Anda di halaman 1dari 29

BAB II PEMBAHASAN

A. Perkembangan Sejarah Fisika pada Periode Ketiga Sejarah perkembangan fisika memiliki karakteristik periode-periode yang dapat dibagi ke dalam empat periode, di mana setiap periode mempunyai karakteristik tertentu. Pembagian tersebut didasarkan pada ada tidaknya perubahan paradigma dalam setiap periodenya. Periode ketiga dimulai dari tahun 1800an sampai 1890an. disebut The Rise of Classical Physics atau kebangkitan Fisika Klasik.Pada periode ini diformulasikan konsep-konsep fisika yang mendasar yang sekarang kita kenal dengan sebutan Fisika Klasik. Dalam periode ini Fisika berkembang dengan pesat terutama dalam mendapatkan formulasi-formulasi umum dalam Mekanika, Fisika Panas, Listrik - Magnet dan Gelombang, yang masih terpakai sampai saat ini. Dalam Mekanika diformulasikan Persamaan Hamiltonian ( yang kemudian dipakai dalam Fisika Kuantum ), Persamaan gerak benda tegar, teori elastisitas, hidrodinamika. Dalam Fisika Panas diformulasikan Hukum-hukum termodinamika, teori kinetik gas, penjalaran panas dan lain-lain. Dalam Listrik-Magnet diformulasikan.Hukum Ohm, Hukum Faraday,Teori Maxwell dan lainlain.Dalam Gelombang diformulasikan teori gelombang cahaya, prinsip interferensi, difraksi dan lain-lain. Periode III biasa Pada periode ini, metode-metode eksperimental sudah maju dan dapat dilakukan unifikasi dari hukum-hukum fisika dalam berbagai bidang. Pada zaman ini juga industri sudah mulai berkembang dan manusia sudah menganggap bahwa mereka sudah pada puncak kehidupan atau puncak kemajuna pada hal baru pemulaan dari fisika modern.Para ahli fisika menganggap bahwa hukum-hukum dari fisika yang penting sudah diperoleh hanya tinggal disempurnakan saja.

By: Lia Apriani dan Lia Saptini H.

Page 1

B. Tokoh-Tokoh Fisika pada Periode Ketiga 1. James Prescout Joule

Riwayat Hidup a. Masa Kecil James Prescott Joule lahir di Salford, Manchester, Inggris, pada tanggal 24 Desember 1818. Dia anak kedua dari lima bersaudara. AyahnyaBenjamin Jouledan kakeknya adalah pengusaha yang mempunyai pabrik pembuatan bir.

Kakeknyaberasal dari Elton, di Derbyshire, menetap di dekat Manchester, di mana ia mendirikan bisnis, dan meninggal pada usia 54 tahun, pada tahun 1799. Ayahnya menikahi seorang putri John Prescott dari Wigan dan mereka memiliki lima anak, di antaranya James Prescott Joule adalah anak kedua, dan tiga anak laki-laki di antaranya adalah Benyamin yang tertua, James Joule, dan John ; dan dua anak perempuan yaitu Alice dan Mary. Ibunya Joule meninggal pada tahun 1836 pada usia 48 tahun dan ayahnya menderita cacat beberapa tahun sebelum kematiannya, ia meninggal saat usia 74 tahun pada tahun 1858. Ketika masih kanak-kanak, fisik James lemah, dan menderita penyakit tulang punggung.Karena cacat ini, dia menjadi pemalu dan lebih suka belajar daripada melakukan kegiatan fisik.Meskipun kemudian penyakit tulang punggungnya membaik, tapi penyakit tersebut memengaruhinya seumur hidup.Oleh karena itu ia tidak bisa bersekolah, maka sang ayah pun mencarikan guru privat untuk mengajari Joule di rumah. Joule mendapatkan pendidikan awal dari adik tiri ibunya di rumah ayahnya Broomhill, Pendlebury, dimana ia diajarkan sampai umur 15 tahun.

By: Lia Apriani dan Lia Saptini H.

Page 2

b. Dewasa Pada usia 15 tahun ia mulai bekerja di tempat pembuatan bir ayahnya , saat itu kesehatan ayahnya sangat buruk , sehingga semua usaha ayahnya jatuh ketangan saudanya Benyamin dan dia sendiri. James sangat tertarik pada listrik.Ia kerap kali melakukan percobaan seram dengan mengalirkan aliran arus listrik kecil ke tubuh pelayan-pelayannya. Melihat James begitu menyukai sains, maka pada usia 16 tahun, ayahnya mengirim James ke Universitas Manchester. James mendapatkan pengajaran pertama dalam ilmu fisika dari John Dalton, dimana ayahnya juga telah mengirim 2 saudaranya untuk belajar kimia kesana. Dalton adalah salah satu ahli kimia yang terkemuka diantara ahli-ahli seusianya atau ahli di negaranya, yang kemudian menjadi Presiden Sastra dan Filsafat dari masyarakat Manchester, ia menetap dan menerima murid-murid di sebuah ruangan di rumah Society yang ia tempati. Dalton memulai pengajarannya kepada kedua orang pemuda itu dengan aritmatika, aljabar,dan geometri. Dan kemudian mengajarkan mereka filosofi alam luardari yang ia miliki , Sistem Baru Filosofi Kimia. Dalton telah memberikan pengaruh yang cukup besar kepada muridnya, dimana Joule sendiri melakukan experiment pertama yaitu keadaan molekul gas.Ia mengikuti jejak master terkenal Dalton yang sudah meneliti keadaan dari gas-gas campuran dan kelakuan dari uap dan gas-gas yang dipengaruhi oleh kalor. Dalton menghabiskan sebagian waktunya untuk melakukan penelitian dan atas pemikiran cemerlangnya ia menemukan teori revolusi atom pada sains kimia dan menempatkannya sebagai kepala Filsafat Kimia Eropa. Sekembalinya dari pelatihan sains, ayah Joule membangun laboratorium pribadi di ruang bawah tanah untuk putranya. Di laboratorium itu, Joule melakukan berbagai eksperimen untuk menemukan hubungan antara energi panas dan listrik.Dia memulai dengan membangun mesin listrik silinder yang sangat primitif saat itu. Sebuah tabung kaca yang digunakan untuk silinder tersebut, poker yang digantungkan dengan benang sutera, seperti bentuk mesin listrik yang sangat tua, yang konduktor utama, dan untuk sebuah kendi Leyden yang akan mengingatkan pada sebuah cerita lama Cunaeus, dan menggunakan sebuah botol yang diisi air setengahnya yang dimasukkan secara tegak di sebelah luar bak kapal yang mana berisi air juga.
By: Lia Apriani dan Lia Saptini H. Page 3

