kereta api di Andir. sekarang.H.multiply. (http://djawatempodoeloe. Sehingga Karsten diantaranya mengajukan usulan yang dilaksanakan untuk membagi dan memudahkan para penumpang kereta turun sedekat mungkin pada tujuan.Jawa. Dalam laporan no. (http://djawatempodoeloe.Karees (Gatsu sekarang).multiply.Otista-Suniaraja. Pada tgl 21 Februari 1906 kota Bandoeng memperoleh status “Gemeente” dengan Burgemeester pertama B. tgl.com/photos) Gambar 28 Toko Soekaboemi Sudut Pasarbaroeweg-Soeniaradjaweg. (http://djawatempodoeloe. sekarang. Coops. Jl.multiply.

pada saat Eropah berperang sehingga tidak mampu mensuplai ke Hindia Belanda. Halaman:312. Terdiri dari sekitar 130 buah rowhouse ruko satu lantai 26 khas Tionghoa. Lahir di Bandoeng tgl 18 –12-1886. Chineesche werkloozenfonds . Halaman:101. 2008. Gedung Sembilan dan sekitarnya. direktur Koran “Sin Bin” (1925). Siang hwe ( perdagangan). Halaman 180. pabrik mesin dan gelas “Kong Liong” didaerah Kerta Laksana sekarang. 1935. kembali ke Jawa pada usia 12 tahun. Halaman 185. Perusahaan pengembangnya : “Jap Loen & Co. Menjadi kaya raya ketika pecah perang dunia ke 1 (1914-1918). anggota dewan regentschapsraad Bandoeng. KPG. Yaploen plein. Dari penelusuran tercatat Yap Loen seorang pengusaha tekstil dan properti. KPG.” Jl. Sam. Sam. Menurut referensi Poey Kok Gwan adalah seorang hartawan di Bandoeng. THHK (pendidikan). Setyautama. Gabus. Hok Gie Hwe (paguyuban). Mengetahui banyak mengenai kebudayaan dan filsafat Tionghoa25. Kerta Laksana. Aktif dibanyak organisasi Tionghoa. anggota dewan regentschapsraad Bandoeng. 25 . Semerbak bunga di Bandung raya. Mengusahakan perumahan di daerah Gedung delapan . Menjadi developer Gg. Pasar Andir. THHK ( pendidikan). 27 Kunto. ( menurut cucunya lahir di Tiongkok ?). Kerta Laksana. “ dan “NV Bow Mij Tjoan Seng. jl. Kakap. Siang hwe ( ~ 16 ~ kumpulan perdagangan). ada pengrajin mebel suku Konghu bernama Tam Long . Yaploen straat. Luna ( Lun-An. 26 Tan Hong Boen. Halaman 833. Karena impor kain dalam jumlah besar dari Jepang. Gg Gwan An( developer Kok Gwan & Kok An). 1935. terlihat pada beberapa kawasan kota terdapat beberapa nama jalan yang berkaitan erat dengan sejarah perkembangan kota bercirikan etnis Tiong Hoa. sekitar 400 unit rumah.Peta kodya Bandung tahun 1955 . Khong Kauw Tjong Hwe ( keagamaan). Haryoto. Tokoh-tokoh etnis Tionghoa di Indonesia. Solo. meninggal 3 Mei 1964. Daerah Kong Liong ( 2 bersaudara Kong Seng & Liong Seng. Setyautama. The Biographical centre. Orang-orang Tionghoa jang terkemoeka di Java. Solo. 1986. dipakai nama jalan disisi timur hotel Preanger 27 Tan Hong Boen. pada zamannya aktif dalam berorganisasi dalam masyarakat Tionghoa. Yap Lun & Kok An). Pabrik beras di Jawa Barat. Sekarang jl. Bandung. Tamblong . sekarang jl. PT Granesia . menurut catatan tahun 1874 ketika pennduduk Tionghoa baru 6 keluarga. Kawasan Yap Lun . sekarang Jl. Hong Hoat Tong ( paguyuban). Tokoh-tokoh etnis Tionghoa di Indonesia. Disebut sebagai kompleks Yap-lun. 2008. lahir 1874 di Batavia. putera Kok An). awalnya sebagai pedagang kain keliling.didaerah jl Waringin. jl. Jambal. Orang-orang Tionghoa jang terkemoeka di Java. The Biographical centre.

