Anda di halaman 1dari 2

Fahmi baharudin 13 XII IPA 1

Wanita di balik Pohon Pisang

Matahari hampir terbit sempurna saat aku berdiri di depan pintu,yang ku lihat bukanlah pemandangan yang menyegarkan melainkan rasa trauma dan kebingungan.Aku masih teringat kejadian yang aku alami dengan temanku,Johan. Saat itu Johan merencanakan menghabiskan waktu malam malam minggu dengan mengadakan pesata kecil-kecilan. Hai yan,gimana nih rencana kita entar malam!!!Ucap Johan. Ok...ok aja,trus acara entar malam apa trus tempatnya dimana han! Alah gampang gimana kalo kita ngadain bakar ketela di tanggul brantas sana!,Sambil menunjuk tempat tersebut. Ok.. tapi aku kan gak punya ketela han!!!! Gampang kita kan tinggal ngambil gratis di kebun pak Giman,He...he..he... Yaudalah terserah kamu uang penting entar happy-happy,Trus kita hubungi temanteman yuk biar rame. Kemudian kami menghubungi teman-teman lakau entar malam kita mengadakan pesta.Semua teman-teman bisa hadir dalam pesta nansti malam. Siang berganti sore,dan sore berganti malam.Jam dinding di rumahku menunjukkkan pukul 9 dimana pesta kecil-kecilan akan berlangsung. Wah uda jam 9 nih!!!!Sambil aku mengetik SMS buat Johan kalau aku akan menjemputnya.Sesampainya di rumah Johan,kami langsung menuju tanggul.Ternyata di sana belum ada satu orang pun yang datang. Wah sialan anak-anak belum ada yang datang!ucap Johan dengan nada tinggi. Tanang Han tenang mending kita nayari ketela ja dulu sambil nunggu anak-anak. Ok kalo gitu.... Kemudian kami mencari ketela di kebun pak Giman yang merupakan tetangga dekatku.Ini pengalaman pertamaku mencuri sesuatu yang bukan milikku. Aku melihat sesosok wanita disamping pohon pisang wajah wanita itu tidak terlihat karena gelapnya tempat itu. Han lihat..Han ada cewek Han!!!! Mana Yan ...Mana!!! Di samping pohon itu Han..sambil kutunjukkan dengan telunjukku. Siapa cewek itu Yan,Kita samperin yuk!. Ah,gak Han siapa tahu sundel bolong !!! Ah gak mungkin siapa tahu cewek yang di tenggal pacarnya!. Suasana saat itu memang sangat tidak enak,hawa dingin yang menerpa badanku terasa sangat asing dan suasana gelap menambah aroma ketakutanku.Karena didorong rasa penasaran akan sosok wanita itu,Tak heran jika ada wanita di tempat itu karena biasanya dijadikan tempat mengadu cinta oleh kaula muda.Dan akhirnya aku memberanikan diri Johan paling semangat ingin tahu wanita itu.Johan menyapa wanita tersebut dan tak kusangka wanita itu adalah BEEENNCCOOONGGG!!!! Aku dan Johan lari sekencang-kencangnya.Bencong itu mengejar kami karena merasa terganggu saat ia kencing.Sungguh luar biasa benconh itu mampu menandingi lari kambing jantan yang diselahi kata-kata khas bencong.Kami bertemu teman-teman merekah malah ikut lari tak membantu kami.Beberapa kemudian akhirnya bencong tak mampu mengejar kami.Aku sangat kelelahan tak kuat lagi berjalan.Tak kusangka ternyata Johan kencing di celana akhibat ketakutan.Johan yang aku kira pemberani takut terhadap bencong.Sungguh pengalaman yang membuatku trauma.

Fahmi baharudin 13 XII IPA 1

Cinta Tulus
Cinta yang tulus dalam hatiku Tlah bersemi karenamu Hati yang suram kini tiada Tlah kau sinari dengan cintamu Semua yang ada padamu Membuat diriku tak berdaya Hanya bagimu Hanya untukmu Biar hujan membasahi bumi Dan rembulan tiada bersemi Namu jangan kau biarkan cintaku Yang tulus Suci hanya Padamu Musnah tak berbekas Di Hati