TexbookCavallo,tetapi

hanya berlangsung singkat karena kesehatannya menurun pada tahun 1837, kimia

Experiment James Joule Penelitian pertama Jouledi bidang magnet.Pada tahun 1838, pada usia sembilan belasia membuat sebuah mesin elektro-magnetik, yang di deskripsikan di dalam Sturgeon "Annals of Electricity"atau dalam bahasa Indonesia Sejarah dari Listrik pada bulan Januari. Pada tahun yang sama, dan dalam kurun waktu tiga tahun setelahia membuat mesin elektro-magnetikdan mesin elektro-magnet bentuk-bentuk yang unik, ia juga bereksperimen untuk membuat alat-alat yang baru lainnya, sehingga ia memperoleh hasil yang sangat penting dalam teori elektro-magnetik. Tahun 1839, Joule memulai serangkaian eksperimen yang menyangkut kerja mekanik, listrik, serta panas.Tahun 1840, dia mengirim karya tulisnya yang berjudul "On the Production of Heat by Voltaic Electricity" kepada Royal Society di London. Dalam karya tulis ini, dia menunjukkan bahwa jumlah panas yang dikeluarkan setiap detik dalam kawat yang menghantar arus listrik, sama dengan arus (I) kuadrat dikalikan dengan hambatan (R) dari kawat tersebut. Panas yang ditimbulkan adalah daya listrik yang hilang (P) (sehingga P=I2R.) Hubungan ini dikenal sebagai Hukum Joule.Tapi Royal Society tidak begitu tertarik terhadap tulisan Joule dan hanya menerbitkan ringkasan temuan itu. Pada tahun 1843, Joule menghitung jumlah usaha mekanik yang dibutuhkan untuk menghasilkan jumlah yang setara dengan kalor. Jumlah ini disebut "Kesetaraan Mekanik Kalor.Sekali lagi dia mengirim karya tulis mengenai temuannya, kali ini kepada Asosiasi Inggris untuk kemajuan ilmu pengetahuan.Tapi lembaga ini pun memberikan tanggapan yang kurang bergairah.Beberapa jurnal terkemuka juga menolak tulisan Joule.

By: Lia Apriani dan Lia Saptini H.

Page 4

Ilmuwan Inggris Banyak yang ragu-ragu untuk menerima karyanya, namun Joule tetap berasabar untuk mempertahankan temuannya.Gagasan baru memangmembutuhkan waktu yang lama untuk mendapatkan penerimaan, apalagi ia adalah seorang yang masih belum professional dalam bidangnya. Temuan Joule menantang teori kalori panas yang sangat di percaya oleh para fisikawan saat itu.Dalam teori kalori,diyakini panas sebagai zat cair (fluida). Tidak hanya hambatan itu, tetapi banyak hambatan lainnya yang menghalangi penerimaan dari penemuan Joule, salah satunya adalah

ketidakpercayaan terhadap tingkat akurasi pengukurannya. Tapi Joule adalah orang yang sabar, cerdas, dan tekun dalam eksperimennya.Watak ini sangat menolongnya dalam menghindari kesalahan dan mendapatakan hasil yang jauh lebih akurat dibandingkan dengan peneliti sebelumnya.

Dukungan Para Ilmuwan Karya Joule tentang hubungan kalor, listrik,dan usaha mekanik yang

hampir seluruhnya diabaikan sampai tahun 1847, kemudian mendapat perhatian dari William Thomson. (Thomson adalah seseorang yang terkenal sebagai Raja Kelvin Lord Kelvin , yang ilmuan lain mengenalnya sebagai seorang Penganut Kristen yang taat). Meskipun hanya berusia 23 tahun saat itu, Thomson sudah menjadi Professor Fisika di Universitas Glasgow.Thomson melihat bahwa karya Joule cocok dengan pola perpaduan yang mulai muncul dalam fisika sehingga dia sangat bersemangat mendukung karya Joule. (Kenyataannya, karya Joule memberikan sumbangan penting dalam proses perpaduan bidang fisika yang terpisah-pisah.) Pendukung Joule lainnya adalah Michael Faraday dan George Stokes.Keduanyaadalah ilmuwan terkenalyang taat terhadap Kristen. Pengakuan para pendukung terkemuka ini membuka banyak pintu yang tadinya tertutup bagi Joule.Royal Society bersedia memberi kesempatan kepadanya kembali.Pada tahun 1849, Joulemembacakan karyanya yangberjudul"On the Mechanical Equivalent of Heat" atau "Kesetaraan MekanikPanas" dihadapan Royal Society, denganFaradaysebagaisponsornya. Tahun berikutnya, Royal Society menerbitkan tulisan Joule dan kemudian dia terpilih menjadi anggota lembaga bergengsi ini.
By: Lia Apriani dan Lia Saptini H. Page 5

Disiplin Ilmu Baru Termodinamika


Prinsip konservasi energi yang dimuat dalam karya Joule melahirkan disiplin

ilmu baru yangdikenal sebagai termodinamika.Meskipun Joule bukan ilmuwan pertama yang mengajukan asas ini, tapi dialah orang pertama menunjukkan keabsahannya

dengan data ilmiah yang cermat melalui berbagai eksperimen. Meskipun Thomson
dan sejumlah ilmuwan lainkemudian

memberi

kontribusi

penting

pada

termodinamika,Joule diakui sebagai pendiriutama termodinamika. Dia menunjukkan bahwa "Usaha dapat dikonversi menjadi panas dengan perbandingan yang tetap dari satu terhadap yang lain, dan bahwapanas dapat diubah menjadi kerja." Prinsip Joule dari konservasi energi merupakan bentuk dasar pada hukum pertama termodinamika. Hukum ini menyatakan bahwa energi tidak dapat diciptakan maupun dimusnahkan , tetapi dapat diubah dari satu bentuk ke yang lain.

Isaac Asimov, ahli biokimia dan penulis terkemuka Amerika Serikat, menyebut hukum ini sebagai salah satu generalisasi yang paling penting dalam
sejarah sains" maksudnya disini adalah jumlah total energi (termasuk materi) di alam semesta adalah konstan. Sebagaimana dikatakan penulis S.M. Huse, "Hukum ini

dengan tegas mengajarkan bahwa alam semesta tidak menciptakan dirinya sendiri!...Struktur alam semesta yang sekarang adalah hasil konservasi, bukan inovasi, sebagaimana dinyatakan oleh teori evolusi. Sementara ahli evolusi tidak dapat menjelaskan dari mana asalnya jumlah tenaga/zat yang konstan ini, (Teori "bing bang" tidak menjelaskan bagaimana asal-muasal hipotesisnya tentang konsentrasi zat) Alkitab memberikan

penjelasan: hanya Allah yang dapat menciptakan sesuatu dari ketiadaan. Alkitab juga mengajarkan bahwa Allah memelihara apa yang telah diciptakan-Nya. Semua perubahan lain, oleh manusia maupun oleh kuasa alam, hanyalah perubahan dari tatanan yang telah ada. Joule menyadari implikasi temuannya terhadap agama.Dia menulis "Anggapan bahwakekuasaanyang Allah telah anugerahi berupa zat-zat dapat dimusnahkan atau daya yang dapat diciptakan oleh manusia, sungguh tak masuk akal.Hukum kekekalan energi benar-benar sesuai dengan Alkitab, sedangkan Joule
menganggap bahwa beberapa aspek dari teori kalori belum sesuai dengan Alkitab. Pada kesempatan lain, Joule menulis bahwa " gejala alam, baik mekanik, kimiawi, maupun vital, hampir seluruhnya merupakan konversi yang terus-menerus, By: Lia Apriani dan Lia Saptini H. Page 6

yang satu berkonversi menjadi yang lain. Demikianlah terjadinya keteraturan dalam alam semesta.tidak ada yang menyimpang, tidak ada yang hilang, tapi seluruh sistem, bagaimanapun rumitnya, berjalan lancar dan harmonis ,seluruhnya
diatur oleh Allah sesuai dengan kehendaknya.

Teori Kinetik Gas dan Satuan Standar dalam Ilmu Pengetahuan Dalam sebuah makalahyang dipublikasikanpada tahun 1848,

Joulemenjadiilmuwan pertamayang menghitungkecepatan(speed) darimolekulgas. Karya awal ini merupakan awal dari teorikinetikgasyang kemudian diperluas lagioleh orang lain, terutama pakar fisika biasaJamesClerkMaxwell. Jouleadalahsalah satu ilmuwanpertama yang mengakuiperlunyasatuan standaruntuk listrik, dan iasangat menganjurkanpendirian tersebut. Standarisasi inikemudiandilakukan olehAsosiasi Inggris untukKemajuan Sainsdi bawah pimpinanMaxwell. 1872dan1887. Sebagaipengakuan dengan gerakmekanik, atas kontribusiJouledalammenghubungkanpanas energi(atau usaha) dalam JoulemenjadipresidenBritish Associationpada tahun matematikaSkotlandiayang luar

satuan

fisikakemudiandisebut"Joule." Dampak Joule Thomson Tahun 1852, Joule mulai bekerja sama dengan William Thomson. Kedua ilmuwan ini saling melengkapi. Joule adalah ahli eksperimen yang cermat dan berbakat, hanya pendidikan matematikanya terbatas. Sementara Thomson adalah seorang ahli fisika matematisberbakatyang menyangkuttentangpengembanganteoriyang mendasarifisika. Malangnya, istri Joule meninggal pada tahun 1854, hanya 6 tahun setelah pernikahannya.Istrinya meninggalkan dia dengan anak mereka yang masih kecilkecil.Tidak lama kemudian, keluarga Joule menjual usaha birnya, lalu Joule hidup menyendiri dan mengabdikan diri pada pekerjaan ilmiahnya. Selama 8 tahun berikutnya, Joule bekerja sama dengan Thomson dalam sejumlah eksperimen penting, untuk memastikan beberapa prediksi dalam ilmu termodinamika yang baru. Salah satu hasil yang paling terkenal dari eksperimen
By: Lia Apriani dan Lia Saptini H. Page 7

itu adalah terjadinya penurunan suhu jika gas mengembang tanpa adanya usaha dari luar. Pendinginan gas yang mereka kembangkan ini dikenal sebagai "effect Joule - Thomson". Asas ini menjadi dasar pengembangan industri pendinginan.

Tidak Mencari Pengakuan bagi Dirinya Selama bekerja sama dengan Thomson, dengan rendah hati Joule

mengambil peran praktis untuk melakukan eksperimen menyelidiki gagasangagasan teoretik yang dikemukakan oleh Thomson. Sebenarnya, ini adalah peran yang kurang bergengsi dalam kerja sama tersebut, tapi Joule lebih mementingkan pencapaian basil yang bermanfaat ketimbang mencari pengakuan bagi dirinya. Namun, harus diingat bahwa sebelumnya Joule telah memberikan sumbangan teoretis yang besar. Sebagaimana dikatakan H.J. Steffens dalam biografi Joule: "Dia memang lebih dari 'sekadar ahli eksperimen yang hebat'. Eksperimennya memberi arah dan bentuk pada spekulasinya, tapi spekulasinya bisa bertahan tegar menghadapi teori-teori ilmu yang telah diakui dan dengan itu menetapkan tata tertib baru dan pasti dalam alam semesta." Joule menunjukkan kejelasan yang menakjubkan dalam memahami, melaksanakan, menggambarkan, dan menjelaskan eksperimennya.Berbeda dari kebanyakan ilmuwan, Joule jarang menghadapi jalan buntu atau melakukan pengamatan keliru.Sering catatan aslinya sudah cukup jelas untuk diterbitkan tanpa perlu direvisi lagi.Ini menunjukkan kejernihan pikirannya yang luar biasa. Kepercayaan terhadap Alkitab Joule adalah orang Kristen yang tulus, yang terkenal akan kesabaran dan kerendahan hatinya. Dia percaya perlunya mengetahui dan mematuhi kehendak Allah.Joule melihat keserasian antara pekerjaannya sebagai ilmuwan dan kepercayaannya terhadap kebenaran Alkitab. Banyak teman sejawatnya berpandangan sama. "Menanggapi gelombang pasang Darwinisme yang melanda negara waktu itu... 717 ilmuwan telah menandatangani manifesto luar biasa yang berjudul "The Declaration of Students of the Natural and Physical Sciences" (Deklarasi Cendekiawan Ilmu Alam dan fisika), diterbitkan di London pada tahun 1864.Deklarasi ini menegaskan kepercayaan mereka terhadap integritas ilmiah Alkitab. Dalam daftar itu juga terdapat nama 86 anggota Royal Society.

By: Lia Apriani dan Lia Saptini H.

Page 8

James Joule adalah salah seorang ilmuwan terkemuka yang ikut menandatangani dokumen tersebut. Sejak 1872, kesehatan Joule memburuk sehingga ia tidak bisa lagi banyak bekerja. Dia meninggal di Sale, Cheshire, pada tanggal 11 Oktober 1889. Joule dengan tegas mengakui Allah sebagai Sang Pencipta. Ucapannya menggambarkan tujuan yang sekaligus menjadi pedoman hidupnya: "Setelah mengetahui dan mematuhi kehendak Allah, seharusnya tujuan kita berikutnya adalah mengenal kearifan, kekuasaan serta kebaikan-Nya, sebagaimana terlihat dari karya-Nya 2. James Cleck Maxwell (1831 1879)

"Apa lagi yang bisa membedakan magnetisme, listrik, dan cahaya? Pada abad XIX, James Clerk Maxwell menunjukkan bahwa gejala ini hanyalah wujud yang berbeda dari hukum-hukum dasar yang sama. Semua ini termasuk gelombang radio, radar, dan pancaran panas dia jelaskan dengan satu sistem persamaan yang unik dan apik." S. L. Glashow Masa Muda James Clerk Maxwell lahir di Edinburgh, Skotlandia, tanggal 13 Juni 1831.Dia anak tunggal dari John Clerk, seorang pengacara. Tidak lama setelah James lahir, keluarga John Clerk pindah ke tanah warisan nenek moyang Maxwell, di Glenlair, pinggiran kota Edinburgh.Pada waktu itulah John Clerk mengambil nama keluarga tambahan, yaitu Maxwell. Keluarga ini hidup bahagia sebagai warga kelas menengah.Pendidikan awal James diberikan oleh ibunya, seorang Kristen yang taat.Ibunya juga memberi pelajaran Alkitab.Daya ingat James yang luar biasa tampak ketika dia mampu menghafal 176 ayat dari Mazmur 119. Pada usia 8 tahun, James telah bosan dengan mainannya. Dia lebih suka menggunakan keingintahuannya untuk melakukan penelitian sederhana. Umpamanya, dia memakai lempeng timah untuk memantulkan cahaya matahari
By: Lia Apriani dan Lia Saptini H. Page 9

dan ia pun mengamati siklus hidup katak. Ibunya membimbingnya untuk melihat tangan Tuhan dalam keindahan alam.Keyakinan Maxwell bahwa terdapat keserasian yang sempurna antara penelitian ilmiah dan ajaran Tuhan dalam Alkitab sangat memengaruhi hidup dan pekerjaannya.Namun menyedihkan sekali, ibunya meninggal ketika James baru berusia 8 tahun.Karena hal tersebut, ayahnya membayar guru pribadi bagi James.Tahun 1841 James mulai belajar di Akademi Edinburgh.Kesehatannya yang kurang baik membuatnya sering absen, tapi prestasi akademiknya selalu bagus.Karya tulisnya yang pertama sebuah analisis matematika tentang gerhana yang terbit ketika dia berumur 15 tahun. Penghargaan untuk Penelitian Tahun 1847 James masuk Universitas Edinburgh, dan tidak lama kemudian menerbitkan dua karya ilmiah. Tahun 1850 dia masuk Universitas Cambridge, dan 4 tahun kemudian James lulus dalam bidang matematika dengan pujian tertinggi. Dia juga mendapat hadiah prestisius untuk karya penelitian asli, tentang analisis matematika mengenai kestabilan cincin di sekitar Saturnus. Maxwell menyimpulkan bahwa cincin Saturnus tidak mungkin padat sama sekali atau fluida sama sekali; cincin itu pasti terdiri atas partikel-partikel kecil padat, terpisah. (Lebih dari 100 tahun kemudian, kesimpulan ini dibenarkan melalui penjelajahan pertama pesawat angkasa Voyager ke Saturnus.)Ketika masih mahasiswa, Maxwell sudah berhasil melakukan penelitian yang bisa bertahan menghadapi ujian waktu. Setelah lulus,Maxwell diangkat menjadi dosen di Universitas Cambridge. Ia memberi kuliah optika dan hidrostatika serta melakukan penelitian dalam bidang-bidang tersebut. Guru Besar Ilmu Fisika Tahun 1856, Maxwell meninggalkan Cambridge dan kembali ke Skotlandia untuk merawat ayahnya yang mulai memburuk kesehatannya. Tapi ayahnya meninggal sebelum ia sampai. Maxwell kemudian memutuskan untuk menetap di Skotlandia dan memulai pekerjaan baru sebagai profesor bidang fisika di Marischal College di Aberdeen.Dua tahun kemudian Maxwell menikah dengan Katherine Mary Dewar.Ayah Mary adalah dekan Marischal College.Pernikahan James dan Katherine Maxwell bahagia, tapi tidak dikaruniai anak. Ketika Marischal College bergabung dengan King`s College dan menjadi Universitas Aberdeen, Maxwell kehilangan pekerjaannya. Tahun 1860, Maxwell menjadi profesor fisika dan astronomi di King`s College, London. Di sini ia menjadi penyelia pengukuran dan standardisasi satuan listrik untuk "The
By: Lia Apriani dan Lia Saptini H. Page 10

British Association for the Advancement of Science", tahun 1863. Pada tahun 1865, dia meninggalkan London dan pindah ke rumah warisan ayahnya di Skotlandia.Di sini dia mengabdikan diri pada penelitian dan penulisan mengenai listrik dan magnetisme. Teori Elektromagnetik Pada tahun kelahiran Maxwell (1831), ahli fisika Inggris Michael Faraday menemukan generator listrik, yang menggunakan magnet yang digerakkan untuk menghasilkan tenaga listrik.Dia juga menunjukkan bahwa arus listrik menghasilkan magnet.Faraday yakin bahwa kekuatan elektromagnetik meluas ke sekeliling ruang di sekitar konduktor, tapi dia tidak dapat menuntaskan pekerjaannya di bidang ini. Namun gagasan Faraday mengenai medan gaya di sekitar ruang menjadi awal bagi generalisasi yang lebih luas, yang kemudian dikenal sebagai teori medan. Tujuan utama Maxwell meneliti listrik dan magnet adalah untuk menghasilkan kerangka matematika yang mendasari hasil eksperimen serta gagasan Faraday mengenai teori medan. Keempat persamaan matematika yang dihasilkan Maxwell dinilai setingkat dengan hukum gerak Sir Isaac Newton dan teori relativitas Albert Einstein, yang dianggap sebagai sumbangan terbesar bagi fisika. Ketika Maxwell menghitung kecepatan gelombang elektromagnetik, dia menemukan bahwa kecepatannya hampir sama dengan kecepatan cahaya. Dia menyimpulkan bahwa cahaya adalah jenis lain dari gelombang elektromagnetik. Berdasarkan kesimpulan itu, Maxwell berpendapat bahwa pasti ada gelombang elektromagnetik dengan panjang gelombang yang lain lagi.Ketika ahli fisika Jerman Heinrich Hertz menghasilkan gelombang radio buatan pertama tahun 1887 (8 tahun setelah Maxwell meninggal), teori elektromagnetik Maxwell sudah sangat kukuh sekali.(Gelombang radio memunyai gelombang yang lebih panjang daripada cahaya yang terlihat.) Sinar-X Memastikan Dugaan Teknologi komunikasi abad XX sebagian besar berawal dari karya Maxwell.Radio, televisi, radar, dan komunikasi satelit semuanya didasarkan atas teori elektromagnetiknya.Kehebatan ramalan Maxwell semakin dipertegas ketika sinar-X ditemukan. (Sinar-X adalah sebentuk radiasi elektromagnetik dengan gelombang ultrapendek. )Tahun 1850-an, pakar fisika matematika, William
By: Lia Apriani dan Lia Saptini H. Page 11

Thomson (Lord Kelvin) menunjukkan kerangka matematika umum yang mendasari hasil eksperimen dalam berbagai bidang fisika, seperti panas, gerak mekanik, gerakan gas, listrik, serta magnet.Ini merupakan perluasan teoretis penting atas karya para ilmuwan terdahulu. Teori elektromagnetik Maxwell yang menghubungkan elektromagnetisme dengan cahaya dan kemudian diterapkan pada gelombang radio, merupakan sumbangan besar bagi proses perpaduan kerangka teoretis dalam fisika. Dengan penuh rasa terima kasih, Maxwell mengakui ia berhutang kepada Thomson, mentornya. Teori yang Membuka Jalan Bagi Einstein Maxwell diakui sebagai ilmuwan abad XIX yang karyanya paling berpengaruh terhadap fisika abad XX. Teori elektromagnetiknya serta persamaan bidang terkait membuka jalan bagi teori relativitas Einstein, yang membuktikan ekuivalensi massa dan tenaga. Gagasan Maxwell juga membuka jalan bagi inovasi besar abad XX lain, yaitu teori kuantum. Termodinamika Statistika Tahun 1840 ahli fisika Inggris, James Joule, menetapkan bahwa ada hubungan antara panas dan gerak mekanik.Asas ini melahirkan disiplin ilmu yang disebut termodinamika, yang mencakup kajian gerakan molekul gas.Tahun 1848 Joule menjadi ilmuwan pertama yang menghitung kecepatan molekul gas. Joule menganggap semua molekul bergerak dengan kecepatan yang sama. Kenyataannya, tidak. Perbedaan kecepatan itu terjadi akibat benturan dengan molekul lain. Dengan menerapkan metoda probabilitas dan statistika, Maxwell menyusun distribusi yang paling

memungkinkan dari kecepatan molekul.Distribusi ini sekarang dikenal sebagai "distribusi kecepatan Maxwell".Sebagai hasil penerapan statistikanya,

termodinamika berkembang menjadi bidang ilmu baru, yaitu termodinamika statistik.Di luar elektromagnetisme, gagasan probabilitas yang diperkenalkan Maxwell mungkin merupakan sumbangannya yang paling penting bagi fisika. Sumbangan Lain Maxwell juga membuat kemajuan berarti dalam bidang optik dan tampilan warna.Penelitiannya mengenai kebutawarnaan diakui dengan pemberian hadiah Medali Rumford oleh Royal Society, London.Maxwell termasuk ilmuwan pertama yang memeragakan fotografi warna.Dia juga meneliti hal-hal yang berkaitan dengan benda padat yang lentur dan geometri murni.Maxwell diterima menjadi anggota Royal Society tahun 1861 karena
By: Lia Apriani dan Lia Saptini H. Page 12

keberhasilannya dalam elektromagnetisme.Tahun 1871 dia menjadi guru besar dalam bidang fisika eksperimental di Universitas Cambridge.Di sini dia mengawasi perencanaan dan pembangunan laboratorium Cavendish, yang kemudian menjadi pusat penelitian terkenal karena menghasilkan kemajuankemajuan penting dalam fisika. Menolak Pemikiran Evolusioner Maxwell menentang keras teori evolusi Darwin, yang pada waktu itu sangat populer.Dia percaya bahwa spekulasi pemikiran evolusioner bertentangan dengan bukti ilmiah.Dalam karya tulis yang disajikan pada "the British Association for the Advancement of Science", tahun 1873, dia menyatakan bahwa, "Teori evolusi tidak mampu menjelaskan kesamaan molekul, karena evolusi mengimplikasikan perubahan terus- menerus.Kesamaan setiap molekul yang sejenis memperlihatkan ciri-ciri dasar benda yang dibuat di pabrik, dan menyingkirkan gagasan bahwa molekul bersifat abadi dan muncul dengan sendirinya. Maxwell juga berhasil menolak gagasan evolusioner dalam masalah penting lainnya.Secara matematis, dia membuktikan ketidakbenaran "hipotesis nebula" yang diajukan tahun 1796 oleh seorang Prancis yang ateis, Laplace. Menurut Laplace, sistem tata surya dimulai sebagai awan gas yang menyusut selama jutaan tahun, dan kemudian menghasilkan planet-planet. Jadi, demikian menurut Laplace, tidak perlu ada yang disebut Sang Pencipta.Para penentang kekristenan sangat memercayai falsafah ini. Namun, Maxwell menunjukkan dua cacat besar dalam teori Laplace, dan membuktikan secara matematis bahwa proses demikian tidak mungkin terjadi. Teori Laplace akhirnya ditinggalkan. Alkitab Dihubungkan dengan Ilmu Maxwell yakin bahwa penelitian ilmiah dan ajaran Alkitab tidak hanya cocok, tapi juga berkaitan erat. Hal ini tercermin dalam doa yang ada dalam catatan-catatannya: "Ya, Tuhan Allah Yang Mahakuasa, yang telah menciptakan manusia menurut gambar dan rupa-Mu, dan memberinya jiwa yang hidup sehingga dapat mencari-Mu dan berkuasa atas semua ciptaan-Mu, ajarlah kami untuk mempelajari karya-Mu, supaya kami dapat mengolah bumi demi keperluan kami dan melayani-Mu; dan dengan demikian kami menerima firman-Mu yang penuh berkat, sehingga kami dapat memercayai Dia yang Kauutus, yang memberi kami pengetahuan tentang keselamatan dan pengampunan atas dosadosa kami. Semuanya ini kami mohon dalam nama Yesus Kristus, Tuhan kami."
By: Lia Apriani dan Lia Saptini H. Page 13

Dalam doa ini, Maxwell menegaskan kepercayaannya terhadap ajaran yang terdapat dalam Kitab Kejadian, yaitu Allah adalah Sang Pencipta, yang menciptakan manusia menurut gambar dan rupa-Nya, dan memberinya kekuasaan dan tanggung jawab atas ikan-ikan di laut, burung-burung di udara dan segala binatang yang merayap di bumi. Bagian kedua dari doanya berisi berita Injil bahwa Yesus Kristus diutus Allah untuk menyelamatkan kita dari dosa-dosa kita. Komitmen Kristiani Maxwell memunyai pengetahuan yang luas mengenai Alkitab.Dia juga menjadi penatua di gereja yang ikut dia bangun di dekat rumahnya di Glenlair.Komitmen kekristenannya juga sangat praktis.Dia banyak memberikan waktu serta uangnya kepada yang membutuhkan.Acap kali, dia mengunjungi orang sakit dan yang terpasung, kemudian membaca Alkitab dan berdoa bersama mereka.Dia sangat rendah hati dan integritasnya sangat tinggi. Sikap pengasih dan kesediaan Maxwell untuk berkorban sangat nyata, sebagaimana ditulis J. G. Crowther dalam biografinya: "Selama tahun-tahun terakhir hidupnya, istrinya cacat. Dia merawatnya sendiri dengan sangat tekun.Ketika penyakitnya yang fatal itu kambuh, dia tidak memberitahu siapa pun.Ketika keadaannya makin parah dan dia menderita sakit yang luar biasa pun, dia tidak pernah mengeluh. Hanya satu yang dia sesalkan: dia tidak sanggup lagi merawat istrinya yang sakit. Maxwell meninggal karena kanker di Cambridge tanggal 5 November 1879, dalam usia 48 tahun. Dia sangat dihormati oleh mereka yang mengenal atau yang pernah bekerja sama dengan dia. Salah satu rekan akrabnya menulis: "Kami, para sejawatnya di perguruan tinggi, menyaksikan kecerdasan dan kemampuannya yang tinggi serta pandangannya yang orisinil, disertai kerendahan hatinya di hadapan Tuhan, kepatuhannya kepada kehendak-Nya, dan kepercayaannya yang sungguh-sungguh terhadap kasih dan penebusan Sang Penyelamat. Itulah yang menjadi penghiburnya setiap ia sakit atau susah." Diambil dari: Judul buku: Para Ilmuwan Mempercayai Ilahi Judul asli artikel: James Clerk Maxwell (1831--1879) Penulis: Ann Lamont

By: Lia Apriani dan Lia Saptini H.

Page 14

3. Thomas alva Edison ( 1847 1931)

Ia lahir di Milan, Ohio, Amerika Serikat pada tanggal 11 Februari 1847 meninggal pada tanggal 18 Oktober 1931. tiga tahun dia peroleh pendidikan formal selama 3 bulan karena gurunya menggap Edison berotak udang dan beku seperti batu disepak keluar dari sekolah Setelah itu Edison belajar rumahnya dengan bimbingan orang tunya ,yang mantan guru.Diusia 12 tahun ia jadi penjual Koran, buah-buahan dan gula-gula di kereta api.Pada suatu hari gerbong kereta api hampir terbakar kaena cairan kimia yang dipakai Edison tumpah waktu melakukan percobaan.Edison ditampar kondektor sehingga pendengarannya rusak dan dilarang bekerja di kereta api..Karena suatu saat Edison dapat menolong anak kepala stasiun yang hampir tergilas gerbong kereta api maka Edison diajar cara mengirim telegram,3 bulan kemudian Edison diangkat menjadi operator telegram..Ciptaan pertamanya, perekam suara elektronik dibikinnya tatkala umurnya dua puluh satu tahun.Hasil karyanya itu tidak dijualnya. Sesudah itu dia menekuni pembikinan peralatan yang diharapnya bisa laku terjual di pasar, tak lama sesudah dia berhasil membikin perekam suara elektronik, dia menemukan dan menyempurnakan mesin telegram yang secara otomatis mencetak huruf, yang dijualnya seharga 40.000 dolar, suatu jumlah besar pada saat itu. Sehabis itu, bagaikan antri dia menemukan hasil karya baru dan dalam tempo singkat Edison bukan saja masyhur tetapi juga berduit.Mungkin, penemuannya yang paling asli adalah mesin piringan hitam yang dipatenkannya tahun 1877.Tetapi, lebih terkenal di dunia dari itu adalah pengembangan bola lampu pijar yang praktis tahun 1879.Edison bukan orang pertama yang menciptakan sistem penerangan listrik.Beberapa tahun sebelumnya lampu bersinarkan arus listrik telah digunakan buat penerangan lampu jalan di Paris.Tetapi, bola pijar Edison berikut sistem pembagian tenaga listrik yang
By: Lia Apriani dan Lia Saptini H. Page 15

dikembangkannya memungkinkan adanya penerangan listrik yang praktis untuk di rumah. Tahun 1882, perusahaannya mulai memproduksi listrik untuk rumahrumah di New York, dan dalam tempo singkat sudah tersebar ke seluruh dunia. Dengan berdirinya perusahaan listrik pertama untuk penerangan rumahrumah, Edison berarti sudah meletakkan dasar bagi perkembangan industri besar.Penggunaan tenaga listrik bukan cuma buat penerangan tetapi untuk seluruh aspek kebutuhan rumah tangga, mulai dari televisi hingga mesin cuci.Lebih jauh lagi, kegunaan tenaga listrik lewat distribusi jaringan-jaringan yang didirikan Edison dengan sendirinya mendorong penggunaan listrik untuk sektor industri.Edison juga memberi sumbangan besar luar biasa buat perkembangan kamera perfilman serta proyektor.Dia membuat penyempurnaan penting pertilponan (karbon transmiternya meningkatkan kejelasan pendengaran), penyempurnaan di bidang telegram, dan mesin tik. Diantara penemuan lainnya antara lain mesin dikte, mesin kopi dan tempat penyimpanan yang digerakkan baterei. Boleh dibilang, Edison merancang lebih dari 1000 penemuan, suatu jumlah yang betul-betul tak masuk akal.. Tahun 1882 ia memasang lampu-lampu listrik di jalan-jalan dan rumah-rumah sejauh satu kilometer di kota New York. Satu sebab produktivitasnya amat mengherankan adalah karena pada awal-awal kariernya dia membangun sebuah laboratorium penyelidikan di Menlo Park, New Jersey. Di situlah dia menghimpun kelompok pembuat yang berkemampuan membantunya.Ini adalah cikal bakal sebuah laboratorium penyelidikan yang kemudian ditiru oleh begitu banyak industri. Laboratorium pemula Edison yang modern, suatu pusat penyelidikan yang berperalatan lengkap di mana begitu banyak orang bekerja bersama merupakan suatu team, adalah pula hasil karyanya yang penting, meskipun tentu saja sesuatu yang tidak bisa dia patenkan.Edison bukanlah seorang penemu semata; dia juga terlibat dalam pembikinan dan mengorganisir pelbagai perusahaan industri. Yang paling penting diantaranya akhirnya menjelma menjadi General Electric Company.Meski secara pembawaan dia bukan seorang ilmuwan murni, Edison membikin satu penemuan ilmiah. Di tahun 1882 dia menemukan bahwa dalam keadaan mendekati hampa udara, arus listrik dapat dialirkan diantara dua kawat yang tidak bersentuhan satu sama lain. Fenomena ini --disebut penemuan Edison-- bukan sekedar punya maksud teoritis yang penting, tetapi juga punya arti penggunaan praktis yang bermakna.Ini

By: Lia Apriani dan Lia Saptini H.

Page 16

menuntun ke arah perkembangan tabung hampa udara dan peletakan dasar industri elektronik. Hampir sepenuh masa hidupnya, Edison menderita pendengaran lemah.Tetapi, meski begitu, dia lebih dari sekedar dapat mengatasi hambatan itu dengan kerja kerasnya yang mengagumkan.Edison kawin dua kali (istri pertamanya mati muda), punya tiga anak dari masing-masing istri. Dia meninggal tahun 1931 di West Orange, New Jersey.Tak ada perselisihan paham mengenai bakat Edison. Tiap orang sepakat bahwa dialah penemu besar yang genius yang pernah hidup. Barisan penemuan-penemuannya yang amat bermanfaat dianggap menggemparkan dan membikin dengkul menggigil, meskipun mungkin saja sebagiannya dikembangkan oleh orang lain dalam tempo tiga puluh tahun. Namun, bila kita perhatikan penemuan-penemuan pribadinya, akan tampak oleh kita bahwa tak satu pun daripadanya punya arti penting yang bersifat menentukan. Misalnya bola pijar, walaupun digunakan secara luas, bukanlah barang yang tak tergantikan dalam dunia modern. Fakta menunjukkan, penerangan yang berasal dari radiasi dan keluar terpencar dalam bentuk cahaya, yang bekerja atas dasar prinsip-prinsip ilmiah yang sepenuhnya berbeda, juga digunakan orang secara luas, dan dalam kehidupan kita sehari-hari tidaklah ada bedanya apabila kita tidak menggunakan bola lampu pijar samasekali. Sesungguhnya, sebelum penerangan listrik digunakan, lilin, lampu minyak, dan lampu gas sudah secara umum dipandang sebagai kadar penerangan yang memuaskan. Alat piringan hitam memang suatu penemuan cerdik, tetapi tak seorang pun menganggap alat itu sudah mampu mengubah kehidupan kita sehari-hari seperti halnya peranan yang disuguhkan radio, televisi atau tilpon. Lebih jauh dari itu, dalam tahun-tahun belakangan ini, telah dapat diciptakan alat perekam suara dengan metode yang sama sekali berbeda, seperti misalnya pita magnetik kaset. Dan andaikata tidak ada mesin piringan hitam, rasanya tidak apa-apa. Banyak paten-paten Edison yang berkaitan dengan penyempurnaan alat-alat, sebetulnya sudah ditemukan oleh orang lain lebih dulu, bahkan sudah dalam bentuk yang sudah bisa dimanfaatkan. Penyempurnaan-penyempurnaan ini --meski banyak menolong-- tak bisa dianggap sebagai suatu arti penting dalam rangkaian gerakan sejarah secara umum.

By: Lia Apriani dan Lia Saptini H.

Page 17

Dibalik Kekurangan "Thomas Alva Edison" Pasti ada Kelebihan Saat kecil memiliki pendengaran yang tidak baik,namun Thomas Alva Edison tidak menganggap kekurangan pada dirinya sebagai cacat yang memalukan. Sebaliknya, ia menganggap kekurangan itu sebagai karunia yang patut disyukuri, karena ia tidak perlu mendengar kebohongan, berita negatif atau kata-kata yang dapat mengendorkan semangatnya. Gangguan pendengaran baginya adalah anugrah yang membuatnya mampu memanfaatkan waktu secara maksimal dan lebih konsentrasi berpikir untuk menciptakan penemuan yang bermanfaat bagi manusia. Suatu hari ada orang bertanya mengapa ia tidak menggunakan alat bantu dengar untuk memperjelas suara-suara di sekitarnya. Thomas Alva Edison hanya tertawa."Dalam satu hari ada berapa berita yang seharusnya didengar?Tapi kalau seseorang harus berteriak kepada saya, maka dia tidak mungkin membohongiku," katanya. Pada dasarnya setiap manusia memiliki keistimewaan yang tampak sebagai kelebihan maupun kekurangan.Thomas Alva Edison memanfaatkan keistimewaan tersebut untuk menciptakan prestasi hidup. Itu pertanda bahwa kemampuan kita memanfaatkan keistimewaan yang ada di dalam diri kita sendiri ternyata lebih menentukan keberhasilan dibandingkan kekuatan kita yang lain misalnya kecerdasan, kondisi fisik yang sehat dan menarik, bakat, kekayaan, dan lain sebagainya.Pada tahun 1928 ia menerima penghargaan berupa sebuah medali khusus dari Kongres Amerika Serikat.
Kata kebajikan yang dikenang dari Thomas Alva Edison adalah: "Genius is 1 % is inspiration but 99 % is perspiration artinya Jenius adalah 1 % inspirasi dan 99 % keringat. Tidak ada yang dapat menggantikan kerja keras. Keberuntungan adalah sesuatu yang terjadi ketika kesempatan bertemu dengan kesiapan Saya tidak patah semangat, karena setiap usaha yang salah adalah satu langkah maju.

By: Lia Apriani dan Lia Saptini H.

Page 18

Berikut 10 evolusi temuan Thomas Alva Edison:

1.

Mesin Cetak Listrik Menjadi Keyboard Komput

Edison mematenkan penemuannya berupa Mesin Cetak Listrik pada 1872 lalu, seiring berjalannya waktu mesin cetak Edison pun berevolusi menjadi mesin tik analog karena bentuknya yang lebih ergonomis. Era analog bertranformasi ke dalam era digital, mesin tik analog pun berubah format menjadi mesin tik digital, hingga akhirnya mesin cetak edison berevolusi menjadi sebuah keyboard komputer.

By: Lia Apriani dan Lia Saptini H.

Page 19

2.

Pena Stensil Menjadi Mesin Tato

penemuan pena stensil yang ditemukan pada 135 tahun lalu, meski saat itu pena tersebut digunakan sebagai alat pencatat faksimil ataupun dokumentasi lainnya. Namun mesin tato moderna ini memiliki cara kerja yang mirip dengan pena stensil tersebut.

By: Lia Apriani dan Lia Saptini H.

Page 20

3.

Mesin Vote (Pilih) Analog Menjadi Mesin Vote Modern

Seperti halnya mesin cetak analog yang ditemukan oleh Edison. Mesin yang digunakan sebagai alat pemilihan kontes, ataupun undian, dan dibidang politik alat ini merupakan salah satu simbol demokrasi, apabila sebuah musyawarah gagal mendapatkan suara secara aklamasi.

By: Lia Apriani dan Lia Saptini H.

Page 21

4.

Fonograf Menjadi Sistem Stereo

Satu yang paling popular dan berpengaruh dalam penyebaran budaya dan informasi di dalamnya adalah fonografi (phonograph) sebuah alat perekam dan sekaligus mengeluarkan suara yang Edison temukan hampir tiga abad lalu atau sekitar 1877.Alat ini berevolusi menjadi gramofon (alat pemutar piringan hitam).

By: Lia Apriani dan Lia Saptini H.

Page 22

5.

Telefone versi Edison Menjadi Telefon Modern

Sebenarnya Edison tidak secara langsung menemukan alat komunikasi yang bernama telefon, namun ia memberikan sebuah inspirasi bagi penemunya melalui alat pengirim data suara melalui sebuah rangkaian listrik. Alat ini kemudian dapat dihubungkan ke alat yang sama di tempat yang berbeda dan berjauhan, dengan kata lain alat komunikasi jaringan internal. Meski demikian telefon versi Edison ini menginspirasi lahirnya telefon modern. 6. Lampu Pijar Listrik Menjadi Lampu CFL Modern

By: Lia Apriani dan Lia Saptini H.