28 ( Seorang putera angkatnya adalah Yo Giok Sie industriawan textil Bandung besar th 1950an. Gwan An. KPG. simpatisan Dr. ~ 17 ~ Gambar 30 Peta Bandung 1955. pabriknya BTN Badan Tekstil Nasional ). Mayor Sunarya . Gambar 32 Kompleks Jap-Lun. Meninggal di Bandung. Gg. 2008. Sun Yat Sen. sekarang jl. Siang Hwe (perkumpulan perdagangan). Kam Soei. Gambar 31 Gg. Halaman:104. Mengalami interniran semasa pendudukan Jepang. Membangun ruko 2 lantai disekitar Pasar baru. Sam. Sow Tjin Kie. Gg. 28 Setyautama. Fujian. . Yo Sun Bie. Jl Jo Sun Bie.Jl. THHK (pendidikan). dan mulai berdagang tekstil 1895. Mendirikan pabrik tenun “Sin I Seng” dan pabrik sagu di Malngbong “ Jo Sun Bie Kongsie”. Luna. Aktif di organisasi CHCH ( paguyuban) . Sampai di Batavia tahun 1891. Gg. Yo Sun-bie ( 1870 -1968 ) lahir di Changpu. Tokoh-tokoh etnis Tionghoa di Indonesia. Mendirikan sekolah “Soen Bie” dan menyumbang jalan di Fujian.

Jun Liong. jendral Sudirman. Kemungkinan besar perkembangan demikian (perubahan menjadi bangunan-bangunan berlanggam mutahir) merupakan imbas dari pembangunan renovasi bangunan Pasar-baru sendiri sebagai bangunan utama yang menentukan lingkungannya . Sim Tjong. Bangunan yang ada sebagian besar merupakan perbaruan dengan langgam arsitektur masa kini . Gambar 34 Jl. Sedikitnya bangunan pasar ini sejak era kemerdekaan sampai sekarang telah dua kali dibongkar total dan dibangun . Pasar Utara. Tidak lagi dapat dilihat suasana pecinan dahulu. Suasana sekarang di jalan Pecinan Lama. disertai kemacetan lalu lintas disepanjang jalan-jalan ini.~ 18 ~ Gambar 33 Gg. Pecinan Lama. Jl. Pasar Barat. Keadaan streetscape kini pada beberapa lingkungan hunian historis etnis Tionghoa. Belakang Pasar. Kompato Sianto. Bangunan-bangunan historis era kolonial hampir hilang semuanya. Jo Soen Bie. Terlihat suasana ditepi jalan jalan-jalan sekitar Pasar Baru telah berubah sama sekali. kompleks Yaplun. Gambar 35 Jl. Gg. Yang masih dapat ditemui adalah suasana kesibukan perdagangan pada hari-hari kerja.

bercampur sisa-sisa sayur dagangan. Terutama bila pihak Pemda berwibawa. disain dinding muka toko dari konstruksi kayu yang dapat dibuka ketika siang hari. Beberapa wuwungan masih terlihat berbentuk melengkung. Suasana yang kacau sekarang jelas sangat menghambat gerak dan niat para pemilik rumah disekitarnya. rejunivication. mampu dan dapat mengembalikan fungsi jalan dan trotoar sebagai peruntukan sebenarnya. Tetapi pada daerah kompleks Yap-Lun masih dapat dilihat suasana seolah-olah waktu telah berhenti pada masa kolonial dahulu. Setiap terjadi hal ini selalu diikuti oleh renovasi bangunan para penghuni di jalan sekeliling bangunan Pasar-baru tsb. Berdekatan dengan kompleks ini terdapat Pasar Andir yang merupakan pasar tradisional dengan masa bangunan yang sangat menentukan suasana sekitarnya. Ketika malam tiba kembali menjadi hunian pemilik toko. Bila Pemda dapat membuat suatu rencana yang integral menyeluruh sebagai suatu kawasan hunian Tionghoa. Bangunan ruko satu lantai berderat sebagian besar tanpa perubahan berarti. sore hari dapat dipasang kembali. Suasana khas daerah pecinan. Suatu ide yang ambisius tetapi bukan tidak mungkin dapat dilaksanakan. Mirip seperti China-town dibanyak kota-kota besar dunia. ~ 19 ~ . Pasar ini baru saja mengalami perombakan total beberapa waktu y. Atap menerus sepanjang barisan ruko. Merubah ruang depan ruko sebagai ruang terbuka umum untuk aktifitas perdagangan. daerah ini mungkin dapat dikembangkan menjadi suatu daerah tujuan wisata baru. kondisi situasi kompleks Yaplun sekarang adalah satu kesempatan untuk dapat preservasi suasana dahulu.baru kembali. Bangunan sempit yang memanjang kedalam. Daun pintu yang terbelah setengah tinggi. Bila berkaca pada suasana dilingkungan Pasar-baru sekarang. besar kemungkinan ini akan berimbas juga pada bangunan lain disekelilingnya. dan lingkungan yang tergenang air disebabkan buruknya sistim drainase kota didaerah ini. para PKL dapat semena-mena berdagang memenuhi seluruh trotoar dan badan jalan dari subuh sampai malam hari. disebabkan ikan asin yang dijajakan para pedagang. Para penghuni akan dapat memperbaharui kehidupan setempat. Dari segi sebagai suatu heritage lingkungan. Aroma khas pasar selalu melingkupi lingkungan ini.l.

