Anda di halaman 1dari 3

BAB I PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang Di era globalisasi ini, kemajuan industri dan teknologi semakin pesat, tetapi yang menjadi permasalahan adalah tidak adanya keseimbangan antara kemajuan teknologi dengan upaya pelestarian lingkungan. Kemajuan ini justru berdampak buruk terhadap lingkungan dengan banyaknya terjadi pencemaran. Pencemaran itu sendiri adalah perubahan lingkungan yang tidak menguntungkan dan sebagian besar disebabkan karena tindakan manusia, dengan mengubah pola penggunaan energi dan materi, tingkat radiasi, bahan kimia maupun fisika serta jumlah organisme (Sastrawijaya, 2000). Masuknya zat-zat asing ke dalam lingkungan dengan konsentrasi yang besar akan menurunkan kualitasnya, oleh karena itu diperlukan penanganan serius sehingga permasalahan ini tidak berlarut-larut dan mengancam kehidupan manusia. Sumber pencemaran itu sendiri dapat berasal dari kegiatan industri, domestik maupun rumah sakit yang limbahnya tidak mengalami pengolahan dengan baik. PT. Tri Polyta Indonesia, Tbk yang merupakan salah satu industri pembuatan bijih plastik polypropylene terbesar di Indonesia dan termasuk industri yang sangat vital di Indonesia. Industri ini merupakan penghasil berbagai macam produk bijih plastik polypropylene untuk berbagai keperluan. Limbah yang yang dihasilkan bersifat toksik maupun non toksik dan berpotensi mencemari lingkungan apabila limbahnya tidak dikelola dengan baik. Limbah padat terutama yang mengandung bahan berbahaya dan beracun memerlukan pengelolaan secara sistematis agar dapat menghasilkan hasil yang optimal bagi semua pihak yang terkait. Maka untuk program Kerja Praktek ini diambil studi kasus di PT. Tri Polyta Indonesia, Tbk yang merupakan salah satu industri yang telah menerapkan sistem pengelolaan limbah padat, telah menerima sertifikasi ISO 14001 dan telah

I-1

I-2

memperoleh penghargaan dari Kementerian Lingkungan Hidup berupa Sertifikasi Perusahaan Ramah Lingkungan dengan kategori Hijau untuk Program PROPER 2006 2007. 1.2 Dasar Pelaksanaan Kerja Praktek Dasar pelaksanaan kerja praktek ini adalah : 1. 2. 3. Tri Dharma Perguruan Tinggi. Kurikulum Program Studi Teknik Lingkungan Fakultas Teknik Universitas Diponegoro Semarang. Surat tugas pelaksanaan kegiatan kerja praktek dari Program Studi Teknik Lingkungan Fakultas Teknik Universitas Diponegoro Semarang No. KP : 0303/ J0.05.TL / AK / 2008 tertanggal 19 Juni 2008 sebagai tindak lanjut surat persetujuan Kerja Praktek dari PT. Tri Polyta Indonesia, Tbk tertanggal 24 Mei 2008. 1.3 Ruang Lingkup Kerja Praktek Ruang lingkup kerja praktek meliputi analisa terhadap aktivitas produksi maupun non produksi di PT. Tri Polyta Indonesia, Tbk sebagai industri bijih plastik polypropylene yang menghasilkan limbah padat, kemudian menganalisa dan evaluasi mengenai teknik pengelolaannya mulai dari awal hingga akhir. 1.4 Tujuan Kerja Praktek Kerja praktek yang dilaksanakan di PT. Tri Polyta Indonesia, Tbk memiliki tujuan sebagai berikut : 1. 2. Mengidentifikasi jenis dan sumber limbah padat di PT. Tri Polyta Indonesia, Tbk. Menganalisa dan mengevaluasi pengelolaan limbah padat dilakukan oleh PT. Tri Polyta Indonesia, Tbk. yang

I-3

1.5 Kegunaan Kerja Praktek Kegunaan kerja praktek pada PT. Tri Polyta Indonesia, Tbk adalah sebagai berikut : 1. Menambah pengetahuan dan wawasan mengenai pengelolaan limbah padat khususnya di PT. Tri Polyta Indonesia, Tbk baik bagi peserta kerja praktek maupun mahasiswa pada umumnya. 2. Sebagai sarana pengenalan dunia kerja sesuai dengan bidang keahlian dan keilmuan mahasiswa khususnya bagi mahasiswa peserta kerja praktek. 3. Merupakan kesempatan bagi mahasiswa peserta kerja praktek untuk mengembangkan kemampuan dan keahlian dalam bidang yang dipelajari. 1.6 Tempat dan Waktu Pelaksanaan Tempat Waktu : PT. Tri Polyta Indonesia, Tbk Jl. Raya Anyer Km. 123 Ciwandan, Cilegon Banten : 1 sampai dengan 26 September 2008