Page 23

Salah satu temuan yang mencuatkan nama Edison adalah lampu pijar, karena penerangan di malam hari sangatlah dibutuhkan bahkan hingga sekarang. 132 tahun setelah Edison menemukan lampu pijar, sistem pencahayaan listrik pun semakin berkembang , kini kita mengenal lampu pijar yanglebih hemat energi seperti lampu berbahan fosfor (neon), atau lebih dikenal dengan lampu cfl (compact fluorescent lamp) 7. Mesin Rel Kereta Elektromagnetis Menjadi Rel Bawah Tanah dan Jalur

Salah satu alat transportasi modern adalah kereta api, mulai dari kereta api uap, diesel hingga listrik seperti sekarang ini, bahkan di negaranegara maju kereta di jalankan dengan menggunakan radiasi elektromagnetis
By: Lia Apriani dan Lia Saptini H. Page 24

sehingga mampu bergerak lebih cepat daripada kereta berteknologi uap dan diesel. 8. Alat Pengawet Bebuahan Menjadi Mesin Kemasan Vakum

Salah satu temuan Edison yang melibatkan kuliner, penyimpanan makanan, adalah alat pengawet makanan terutama berbahan sayuran.Pada 1881, Edison telah mematenkan sebuah alat yang mampu mengeluarkan udara dari dalam sebuah botol, tabung gelas, toples, hingga makanan di dalamnya berada dalam ruang hampa udara. Melalui cara ini, Edison berpendapat akan mencegah hidupnya mikro organisme yang dapat membuat makan menjadi cepat busuk. Di saat ini, kita mengenalnya dengan alat penyedot udara dalam kemasan plastik bahan makan di berbagai toko swalayan.

By: Lia Apriani dan Lia Saptini H.

Page 25

9.

Kamera Kinetograf Menja di Kamera Gambar

Pada tahun 1887, Thomas Edison tertarik untuk membuat alat untuk merekam dan membuat (memproduksi) gambar.Ia dibantu oleh pekerjanya yaitu William Kennedy Laurie Dickson pada tahun 1889 dan 1892. Dickson dan timnya mengembangkan Kinetoskop, sebuah inovasi kamera gambar yang bergerak dengan pergerakan film yang cepat menjadi percobaan potret gambar hidup, akhirnya, pertunjukan Kinetoskop secara komersil.

By: Lia Apriani dan Lia Saptini H.

Page 26

10.

Roda Kendaraan Kayu/Besi Menjadi Ban Karet

Jauh sebelum Edison, semua pemakai kendaraan sepertinya tidak akan merasakan nyamannya berkendaraan. Ketika itu roda kendaraan yang terbuat dari kayu dan logam sangat lazim digunakan.Namun setelah Edison berpikir untuk melapisinya dengan lapisan karet di atas permukaan roda, maka kenyamanan dalam berkendaraan pun lebih terjamin, dan menginspirasi teknologi ban kendaraan modern hingga sekarang.

BAB III PENUTUP

A. Kesimpulan Dari pembahasan diatas, dapat disimpulkan bahwa Periode ketiga dimulai dari tahun 1800an sampai 1890an. disebut The Rise of Classical Physics atau kebangkitan Fisika Klasik.Pada periode ini diformulasikan konsep-konsep fisika yang mendasar yang sekarang kita kenal dengan sebutan Fisika Klasik. Pada zaman ini juga industri sudah mulai berkembang dan manusia sudah menganggap bahwa mereka sudah pada puncak kehidupan atau puncak kemajuna pada hal baru pemulaan dari fisika modern.Para ahli fisika menganggap bahwa hukum-hukum dari fisika yang penting sudah diperoleh hanya tinggal disempurnakan saja. Tokoh-Tokoh Fisika pada Periode Ketiga sesuai dengan makalh ini yaitu James Prescout Joule,James Cleck Maxwell,dan Thomas Alva Edison. Joule melaksanakan, menunjukkan kejelasan dan yang menakjubkan dalam memahami, dari

menggambarkan,

menjelaskan

eksperimennya.Berbeda

By: Lia Apriani dan Lia Saptini H.

Page 27

kebanyakan ilmuwan, Joule jarang menghadapi jalan buntu atau melakukan pengamatan keliru.Sering catatan aslinya sudah cukup jelas untuk diterbitkan tanpa perlu direvisi lagi.Ini menunjukkan kejernihan pikirannya yang luar biasa. Joule adalah orang Kristen yang tulus, yang terkenal akan kesabaran dan kerendahan hatinya. Dia percaya perlunya mengetahui dan mematuhi kehendak Allah.Joule melihat keserasian antara pekerjaannya sebagai ilmuwan dan kepercayaannya terhadap kebenaran Alkitab. Tujuan utama Maxwell meneliti listrik dan magnet adalah untuk menghasilkan kerangka matematika yang mendasari hasil eksperimen serta gagasan Faraday mengenai teori medan. Keempat persamaan matematika yang dihasilkan Maxwell dinilai setingkat dengan hukum gerak Sir Isaac Newton dan teori relativitas Albert Einstein, yang dianggap sebagai sumbangan terbesar bagi fisika. Ketika Maxwell menghitung kecepatan gelombang elektromagnetik, dia menemukan bahwa kecepatannya hampir sama dengan kecepatan cahaya. Dia menyimpulkan bahwa cahaya adalah jenis lain dari gelombang elektromagnetik. Berdasarkan kesimpulan itu, Maxwell berpendapat bahwa pasti ada gelombang elektromagnetik dengan panjang gelombang yang lain lagi. Saat kecil memiliki pendengaran yang tidak baik,namun Thomas Alva Edison tidak menganggap kekurangan pada dirinya sebagai cacat yang memalukan. Sebaliknya, ia menganggap kekurangan itu sebagai karunia yang patut disyukuri, karena ia tidak perlu mendengar kebohongan, berita negatif atau kata-kata yang dapat mengendorkan semangatnya. Gangguan pendengaran baginya adalah anugrah yang membuatnya mampu memanfaatkan waktu secara maksimal dan lebih konsentrasi berpikir untuk menciptakan penemuan yang bermanfaat bagi manusia.ada bebrapa kata-kata kebajikan yang di katakana oleh Edison: Genius is 1 % is inspiration but 99 % is perspiration artinya Jenius adalah 1 % inspirasi dan 99
% keringat. Tidak ada yang dapat menggantikan kerja keras. Keberuntungan adalah sesuatu yang terjadi ketika kesempatan bertemu dengan kesiapan Saya tidak patah semangat, karena setiap usaha yang salah adalah satu langkah maju.

B. Saran Kita sebagai generasi pengguna tentunya mempunyai kewajiban untuk berpikir maju, bukan hanya sekedar sebagai pemanfaat dari penemuan yang sudah ada. Atau

By: Lia Apriani dan Lia Saptini H.

Page 28

bahkan dapat menciptakan hal baru yang bermanfaat dalam kehidupan.Sebagaimana yang dilakukan oleh ahli fisikawan yang telah dibahas.

By: Lia Apriani dan Lia Saptini H.

Page 29