2. 19. Kompato Sianto. dengan ciri arsitektur yang mutlak mengacu bangunan asli serupa dari tempat asalnya. Kemasang. September 1981. Kawasan biasa dilengkapi dengan klenteng tempat aktifitas komunitas dan beribadat. tulisan ini hanya sempat menelusuri beberapa diantaranya. Gelombang immigrant ini mencapai pulau Jawa. Dengan wuwungan atap bangunan yang menanjak dikedua ujung akhir. memanjang dengan sisi muka langsung menempel pada tepi jalan umum. 29 . Sow Tjin Kie. Japan. Mereka membangun hunian di daerah tersebut dengan langgam arsitektur khusus. Kelenteng. Dikota Bandung sesuai sejarah berkembangnya kota. Overseas Chinese in Java and their liquidation in 1740. Jl. dian chuang 店窗. Gg. Tetapi kondisi berbalik ketika pendatang mengarus menjadi tidak terkendali. ART. Jl. Lingkungan yang bernuansa khusus berlanggam arsitektur Tionghoa. Ong Toa Tin. Konstruksi kayu dinding muka yang dapat dibuka pada siang hari untuk berusaha dan ditutup kembali ketika sore tiba. mereka merantau karena alasan ekonomi demi mencari kehidupan yang lebih baik dibanding di tempat asal. Southeast Asian Studies. Awal VOC berusaha di Nusantara kelompok ini sangat dibutuhkan sebagai pekerja dalam membangun. peran serta kelompok etnis Tionghoa ini terekam juga dalam nama-nama jalan. Gg. Kadang dibangun juga beberapa rumah dalam ukuran besar bagi warga kaya yang menjadi pimpinan kelompok Tionghoa setempat.Penutup ~ 20 ~ Sejarah hubungan Tiongkok dan Nusantara sudah tercatat selama +/_ 2200 tahunan . vol. dinding muka ruko demikian disebut: tiam tang. Dimulai pengaturan tempat hunian kelompok etnis yang menimbulkan pecinan di kotakota pulau Jawa. kampung Pecinan. Nama jalan lain yang dapat diteliti lebih lanjut sejarah dan peran mereka dalam perkembangan kota Bandung a. Gg Tan Tie Wan. khususnya Batavia dengan menumpang kapal-kapal dagang junk. row-house shop-house bagi warga kebanyakan. Jl. hingga menimbulkan kekwatiran akan menggoyahkan kekuasaan VOC 29. : Jl. Sim Tjong. Kyoto University. Yun Liong ( Chineese Luitennant). Para emigrant Tionghoa secara kontinu meninggalkan tempat asalnya mayoritas berasal dari Tiongkok Selatan. Gg. Gg. Pecinan lama. disamping temuan arkeologis lainnya yang berusia lebih lama lagi. Gg. dominan bangunan ruko satu lantai berderet. Kam Soei. Lim Siong. Karena kendala waktu. no. Halaman 123-146. bertani dan perdagangan kepedalaman. Pada beberapa periode juga disebabkan alasan politis dan terjadinya peperangan di daratan Tiongkok.l.

diantaranya pembangunan gedung Sate dan pembangunan jalan kereta api. ~ 21 ~ . Tetapi didaerah kompleks Yaplun masih sangat kental suasana hunian pecinan zaman kolonial dulu. Perkembangan terahir pada daerah-daerah hunian Tionghoa ini sudah mengalami perubahan yang sangat drastis. dan dan kawasan historis. Untuk daerah demikian mungkin dapat dipikirkan sebagai suatu daerah preservasi arsitektur dan lingkungan yang dapat dimanfaatkan untuk tujuan wisata. beberapa diantaranya suasana dari arsitektur bangunannya tidak lagi memberi kesan sebagai pecinan.Para tukang bangunan beretnis Tionghoa banyak dimanfaatkan dalam pembangunan kota Bandoeng oleh pemerintahan kolonial Belanda.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful